Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Kelayakan Usaha Secara Finansial dan Efisiensi Produksi di Peternakan Sapi Perah PT. Fructi Agri Sejati Kabupaten Jombang Khafsah, Khafsah; Warsito, Sunaryo Hadi; Prastiya, Ragil Angga; Sardjito, Trilas; Saputro, Amung Logam; Agustono, Bodhi
Jurnal Medik Veteriner Vol. 1 No. 3 (2018): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.317 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss3.2018.113-119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang analisis kelayakan usaha secara finansial dan efisiensi produksi peternakan sapi perah di PT. Fructi Agri Sejati Kabupaten Jombang yang mempunyai 100 ekor sapi Peranakan Fries Holland (PFH). Jenis penelitian deskriptif yang dilaksanakan di Dusun Komboh Desa Sambirejo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Penelitian menggunakan metode survey yang kemudian diperoleh data primer dan sekunder dari PT. Fructi Agri Sejati melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisis kelayakan usaha berdasarkan kriteria kelayakan investasi meliputi Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate Return (IRR), Payback Periode (PP) dan R/C Ratio untuk analisis efisiensi produksi. Hasil penelitian menunjukkan besar pendapatan rata-rata per tahun sebesar Rp.141.669.425, dengan rata-rata penerimaan sebesar Rp.898.382.687 yang bersumber dari hasil penjualan susu, pedet jantan, sapi afkir, pejantan, sapi laktasi dan pupuk kandang. Berdasarkan hasil penelitian usaha layak untuk dijalankan karena semua kriteria investasi mampu dicapai, memiliki NPV>0 yaitu Rp.181.016.633, Net B/C>0 yaitu 1,15, IRR sebesar 12,3% lebih besar dari tingkat diskonto yang digunakan dan PP selama 7,2 tahun. Efisiensi produksi dinyatakan sudah efisien karena nilai R/C>0 yaitu 1,18.
Efektifitas Daya Pisah Electric Separating Sperm (ESS) terhadap Spermatozoa Kromosom X dan Y pada Kambing Sapera Lailiyah, Fahlevi; Srianto, Pudji; Saputro, Amung Logam; Madyawati, Sri Pantja; Agustono, Bodhi; Prastiya, Ragil Angga
Jurnal Medik Veteriner Vol. 1 No. 3 (2018): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.223 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss3.2018.93-98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemisahan alat Electric Separating Sperm (ESS) terhadap spermatozoa kromosom X dan Y pada sisi anoda dan katoda dengan variabel meliputi presentase viabilitas, motilitas, abnormalitas dan morfometri spermatozoa. Metode pengambilan semen menggunakan vagina buatan, kemudian dilakukan pemeriksaan makroskopis dan mikroskopis, apabila menunjukkan hasil yang baik dilanjutkan dengan pengenceran semen dengan Tris Kuning Telur dan dilakukan pemisahan. Terdapat tiga perlakuan pada penelitian ini yaitu P1 (3 menit), P2 (7 menit), P3 (10 menit) dengan enam kali pengulangan pada sisi anoda dan katoda. Data pada tiap variabel (viabilitas, motilitas dan abnormalitas) diperiksa menggunakan analisis statistik ANOVA dan untuk melihat adanya pemisahan spermatozoa kromosom X dan Y dilakukan pengukuran terhadap kepala menggunakan morfometri. Hasil pemisahan tertinggi yaitu pada P3 dengan perbandingan pemisahan X : Y sejumlah 65,00:35,00 pada sisi katoda, kemudian pada sisi anoda persentase perbandingan X : Y yaitu 59,00:41,00. Hasil kualitas spermatozoa setelah pemisahahn menunjukkan presentase viabilitas terbaik terdapat pada P1 yaitu 75,00a±2,00 pada sisi anoda dan 76,50a±2,17 pada sisi katoda. Motilitas spermatozoa P1 menunjukkan motilitas progresif spermatozoa dengan rataan 60,83a±2,04 pada anoda dan 61,67a±2,58 pada sisi katoda. Presentase abnormalitas tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan.
