Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Siswa terhadap Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Terintegrasi Tenun Adat Maluku Barat Daya Rumtutuly, Fransheine; MA, Ratnah Kurniati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai persepsi siswa sekolah dasar terhadap projek penguatan profil pelajar Pancasila terintegrasi tenun adat MBD. Partisipan penelitian ini terdiri adalah 15 siswa kelas VI SD Inpres Klis. Teknik analisis data penelitian terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Reduksi data melibatkan observasi langsung pelaksanaan projek Pancasila terintegrasi dengan tenun adat Maluku Barat Daya di sekolah. Wawancara mendalam juga dilakukan dengan siswa kelas VI SD Inpres Klis. Berdasarkan Penelitian di SD Inpres Klis dan hasil analisis tentang persepsi siswa terhadap Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terintegrasi Kain Tenun Adat maka dapat disimpulkan bahwa siswa kelas V SD Inpres Klis mengalami peningkatan pemahaman, sikap positif terhadap projek tersebut dan dan keterampilan praktis. Siswa terampil memilah sampah, serta mengemasnya menjadi produk Ecobrik. Siswa juga memahami pentingnya menjaga lingkungan dan melestarikan budaya lokal.
PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS ETNOMATEMATIKA BERBANTUAN SOFTWARE GEOGEBRA DI KECAMATAN PULAU LAKOR Inuhan, Michael; Dahoklory, Andy S K; Lekitoo, John Nandito; Rupilele, Karolina; MA, Ratnah Kurniati; Sugiarto, Sigit
PAKEM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Pakem : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pakem.3.2.179-183

Abstract

One area in Southwest Maluku Regency that still maintains the culture of its people is Lakor District. Parts of culture that are still maintained today are Lakor weaving, traditional houses, lutur, traditional games, traditional dances, and others. On the other hand, mathematics learning in schools does not accommodate these diverse cultures. Ethnomathematics learning is a way of utilizing local culture as a means of introducing mathematical material. Ethnomathematics-based learning training activities with the help of Geogebra software were carried out with a percentage of 98.83%. Based on 10 indicators of implementation, this training activity is in the very good category and helps teachers make learning more creative and innovative
Pemanfaatan Sampah sebagai Media Pembelajaran di Pulau Kecil Perbatasan Kurniati, Ratnah; Lestari , Lestari; Sugiarto, Sigit; Alam, Asmirani; Inuhan, Michael; Sony, Edy; Kamaruddin, Sitti Fatimah; Suherman, Dian Rubiana
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v3i3.229

Abstract

Salah satu alternatif solusi meningkatkan minat belajar anak adalah dengan memanfaatkan media pembelajaran. Namun sebagian besar guru masih beranggapan bahwa media pembelajaran adalah sesuatu yang mahal dan rumit. Olehnya itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan media pembelajaran pada mahasiswa calon guru dengan melakukan praktek penggunaan media tersebut pada anak-anak di desa Wakarleli, kab. Maluku Barat Daya. Kegiatan yang berlangsung setiap hari Sabtu pukul 16.00-17.30 WIT selama 14 Oktober 2023 – 11 November 2023 ini mengajak sekitar 20 anak dari rentang usia beragam sebagai pengguna media pembelajaran. Diharapkan dengan penggunaan media pembelajaran yang beragam, minat belajar anak-anak dapat meningkat dan mahasiswa calon guru menjadi lebih kreatif dalam membuat media pembelajaran dengan memanfaatkan barang yang ada. Barang bekas atau sampah yang dijadikan bahan utama pembuatan media pembelajaran pada kegiatan ini adalah daun kering, ranting, karton dan kertas bekas. Dari barang-barang bekas ini, mahasiswa membuat media pembelajaran berupa media pembuatan karya kreatif dengan daun dan ranting, media pengenalan huruf dan angka, serta media untuk mengukur kemampuan matematika. Berdasarkan hasil pengamatan, diketahui kegiatan ini berdampak positif baik bagi anak-anak di Desa Wakarleli maupun bagi mahasiswa sebagai pembuat media pembelajaran.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA MOTIF KAIN TENUN MOA SEBAGAI BAHAN AJAR Madubun, Fenty Madelin; Inuhan, Michael; Lekitoo, John Nandito; MA, Ratnah Kurniati; Boanara, Arche Febry; Dadiara, Yuliyanti; Malwewa, Amelia Adaleda
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur-unsur etnomatematika yang terdapat pada motif kain tenun dari Desa Werwaru, Pulau Moa dan mengintegrasikan hasil eksplorasi tersebut dalam pembelajaran matematika. Desa Werwaru dipilih sebagai lokasi penelitian karena masyarakatnya masih mempertahankan tradisi menenun yang diwariskan secara turun-temurun. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Data yang diperoleh merupakan data kualitatif yang diperoleh melalui observasi terhadap pola dan struktur kain tenun, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur yang berkaitan dengan etnomatematika. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi  data,  penyajian  data,  dan penarikan  kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa motif kain tenun di Desa Werwaru, Pulau Moa mengandung berbagai bentuk geometri, antara lain segitiga, persegi, persegi panjang, jajargenjang, dan layang-layang, yang tersusun dalam pola berulang dan teratur. Bentuk-bentuk geometri tersebut dapat dijadikan konteks pembelajaran di sekolah dasar, khususnya pada materi pengenalan bangun datar, kesimetrian, dan pola. Temuan ini juga menegaskan bahwa pengintegrasian nilai budaya lokal dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan etnomatematika dapat memperkaya pengalaman belajar siswa, menjadikan pembelajaran lebih konkret, kontekstual, dan bermakna.
Desain Media Belajar Interaktif: Solarquest Sebagai Inovasi Game-Based Learning IPA Lestari Lestari; Ratnah Kurniati MA
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.376

