p-Index From 2021 - 2026
5.105
P-Index
This Author published in this journals
All Journal The Indonesian Journal of Business Administration Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik PHENOMENON STOMATOGNATIC- Jurnal Kedokteran Gigi Insisiva Dental Journal : Majalah Kedokteran Gigi Insisiva Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil JURNAL PROFESI KEGURUAN Pondasi Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering Science and Physics Education Journal (SPEJ) Educatio Rang Teknik Journal BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Portal: Jurnal Teknik Sipil JURNAL INOVASI PENDIDIKAN MATEMATIKA (JIPM) Jurnal Sisfotek Global Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Sosial dan Teknologi Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Journal of Student Development Informatics Management (JoSDIM) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Public Administration Journal (PAJ) Journal of Law, Poliitic and Humanities Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Ilmiah Sultan Agung Science and Education Journal Justicia Journal JIeTri : Journal of Industrial Engineering Tridinanti Advance Sustainable Science, Engineering and Technology (ASSET) TechComp Innovations: Journal of Computer Science and Technology Societal Serve: Journal of Community Engagement and Services Journal of the Indonesian Mathematics Education Society
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Pondasi

Analisis Sedimentasi Pada Kolam Retensi Rolak 70 Di Jombang Menggunakan Alat Korinofaction 3.0 Rahayu, Umi; Wahyudi, Slamet Imam; Rochim, Abdul; Sentani, Ari
Pondasi Vol 28, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNISSULA Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pondasi.v28i1.25186

Abstract

Beberapa wilayah di Indonesia memiliki masalah sedimentasi yang cukup tinggi sehingga menyebabkan banjir, salah satu solusi adalah dengan pembangunan kolam retensi. Sedimentasi adalah pengendapan material ke dalam waduk/ bendungan akibat kerusakan lingkungan dan erosi yang terjadi di daerah aliran sungai. Sedimentasi menjadi factor utama pembuatan Kolam Retensi Rolak 70. Bendung Gerak Gude, Rolak 70 (pelimpah samping), dan Kolam Retensi Rolak 70 adalah komponen penting dalam pengendalian banjir di Sungai Konto ketika mencapai debit melebihi maksimum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey lapangan dan pengujian di laboratorium yang meliputi pengambilan sampel sedimen di lapangan, sampel sedimen kemudian diuji di laboratorium, dan pengujian sampel tanah sedimen menggunakan alat korinofaction untuk mendapatkan sedimen melayang. Hasil penelitian ini menunjukkan data hasil uji material sample sedimen di laboratorium tanah Kolam Retensi Rolak 70 merupakan tanah lanau (peralihan antara lempung dan pasir halus). Nilai berat jenis sedimennya (𝛾𝑠 ) adalah 2,603 gr / cm3, sedangkan kadar air sedimen (w) adalah 51,619 %, uji permeabilitas besar yaitu 1,091 x 10 -3 , nilai konsolidasi besar yaitu 0,269 mm. Grafik hasil uji sedimen layang dengan pengukuran hydrometer yang dilakukan dengan 5 percobaan dapat disimpulkan ketika soil bulb mencapai angka 0 artinya sedimen telah mengendap sepenuhnya.Kata Kunci : Sedimentasi, kolam retensi, sedimen, banjir, korinofaction.
Penggunaan Metode PERT dan CPM dalam Proyek Pembangunan Jalan Hadicara, Danang; Rochim, Abdul; Pratikso, Pratikso
Pondasi Vol 28, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNISSULA Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pondasi.v28i1.30148