Pengaruh Ekstrak Buah Pare (Momordica charantia) Terhadap Titer Antibodi Ayam Broiler yang Divaksin Newcastle Disease Komariyah, Siti; Rahmahani, Jola; Agustono, Bodhi
Jurnal Medik Veteriner Vol. 1 No. 3 (2018): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.889 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss3.2018.128-133

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah pare (Momordica charantia) terhadap titer antibodi ayam broiler yang di vaksin ND berdasarkan hasil titer antibodi dengan menggunakan uji Hemaglution Inhibition (HI). Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), sehingga jumlah sampel untuk 5 perlakuan adalah 50 ekor ayam broiler. Data hasil pemeriksaan uji HI dianalisa secara statistik menggunakan ANOVA dengan menggunakan software SPSS v22. Jika terdapat perbedaan pada masing-masing kelompok perlakuan maka dilanjutkan dengan Uji Duncan untuk melihat ada tidaknya perbedaan yang nyata antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol.Titer protektif terhadap ND untuk ayam adalah 26 berarti jika di bawah nilai tersebut, maka antibodi di dalam tubuh ayam tidak dapat melindungi ayam dari virus, begitu juga sebaliknya, jika ≥26 maka antibodi di dalam tubuh ayam dapat melindungi tubuh ayam dari infeksi virus. Hasil Penelitian ini  kelompok P0 berbeda nyata (p<0,05) dengan kelompok P1, P2, P3, P4 hal tersebut karena pada kelompok P0 merupakan perlakuan tanpa vaksin dan ekstrak buah pare. Kelompok P1 tidak berbeda nyata (p>0,05) dengan kelompok P2, P3, P4. Kelompok P2 dan P3 tidak berbeda nyata (p>0,05) dengan kelompok P1 dan P4 dan memiliki rataan titer antibodi yang sama. Kelompok P4 tidak berbeda nyata dengan kelompok P1, P2, P3 namun memiliki titer yang lebih tinggi. Kesimpulan dari hasil penelitian adalah pemberian ekstrak buah pare tidak berpengaruh nyata terhadap titer antibodi ayam broiler yang di vaksin Newcastle disease.
Efektivitas Ekstrak Daun Afrika (Vernonia amygdalina) Secara Topikal Terhadap Kepadatan Kolagen dalam Penyembuhan Luka Insisi Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Rachmanita, Rona Taufiqul; Primarizky, Hardany; Setiawan, Boedi; Agustono, Bodhi; Saputro, Amung Logam
Jurnal Medik Veteriner Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.591 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.36-41

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian ekstrak daun Afrika (Vernonia amygdalina) secara topikal terhadap kepadatan kolagen dalam penyembuhan luka insisi pada tikus putih (Rattus norvegicus). Dua puluh ekor tikus putih dibagi secara acak ke dalam lima kelompok, yaitu kontrol negatif (K-) yang diberi basis salep, kontrol positif (K+) yang diberi salep povidone iodine 10%, kelompok perlakuan (P1, P2, P3) yang diberi perlakuan dengan salep ekstrak daun Afrika 16,8%, 28%, dan 39,2%. Perlakuan diberikan secara topikal pada lokasi luka insisi sebanyak dua kali sehari selama empat belas hari. pada hari keempat belas tikus dieuthanasi dan daerah insisi dieksisi untuk preparasi histopatologi. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan Kruskal-Wallis dengan SPSS 20. Hasil uji menunjukkan p=0,077 yang berarti tidak terdapat perbedaan yang nyata (p>0,05) antara keseluruhan perlakuan. Berdasarkan hasil tersebut rata-rata P1 menunjukkan hasil skoring kepadatan kolagen tertinggi dibandingkan perlakuan yang lain. Kesimpulan penelitian ini yaitu bahwa daun Afrika (Vernonia amygdalina) tidak efektif meningkatkan kepadatan kolagen dalam penyembuhan luka insisi pada tikus putih (Rattus norvegicus).
Prevalensi Penyakit Surra pada Sapi Potong di Kecamatan Cluring Banyuwangi Sulaeman, Nur Sa'adah; Sunarso, Agus; Agustono, Bodhi; Hastutiek, Poedji; Saputro, Amung Logam; Yudhana, Aditya
Jurnal Medik Veteriner Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.137 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.42-48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan data dan informasi tentang prevalensi penyakit Surra di Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi. Penyakit Surra adalah penyakit pada ternak dan hewan liar yang disebabkan oleh Trypanosoma evansi. Jenis pemeriksaan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pemeriksaan parasitologis dengan ulas darah melalui pewarnaan giemsa dan metode Microhematocrit Centrifugation Technique (MHCT). Deteksi T. evansi dinyatakan positif melalui hasil pengamatan ulas darah jika nampak struktur tripomastigote dan undulating membran pada bagian posterior, sedangkan dengan uji MHCT ditunjukkan dengan adanya pergerakan dari T. evansi karena memiliki flagella bebas panjang. Hasil pemeriksaan dari 64 sampel darah sapi potong diperoleh hasil negatif. Angka prevalensi di lokasi penelitian adalah 0%. Faktor pemicu tidak timbulnya penyakit Surra pada ternak sapi potong dilihat dari keberadaan vektor, manajemen pemeliharaan, fase infeksi T. evansi dalam tubuh host, kondisi tubuh dari host, dan waktu viabilitas T. evansi dalam sampel darah.
