Claim Missing Document
Check
Articles

MOLECULAR DETECTION OF GENE RESISTANT TO VARIOUS INSECTICIDES IN Aedes aegypti AT BANYUWANGI EAST JAVA USING POLYMERASE CHAIN REACTION Aditya Yudhana; Ratih Novita Praja; Maya Nurwartanti Yunita
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 12, No 2 (2018): June
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.022 KB) | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v12i1.7625

Abstract

The purpose of this study was to determine the type of insecticides which Aedes aegypti mosquitoes are resistant to, so that other susceptibleinsecticides still can be used. The study was a cross sectional epidemiological study with cluster sampling in Sub-district Wongsorejo,Banyuwangi, Muncar, Tegaldlimo, Kalibaru which is considered sufficient to represent Banyuwangi Regency. Mosquito samples appropriate tothe characteristics were isolated and tested for insecticide-resistance primer namely voltage gated sodium channel (VGSC) to determine thespecific resistance expressed in mosquitoes. The result of resistance test using WHO standard method showed that Aedes aegypti mosquito fromBanyuwangi Regency were resistant to cypermethrin 0.25% and malathion 0.8%. There was a VGSC coding gene with 250 bp band detectedusing polymerase chain reaction (PCR) technique which was associated with the resistance of Aedes aegypti mosquitoes in Banyuwangi Regencyto organophosphate insecticides (malathione) and pyrethroid insecticides (cypermethrin).
CHARACTERIZATION OF VirB4 PROTEIN OF LOCAL ISOLATE Brucella abortus WITH WESTERN BLOTTING TECHNIQUE Ratih Novita Praja; Didik Handijatno; Setiawan Koesdarto; Aditya Yudhana
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 12, No 1 (2018): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.411 KB) | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v12i1.8091

Abstract

This research aimed to characterize VirB4 protein of local isolate Brucella abortus with Western blotting method. The result showed that there were four protein bands with molecular weights of 64.61, 59.25, 21.63, and 16.70 kDa by triggering a reaction between the whole Brucella abortus and anti-Brucella abortus serum. The results also revealed that there was only one protein band with a molecular weight of 59.25 kDa triggering a reaction between the whole Brucella abortus and anti-VirB Brucella abortus serum. Finally, it can be concluded that VirB4 protein can affect the virulence factor of Brucella abortus, successfully characterized with the appearance of one band with a molecular weight of 59.25 kDa by using Western blotting method.
OPTIMALIZATION OF SEA TURTULE AND COASTAL VEGETATION CONSERVATION THROUGH EMPOWERMENT IN SANTEN ISLAND TOURISM AWARE GROUP, BANYUWANGI REGENCY, EAST JAVA Aditya Yudhana; Muhammad Thohawi Elziyad Purnama; Hapsari Kenconojati; Ratih Novita Praja; Citra Kurnia Putri; Audina Putri Geraldine; Fransiska Okta Zania; Ichi Arum Galerani; Aliyyah Revinda Bima Putri
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v7i2.2023.275-283

