Claim Missing Document
Check
Articles

A NEW STATUS FOR DESMODIUM OVALIFOLIUM (PAPILIONACEAE) RUGAYAH RUGAYAH
REINWARDTIA Vol 10, No 3 (1987): vol. 10 No.3
Publisher : Research Center for Biology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/reinwardtia.v10i3.275

Abstract

Based on differences in anatomical and morphological characters, the new combination Desmodium heterocarpon (L.) DC. subsp. heterocarpon var. ovalifolium (Wall, ex Prain) Rugayah is proposed to accommodate some specimens formerly included in D. heterocarpon var. heterocarpon,
VALIDATION OF TRICHOSANTHES KINABALUENSIS RUGAYAH (CUCURBITACEAE) RUGAYAH RUGAYAH
REINWARDTIA Vol 11, No 5 (2000): Vol. 11 No. 5
Publisher : Research Center for Biology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/reinwardtia.v11i5.939

Abstract

In the revision of the cucurbitaceous genus Trichosanthes in Malesia by Rugayah & W.J.J.O. de Wilde (Reinwardtia 11(4): 262. 1999), the type of the proposed new species T. kinabaluensis Rugayah was erroneously indicated as consisting of two collections, viz. Chew, Corner & Stainton 2830 and De Wilde & Duyfjes SAN 139472. This latter appeared to be contrary to art. 37.3 of the International Code of Botanical Nomenclature (Tokyo Code, 1994), rendering the new species invalid. This species is validated below by indicating a single type. I am grateful to Dr. Dan H. Nicolson (US Washington), who kindly made me aware of the mistake.
A NEW SPECIES OF MURRAYA FROM CYCLOPS MOUNTAIN, PAPUA, INDONESIA INGGIT PUJI ASTUTI; RUGAYAH RUGAYAH
REINWARDTIA Vol 15, No 2 (2016): Vol.15 No.2
Publisher : Research Center for Biology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/reinwardtia.v15i2.2944

Abstract

ASTUTI, I. P. & RUGAYAH. 2016. A new species of Murraya from Cyclops Mountain, Papua, Indonesia. Reinwardtia 15(2): 111 –114. — A living collection of Bogor Botanic Gardens, planted in plot XXIV.A.192-192a and originated from Kemiri Said Nature Reserve, Cyclops Mountain in Papua collected by Lugrayasa (LG 1352), is described and illustrated as a new species, namely Murraya cyclopensis Astuti & Rugayah. The species is closely related to Murraya paniculata (L.) Jack, in vegetative and flower structures, but differ in the presence of indumentum on twig, rachis and petiole, smaller size of flowers, red globose fruits, and orbicular seeds covered by densely short hairs and red aril.
CONSPECTUS OF TRICHOSANTHES (CUCURBITACEAE) IN MALESIA RUGAYAH RUGAYAH; W. J. J. O DE WILDE
REINWARDTIA Vol 11, No 4 (1999): Vol. 11 No. 4
Publisher : Research Center for Biology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/reinwardtia.v11i4.935

Abstract

Trichosanthes (Cucurbitaceae) in Malesia comprises 5 sections with 39 species, here alphabetically arranged. Key to the sections, keys the species within the sections and eight regional keys are presented Twenty-five taxa are newly proposed: 1 section, 14 species, 1 sub species, 2 varieties and 7 forms.
PENELAAHAN KEMBALI STATUS TAKSONOMI DESODIUM OVALIFOLIUM RUGAYAH RUGAYAH
BERITA BIOLOGI Vol 3, No 5 (1986)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v3i5.1430

Abstract

RUGAYAH 1986,Semak dengan percabanangan tegak atau merayap daun 1-3 bentuk elip melebar,bundar,bundar telur sungsang,bundar atau bundar telur,ujung membelah,tumpul,runcing atau membelah,besar tumpul,runcing atau membelah basal tumpul,runcing atau jantung,perbungaan 1,2-15 cm, tangkai bunga 2-5(-7)mm mahkota bunga bagian saap dan lunas tegak.polong berbulu atau licin, tangkai 3-6,5(-8)mm
THE STATUS OF Trichosanthes anguina L. (CUCURBITACEAE) ) [Status Trichosanthes anguina L. (Cucurbitaceae)] Rugayah Rugayah
BERITA BIOLOGI Vol 7, No 3 (2004)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v7i3.1066

Abstract

Perbedaan pendapat tentang status kedudukan taksonomi Trichosanthes anguina sebagai jenis yang berbeda dengan T. cucumerina,maupun sebagai anak jenis T. cucumerina subsp. anguina atau varietas T. cucumerina var. anguina memerlukan data pendukung.Anatomi daun dengan sayatan paradermal menunjukkan bahwa keduanya mempunyai bentuk stomata dan sel epidermis yang sama,tetapi berbeda hanya pada ukurannya. Stomata Trichosanthes anguina berukuran 15-17.5 x 10-12.5 urn dan sel epidermis 22.5-31.25 x 12.5-20 m, sedangkan Trichosanthes cucumerina mempunyai stomata 10-12.5 x 8.75-12.5 um dan epidermis sel 15-25 x 10-15 um. Data tersebut mendukung dalam menetapkan T.anguina sebagai T. cucumerina var.anguina.
SPECIES DIVERSITY OF TRICHOSANTHES IN GUNUNG HALIMUN NATIONAL PARK RUGAYAH RUGAYAH
BERITA BIOLOGI Vol 5, No 6 (2001)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v5i6.1073