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis game-based learning berupa boardgame SolarQuest untuk mendukung pembelajaran IPA materi Tata Surya di daerah 3T. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Tahap Define dilakukan melalui observasi dan wawancara guna mengidentifikasi kendala pembelajaran IPA di SD Kristen Kaiwatu, Kabupaten Maluku Barat Daya. Tahap Design menghasilkan rancangan boardgame yang mengintegrasikan unsur gamifikasi, narasi edukatif, kartu misi, dan simulasi eksplorasi Tata Surya. Pada tahap Develop, produk divalidasi oleh ahli IPA, ahli gamifikasi pendidikan, dan ahli media edukatif, kemudian diuji coba secara terbatas kepada 24 siswa kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SolarQuest memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas sebagai media pembelajaran. Penggunaan SolarQuest meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran serta meningkatkan pemahaman konsep Tata Surya, yang ditunjukkan oleh kenaikan skor hasil belajar dari 58 menjadi 81. Selain itu, media ini mudah digunakan guru dan dapat diterapkan tanpa ketergantungan pada perangkat digital maupun akses internet. SolarQuest berpotensi menjadi alternatif inovatif pembelajaran IPA kontekstual di wilayah dengan keterbatasan sarana pendidikan.
PENGEMBANGAN KARTU UNO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DIKAITKAN DENGAN PERMAINAN TRADISIONAL Kurniati, Ratnah; Sugiarto, Sigit; Andi Mattoliang, Lisnasari; Sairlona, Stelamaris
Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol. 7 No. 2 (2025): Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/prismatika.v7i2.892

Abstract

This study aims to develop Uno cards as one of the mathematics learning media associated with the traditional game of papanukit. The method used by the researcher is Research and Development (R&D) with a 4-D development model without dissemination. So that the stages are only limited to the define, design and develop stages. The prototype that was developed then went through the feasibility test stage with validity, trial and product evaluation to produce a revised prototype based on expert input and limited trials on children aged 6-12 years in Wakarleli village, Southwest Maluku Regency. During the study, there were several findings, namely during the product trial, there were several children who helped their friends to answer questions so that it was felt necessary to add rules by giving sanctions to each child who gave an answer. The number cards on the Uno card are only limited to positive numbers, while integers include positive and negative numbers. In this trial, the division operation was the operation that children disliked the most. This is because the division ability of children in Wakarleli village is still very lacking. So, to overcome this problem, the researcher conducted a development with Uno Cards as a Mathematics Learning Media associated with traditional games.
Pemberdayaan Guru 3T Melalui Modul Ajar Etnosains Berbasis Media Digital John Nandito Lekitoo; Andy S. K. Dahoklory; Ratnah Kurniati MA; Sisilia Marcelina Taihuttu; Michael Inuhan; Fenty M. Madubun; Arche F. Bonara; Yuliyanti Dadiara; Margarita Malwewan
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.951

