Claim Missing Document
Check
Articles

INOVASI MATERIAL GEOSINTETIK (GEOCELL) DAN KIMIA (GEOPOLL) UNTUK OPTIMALISASI PERBAIKAN JALAN HAULING DI PT. MARUWAI COAL Raharjo, Oky Fauzi; Mudiyono, Rachmat; Rochim, Abdul
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol. 30 No. 1 (2025): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v30i1.6180

Abstract

PT Maruwai Coal faces challenges in increasing hauling production efficiency due to the decline in the quality of hauling roads. In April 2023, dump truck traffic only reached 1.58 cycles/shift, far below the target of 2 cycles/shift, causing a production loss of 26% (91,280 tons). This condition is influenced by the decline in the quality of hauling roads, which is reflected in the Coal Hauling Road Index (CHRI) value which only reached 81.02% in the 17th week of 2023, far below the standard of 90%. Decreased road performance results in increased travel time, maintenance costs, and faster vehicle damage.   This research aims to apply the principles of geosynthetic (geocell) and chemical (geopoll) materials in improving transport roads. In addition, the Road Maintenance application is used to maintain road conditions, provide recommendations for repairs, and ensure proper implementation of SOPs. A case study was carried out on Segment 4 (KM39”“KM52) by measuring changes in CHRI values, average speed and production results. The application of geocell increased the CHRI value from 83% to 91.23% and extended the life of the road by more than 8 weeks. The use of geopoll increases the bearing capacity of the soil, reduces installation and maintenance costs by 21.95%, and increases the average speed from 35.08 km/h to 38.66 km/h. Production increased from 362,419 tonnes/month to 397,337 tonnes/month, resulting in increased profits of $8,243,790 per month. This research shows that geocells, geopolls and digital applications significantly improve cost efficiency, road performance and support production sustainability at PT Maruwai Coal. This study makes a real contribution to the development of infrastructure technology.
Implementasi Model Tilawati dalam Pembelajaran Al-Qur’an pada Anak Tunagrahita Rochim, Abdul; Fahmi, Mohammad; Suyudi, M.
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.686

Abstract

The Qur'an is a guide for Muslims throughout the world, and they must learn it. Educating children to learn the Qur'an should begin as early as possible so that they can better grasp the Qur'an, with no exceptions for children with special needs, such as those with intellectual disabilities, who also have the right to academic and religious education. In general, there are still many children who cannot read the Qur'an. Therefore, this research aims to find out the implementation process, evaluation system, and implications of the application of the tilawati model in learning the Qur'an for children with intellectual disabilities at the Special School of the Foundation for the Development of Disabled Children (YPAC) Surabaya. This study employs a qualitative approach and descriptive method using a descriptive-qualitative research design. The research findings reveal that the process of integrating the tilawati paradigm in learning the Qur'an for children with intellectual disabilities at YPAC Surabaya Special School is carried out in one class with normal children, but is taught differently considering that learning for children with intellectual disabilities takes a long time. Regarding teaching methods, the learning process for these children is carried out by applying classical and individual methods.
Peningkatan Aksesibilitas Trayek Kalimantan Timur - Kalimantan Selatan Berdasarkan Kinerja Transportasi Antar Kota Antar Provinsi Sujarwanto, Eko; Mudiyono, Rachmat; Rochim, Abdul
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i10.4995