Pengaruh Perbedaan Waktu Ekuilibrasi Sebelum Pembekuan Terhadap Kualitas Spermatozoa Sapi Rambon Banyuwangi Menggunakan Pengencer Tris Kuning Telur Setyawan, Firman; Suprayogi, Tri Wahyu; Prastiya, Ragil Angga; Restiadi, Tjuk Imam; Saputro, Amung Logam; Agustono, Bodhi
Jurnal Medik Veteriner Vol. 2 No. 2 (2019): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.003 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss2.2019.101-107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan waktu ekuilibrasi 2 jam, 3 jam, 4 jam dan 5 jam terhadap motilitas, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa Sapi Rambon sebelum pembekuan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan yaitu waktu ekuilibrasi P1 (2 jam), P2 (3 jam), P3 (4 jam) dan P4 (5 jam), satu ekor pejantan sapi rambon, dan lima kali pengulangan. Hasil analisis statistik Anova satu arah dan dilanjut uji Duncan mendapatkan hasil motilitas (P1) 76.00±2.2/3; (P2) 73.00±2.7/3; (P3) 67.00±2.7/3; dan (P4) 52.00±2.7/2. Hasil viabilitas (P1) 86.00±1.41; (P2) 78.00±2.73; (P3) 72.00±5.70 dan (P4) 57.00±2.73. Hasil abnormalitas (P1) 3.7±0.75; (P2) 3.8±0.75; (P3) 4.4±1.08 dan (P4) 5.2±0.57. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan hasil yang berbeda nyata (p<0.05) antara waktu ekuilibrasi dengan kualitas spermatozoa Sapi Rambon sebelum pembekuan dan hasil dari penelitian ini menunjukan persentase motilititas tertinggi terdapat pada waktu ekuilibrasi 2 jam, persentase viabilitas tertinggi terdapat pada waktu ekuilibrasi 2 jam dan persentase abnormalitas terendah terdapat pada waktu ekuilibrasi 2 jam.
Efek Ekstrak Metanol Daun Ketapang (Terminalia catappa L.) Terhadap Kepadatan Kolagen dalam Penyembuhan Luka Bakar Derajat II pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Yulianto, Rangga; Triakoso, Nusdianto; Saputro, Amung Logam; Setiawan, Boedi; Yudhana, Aditya; Agustono, Bodhi
Jurnal Medik Veteriner Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.591 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.82-88

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekstrak metanol daun ketapang (Terminalia catappa L.) untuk meningkatkan kepadatan serabut kolagen dalam penyembuhan luka bakar derajat II pada tikus putih (Rattus norvegicus). Sebanyak dua puluh ekor tikus putih (Rattus norvegicus) jantan dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan yaitu K- luka dengan pemberian basis salep, K+ luka dengan pemberian Bioplacenton®, P1 luka bakar dengan pemberian salep ekstrak daun ketapang 25%, P2 luka bakar dengan pemberian salep ekstrak daun ketapang 50% dan P3 luka bakar dengan pemberian salep ekstrak daun ketapang 100%. Terapi diberikan sehari sekali selama tujuh hari. Hasil data rata-rata jumlah kepadatan serabut kolagen menunjukkan K- 83.57%, K+ 84.52%, P1 90.32%, P2 86.77% dan P3 83.36%. Kelompok P1 dan P2 tidak memiliki perbedaan yang nyata, tetapi berbeda nyata dengan kelompok K+, K- dan P3. Kesimpulan dari penelitian ini ekstrak metanol daun ketapang berpengaruh dalam meningkatkan kepadatan serabut kolagen pada proses penyembuhan luka bakar derajat II.