Abstract

The potential of Pulau Santen, which has been known as a tourism beach, is increasingly visible with the large amount of infrastructure and tourism built by the local government. This was done as an effort to promote Pulau Santen as one of the best natural tourism centers in Banyuwangi. The community in Pulau Santen must be prepared as a group that is aware of the potential of their village and the sustainability of its natural tourism. Pulau Santen is also categorized as a location which every year frequently used for sea turtle nests that land on the Banyuwangi coastal areas. This is actually very contrary to the natural habits of sea turtles which prefer to make nests in quiet places without any disturbance from sound, light, and humans. Because the place used as a natural nest is a busy tourist spot, local residents must also be given insight regarding the protection of sea turtles that land on the coast of Pulau Santen as one of the wild animals protected by the Conservation Law in Indonesia. The purpose of this activity is to strengthen the awareness of Pulau Santen tourism awareness groups regarding the important role of communities around the coast to participate in wildlife conservation and their ecosystems. Through the community service activities that have been carried out, the sustainability of the program is needed so that a model of a conservation education tourist spot is formed that has the potential to improve the economy of the surrounding communities and the conservation of biodiversity in the area.
Prevalensi Parasit Cacing Saluran Pencernaan Pada Kucing Liar di Kota Banyuwangi Yudhana, Aditya; Praja, Ratih Novita
Jurnal Medik Veteriner Vol. 1 No. 1 (2017): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.673 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss1.2017.1-5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka prevalensi kasus infeksi cacing saluran cerna dan mengidentifikasi jenis cacing pada kucing liar di wilayah Kota Banyuwangi. 126 sampel feses kucing yang berasal dari wilayah Kota Banyuwangi dikoleksi dan disimpan dalam larutan formaldehide 10%. Seluruh sampel feses tersebut diperiksa dengan dua metode berbeda yaitu metode natif dan metode pengapungan untuk mengidentifikasi telur cacing yang terdapat pada feses kucing. Pada penelitian ini teridentifikasi tiga genus cacing yang menginfeksi kucing liar di wilayah Kota Banyuwangi yaitu Toxocara, Ancylostoma, dan  Diphyllobothrium. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi kasus infeksi cacing saluran cerna pada kucing liar wilayah Kota Banyuwangi masih tinggi, yaitu Toxocara Spp (43,65%), Ancylostoma Spp (3,96%), dan Diphyllobothrium Spp (52,38%). Untuk itu diperlukan program pengendalian yang tepat terhadap kasus infeksi cacing saluran cerna pada kucing liar di wilayah Kota Banyuwangi.
Isolasi Dan Identifikasi Aspergillus Spp pada Paru-Paru Ayam Kampung Yang Dijual di Pasar Banyuwangi Praja, Ratih Novita; Yudhana, Aditya
Jurnal Medik Veteriner Vol. 1 No. 1 (2017): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.887 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss1.2017.6-11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi Aspergillus Spp pada paru-paru ayam kampung. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 paru-paru ayam kampung yang diambil secara acak dari Pasar Banyuwangi yang terletak pada wilayah tengah Kota Banyuwangi, Jawa Timur. Sampel dicuci dengan aquades steril yang berisi antibiotik selanjutnya ditanamkan pada media spesifik Sabouraud's Dextrose Agar (SDA) kemudian diinkubasikan pada suhu kamar selama 3-7 hari. Pertumbuhan morfologi Aspergillus diamati secara makroskopis. Koloni yang diduga Aspergillus Spp diperiksa secara mikroskopis. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Aspergillus Spp dapat diisolasi pada 9 dari 20 sampel paru-paru. Dapat disimpulkan bahwa 45% sampel paru-paru yang diperiksa positif terinfeksi Aspergillus Spp dan 55% bebas dari infeksi Aspergillus Spp.
Laporan Pertama Spesies Kutu Craspedorrhynchus platystomus dari Elang Ular Bido (Spilornis cheela bido) di Banyuwangi Yudhana, Aditya; Praja, Ratih Novita
Jurnal Medik Veteriner Vol. 1 No. 2 (2018): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.843 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss2.2018.52-56

Abstract

Ectoparasit seperti kutu dapat memainkan peran penyebaran penyakit antar hewan, ini bisa lebih buruk jika ektoparasit bertindak sebagai vektor. Hilangnya mulai dari penurunan berat badan, penurunan produksi, rambut rontok atau bulu, trauma, iritasi, anemia, hingga kematian dan sering terjadi pada hewan liar di hutan. Belum ada penelitian yang menjelaskan sebelumnya tentang infestasi kutu pada elang ular bido (Spilornis cheela bido) di Banyuwangi. Penelitian ini bertujuan untuk melaporkan infestasi kutu yang dikumpulkan dari elang ular bido di Banyuwangi. Elang ular bido diperiksa dengan hati-hati untuk mengambil kutu pada permukaan tubuh, hanya satu spesies kutu yang diamati yaitu Craspedorrhynchus platystomus. Spesies lain dari ektoparasit tidak diisolasi dari elang yang terinfestasi selama periode penelitian.
Isolasi dan Identifikasi Jamur pada Cangkang Telur Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) Gagal Menetas di Pantai Boom Banyuwangi Praja, Ratih Novita; Yudhana, Aditya; Haditanojo, Wiyanto
Jurnal Medik Veteriner Vol. 1 No. 2 (2018): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.519 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss2.2018.43-47

