Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Penggunaan Kitab Qiroatusyidah Jilid I dalam Pembelajaran Qiro'ah di Pondok Pesantren Irawan, Robi; Wahidah, Yeni Lailatul; Zuliana, Erni
Lisan An Nathiq : Jurnal Bahasa dan Pendidikan Bahasa Arab Vol. 7 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/lan.v7i1.6679

Abstract

Penanaman Biopori Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Lingkungan Sekolah di MIS Al-Hikmah Kedaton Bandar Lampung Zuliana, Erni; Aulya, Syawalli Desuwa; Sukma, Melani; Siregar, Putri Soraya; Kamelia, Lidya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3349

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan sekolah melalui implementasi teknologi biopori di MIS Al-Hikmah Kedaton. Permasalahan genangan air selama 2-3 jam setelah hujan dan pengelolaan sampah organik yang belum optimal menjadi fokus utama kegiatan. Metode pelatihan berbasis Model Kirkpatrick diterapkan melalui penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung kepada 23 siswa kelas 4-6 dan 7 guru. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara terstruktur, dan dokumentasi visual, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan komparatif. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan pembuatan 15 lubang biopori yang berhasil mengurangi durasi genangan dari 2-3 jam menjadi kurang dari 1 jam. Peningkatan pengetahuan peserta sangat signifikan, dengan siswa meningkat dari 20% menjadi 93,3% dan guru dari 28,6% menjadi 100%. Program ini tidak hanya mengatasi permasalahan lingkungan fisik tetapi juga berhasil membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan di kalangan warga sekolah.
Analisis Buku Al-Arabiyyah Bayna Yadayyk Jilid 1 Sebagai Pembelajaran Bahasa Arab Pemula Non Arab M Hussein Wijaya; Ahmad Iqbal; Fahrul Ghazi; Erni Zuliana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9365

Abstract

This study examines the suitability of Al-‘Arabiyyah Bayna Yadayk Book I as instructional material for beginner non-Arab learners in Indonesia, responding to the increasing need for standardized and effective Arabic learning resources. The research aims to analyze the extent to which the book aligns with Karin C. Ryding’s principles of Arabic as a foreign language instruction, including the integration of language skills, phonological reinforcement, simplified authentic input, communicative practice, cultural context, repetition-based learning, and multimedia support. Using a descriptive qualitative approach through library research, the study employs content analysis to explore the structure, progression, and pedagogical orientation of the book. The findings show that Al-‘Arabiyyah Bayna Yadayk Book I is systematically designed with graded materials covering vocabulary, dialogues, phonological training, reading and writing tasks, and culturally relevant themes. The book effectively incorporates audio support, visual context, and repetitive communicative exercises, demonstrating strong alignment with Ryding’s theoretical framework. Overall, the book provides comprehensive, structured, and contextually meaningful content, making it suitable for beginner non-Arab learners, although further adaptation to Indonesian learning contexts and enhanced digital integration may improve its effectiveness.
Penggunaan Aplikasi Kahoot sebagai Alat Evaluasi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab di MtsN 1 Bandar Lampung Anggraini, Rizka; Iqbal Hs, Ahmad; Zuliana, Erni; Wulandari, Puspita
Kilmatuna: Journal Of Arabic Education Vol. 6 No. 1 (2026): April : KILMATUNA: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/pba.v6i1.2751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk efektivitas efektivitas penggunaan aplikasi Kahoot sebagai alat evaluasi pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar kosakata Bahasa Arab siswa kelas IX di MTsN 1 Bandar Lampung. Penelitian ini berada dalam ruang lingkup kajian evaluasi pembelajaran Bahasa Arab berbasis teknologi digital. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas IX. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tujuan untuk mengukur hasil belajar, observasi untuk mengetahui keaktifan dan partisipasi siswa, serta dokumentasi sebagai data pendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi Kahoot sebagai media evaluasi mampu meningkatkan hasil belajar siswa Bahasa Arab secara signifikan. Persentase ketuntasan belajar siswa meningkat dari 63,33% pada tahap pretest menjadi 84,38% pada siklus II, sehingga telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Selain peningkatan hasil belajar, penggunaan Kahoot juga berdampak positif terhadap motivasi, keaktifan, dan partisipasi siswa dalam proses evaluasi pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa aplikasi Kahoot efektif digunakan sebagai media evaluasi pembelajaran bahasa Arab dan mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan di era digital.
PENERAPAN STRATEGI JOYFUL LEARNING BERBASIS MEDIA SPINNING WHEEL UNTUK MENINGKATKAN MAHARAH KALAM Kamila, Nurma Azizah; Zuliana, Erni; Ghazi, Fachrul; Yulianti, Iin
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 4 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Juni 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i4.1345