Abstract

Transportasi Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) merupakan tulang punggung mobilitas masyarakat antar wilayah di Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan yang memiliki tantangan geografis signifikan. Sistem transportasi yang andal, efisien, dan dapat diakses oleh masyarakat menjadi kunci kepuasan pengguna transportasi umum serta mendukung pertumbuhan ekonomi regional. Namun, kinerja AKAP pada trayek Kalimantan Timur-Kalimantan Selatan masih menghadapi berbagai permasalahan terkait pelayanan, kenyamanan, ketepatan waktu, dan keselamatan yang berimplikasi pada tingkat aksesibilitas masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja transportasi AKAP, mengevaluasi pengaruh pelayanan, kenyamanan, ketepatan waktu, dan keselamatan terhadap aksesibilitas, serta merumuskan rekomendasi kebijakan perbaikan dengan penekanan khusus pada trayek Kalimantan Timur - Kalimantan Selatan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari 100 pengguna AKAP rute Samarinda-Banjarmasin dengan memberikan kuisioner terstruktur dan analisis statistik selanjutnya menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh faktor utama yang mempengaruhi kinerja transportasi AKAP, dengan ketepatan waktu, keselamatan, dan kenyamanan sebagai faktor paling dominan. Analisis deskriptif mengungkapkan kesenjangan antara kinerja aktual (skor 3,41-3,75) dan harapan penumpang (skor ?4,0), dengan aspek keselamatan dan ketepatan waktu memerlukan prioritas perbaikan. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi operator transportasi dan pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi peningkatan kualitas layanan AKAP yang komprehensif dan berbasis bukti empiris.
Evaluasi Geologi Teknik Pada Metode Penggalian Dan Sistem Penyangga Konstruksi Terowongan Pengelak Bendungan Jragung, Semarang Mulyadi, Mulyadi; Rochim, Abdul; Pratikso, Pratikso
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8321

Abstract

Terowongann pengelak Bendungan Jragung merupakan terowongan yang dibangun untuk mengelakkan air sungai selama pelaksanaan konstruksi. Terletak di Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Terowongan ini direncanakan memilikii panjang 400 m dan diameter dalam 5,30 m. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi geologi teknik area penelitian dalam pelaksanaan metode penggalia, dan sistim penyangga terowongan. Kondisi geologi dan geologi teknik didapatkan dari investigasi geologi dan pengujian laboratorium. Penentuan kualitas massa batuan dilakukan dengan metode GSI dan RMR. Pada analisis metode penggalian dan sistem penyangga digunakan metode empiris berdasarkan RMR dan NATM yang didasari oleh hasil penentuan kualitas massa batuan. Litologi penyusun terdiri dari satuan batupasir perselingan batulempung dan batulanau, dan satuan batulempung sisipan batupasir dan batulanau (anggota Banyak Formasi Kalibeng). Hasil dari pengamatan di lapangan maupun uji sifat mekanik di laboratorium, batuan di lokasi penelitian tergolong kedalam batuan lunak. Adanya bermacam kondisi massa batuan yang melewati trase terowongan, sehingga untuk metode penggalian dan sistim penyangga terowongan dibagi menjadi 4 (empat) segmen. Metode penggalian massa batuan menggunakan digging dan ripping. Secara keseluruhan metode penggalian terowongan dilakukan dengan tahapan top heading dan bench. Untuk sistim penyangga terowongan menggunakan steel rib, rock bolts, wiremesh, shotcrete dan lining concrete.
STUDI PENGARUH KARAKTERISTIK TANAH DASAR TERHADAP KERUSAKAN STRUKTUR PERKERASAN KAKU RUAS JALAN HOS COKROAMINOTO PEMALANG Setiawan, Adi; Antonius, Antonius; Rochim, Abdul
Rang Teknik Journal Vol 7, No 2 (2024): Vol. 7 No. 2 Juni 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v7i2.4684