Abstract

Inventory Trichosanthes L. in Gunung Halimun Nasional Park have been conducted. Seven species recorded occuring in TN Gn.Halimun namely, T. montana, T. ovigera, T. pubera, T. quinquangulata, T. tricuspidata, T. villosa, and T. wawrae.These species are found mostly in humid area in edge forest, or along river sides. Trichosanthes wawrae was found in Cikaniki,whereas the other six species found in Corridor Cianten. Trichosanthes quinquangulata has widelydistributed, it has found in Cibanteng and Leuwijamang as well. Exploration is still continuing to study the distribution of this genus in Gn. Halimun, to recollect the rare species and to do phylogenetic analysis.
Respons Pertumbuhan Setek Batang Buah Naga Merah (Hylocereus costaricensis) Terhadap Pemberian Air Kelapa Ulfah Lutfia; Rugayah Rugayah; Kus Hendarto; Tri D Andalasari
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 17 No 3 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.854 KB) | DOI: 10.25181/jppt.v17i3.85

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh berbagai cara penerapan dan konsentrasi air kelapa dalam mempengaruhi pertumbuhan stek buah naga. Penelitian dilakukan pada bulan November sampai dengan bulan Januari 2016. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang disusun sebagai faktorial (2x3) dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah cara penerapan air kelapa (A) dengan a1: perendaman dan a2: penyiraman dan faktor kedua adalah konsentrasi air kelapa (B) dengan b0: 0%, b1: 50%, dan b2: 100 %. Pengelompokan berdasarkan bobot setek batang buah naga merah. Rentang homogenitas antara perlakuan diuji dengan uji Barlet dan data aditifitas diuji dengan uji Tukey. Jika asumsi ini terpenuhi, selanjutnya diuji dengan analisis varians dan perbedaan nilai tengah akan diuji dengan Beda Nyata Terkecil (BNT) pada level 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan air kelapa dengan konsentrasi 50% dapat meningkatkan bobot tunas dan jumlah akar primer.Perlakuan aplikasi dan interaksi antara cara dan konsentrasi tidak memberikan pengaruh yang nyata pada semua variabel pengamatan.
PENGARUH KONSENTRASI IBA (Indole 3 Butyric Acid) DAN TEKNIK PENYEMAIAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) ASAL BIJI Dewi Delliana; Nurdiati Al-Hamidy; Rugayah Rugayah; Agus Karyanto
Jurnal Agrotek Tropika Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.585 KB) | DOI: 10.23960/jat.v5i3.1819

Abstract

Manggis (Garcinia mangostana L.) merupakan tanaman buah yang memiliki laju pertumbuhan sangat lambat karena sistem perakarannya terbatas, sehingga penyerapan air dan unsur hara rendah. Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan akar dan tajuk adalah dengan pemberian IBA dan teknik penyemaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) konsentrasi IBA yang menghasilkan pertumbuhan terbaik bibit tanaman manggis, (2) perbedaan pengaruh antara teknik penyemaian tanam langsung dan pindah tanam pada pertumbuhan bibit tanaman manggis, dan (3) pengaruh interaksi antara konsentrasi IBA dan teknik penyemaian pada pertumbuhan bibit tanaman manggis. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari – Mei 2016 di rumah kaca gedung Hortikultura Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan perlakuan faktorial yang terdiri dari dua faktor (4x2). Faktor pertama: taraf konsentrasi IBA (A) yang terdiri: 0 ppm (a 0 ), 25 ppm (a 1 ), 50 ppm (a 2 ), dan 75 ppm (a 3 ). Faktor kedua: teknik penyemaian (B): tanam langsung (b 1 ) dan pindah tanam (b 2 ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian IBA tidak berpengaruh nyata pada semua variabel pengamatan kecuali pada diameter batang akhir justru menurunkan. Teknik penyemaian dan interaksi antara kedua perlakuan tersebut juga tidak menunjukkan adanya pengaruh yang nyata pada semua variabel pengamatan.
KORELASI DAN ANALISIS LINTAS ANTARA PERCABANGAN DENGAN PRODUKSI CABAI MERAH (Capsicum annuumL.) HASIL IRADIASI SINAR GAMMA Nyimas Sa'diyah; Anissa Fitri; Rugayah Rugayah; Agus Karyanto
Jurnal Agrotek Tropika Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Agrotek Tropika Vol 8, Januari 2020
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.206 KB) | DOI: 10.23960/jat.v8i1.3683