Abstract

Prasarana jalan merupakan salah satu infrastruktur penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi sebuah wilayah. Ketepatan pembangunan melalui investasi yang besar merupakan sebuah keharusan. Investasi jalan atau jembatan memiliki pengaruh yang luas tidak hanya bagi pengguna jalan dan jembatan, tetapi juga wilayah secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui   total   waktu   optimal   paska   pelaksanaan   proyek pembangunan jalan Tinjomoyo-Sekaran dipercepat, dan (2) untuk mengetahui total biaya optimal yang harus dikeluarkan setelah pelaksanaan proyek tersebut dipercepat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah CPM dan PERT. CPM digunakan tidak hanya untuk mengetahui durasi waktu yang dibutuhkan dalam penyelesaian proyek, tetapi juga untuk mengidentifikasi jenis pekerjaan kritis dalam pelaksanaan proyek. Berdasarkan perhitungan, metode CPM memerlukan waktu selama 128 hari untuk menyelesaikan proyek pembangunan jalan. Durasi tersebut lebih cepat sebanyak dua hari dibanding dengan perencanaan sebelumnya yang memerlukan waktu selama 130 hari. Dengan menggunakan metode PERT, estimasi biaya pelaksanaan proyek yang dapat dihemat adalah 13 hari, dari yang semula 143 hari menjadi 130 hari. Dengan menggunakan metode PERT dengan jalur kritis A, D, E dan F pembangunan Jalan Tinjomoyo Sekaran dapat diselesaikan dalam waktu 129,6 hari (dibulatkan menjadi 130 hari), yaitu sebesar 99,99%. Dengan menggunakan metode CPM, waktu yang dapat dihemat selama pelaksanaan proyek adalah 15 hari dengan penambahan biaya sebesar Rp 22.560.000,00. Dengan menggunakan metode PERT, waktu yang dapat dihemat adalah 13 hari, dari yang semula 143 hari, menjadi 130 hari dengan penambahan biaya sebesar Rp 16.920.000,00.
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN TAMBAKREJO KOTA SEMARANG DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT Kurniawan, Ardi; Niam, Mohamad Faiqun; Rochim, Abdul
Pondasi Vol 28, No 2 (2023): Desember
Publisher : UNISSULA Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pondasi.v28i2.32979

Abstract

Tambakrejo is the northernmost sub-district in Gayamsari District, Semarang City, Central Java Province. This area is often hit by floods, especially when there is high tide or what is often called a tidal wave. Basically, this settlement emerged because there was a connection between three variables that influenced people to live in this area, namely the location or position in this area is part of quite important economic activity, because area activity is part of the economic activity of the city of Semarang. The aim of this research is to identify strengths, weaknesses, opportunities and threats using SWOT analysis, to develop a development strategy for the Tambakrejo area, Semarang City. Develop strategies and development programs for the Tambakrejo area, Semarang City The problems in this research will be analyzed descriptively qualitatively, IFAS (Internal Factors Analysis Summary) and EFAS (External Factors Analysis Summary) analysis as well as SWOT (Strengths Weaknesses Opportunities Threats) analysis to design development strategies. With these three analytical tools, it is hoped that we will be able to solve the problems to be studied. The strategy for the Tambakrejo area development project which was carried out using a SWOT analysis located in Quadrant I is a progressive strategy that produces a strategy for the development and development of the Tambakrejo area, the Semarang city government and BBWS Pamali Juana inventorying land for construction of river guardrails and PJUs, repair of TPS and IPAL, maintenance and routine maintenance of roads, channels and wastewater systems. So that the Tambakrejo area development project can be carried out effectively and efficiently.
ANALISIS PINTU BUKAAN AWAL PADA PROYEK BENDUNGAN SADAWARNA TERHADAP UPAYA MENGURANGI BANJIR INDRAMAYU isna, muhamamd aziz; pratikso, pratikso; rochim, abdul
Pondasi Vol 29, No 2 (2024): Desember
Publisher : UNISSULA Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pondasi.v29i2.39827

Abstract

The administrative areas of Pramukan District, Pusakajaya District, and Pusakanegara District in Subang Regency, West Java Province, which are located in the downstream part of the Cipunegara Watershed (DAS), are prone to flooding due to the overflow of the Cipunegara River. The impact of flooding can result in the collapse or damage of water structures. The aim of this thesis is to compare the elevation of the openings at the bottom of the Sadawarna Dam.In this thesis, data collection methods are used in the form of secondary data, literature studies from journals, theses, theses, books and the internet as references for working on this thesis. Analyzing the calculated discharge and hydrograph routing using the Nakayasu method, the maximum elevation to open the early realease door is an elevation of +80.10. If the water has reached an elevation of +80.10 then the early release door will be opened. The Dam Management Unit (UPB) will maintain water at this elevation so that there is no shortage of water and the water level can fall. During the rainy season, the gate will be opened when the water level reaches +80.10. Since the construction of the Sadawarna Dam, flooding in downstream areas, especially in the Indramayu area, has been reduced. The operational pattern of using early release gates also greatly reduces flooding because the water from upstream does not all flow directly downstream, the water is still stored in the dam and its output is measured through the spillway.