Abstract

Banyuwangi sebagai Kabupaten terluas di Jawa Timur memiliki kawasan konservasi dan tempat penangkaran penyu, salah satunya adalah penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) yang sering ditemukan bertelur di kawasan pantai Boom Banyuwangi. Infeksi jamur merupakan salah satu faktor yang menyebabkan telur penyu gagal menetas, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk isolasi dan identifikasi jenis jamur yang terdapat pada cangkang telur penyu Lekang yang gagal menetas. Sampel cangkang telur penyu Lekang dengan kriteria gagal menetas diambil secara acak dari sarang. Isolasi dilakukan di kawasan penangkaran penyu di pantai Boom Banyuwangi dan identifikasi dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi, Prodi Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga, PSDKU Banyuwangi. Hasil penelitian menunjukkan dua jenis jamur yang teridentifikasi, yaitu Fusarium spp. dan Aspergillus spp. dari cangkang telur penyu Lekang yang gagal menetas.
Prevalensi Infeksi Toxocara Cati pada Kucing Peliharaan di Kecamatan Banyuwangi Suroiyah, Fifi Anik; Hastutiek, Poedji; Yudhana, Aditya; Sunarso, Agus; Praja, Ratih Novita
Jurnal Medik Veteriner Vol. 1 No. 3 (2018): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.851 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss3.2018.99-104

Abstract

Toxocara cati (T.cati) merupakan parasit yang umumnya menyerang kucing, dan bersifat zoonosis sehingga termasuk parasit yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran prevalensi dari infeksi Toxocara cati pada kucing peliharaan di kecamatan Banyuwangi. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional study dan menggunakan data dari pemeriksaan sampel feses kucing peliharaan di laboratorium. Pemeriksaan sampel feses dilaboratorium menggunakan tiga jenis metode yaitu metode natif, metode pengapungan dan metode sedimentasi. Hasil penelitiaan menunjukkan bahwa 33 dari 138 sampel kucing yang diperiksa positif terinfeksi T.cati, sehingga dapat dihitung besaran prevalensi infeksi T.cati sebesar 23,9%.
Persentase Motilitas dan Viabilitas Spermatozoa Kambing Sapera dalam Pengencer Tris Kuning Telur dan Susu Skim Kuning Telur Before Freezing Masyitoh, Herlina; Suprayogi, Tri Wahyu; Praja, Ratih Novita; Srianto, Pudji; Madyawati, Sri Pantja; Saputro, Amung Logam
Jurnal Medik Veteriner Vol. 1 No. 3 (2018): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.557 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss3.2018.105-112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan persentase motilitas dan viabilitas semen kambing Sapera terhadap evaluasi semen segar dan before freezing dengan penambahan pengencer tris kuning telur dan susu skim kuning telur. Metode penelitian ini adalah pengambilan semen, evaluasi semen segar (pemeriksaan makroskopis dan mikroskopis), pengenceran semen, gliserolisasi, ekuilibrasi dan evaluasi before freezing. Penelitian ini terdiri dari P0, P1 dan P2, masing-masing perlakuan terdiri dari sembilan ulangan. P0 adalah semen segar kambing Sapera, P1 adalah semen kambing Sapera+pengencer tris kuning telur dan P2 adalah semen kambing Sapera+pengencer susu skim kuning telur. Data yang diperoleh dengan Uji T2 sampel dependent, membandingkan P0 dan P1 serta P0 dan P2. Data menunjukkan perbedaan sangat nyata (p<0,01) pada perlakuan P0 dan P1 persentase motilitas 76,11%; 65,56% dan viabilitas 82,33%;72,22%. P0 dan P2 persentase motilitas 76,11%;61,11% dan viabilitas 82,33%;67,78%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penelitian persentase motilitas dan viabilitas spermatozoa kambing Sapera mengalami penurunan dari semen segar pada tris kuning telur dan susu skim kuning telur before freezing.
Deteksi Antibodi Brucella pada Sapi Perah di Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Rose Bengal Test (RBT) Dwi, Welyanto Kurniawan; Tyasningsih, Wiwiek; Praja, Ratih Novita; Hamid, Iwan Sahrial; Sarudji, Suryanie
Jurnal Medik Veteriner Vol. 1 No. 3 (2018): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.542 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss3.2018.142-147