Abstract

Produktivitas cabai merah di Indonesia masih sangat rendah jika dibandingkan dengan potensinya yang mencapai 22 ton per tahun, sedangkan produktivitas baru sekitar 8,35 ton per tahun.  Peningkatan produksi cabai merah dapat dilakukan dengan memperbaiki bahan tanam melalui mutasi dengan iradiasi sinar gamma.  Selanjutnya,untuk mempersingkat waktu seleksiperlu dilihat keeratan hubungan antarpeubah dengan analisis korelasi, untuk  melihat pengaruh langsung dan tidak langsungnya dilakukan analisis lintas.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara percabangan cabai merah varietas Laris generasi M3 hasil iradiasi sinar gamma dengan produksi.  Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2018 sampai dengan Mei 2019 di Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung.  Rancangan percobaan yang digunakan adalah metode single plant (seluruh tanaman ditanam dan diamati), keeratan hubungan dianalisisdengan korelasi, selanjutnya untuk melihat pengaruh langsung dan  tidak langsung dilakukan analisis lintas.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: jumlah cabang tambahan, panjang cabang tambahan, tingkat percabangan, tinggi akhir generatif, dan jumlah buah per tanaman berkorelasi positif denganbobot buah total per tanaman Pengaruh langsung jumlah buah per tanaman benar-benar mengukur keeratan hubungan dengan bobot buah per tanaman.  Tinggi akhir generatif, jumlah cabang tambahan, panjang cabang tambahan, dan tingkat percabangan saling berpengaruh satu sama lain untuk mempengaruhi bobot buah per tanaman atau produksi.
Co-Authors , Agustiansyah A.A. Ketut Agung Cahyawan W adawiah adawiah, adawiah AGUNG SEDAYU Agus Karyanto Agus Karyanto Agustiansyah Agustiansyah Andalasari, Tri D Anggalia, Itha Anissa Fitri Ardanti, Ade Novia Ardian Ardian Arlina Theresa Manurung B. E. E. DUYFJES Bayu Widagdo, Muhammad Bedjo Sujanto, Bedjo BUDI SETIADI DARYONO Deby Arifiani, Deby Deka Delta Lita Desi Sapitri, Desi DEVI ALVITASARI Devi Alvitasari, Devi Dewi Andalasari Dewi Delliana DIAH SULISTIARINI Didit Okta Pribadi Dorly Dorly DWI HAPSORO Dwi Murti Puspitaningtyas, Dwi Murti Eka Fatmawati Tihurua Ermawati . Ermawati, . Febri Arif Cahyo Wibowo G. G. Hambali Galit Gatut Prakosa Ginting, Yohannes C. Ginting, Yohannes Cahya Hafid, Udjang Hayane Adeline Warganegara, Hayane Adeline Heryahya, Andang Hidayat Pujisiswanto Inggit Puji Astuti Inggit Puji Astuti Issirep Sumardi Kus Hendarto Kus Hendarto, Kus Laila Hanum Lukmi, Farida Lulut Dwi Sulistyaningsih Lutfia, Ulfah MARIA BINTANG Mentari Putri Pratami Moh. Ihsan Mohammad Fathi Royyani, Mohammad Fathi Motiq, Feria Wirana Muhammad Efendi, Muhammad Mulyati Rahayu Ninik Setyowati Ninik Setyowati Nugroho Tri Waskitho Nurdiati Al-Hamidy Nurrahmawati Nyimas Sa'diyah Paul Benyamin Timotiwu Pipit Anggraini Prasojo, Ibnu Purnomo Purnomo Putri, Rina Trihandayani Putri, Salsabila Sekar Rahayu, Widia Putri Rina Sri Kasiamdari Ristiani, Rina Rizkiana, Ita Rodiyati Azrianingsih Rosma Hasibuan Sa'diyah, Nyimas Sahroni, Deni Santosa Santosa Sembodo, Dad Septiana, Liska Mutiara Setyo Widagdo Siti Sunarti Siti Sunarti Siti Susiarti Siti Susiarti Sri Hartati Sudi Pramono . Suhardjono Suhardjono Suselawati, Dewi Susiarti, S Suskandini Ratih Suskandini Ratih Dirmawati Syafitri, Novalia TATIK CHIKMAWATI Titien Ng Praptosuwiryo Titien Ngatinem Praptosuwiryo Tri D Andalasari Tri Maryono Tumiar Katarina Manik Tutie Djarwaningsih, Tutie Ulfah Lutfia Ulumudin, Ade W. J. J. O DE WILDE W. J. J. O DE WILDE, W. J. J. O DE W. J. J. O. DE WILDE W. J. J. O. DE WILDE & B. E. E. DUYFJES - -, W. J. J. O. DE WILDE & B. E. E. DUYFJES - Widyastuti, R. A. Diana WISNU HANDOYO ARDI WISNU HANDOYO ARDI, WISNU HANDOYO Wiwid Noor Rakhmad Yohanes Cahya Ginting, Yohanes Cahya