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SMP Negeri Tiakur, Kabupaten Maluku Barat Daya, dalam mengembangkan modul ajar berbasis etnosains dengan media digital interaktif. Survei awal menunjukkan 66,7% guru belum memahami konsep etnosains dan 83,3% belum menerapkannya, sementara pemanfaatan media digital masih terbatas pada PowerPoint. Kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi dengan pendekatan learning by doing. Hasilnya menunjukkan peningkatan kompetensi guru dengan rata-rata N-Gain 0,875 (87,5%) dan kepuasan peserta 96,2%. Penguasaan tertinggi terjadi pada penggunaan Gimkit (92%), Canva (88%), dan Quizizz (86%). Pelatihan ini efektif memperkuat literasi digital, kreativitas pedagogis, serta pemahaman etnosains guru, sekaligus mendorong integrasi nilai budaya lokal dalam pembelajaran kontekstual sesuai prinsip Kurikulum Merdeka. 
Developing valid and practical PISA-like mathematical literacy tasks based on the ethnomathematics of small border islands Rupilele, Karolina; Sugiarto, Sigit; MA, Ratnah Kurniati
Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Vol. 9 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Science and Mathematics Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijsme.v9i2.29823

Abstract

Mathematical literacy remains a major challenge for Indonesian students, particularly in remote and small border island regions where learning resources are often disconnected from students’ cultural experiences. To address this issue, this study aimed to develop a PISA-like mathematical literacy assessment instrument based on the ethnomathematics of small border islands and examine its potential effects on students’ mathematical literacy skills. This study employed a design research approach involving 57 junior secondary school students from Moa Island, Southwest Maluku, Indonesia. Data were collected through documentation, interviews, walkthroughs, and students’ written responses. The developed tasks integrated local cultural contexts, including Koli leaf weaving, Lutur Batu, the Kisar Pyramid, and the Nahuwook tradition. The results showed that the tasks met the criteria of validity and practicality. Field-test findings revealed that students generally performed well on Level 3 and Level 4 tasks but had difficulty with Level 5 and Level 6 tasks, indicating limited ability to demonstrate higher-order mathematical literacy skills. These findings suggest that culturally relevant contexts can support students in understanding and applying mathematics in meaningful situations. This study contributes to the literature by introducing ethnomathematical contexts from small border islands as a novel source for developing culturally responsive PISA-like mathematical literacy tasks and assessment resources.
Pembelajaran Matematika Interaktif Berbantuan Media Pembelajaran Farmquest Ratnah Kurniati MA; Michael Inuhan; Asmirani Alam; Stevyanus Poseratu; Jafrandi Jonsen Reiwuty; Piterson Meikudy
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ek5wcq76

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar, motivasi, interaksi, serta literasi matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran interaktif berbantuan media Farmquest pada siswa kelas X SMK Negeri 7 Maluku Barat Daya. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan community-based education melalui tahapan observasi awal, pelatihan penggunaan media, implementasi pembelajaran di kelas, monitoring, dan evaluasi hasil. Instrumen yang digunakan mencakup angket minat siswa, lembar observasi aktivitas belajar, serta evaluasi persepsi guru terhadap pelaksanaan pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat belajar matematika siswa secara signifikan, dari yang sebelumnya didominasi kategori rendah menjadi mayoritas pada kategori tinggi setelah penerapan Farmquest. Selain itu, pembelajaran berlangsung lebih interaktif dan siswa terlihat lebih termotivasi dalam mengerjakan tantangan matematika berbasis konteks yang dekat dengan kehidupan mereka. Guru mitra juga memberikan respons sangat baik terhadap media dan strategi pembelajaran yang diterapkan. Walaupun demikian, penerapan Farmquest masih memiliki keterbatasan seperti kebutuhan adaptasi teknis dan pengelolaan waktu. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan lanjutan pada aspek desain permainan dan variasi konten soal agar media ini dapat diterapkan secara lebih luas pada pembelajaran matematika di sekolah-sekolah terutama di wilayah 3T. Secara keseluruhan, penggunaan media Farmquest terbukti efektif sebagai solusi inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika yang menarik, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan literasi matematika siswa.
Pelatihan Penggunaan Mendeley Pada Penulisan Tugas Akhir Mahasiswa PSDKU Universitas Pattimura Michael Inuhan; Ratnah Kurniati; Fenty Madelin Madubun
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/3t0k6359

