Claim Missing Document
Check
Articles

EFFORTS TO IMPROVE OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH AT THE PATIN SALAI BUSINESS IN KAMPAR DISTRICT Bobi Handoko; Abdul Zaky; Marian Tonis; T. Mohd. Yoshandi; Siti Ayu Hasibuan; Assy Artata
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.36344

Abstract

Kelompok usaha patin salai merupakan usaha pembuatan ikan salai di kampung patin Desa Koto Masjid yang dibina oleh Unit Pelaksana Tugas (UPT) Usaha dan Produksi Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Kampar. Dalam pembuatannya, ikan patin harus melalui 3 tahapan yaitu, pencucian, penjemuran dan pengasapan. Berdasarkan observasi yang dilakukan, para pekerja pada usaha ini masih memiliki kesadaran yang kurang dalam keselamatan dan kesehatan kerjanya. Selain itu juga adanya keterbatasan Alat Pelindung Diri dan tidak adanya APAR yang membuat kurangnya kesadaran dalam peningkatan keselamatan dan Kesehatan kerja. Pekerja dilokasi penyalaian ikan patin tidak pernah menggunakan Alat Pelindung Diri dalam bekerja. Selain itu, pekerja yang melakukan pengecekan pada ikan yang diasapi juga tidak menggunakan baju khusus untuk mencegah api menyambar pakaian mereka. Hal ini membuat pentingnya diadakan sosialisasi Upaya peningkatan keselamatan dan Kesehatan kerja di kampung patin tersebut. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu dengan melakukan soisalisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta melihat keberlanjutan program. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu rata-rata pemahaman pekerja tentang pentingnya keselamatan dan Kesehatan kerja meningkat. Pada kegiatan ini juga diberikan beberapa Alat Pelindung Diri yang bisa digunakan oleh pekerja usaha salai patin, serta diberikannya APAR untuk mencegah apabila terjadinya kebakaran
EDUKASI KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT TULANG DENGAN TERAPI FISIK PADA ANAK USIA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RI KARYA WANITA Sherly Mutiara; Bobi Handoko; Gebyar Prima; Ernawati Ernawati; Sufiyanto Sufiyanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.53464

Abstract

Masa remaja merupakan periode krusial dalam pembentukan postur tubuh, massa tulang, dan kebiasaan hidup sehat. Berbagai faktor seperti penggunaan gawai berlebihan, pola duduk yang salah, kurang aktivitas fisik, serta rendahnya konsumsi kalsium dan vitamin D dapat meningkatkan risiko penyakit tulang pada usia muda. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja terkait pencegahan penyakit tulang melalui edukasi kesehatan dan pelatihan terapi fisik sederhana. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan interaktif, demonstrasi latihan fisik, praktik peserta, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman, dimana 85% peserta memahami pentingnya aktivitas fisik, 80% mampu mempraktikkan latihan postur dengan benar, dan 70% menunjukkan komitmen mengurangi kebiasaan buruk seperti postur duduk salah. Edukasi dan terapi fisik terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif. Program direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkala melalui kolaborasi puskesmas, sekolah, dan orang tua.
Pendampingan Wanita Usia Subur melalui Edukasi Imunisasi sebagai Upaya Pencegahan Stunting Sherly Sherly; Wiwik Suryandartiwi; Bobi Handoko; Marido Bisra; Intan Aulia
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.2047