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah, khususnya pada keterampilan berbicara (maharah kalam), masih terdapat tantangan dalam mengembangkan kemampuan siswa untuk menggunakan ungkapan sederhana secara spontan dan kontekstual. Permasalahan yang ditemukan di kelas V MIN 6 Bandar Lampung menunjukkan bahwa sebagian besar siswa hanya mampu menirukan dialog dari buku tanpa mampu mengembangkan kalimat sendiri dalam situasi komunikasi sederhana. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya keberanian siswa dalam merespon pertanyaan lisan serta kesulitan menyusun kalimat secara mandiri. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa dari 33 siswa, sebanyak 23 siswa (69,7%) belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 77, sedangkan hanya 10 siswa (30,3%) yang dinyatakan tuntas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi Joyful Learning berbasis media Spinning Wheel dalam meningkatkan maharah kalam siswa. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara siswa secara bertahap. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 75,18 pada tahap pra-tindakan menjadi 79,84 pada siklus I, dan meningkat kembali menjadi 90,75 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 30,3% menjadi 63,6% pada siklus I dan mencapai 81,8% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan strategi Joyful Learning berbasis media Spinning Wheel terbukti mampu meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab siswa serta menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, komunikatif, dan bermakna pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah.
Implementation of Mufrodat Learning Using Circle Congklak Media Based on Cooperative Learning Type TGT (Team Games Tournament) dwi rahma Uswatun Hasanah Herpagel; Erni Zuliana; Asti Fauziah
EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 15 No. 1 (2026): EL-IBTIKAR
Publisher : Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/7eym6x30

Abstract

         Arabic language learning at MIN 6 Bandar Lampung still needs to be strengthened, especially in terms of the vocabulary (mufrodat) mastery of sixth grade students. Based on the results of observations and interviews conducted on September 16, 2025, it was found that learning was still dominated by lecture methods and qawā'id wa tarjamah material with learning media that was not very varied or innovative. Teacher-centered learning causes students to tend to be passive, easily bored, and have low memory retention of mufrodat. This is reinforced by the results of the pretest, which showed that out of 30 sixth-grade students in class B, only 5 students (17%) achieved the Minimum Completion Criteria (KKM ≥ 70), while the other 25 students (83%) did not. The highest score was only 80 and the lowest was 24, indicating the need for more effective and contextual learning interventions. This study aims to improve the mastery of Arabic vocabulary (mufrodat) of sixth-grade students at MIN 6 Bandar Lampung through the implementation of Circle Congklak media based on the Team Games Tournament (TGT) cooperative learning model. The intervention was designed based on the principles of social constructivism and vocabulary acquisition theory, utilizing multimodal stimulation through modified traditional games. The research, which was conducted in two cycles (covering planning, action, observation, and reflection), used tests, observation, interviews, and documentation for data collection. The results of the study showed a significant increase in students' mastery of vocabulary in Arabic language learning. The percentage of learning completeness increased from 17% (5 students) on the pretest to 53% (16 students) in cycle I, and further increased to 87% (26 students) in cycle II. These findings indicate that the integration of the culturally contextual Circle Congklak game with the TGT structure succeeded in creating an active, enjoyable, and collaborative learning atmosphere. This approach effectively motivated students, increased engagement, and facilitated vocabulary acquisition. It was concluded that TGT-based Circle Congklak media is an effective innovative strategy for improving Arabic vocabulary learning outcomes at the elementary school level.
PROBLEMATIKA DAN TRANSFORMASI EVALUASI MAHĀRAH KALĀM: TINJAUAN SISTEMATIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB ERA DIGITAL Vivi Dwi Clarisa; Nurhalim; Muhammad Miqdad Abdussalam; Zulhannan; Erni Zuliana
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 9 No. 1 (2026): Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v9i1.10609

