Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Hubungan Kontrol Diri dengan Perilaku Seksual Remaja Sekolah Menengah Kejuruan Rosyidah, Inayatur; Rahmawati, Iva Milia Hani; Lufitasari, Ardea Threzza
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan September 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i2.1502

Abstract

Pendahuluan: perilaku seksual merupakan salah satu proses tahapan perkembangan yang dialami remaja. Perilaku seksual yang dialami remaja di indonesia cukup menghawatirkan yang semakin tahun semakin meningkat yang dikarenakan oleh faktor biologis dari remaja dan perkembangan dari teknologi yang membuat remaja meniru perilaku yang diaksesnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan kontrol diri dengan perilaku seksual pada remaja sekolah menengah kejuruan di SMK PGRI 1 Jombang. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi seluruh siswa kelas X manajemen perkantoran, akuntansi 1 dan akuntansi 2 sejumlah 120 siswa., didapatkan sampel sejumlah 92 siswa dengan metode propotional random sampling. Variabel independent adalah kontrol diri dan variabel dependent adalah perilaku seksual. Pengumpulan data menggunakan alat ukur kuesioner kontrol diri dengan 3 indikator dan kuesioner perilaku seksual dengan 4 indikator. Analisis data dengan editing, coding, scoring, dan tabulating. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden memiliki kontrol diri dengan kategori tinggi sebanyak 11 siswa (12,0%), sedang 61 siswa (66,3%) dan rendah 20 siswa (21,7%). Hasil perilaku seksual sebagian besar responden memiliki kategori baik sebanyak 12 siswa (13,0%), cukup 65 siswa (65,2%) dan buruk 20 siswa (21,7%). Hasil uji statistik rank spearmen didapatkan nilai signifikan 0,000 atau < 0,05 maka H1 diterima. Kesimpulan: Ada Hubungan kontrol diri dengan perilaku seksual pada remaja sekolah menengah kejuruan di SMK PGRI 1 jombang, Sehingga disarankan utuk pihak guru untuk menyediakan kegiatan pengembangan diri dan bahaya perilaku seksual seperti kissing, necking, petting dan sexual intercouse
Qirâ’ah al-Kutub: Kajian Teoretis Berbasis Semantik Kontekstual pada Mahasiswa Studi Keislaman Rosyidah, Inayatur; Mohamad Rofik Fitrotulloh
Jurnal Keislaman Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Keislaman
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/jk.v8i2.657

Abstract

This study examines Qirâ’ah al-Kutub learning for Islamic studies students using a contextual semantic theory approach, aimed at enhancing the deep understanding of classical texts. The focus of this research is the analysis of Fath al-Qarib by Shaykh Muhammad bin Qasim Al-Ghaziy, particularly on the theme of al-Zawâj (marriage). The contextual semantic approach emphasizes the importance of language, situational, emotional, and cultural contexts in interpreting mufradât and sentence structures, ensuring students’ understanding is not merely lexical but holistic. This research employs a qualitative-theoretical method, involving literature studies of classical texts and scholarly references on contextual semantics and Qirâ’ah al-Kutub learning. The results indicate that the application of contextual semantic theory facilitates students in identifying key mufradât, understanding variations in word meanings, and relating classical texts to Islamic family law practices. The study also demonstrates that contextual approaches strengthen students’ analytical, interpretive, and critical reflection skills. These findings confirm that integrating contextual semantic theory in Qirâ’ah al-Kutub learning is an effective strategy for developing comprehensive classical text comprehension skills and serves as a crucial foundation for advancing Arabic language instruction and Islamic studies.
SPEECH ACTS OF BULLYING AGAINST WOMEN IN THE FILM SERIES "THE GLORY" Zeid B. Smeer; Abdullah Ubaid; Abul Ma’ali; Rosyidah, Inayatur
JURNAL KONFIKS Vol 12 No 2 (2025): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/4jczqm43

Abstract

Bullying is a social phenomenon that frequently occurs across various levels of society, including educational settings that should serve as spaces for human character development. The high prevalence of bullying cases in Indonesia indicates that acts of intimidation remain a serious issue, particularly for women who are more vulnerable to psychological pressure. The Korean drama The Glory explicitly depicts various forms of bullying against female students, making it relevant to be analyzed through a pragmatic perspective. This study aims to explain the types of verbal bullying speech acts against women in The Glory, the forms of utterances used, and the resulting psychological impacts. This research employs a qualitative-descriptive method with data collected through observation and note-taking of utterances in the film containing verbal bullying. The data were analyzed using Searle’s speech act theory and the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana, while data validity was ensured through triangulation of methods, sources, and instruments. The findings show that verbal bullying speech acts include directive, representative, assertive, and expressive types. The forms of verbal bullying comprise shouting harshly, threatening and intimidating, mocking and belittling, and using degrading nicknames. The psychological impacts include anxiety, depression, low self-esteem, social isolation, and post-traumatic stress disorder (PTSD). This study emphasizes that speech act analysis in films can serve as an educational medium to raise public awareness of the dangers of verbal bullying against women.
Pengaruh Permainan Puzzle terhadap Perkembangan Motorik Halus pada Anak Usia Prasekolah Rosyidah, Inayatur; Rahmawati, Iva Milia Hani; Damayanti, Alfina
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Maret 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i1.1456