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui keberadaan antibodi dari bakteri brucella pada sapi perah di Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi menggunakan Rose Bengal Test (RBT). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis diskriptif dengan pendekatan kuantitatif, yaitu metode yang menggambarkan keberadaan antibodi Brucella pada sapi perah dengan cepat. Informasi pendukung diperoleh dari survei peternak dengan teknik wawancara. Sampel ditentukan dengan rumus slovin dengan ukuran sampel sebanyak 75 sampel dari 294 ekor sapi pada populasi sapi perah di Kecamatan Purwoharjo. Hasil penelitian menunjukan 2 sampel dinyatakan positif Brucella dari 75 sampel. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa reaktor Brucella ditemukan pada sapi perah di Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi yang berpotensi menyebabkan penyakit Brucellosis. Harapan dari penelitian ini adalah data yang diperoleh dapat diuji ulang dan diuji lebih lanjut dalam penelitian selanjutnya sehingga hasil dapat dikonfirmasi.
Co-Authors Agung, Arya Agustono, Bodhi Al-Madinah, Wardatul Qoryah Al-Zuhroh, Tisya Yumn Aliyyah Revinda Bima Putri Amalia Sofi Ramadanti Amelia, Ezanti Nur Anastasya, Anastasya Andini, Zahrotul Annerda Yurika Arifin, Khoirul Arimbi Audina Putri Geraldine Aziz, Githa Nurma Baroroh, Diana Nova Boedi Setiawan Budi Utomo Chusniati, Sri Citra Kurnia Putri Diana Agustina Diansanto Prayoga Didik Handijatno Didik Handijatno Dilla Chelsea Aziizahrani Santoso Dwi, Welyanto Kurniawan Endang Suprihati Erma Safitri Estoepangestie, Agnes Theresia Soelih Evelyn Zalfa Winni Kusuma Fachrur Rozi Faisal Fikri Faizah, Ayu Nur Farezi, Reza Adrio Farhan, Muhammad Riesta Febriana, Melati Octavia Firmansyah, Januar Fransiska Okta Zania Fransiska, Eunike Melanda Haditanojo , Wiyanto Haditanojo, Wiyanto Hairi, Farizah Mohd Hamonangan, Jonathan Mark Harelas, Genoveva Callista Hayati, Laila Nur Herdiansyah, Akbar Dimas Hidajati, Nove Hilmin, Siti Nur Hutahaean, Ryan David Pandapotan Ichi Arum Galerani Indriyani, Dwi Putri Insani, Alivia Khairina Iwan Sahrial Hamid Izzato Millati Jayanti Dian Eka Sari, Jayanti Dian Jihan Annisa Kartikasari, Anjani Marisa Kenconojati, Hapsari Khasana, Uswatun Kusnoto Kusnoto, Kusnoto Kusuma, Agung Jati Kusumastuti, Imbi Lailiyah , Syifa'ul Lestari, Dewi Sri Mafruchati, Maslichah Mandagi, Ayik Mirayanti Masyitoh, Herlina Meles, Dewa Ketut Mufasirin Muhammad Ivan Maulana Muhammad Thohawi Elziyad Purnama Muhammad, Abdul Latif Mumtazi, Fauzan Muslimah, Bintang Nor, Roslindawani Md Nurfaizah, Diza Ulya Nurwartanti, Maya Nusdianto Triakoso Poedji Hastutiek Praja, Shifa Salsabilla Prameswari, Nindya Pradnya Prameswari, Ratna Ajeng Prasetyo, Dhenatra Rifqy Prastiya, Ragil Angga Pudji Srianto Puspikawati, Septa Indra Putri, Firrial Eksa Maulidania Rahmahani, Jola Ramadhan, Alfian Dzaka Fadhil Ramadhanny, Syahrul Novenda Ratna Damayanti Rofiqi, Mohammad Miftahur Romadhona, Ma'rifatunnisa' Saksono, Bayu Saliluddin, Suhainizam Bin Muhamad Sandy, Berliana Dwi Nandita Santoso, Kuncoro Puguh Saputro, Amung Logam Sari, Devi Indah Sarudji, Suryanie Satria, Rafif Galih Sekarsari, Dara Ayu Pramesti Setiawan Koesdarto Setiawati, Puji Aris Shifa Salsabilla Praja Soetojo Soetojo Solikhah, Tridiganita Intan Sri Pantja Madyawati, Sri Pantja Sukarno, Gerda Sunarso, Agus Suroiyah, Fifi Anik Susilo, Rahadian Indarto Suwarno Suwarno Tiara Wandira Hariyanto Tri Lestari Tri Wahyu Suprayogi Tyasningsih, Wiwiek Wahjuni, Retno Sri Warsito, Sunaryo Hadi Wayan Ari wijaya Wibawati, Prima Ayu Wijaya, Achmad Arby Wilujeng, Estiary Wira Tirta Jaladara Yudhana, Aditya Yulianti, Yunika Tri Yumna, Raissa Amelia Yunita, Maya Nurwartanti Zahrudin, Elham