Abstract

This study investigates the challenges and transformation of mahārah kalām (Arabic speaking skills) assessment in the digital era. Using a qualitative library research approach, the study analyzes relevant scholarly literature published between 2020 and 2025. The findings reveal a significant shift from conventional assessment, which focuses on grammatical accuracy and memorization, to digital and authentic assessment models that emphasize communicative competence. Emerging assessment practices include digital portfolios, video projects, online oral tests, peer assessment, self-assessment, and AI-assisted evaluation. This transformation reflects a transition from teacher-centered to student-centered assessment, encouraging learners to actively participate in evaluating and improving their speaking performance. Digital technologies also provide more flexible and authentic opportunities for language use in real communication contexts. However, several challenges remain, including limited digital literacy among teachers, inadequate technological infrastructure, unequal access to digital resources, and concerns regarding assessment validity and objectivity. The study concludes that effective mahārah kalām assessment in the digital age requires the integration of technology with authentic, communicative, and performance-based evaluation practices. These findings offer insights for educators and curriculum developers seeking to design more adaptive and relevant Arabic language assessment systems. Penelitian ini mengkaji problematika dan transformasi evaluasi mahārah kalām (keterampilan berbicara bahasa Arab) di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian pustaka dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah yang relevan pada periode 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran signifikan dari evaluasi konvensional yang berfokus pada ketepatan gramatikal dan hafalan menuju evaluasi digital dan autentik yang menekankan kompetensi komunikatif. Bentuk evaluasi yang berkembang meliputi portofolio digital, proyek video, tes lisan daring, peer assessment, self-assessment, dan evaluasi berbantuan kecerdasan buatan. Transformasi ini mencerminkan perubahan paradigma dari teacher-centered assessment menuju student-centered assessment yang menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif dalam proses evaluasi. Pemanfaatan teknologi digital juga memberikan peluang yang lebih luas untuk mengembangkan kemampuan berbicara dalam konteks komunikasi yang autentik dan fleksibel. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya literasi digital guru, keterbatasan infrastruktur teknologi, kesenjangan akses digital, serta persoalan validitas dan objektivitas penilaian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa evaluasi mahārah kalām yang efektif di era digital memerlukan integrasi teknologi dengan asesmen autentik berbasis performa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik dan pengembang kurikulum dalam merancang sistem evaluasi bahasa Arab yang lebih adaptif dan relevan.  
PENERAPAN METODE EDUTAINMENT WORD SEARCH BERBANTU MEDIA PUZZLE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA ARAB PESERTA DIDIK KELAS IV MIN Ocha Rahma Wati; Asti Fauziah; Erni Zuliana; Adam Malik
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10146

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Edutainment Word Search method assisted by puzzle media in improving Arabic learning outcomes, particularly vocabulary mastery, among fourth-grade students at MIN 6 Bandar Lampung. The main problem addressed in this study is the low level of students’ Arabic vocabulary mastery, which is influenced by less engaging and less interactive teaching methods. This study employed a Classroom Action Research (CAR) approach consisting of two cycles, each including the stages of planning, action, observation, and reflection. The results showed that the implementation of the method successfully improved both student participation and learning outcomes, as indicated by the increase in learning mastery percentage. In the pre-cycle, the learning mastery percentage was 31.25%. It increased to 37.5% in Cycle I and significantly improved to 87.5% in Cycle II. These findings indicate that the applied method is effective in enhancing students’ learning outcomes. Although vocabulary improvement was achieved, this study recommends that other language skills, such as writing and grammar, should also be emphasized in future Arabic language instruction. This study also provides opportunities for further development of similar methods at various educational levels. ABSTRAK enelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan metode Edutainment Word Search dengan media puzzle dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Arab, khususnya dalam penguasaan kosakata, di kelas IV MIN 6 Bandar Lampung. Fokus masalah penelitian ini adalah rendahnya penguasaan kosakata bahasa Arab siswa yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang menarik dan kurang interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ini berhasil meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa, yang tercermin dari peningkatan persentase ketuntasan belajar. Pada pra-siklus, persentase ketuntasan belajar sebesar 31,25%. Pada siklus I meningkat menjadi 37,5%, dan pada siklus II meningkat secara signifikan menjadi 87,5%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa metode yang diterapkan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Meskipun peningkatan kosakata telah tercapai, penelitian ini merekomendasikan agar keterampilan lain, seperti menulis dan tata bahasa, juga diperhatikan dalam pembelajaran bahasa Arab di masa mendatang. Penelitian ini membuka peluang pengembangan lebih lanjut dalam penggunaan metode serupa di berbagai tingkat pendidikan.