Abstract

Jalan HOS Cokroaminoto dilakukan pembangunan dengan menggunakan struktur rigid pavement pada tahun 2015, seiring berjalannya waktu dan proses pembangunan, saat ini lapis perkerasan jalan telah mengalami penurunan tingkat pelayanan, ditandai dengan adanya kerusakan pada lapis perkerasan jalan di beberapa tempat. Tanah merupakan salah satu penyebab dari kerusakan struktur jalan. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui karakteristik tanah dasar diruas jalan tersebut, guna mengetahui penyebab kerusakan dan cara perbaikannya. Pengujian sifat karakteristik pada ruas jalan HOS Cokroaminoto Pemalang yang mengambil 2 sampel tanah yakni tanah di sekitar perumahan (sampel A) dan tanah disekitar persawahan (sampel B) meliputi pengujian kadar air (w), Berat jenis tanah (GS), Liquid Limit (LL), Plastic Limit (PL), Indeks Plastisitas (IP), Analisa Saringan, CBR, Gaya Geser Tanah (kohesi dan sudut geser tanah, Permeabilitas tanah  dan Konsolidasi. Menurut hasil penyelidikan tanah di laboratorium, tanah dasar di ruas jalan HOS. Cokroaminoto Pemalang termasuk dalam kategori tanah berbutir halus, dan didalam Manual Desain Perkerasan Jalan 2017, untuk mengurangi pumping hingga kedalaman 150 mm harus distabilisasi semen.
ANALISIS PROMOSI DESTINASI DESA WISATA KOTO SENTAJO KABUPATEN KUANTAN SINGINGI PROVINSI RIAU Rochim, Abdul; Yulia, Nur Arini
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 12: Edisi II Juli - Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tourism is a vital sector that can enhance local economies through the development of regional potential. This research aims to analyze the marketing situation of the Koto Sentajo Tourism Village in Kuantan Singingi Regency, Riau Province. This village is known for its rich cultural and historical heritage, including traditional houses established as early as the 18th century and enduring customary tribal traditions. The study employs a descriptive qualitative approach, utilizing observation, interviews, and documentation techniques. The findings reveal that although Koto Sentajo has strong potential as a cultural and natural tourism destination, current marketing strategies remain suboptimal. Promotional efforts are mostly limited to specific events, with uneven distribution of information due to budget constraints. Community participation and the application of Community-Based Tourism (CBT) principles are essential to sustainable tourism development and increasing visitor interest. This study is expected to serve as an evaluation tool and provide insights for destination managers and local governments to strengthen tourism village marketing strategies. Keywords: "Promotion of Tourism Village, Koto Sentajo Traditional Village, Cultural Tourism, promotional challenges."
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BUTIK PADA MATERI SEGITIGA Rochim, Abdul; Suprapti, Endang; Soemantri, Sandha
Journal of the Indonesian Mathematics Education Society Vol. 1 No. 2 (2019): Journal of the Indonesian Mathematics Education Society
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jimes.v1n2.p18-30

Abstract

Abstract. This research aimed to describe the results of the management of learning, student activities, learning outcomes, and students' responses after conducting a jigsaw type in cooperative learning model using boutique media on triangular material for VII grade junior high school students.The method used a quantitative descriptive method because the data are numbers which are then developed descriptively. The subjects were students of class VII Tribhuwana 2 Setro Menganti. The research design used one shot case study which was conducted for three meetings using the jigsaw type in cooperative learning model. The results showed: (1) management of learning as a whole can be categorized very well with an average score of 3.5; (2) overall student activity can be categorized as active with an average percentage of 92.2% (3) the average value of student learning outcomes is 82.2 with an average percentage of classical completeness 81.82%; and (4) student's responses in learning by using the jigsaw cooperative learning model with BUTIK media are positive. Keywords: Cooperative, Jigsaw, butik Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil pengelolaan pembelajaran, aktivitas siswa, hasil belajar, dan respon siswa setelah melakukan model pembelajaran kooperatif type jigsaw dengan menggunakan media butik pada materi segitiga pada siswa SMP kelas VII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif karena data berupa angka-angka yang kemudian dikembangkan lagi secara deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Tribhuwana 2 Setro Menganti. Adapun rancanga. penelitian yang digunakan yaitu one shot case study yang dilaksanakan selama tiga pertemuan menggunakan dengan model pembelajaran kooperatif type jigsaw. Hasil analisis data menunjukkan: (1) pengelolaan pembelajaran secara keseluruhan dapat dikategorikan sangat baik dengan skor rata-rata 3,5; (2) aktivitas siswa secara keseluruhan dapat dikategorikan aktif dengan persentase rata-rata 92,2% (3) nilai rata-rata hasil belajar siswa yaitu 82,2 dengan persentase rata-rata ketuntasan klasikal 81,82%; dan (4) respons siswa terhadap pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif type jigsaw dengan media BUTIK adalah positif. Kata kunci: kooperatif, jigsaw, butik
Analisis Metode Shortcrete Dalam Proteksi Permukaan Lereng Tanah Clay Shale Terhadap Slaking Dan Fissility (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Seksi 6B IKN) Sangaji, Anton; Rochim, Abdul; Brilyant, Rifqi
Jurnal Kajian Ruang Vol 6, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jkr.v6i1.50043