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak dalam jangka panjang. Wanita Usia Subur (WUS) memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi yang sehat sejak masa prakonsepsi. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pengetahuan dan kesadaran WUS mengenai pencegahan stunting, termasuk melalui pengetahuan tentang pentingnya imunisasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan edukasi imunisasi kepada WUS sebagai upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan mengenai pencegahan stunting dan imunisasi, serta pengukuran antropometri meliputi Tinggi Badan (TB), Berat Badan (BB), dan Lingkar Lengan Atas (LILA). Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Pincuran Gading, Balai BUMDes Koto Masjid Dusun III Kampung Patin XIII Koto Kampar dengan menggunakan media leaflet dan instrumen kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Sasaran kegiatan adalah WUS di wilayah pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan, mayoritas peserta WUS memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori baik sejumlah 20 orang (100%), selain itu, peserta mengetahui hasil pengukuran antropometri untuk menilai status gizi. Kesimpulannya, edukasi dan pendampingan yang terstruktur dan partisipatif efektif meningkatkan pengetahuan serta kesadaran preventif WUS dalam upaya pencegahan stunting.
Association Between the Use of the Sahabat Hipertensi Self-Assessment Application and Preventive Lifestyle Behavior Among Adults at Risk of Hypertension Bobi Handoko; Asep Marzuki; Anastasya Shinta Yuliana; Sherly Mutiara
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 11 No. 1 (2026): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmik.v11i1.983

Abstract

Background of study: Hypertension is a major public health issue because it often goes unnoticed until complications arise. Mobile health applications offer a practical way to support self-assessment, risk awareness, and behavior change. This study examines whether the Sahabat Hipertensi app influences preventive lifestyle behavior among adults at risk of hypertension, using the combined perspectives of the TAM and the HBM. Methods: A quantitative explanatory study was conducted with 200 adults aged 25-60 years who had at least one risk factor for hypertension. Participants completed a 30-item Likert questionnaire measuring perceived usefulness, susceptibility, severity, an intention to use, actual use, and preventive lifestyle behavior. Structural relationships were analyzed using SmartPLS 4. Results: The model measurement demonstrated satisfactory validity and reliability. Structural analysis showed that perceived usefulness (beta value 0.612, p less than 0.001), perceived usefulness influenced the intention to use (beta value 0.351, p less than 0.001), perceived susceptibility impacted the intention to use (beta value 0.214, p value 0.003), and perceived severity affected the intention to use (beta value 0.197, p value 0.008). Actual use was significantly linked to preventive lifestyle behavior (beta value 0.762, p less than 0.001). The model explained 58% of the variance in healthy behavior. Conclusion: The Sahabat Hipertensi app plays a significant role in promoting preventive lifestyle behavior among adults at risk of hypertension. Combining TAM and HBM offers an effective framework for understanding the adoption of hypertension self-assessment technology in community health settings.
Peningkatan Minat Berobat ke Puskesmas melalui Analisa Faktor yang Mempengaruhi Minat Kunjungan: Increasing Interest in Going to the Health Center through Analysis of Factors Affecting Interest in Visits Wiwik Suryandartiwi; Bobi Handoko; Muhammad Firdaus
Journal of Health Vol. 11 No. 2 (2024): Journal of Health (JoH) - July
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30590/joh.v11n2.846

Abstract

Public Health Centers are part of the health service that aims to organize health and is responsible for health development in the work area. Interest in visiting a health center is one of the most important things in improving health services in the community. One of the factors that influence interest in visiting a health center is accreditation. However, the actual accreditation of health centers is not well known among the general public. People are more familiar with criteria such as the quality of human resources, economy, location, facilities and service time. The method used is a quantitative method with a survey approach at Rejosari Health Center, Tenayan Raya District, Pekanbaru City. The community who participated in filling out the questionnaire was 100 people, the people who filled out the questionnaire were adult men and women with an average age of 18-40 years. Based on the data obtained, it shows that the quality of human resources has a negative influence on the interest in visiting. Then the economy, location, facilities and time have a positive influence on the interest in visiting the health center by the community. The results of this study also show that the selected factors have a model fit with the interest in visiting shown by the r value of 75.3%. The linear equation model obtained in the analysis of factors affecting interest in visiting is Y = 0.211 - 0.116 X1 + 0.149 X2 + 0.063 X3 + 0.385 X4 + 0.046 X5+e.
Sosialisasi Aplikasi Pencarian Layanan Fisioterapi berbasis Android di Desa Teratak Buluh Handoko, Bobi; Yunita, Alfitri Yana; Firdaus, Muhammad
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i1.1586