Abstract

Pendahuluan: Perkembangan motorik halus pada anak memiliki peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Perkembangan motorik halus yang buruk pada anak jika tidak diatasi akan mempengaruhi proses perkembangan anak. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh permainan puzzle terhadap perkembanagan motorik halus pada anak usia prasekolah di TK Muslimat 6 Tarbiyatul Athfal Sambong Dukuh, Jombang. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian menggunakan pra eksperimen dengan pendekatan one pre-post test design. Populasinya seluruh anak usia prasekolah di TK Muslimat 6 Tarbiyatul Athfal Sambong Dukuh, Jombang yang berjumlah 50 anak usia prasekolah menggunakan metode proposional random sampling dan didapatkan sampel 44 anak usia prasekolah. Variabel independent adalah permainan puzzle dan variable dependen adalah perkembanagan motorik halus. Pengumpulan data menggunakan SOP dan pengukuran DDST II pada aspek motorik halus. Pengolahan data meliputi editing, coding dan scoring. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan motorik halus anak sebelum diberikan permainan puzzle adalah normal 16 anak (36,4%), suspect 21 anak (47,7%), untestable 7 anak (15,9%). Perkembangan motorik halus anak sesudah diberikan permainan puzzle adalah normal 34 anak (77,3%), suspect 10 anak (22,7%), untestable (0). Hasil uji Wilcoxon didapatkan p (0,000) lebih rendah dari ɑ (0,05) atau (p<ɑ), maka H₁ diterima. Kesimpulan: ada pengaruh permainan puzzle terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah di TK Muslimat 6 Tarbiyatul Athfal Sambong Dukuh, Jombang.
The Potential Of Women As Peacekeepers Of Religious Moderation (Case Study Of The Wahid Foundation Peace Village Program In Sidomulyo Village, Batu City) Smeer, Zeid B.; Rosyidah, Inayatur; Mubasyiroh, Mubasyiroh
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 9 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i9.6411

Abstract

Based on the research that has been conducted, the Wahid Foundation's peace village programme in exploring the role of women as peacekeepers of religious moderation in Desa Dam Desa Sidomulyo Kota Batu targets three important aspects, namely strengthening women's social inclusion through economic independence, social mechanisms of peace and women's empowerment. These three aspects are the basic foundation for strengthening the role of women as peacekeepers of religious moderation in the grassroots community as the motto of the Wahid Foundation's peace village, "Empowered Women, Peaceful Communities".
Integration of Islamic-based anti-corruption education in Al Qur’an and hadith study courses Smeer, Zeid B; Mubasyiroh, Mubasyiroh; Hamim, Hamim; Rosyidah, Inayatur
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020232259

Abstract

Anti-corruption education from an Islamic perspective for students is an alternative in eradicating Corruption. integration education anti-Corruption in the Qur'an and Hadith courses is education anti-Corruption merges in Al-Qur'an and Hadith courses through development Theory because of course part the material contain payload score and behavior anti-Corruption, as well as through development learning methods and media. Based on data processing obtained for category moral knowing It was found that the ICP PAI students of UIN Maliki Malang class of 2020 reached 82%. For category moral feeling by 86%, and for category moral action as much as 84%. Then the students of ICP PAI UIN Maliki Malang batch of 2020 are more put forward heart conscience and empathy for anti-corruption actions with percentage which enough tall that is as big as 86%. In other words, the integration of anti-corruption education from an Islamic perspective in Al-Qur'an and Hadith courses contribute positively to the internalization of anti-corruption educational values in students
Peacebuilding education in building religious moderation as a counter radicalism At Ma'had Al-Jami'ah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Mustofa, Bisri; Amiruddin, M; Maghfur, Taa’ib; Rosyidah, Inayatur
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020232260

Abstract

Anti-corruption education from an Islamic perspective for students is an alternative in eradicating Corruption. integration education anti-Corruption in the Qur'an and Hadith courses is education anti-Corruption merges in Al-Qur'an and Hadith courses through development Theory because of course part the material contain payload score and behavior anti-Corruption, as well as through development learning methods and media. Based on data processing obtained for category moral knowing It was found that the ICP PAI students of UIN Maliki Malang class of 2020 reached 82%. For category moral feeling by 86%, and for category moral action as much as 84%. Then the students of ICP PAI UIN Maliki Malang batch of 2020 are more put forward heart conscience and empathy for anti-corruption actions with percentage which enough tall that is as big as 86%. In other words, the integration of anti-corruption education from an Islamic perspective in Al-Qur'an and Hadith courses contribute positively to the internalization of anti-corruption educational values in students
Relevansi Ilmu Pengetahuan, Filsafat, Logika dan Bahasa dalam Membentuk Peradaban Rosyidah, Inayatur
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 12, No 1 (2010): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/el.v0i0.440