Abstract

ABSTRAKPembangunan infrastruktur jalan di Ibu Kota Nusantara (IKN) menghadapi tantangan geoteknik akibat dominasi lapisan clay shale yang bersifat rapuh, berpermeabilitas rendah, dan sangat sensitif terhadap perubahan kadar air. Fenomena slaking dan fissility pada clay shale menyebabkan degradasi kekuatan geser dan meningkatkan potensi kelongsoran, khususnya pada lereng galian, sehingga berimplikasi langsung terhadap keberlanjutan dan keselamatan perencanaan infrastruktur jalan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penggunaan shotcrete dalam meningkatkan stabilitas lereng clay shale pada berbagai variasi kemiringan lereng sebagai dasar teknis penentuan geometri lereng pada koridor infrastruktur strategis IKN. Studi kasus dilakukan pada pembangunan Jalan Bebas Hambatan IKN Paket 6B menggunakan analisis numerik untuk membandingkan kondisi lereng sebelum dan sesudah perkuatan shotcrete. Hasil analisis menunjukkan bahwa lereng tanpa perkuatan memiliki nilai faktor keamanan (Safety Factor/SF) antara 0,6-1,335, yang belum memenuhi kriteria aman sebesar 1,5. Penerapan shotcrete meningkatkan nilai SF menjadi 1,27-1,335, meskipun pada kemiringan tertentu stabilitas jangka panjang masih belum optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa perbaikan metode perkuatan saja tidak cukup tanpa pengendalian geometri lereng. Oleh karena itu, kemiringan lereng minimum yang direkomendasikan adalah 1,5:1 hingga 2:1 karena menunjukkan tingkat stabilitas yang lebih baik dan lebih aman untuk kondisi jangka panjang. Secara ilmiah, penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara metode perkuatan lereng dan pengaturan geometri lereng dalam perencanaan infrastruktur jalan pada kawasan dengan dominasi clay shale, sehingga dapat berkontribusi sebagai dasar teknis dalam mitigasi risiko lereng dan perencanaan infrastruktur jalan berkelanjutan di IKN.Kata Kunci: Clay Shale, Galian Lereng, Shotcrete, Safety Factor, Stabilitas Lereng. ABSTRACTRoad infrastructure development in the Capital City of Nusantara (IKN) faces significant geotechnical challenges due to the dominance of clay shale layers, which are fragile, low-permeability, and highly sensitive to changes in water content. The phenomena of slaking and fissility in clay shale lead to shear strength degradation and increase the risk of slope failure, directly affecting the sustainability and safety of road infrastructure planning. This study aims to evaluate the effectiveness of shotcrete application in improving the stability of clay shale slopes at various slope inclinations as a technical basis for determining appropriate slope geometry within strategic infrastructure corridors in IKN.A case study was conducted on the Section 6B IKN Toll Road construction project using numerical analysis to compare slope conditions before and after shotcrete reinforcement. The results indicate that slopes without reinforcement have safety factor (SF) values ranging from 0.6 to 1.335, which do not meet the required safety criterion of 1.5. The application of shotcrete increases the SF to 1.27–1.335; however, stability under certain slope configurations remains insufficient for long-term safety. These findings demonstrate that reinforcement alone is not adequate without proper control of slope geometry. Therefore, minimum slope gradients of 1.5:1 to 2:1 are recommended, as they provide better stability performance and improved long-term safety. Scientifically, this study highlights the importance of integrating slope reinforcement methods with geometric slope design in road infrastructure planning within clay shale-dominated areas, contributing technical insight for slope risk mitigation and sustainable infrastructure development in IKN.Keywords: Clay Shale, Slope Excavation, Shotcrete, Safety Factor, Slope Stability
INTEGRASI SAINS DAN ILMU KEISLAMAN Rochim, Abdul; Nursyam, Nursyam; Cholil, Mufida
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 24 No 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v24i1.6665