Abstract

Keterbatasan akses informasi layanan fisioterapi masih menjadi permasalahan di wilayah pedesaan, termasuk Desa Teratak Buluh. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan aplikasi Android sebagai sarana pencarian layanan fisioterapi yang terdekat dan terpercaya. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi penggunaan aplikasi, serta diskusi interaktif dengan peserta. Data kegiatan diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu memahami fungsi aplikasi dan cara penggunaannya dengan baik serta menunjukkan minat dalam memanfaatkan teknologi mobile untuk kebutuhan kesehatan. Aplikasi dinilai mudah digunakan dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan literasi digital kesehatan dan berpotensi memperluas akses layanan fisioterapi di wilayah pedesaan.
Model Integrasi Sistem Manajemen Radiologi Digital untuk Peningkatan Efisiensi dan Akurasi Pelayanan Diagnostik Marido Bisra; Marian Tonis; Bobi Handoko
Journal of Hospital Administration and Management (JHAM) Vol 6 No 1 (2025): Journal of Hospital Administration and Management (JHAM)
Publisher : LPPM Universitas Awal Bros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54973/jham.v6i1.890

Abstract

The increasing complexity of diagnostic imaging services raises critical questions regarding how digital integration can improve the efficiency and accuracy of radiology management systems. Although digital technologies such as Radiology Information System and Picture Archiving and Communication System have been widely implemented, many healthcare institutions still experience fragmented workflows, reporting delays, and administrative errors. This study aimed to develop an integrated digital radiology management system model to optimize diagnostic service workflows. The research employed a system modeling and evaluation approach involving patient registration, image acquisition, reporting, and diagnostic information distribution processes. The results demonstrated that the implementation of the proposed integration model reduced patient registration time from 12 minutes to 5 minutes (58.3%), shortened image acquisition and transfer time from 18 minutes to 9 minutes (50.0%), and decreased report turnaround time from 45 minutes to 22 minutes (51.1%). Administrative error rates declined from 8.2% to 2.1%, while diagnostic report distribution accuracy increased from 89.4% to 98.7%. These findings indicate that digital system integration significantly enhances operational efficiency and diagnostic accuracy through structured data management and real-time information accessibility. This study concludes that the integration of digital radiology management systems represents a strategic solution for improving effective, accurate, and patient-centered diagnostic healthcare services
Perancangan Sistem Infromasi Pencarian Layanan Fisioterapi Berbasis Android di Kota Pekanbaru Bobi Handoko; Putri Indriani; Muhammad Firdaus; Marian Tonis
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol12.Iss1.2384

Abstract

Physiotherapy services play a crucial role in the healing and rehabilitation of patients experiencing impaired motor function due to injury, illness, or post-surgery. However, in Pekanbaru City, information regarding the location, types of services, and schedules of physiotherapists is still limited, making it difficult for the public to obtain the services they need. This study aims to design and build an Android mobile application-based information system to facilitate the public in finding information on physiotherapy services in Pekanbaru. The method used is prototyping, which involves direct interaction between developers and users through an iterative feedback process. Data were collected through observation, interviews with physiotherapy service providers, and literature studies, then processed and compiled into a database. The results show that the SiTerapi application has a key feature in the form of a Google Maps-based search for clinic locations, polyclinics, and home care physiotherapy services with a distance radius feature. Based on the results of functional and feasibility tests, the application was declared to run well and is suitable for use as a medium for information on physiotherapy services in Pekanbaru. This application is expected to improve the accessibility and efficiency of the public in obtaining physiotherapy services according to their needs.
PERANCANGAN MODEL DESAIN MOBILE MEDIA EDUKASI INTERAKTIF BERBASIS GAMIFIKASI UNTUK PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN GENERASI Z Muhamad Roihan AlAzhari; Apdanil Syukri; Bobi Handoko; Haekal Arsyad
ASKARA: Jurnal Seni dan Desain Vol 5 No 1 (2026): ASKARA: Jurnal Seni dan Desain
Publisher : Centre of Excellence (CoE) Digital, Economy, Creative and Innovation (DETCI) Universitas Telkom Direktorat Kampus Kabupaten Banyumas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/askara.v5i1.2169