Abstract

God grant to the great potential of human reason as an instrument for thinking. And the reason humans can develop a philosophical exploration. The philosophical exploration can build by creating dialogue and collaborations between science, philosophy, logic and language. Civilization as composite from spirit and attitude and ways of social life can’t separate from philosophy in forming of good society’s behavior. In the other hand, language, science and technology are also having important roles in civilization. The results of science are impossible to understand with societies if never communicate by language. Therefore, with the achievement of those aspects and discoveries of human philosophy can build a civilization throughout historical from time to time. Thus, in the history of human civilization, science, philosophy, logic and language have their respective roles that sometimes require the dialogue and or cooperation between the fourth in a valuable form of civilization in the history of life. Tuhan memberikan potensi besar akal manusia sebagai instrumen untuk berpikir. Itu menjadi alasan manusia bisa mengembangkan eksplorasi filosofis. Eksplorasi filosofis bisa dibangun dengan menciptakan dialog dan kolaborasi antara sains, filsafat, logika dan bahasa. Peradaban sebagai gabungan dari semangat dan sikap dan cara hidup sosial tidak bisa lepas dari filsafat dalam membentuk perilaku masyarakat yang baik. Di sisi lain, bahasa, sains dan teknologi juga memiliki peran penting dalam peradaban. Hasil sains tidak mungkin bisa dipahami dengan masyarakat jika tidak pernah berkomunikasi dengan bahasa. Karena itu, dengan tercapainya aspek dan penemuan filsafat manusia ini bisa membangun peradaban sepanjang sejarah dari waktu ke waktu. Dengan demikian, dalam sejarah peradaban manusia, sains, filsafat, logika dan bahasa memiliki peran masing-masing yang terkadang memerlukan dialog dan atau kerja sama antara yang keempat dalam bentuk peradaban yang berharga dalam sejarah kehidupan.
Menguatkan Ketahanan dan Kohesi Sosial dalam Upaya Mencegah Intoleransi dan Radikalisme di Masyarakat melalui Program Desa Damai Wahid Foundation di Malang Raya Faizin, Nurul; Mustofa, Bisri; Rosyidah, Inayatur; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v28i1.770

Abstract

This study examines the initiatives of peaceful villages (Desa Damai) in fostering social resilience and cohesion to prevent intolerance and radicalism within communities through the Desa Damai program of the Wahid Foundation in Malang Raya. Employing a qualitative descriptive methodology, this research adopts a grounded theory approach, focusing on Candirenggo Village (Malang Regency) and Sidomulyo Village (Batu City) as the objects of study. Primary data were collected through interviews, observations, and specifically designed instruments, while secondary data were gathered from documentation and official archives, including relevant literature and supporting materials. The study involves 5–10 informants from each research location, with the exact number determined based on data needs and sufficiency to achieve data saturation. Grounded theory is utilized for data analysis, and the validity of the findings is ensured through data and source triangulation.The research findings reveal that a peaceful village is characterized by inclusivity and harmony across diverse groups, races, and religions. These villages foster tolerance, reject violence, and maintain ideological and economic resilience. One of the primary objectives of establishing peaceful villages is to support community livelihoods, achieved in part through the formation of small women's business groups. Furthermore, the initiative promotes peaceful coexistence and counters radical influences, emphasizing the empowerment of women as a strategy to enhance tolerance and prevent radicalism and terrorism.
Penyuluhan dan Demonstrasi PHBS pada Warga Binaan Lapas Jombang Nofalia, Ifa; Wibowo, Suhendra Agung; Yuswatiningsih, Endang; Maunaturrohmah, Agustina; Prasetyaningati, Dwi; Suhariyati, Hindyah Ike; Rosyidah, Inayatur; Rahmawati, Anita; Rahmawati, Iva Milia Hani
Bhakti Patrika Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2025.1119

Abstract

Pendahuluan: Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Lapas Jombang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental warga binaan dengan mengatasi masalah kebersihan, pola makan, dan terbatasnya fasilitas kesehatan. Metode: Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan partisipatif, dengan melibatkan warga binaan dalam pelaksanaan program edukasi mengenai kebersihan tubuh dan lingkungan, pola makan sehat, serta aktivitas fisik. Hasil: Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kebiasaan mencuci tangan (80%), pemeliharaan kebersihan lingkungan (70%), serta partisipasi dalam olahraga (60%). Meskipun demikian, tantangan utama tetap pada keterbatasan bahan makanan bergizi yang tersedia dan fasilitas olahraga yang terbatas. Program ini juga berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, dengan sebagian besar warga binaan menunjukkan perubahan positif dalam kebiasaan sehat mereka. Kesimpulan: Kesimpulannya, program PHBS di Lapas Jombang efektif dalam meningkatkan kualitas hidup warga binaan, namun perlu adanya peningkatan akses terhadap makanan bergizi, fasilitas olahraga, dan dukungan kesehatan mental untuk memastikan keberlanjutan program. Evaluasi berkala dan partisipasi warga binaan dalam pengelolaan program menjadi kunci untuk mencapai dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.