Abstract

This study examines the thought of Abu Yusuf Ya‘qub ibn Ishaq al-Kindī (801–873 CE) as a pioneer in integrating the rational sciences (science and philosophy) with Islamic disciplines in the classical Islamic intellectual tradition. Using a historical-analytical approach through a literature review, the article analyzes al-Kindī’s works and secondary studies to map his conceptions of the sources of knowledge, the status of reason, and the relationship between philosophical demonstration and the authority of revelation. The analysis situates al-Kindī’s ideas within the context of the translation movement and the reception of Greek philosophy, and then compares them with the needs of contemporary Islamic scholarship. The findings show that al-Kindī affirms that the truth of philosophy does not contradict the truth of revelation, since both ultimately derive from the same source—God. His views on intellect (al-‘aql), cosmology, and ethics demonstrate a systematic effort to bridge the Hellenistic tradition with Islamic values without undermining the authority of religious texts. The relevance of his thought today is evident in strengthening the paradigm of integrating religious knowledge and modern science, particularly as a conceptual foundation for curricula, research, and academic culture in Islamic educational institutions in Indonesia. This article highlights al-Kindī’s contribution to shaping a scientific attitude that is critical, dialogical, and responsible, while also offering a theoretical reference for responding to multidisciplinary challenges, the secularization of knowledge, and the fragmentation of disciplines in the public sphere. The implication is that the integration of knowledge needs to be developed through philosophical literacy, methodological strengthening, and a tawḥīd-based ethics of scholarship within Islamic education.
Islamic Content as A Syiar of Religious Moderation on Social Media in Building Peaceful and Tolerant Religious Harmonization of Religions Sutrisno, Edy; Fanani, Ahmad; Kartikaningsih, Yeni; Akhiroh, Mazro’atul; Rochim, Abdul
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i2.84595

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi perbedaan sikap dan pandangan juga membawa dampak yang luas pada arus globalisasi yang multi dimensi, narasi-narasi konservatif di media sosial seperti sikap intoleransi, ekstrimisme, dan bahkan radikalisme dalam beragama juga menghiasi dimedia sosial, bahkan dominasi konten intoleran lebih banyak dari pada konten yang toleran. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan konten Islami sebagai syiar moderasi beragama di media sosial dalam membangun harmonisasi umat beragama yang damai dan toleran. Metode yang digunakan dalam penulisan ini dengan metode kualitatif menggunakan pendekatan library research. Adapun hasil dalam penelitian ini; Pertama, memperbanyak konten bermuatan moderasi beragama dengan menampilkan Islam sebagai agama yang humanis, merubah paradigma dari fanatisme menuju keterbukaan dan memperkuat Islam dengan pemahaman secara komprehensif. Kedua, Diperlukan upaya dan semangat dalam menyemarakkan gaung moderasi di media sosial melalui peran berbagai pihak, diantaranya dengan mengedepankan kebijakan politik dari pemerintah, juga lembaga keagamaan, tokoh-tokoh penting, serta elemen lain yang mempunyai pengaruh besar. Ketiga, menyaring dan bijak dalam penggunakan media sosial dalam mengekpresikannya terutama peran serta masyarakat dalam memperkuat penyebaran konten paham moderasi beragama.