Abstract

Sebagian besar mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar di PSDKU Universitas Pattimura Kabupaten Maluku Barat Daya belum menggunakan aplikasi Mendeley dalam penulisan skripsi mereka karena ketidaktahuan dalam mengoperasikan fitur-fiturnya. Permasalahan ini berdampak pada kesulitan mahasiswa dalam menyusun kutipan dan daftar pustaka secara teratur serta meningkatkan risiko kekeliruan penulisan referensi. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan penggunaan Mendeley yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam mengelola referensi tugas akhir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas program pelatihan Mendeley terhadap pengetahuan mahasiswa dalam mengoperasikan dan mengintegrasikan referensi pada karya ilmiah.  Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Service Learning yang mencakup tiga tahapan utama yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa yang signifikan, terlihat dari kenaikan nilai rata-rata dari 56,25 pada pretest menjadi 82,81 pada posttest. Berdasarkan analisis statistik menggunakan uji N-Gain, diperoleh nilai sebesar 0,6 yang menempatkan efektivitas pelatihan ini pada kriteria sedang. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan kemampuan mahasiswa sehingga mereka terampil mengoperasikan Mendeley, membuat akun, serta melakukan sitasi secara digital untuk meminimalkan praktik plagiarisme.
Co-Authors Aitiawisima, Rahel Alam, Asmirani Andi Mattoliang, Lisnasari Andy S. K. Dahoklory Andy Sunder Keer Dahoklory Arche F. Bonara Arche Febry Bonara Arnold Ismael Kewilaa Asmirani Alam Asmirani Alam Asriani Hasan Barnabas Gairtua Boanara, Arche Febry Bonara, Arche Bonara, Arche F Bonara, Arche Febry Cristianti Costafina Kilikily Dadiara, Yuliyanti Debi Nyawikuhy Dian Rubiana Suherman Dian Rubiana Suherman Dian Rubiana Suherman Dolaitery, Demianus Adrian Dolewikou, Rina Dorci Loimalitna Edy Sony Engrith G Leunupun Fenty M. Madubun Fenty Madelin Madubun Gebiana Hgairtety Hardiyanti Hardiyanti Hisyam Ihsan Imnana, Putri Fransina Ingelia Maupula Inggrid Welerubun Inuhan, Michael Jafrandi Jonsen Reiwuty Jecklin M. Lainsamputty Johansz, Dovila john Nandito Lekitoo John Nandito Lekitoo Jois Damarce Tahanora Juwaher Makatita Kamaruddin, Sitti Fatimah Kanety, Dolfinus H Kastera, Maljhon Killay, Timothina Kwuwulay, Hermina Lekipiou, Jen Merlinda Lekitoo, John Lekitoo, John Nandito Lelloltery, Yakomina Lestari Lestari , Lestari Lestari Lestari Lestari Lestari Lestari Lestari Lico, Gideon J. Madubun, Fenty Madelin Makatita Juwaher Malwewa, Amelia Adaleda Margarita Malwewan Mauday, Fandy Mehmorliay, Bastian Meikudy, Piterson Micael Ririhena Miru, Juandi Monjel, Astin Nanulaita, Martina Novania Sawo Nur, Ismail M. Nurwahidah Nurwahidah Piterson Meikudy Pooroe, Deby Febiana Porloy, Christi Poseratu, Stevyanus Rarutioka, Krismendo Rehyara, Magdalena Reiwuty, Jafrandi J. Romrainy, Salomina Rupilele, Karolina Rupillele, Karolina Ruslan Ruslan Sairlona, Stelamaris Sairtory, Difia Sairudy, Albertus Samadara, Aditia Sigit Sugiarto Sigit Sugiarto Sisilia Marcelina Taihuttu Sitti Fatimah Kamaruddin Sitti Fatimah Kamaruddin Solmeda, Wisye Marina Stevyanus Poseratu Sugian Nurwijaya Suherman, Dian Rubiana Taihuttu, Sisilia Marcelina Tantaru, Fernando Tiwery, Dian Sartin Warsoy, Leonara Welmintje Mataheru Yuliyanti Dadiara