Abstract

Transformasi digital telah mengubah cara Generasi Z memperoleh informasi kesehatan, namun tingginya akses terhadap media digital belum diimbangi oleh literasi kesehatan yang memadai. Rendahnya aktivitas fisik, kualitas tidur yang buruk, perilaku sedentari, pola makan tidak sehat, serta meningkatnya misinformasi kesehatan di media sosial menjadi tantangan yang memerlukan media edukasi yang lebih interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design Approach dengan framework Human-Centered Design (HCD) yang meliputi tahapan memahami konteks pengguna, merumuskan kebutuhan pengguna, mengembangkan solusi perancangan, dan mengevaluasi prototipe secara iteratif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner yang divalidasi menggunakan triangulasi data, sedangkan analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi perancangan sistem. Kebaruan penelitian ini terletak pada perancangan Adaptive Health Literacy Serious Game Framework yang mengintegrasikan Service Design, User Experience Design, gamifikasi, simulasi kehidupan digital, dan personalisasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) sebagai dasar perancangan media edukasi kesehatan yang lebih efektif, adaptif, dan sesuai dengan karakteristik Generasi Z.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Zaky Ade Novita Andriani Adha, Afifah Cahayani Afifah Cahayani Adha agus Salim Agus Salim Ahmad, Fabian Akmal Darman Putra AlAzhari, Muhamad Roihan Alfitri Yana Yunita ANASTASYA SHINTA YULIANA Anastasya Shinta Yuliana Anatasya Shinta Yuliana Anavira, Sausan Ani Riza Wati Apdanil Syukri Arcena, Medyna Putri Asep Marzuki Asriani, Dwi Suci Assy Artata Azim, Ahmad Fauzan Bisra, Marido Bisra Cindi Febriani Pramita Dedy Yasriady Dela Qurota Mustieni Dwi Suci Asriani Erlisa, Hamita Ernawati Ernawati Fajar, Rahmatul Fauzi, Dwiny Tetiana Fetri Hrp, Dian Fristasya, Andra Gebyar Prima Giovaningrum, Putri Gusnadi, Leo Arrdy Haekal Arsyad Hanna Zarah Natasya Haryani, Yoti Sri Intan Aulia Iyah Faniyah, Iyah Jeprinaldi, Jeprinaldi Leo Arrdy Gusnadi M. Yogi Riyantama Isjoni Marian Tonis Marido Bisra Meidita Tifani Merry Citra Amelia Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Nadiah Salsabila Natasya, Hanna Zarah Novita Risyadi Nurhayati Nurhayati Patricia, Wulan Pracillia, Citra pramita, cindi febriani Putra, Akmal Darman Putri Giovaningrum Putri Indriani Putri, Dea Ariesta Putri, Tara Novellia Refila Fazira Rifly, Nadya Faradhifa Shelly Angella Sherly Mutiara Sherly Mutiara Sherly Mutiara Sherly Sherly Silvi Widya Pangesti Sipahutar, Romaida Siti Ayu Hasibuan Sufiyanto Sufiyanto Syahada, Jihan Syamsiar, Syamsiar Syukri, Apdanil Tania Puteri Millenia Tifani, Meidita Wiwik , Suryandartiwi Wiwik Suryandartiwi Anggarawati Wulan Patricia Yoki Rahmat Yoshandi, Tengku Mohammad Yoti Sri Haryani Yuna, Tasya Yunita, Alfitri Yana