Perbandingan Pengencer Tris Kuning Telur dan Susu Skim Kuning Telur Terhadap Persentase Motilitas, Viabilitas dan Integritas Membran Plasma Spermatozoa Kambing Sapera pada Penyimpanan Suhu 5ºC Iskandari, Novia Nur; Madyawati, Sri Pantja; Wibawati, Prima Ayu; Suprayogi, Tri Wahyu; Prastiya, Ragil Angga; Agustono, Bodhi
Jurnal Medik Veteriner Vol. 3 No. 2 (2020): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.196-202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengencer tris kuning telur dan susu skim kuning telur terhadap persentase motilitas, viabilitas dan integritas membran plasma spermatozoa kambing Sapera. Metode penelitian dengan mengumpulkan semen, pemeriksaan kelayakan semen segar, pengenceran semen, penyimpanan suhu 5ËšC dan pemeriksaan setiap 24 jam. Data diolah menggunakan anova faktorial dengan membandingkan antara dua bahan pengencer terhadap waktu pemeriksaan. Data menunjukkan tris kuning telur signifikan (p<0.05) terhadap susu skim kuning telur. Lama penyimpanan menunjukkan hasil signifikan pada hari ke-1 aspek motilitas 84.44% : 80%, viabilitas 89.67% : 86% dan integritas membran plasma 83.67% : 79.33%. Tris kuning telur dan susu skim kuning telur menunjukkan adanya interaksi (p<0.05 ) terhadap waktu pemeriksaan motilitas namun tidak terdapat interaksi (p>0.05) terhadap waktu pemeriksaan viabilitas dan integritas membran plasma. Disimpulkan pengencer tris kuning telur dan susu skim kuning telur berpengaruh pada persentase motilitas, viabilitas dan integritas membran plasma spermatozoa.
Pengaruh Konsentrasi Gliserol dalam Pengencer Tris Terhadap Kualitas Spermatozoa Kambing Sapera Before Freezing Hanifah, Novi Fitria; Ratnani, Hermin; Restiadi, Tjuk Imam; Agustono, Bodhi; Prastiya, Ragil Angga
Jurnal Medik Veteriner Vol. 3 No. 2 (2020): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.154-159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi gliserol yang optimal dalam pengencer tris dalam mempertahankan kualitas spermatozoa kambing Sapera. Penelitian ini menggunakan kambing Sapera jantan umur 1.5 tahun. Konsentrasi gliserol yang digunakan adalah 5%, 6% dan 7%. Semen ditampung dua kali dalam seminggu dengan menggunakan vagina buatan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata persentase motilitas dan viabilitas spermatozoa pada pengencer dengan gliserol 6% masing-masing 62.33% dan 75.83% terdapat perbedaan yang signifikan (p<0.05) dibandingkan pada pengencer dengan gliserol 5% masing-masing 57.67% dan 68.33% dan 7% masing-masing 59% dan 70.33%. Rata-rata abnormalitas pada pengencer dengan gliserol 5%, 6% dan 7% masing-masing 8%, 7.5% dan 7.67% tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p>0.05). Dapat disimpulkan bahwa penambahan gliserol 6% dalam pengencer Tris berhasil melindungi spermatozoa dari cekaman dingin selama proses gliserolisasi, sehingga dapat mempertahankan motilitas, vibilitas dan abnormalitas spermatozoa.
Difference Time Effect of Equilibration Before Freezing on The Quality of Spermatozoa Sapera Goats using Egg Yellow Tris Prayogo, Danu; Susilowati, Suherni; Prastiya, Ragil Angga; Safitri, Erma; Agustono, Bodhi
Jurnal Medik Veteriner Vol. 5 No. 2 (2022): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jmv.vol5.iss2.2022.188-195

Abstract

This study aimed to examine the effect of time differences on motility, viability, abnormality, and intact plasma membrane of spermatozoa of Sapera goats before freezing. This study used a Completely Randomized Design (CRD) with three settings, namely the equilibration time P1 (1 h), P2 (3 h), and P3 (4 h), each of six replications. The results of motility using One Way Anova statistical analysis through the Duncan Test were (P1) 71.50 ± 3.94, (P2) 66.00 ± 2.60, and (P3) 60.33 ± 2.42. The results of viability was (P1) 83.00 ± 6.16, (P2) 75.17 ± 4.70, and (P3) 69.00 ± 3.40. Abnormal results was (P1) 2.50 ± 0.55, (P2) 3.33 ± 1.18, and (P3) 6.50 ± 2.88. While the results of intact plasma membranes were (P1) 79.50 ± 8.50, (P2) 72.67 ± 5.28, and (P3) 65.67 ± 3.78. The conclusion of the study showed significant significant results (p<0,05) between the equilibration time and spermatozoa quality of Sapera goats before freezing. The highest presentation of motility, viability and overall plasma membrane was at an equilibration time of 1 h, while the lowest abnormality presentation was at equilibration time of 1 h.