Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Escherichia coli dan Salmonella spp pada Karkas Sapi di Rumah Potong Hewan di Banyuwangi dan Resistensi Terhadap Antibiotika Faisal Fikri; Muhammad Thohawi Elziyad Purnama; Amung Logam Saputro; Iwan Sahrial Hamid
Jurnal Sain Veteriner Vol 36, No 1 (2018): Juni
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8447.455 KB) | DOI: 10.22146/jsv.38439

Abstract

Food borne disease can be transmitted through Escherichia coli and Salmonella spp contamination. The contamination of microorganisms with high pathogenic potentials on bovine carcasses results in food borne illness. The aim of this study was to identify multidrug-resistance of Escherichia coli and Salmonella spp on carcass samples that isolated from slaughter house in Banyuwangi. Samples were collected from district of Banyuwangi, Rogojampi, Genteng and Kalibaru. This study used cross sectional study with assumption of prevalence at 50% in each contaminant, confidence level 95% and standart of error at 10%. By the number of samples should reach 96 samples. The result showed that seven samples (7,3%) were positive Escherichia coli and none samples (0%) were positive Salmonella spp. The multidrug-resistance of Escherichia coli showed that Cephalotin (42,9%), Trimethoprim (14,3%) and Erythromycin (42,9%) whereas Ampicillin, Enrofloxacin, Chloramphenicol and Tetracycline were sensitive against Escherichia coli.
Mycotoxin Binders Effect on Ovaries of Pregnant Mice Exposed to Zearalenone Ragil Angga Prastiya; Abdul Samik; Amung Logam Saputro
Jurnal Sain Veteriner Vol 37, No 1 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6819.563 KB) | DOI: 10.22146/jsv.48522

Abstract

Mycotoxin, a secondary metabolite produced by mushroom, has proven to cause various cytotoxic effects to animals. Zearalenone is one type of mycotoxin which is produced by Fusarium graminearum mushroom and has a cytotoxic effect to the reproduction system and cattle productivity by inducing apoptosis in the animal's ovaries, uterus, and placenta. This research tested the potentials of mycotoxin binders in eliminating the effect of zearalenone which can be seen from the expression of caspase 3, the content of malondialdehyde (MDA), and the quantity of corpus luteum in the ovaries of pregnant mice (Mus musculus). Twenty mice were grouped into five different treatments, namely K+ (not exposed to zearalenone and mycotoxin binders), K- (0.1 mg/mouse/day of zearalenone dosage), P1 (0.1 mg/mouse/day of zearalenone dosage and 0.5 mg/mouse/day of mycotoxin binder dosage), P2 (0.1 mg/mouse/day of zearalenone dosage and 1 mg/mouse/day of mycotoxin binders), and P3 (0.1 mg/mouse/day of zearalenone and 2 mg/mouse/day of mycotoxin binders), with 10-days treatment time. The results showed that the potentials of mycotoxin binders could be found on the gradual decline in the expression of caspase 3 in P1, P2 and P3 compared to that in K- (negative control). The results also showed a significant difference in the content of malondialdehyde (MDA) in K- compared to that in K+, P1, P2, and P3. Meanwhile, the quantity of corpus luteum in K- was also starkly different to that in K+, P1, P2, and P3. It can then be concluded that mycotoxin binders are very effective in eliminating the exposure of zearalenone. 
The Potentials of Robusta Coffee Seed Extract as Antioxidant on Kidney Histopathology in Mice Exposed to Monosodium Glutamate: Potensi Pemberian Ekstrak Biji Kopi Robusta sebagai Antioksidan Terhadap Gambaran Histopatologi Ginjal Mencit yang Dipapar Monosodium Glutamat Wisudawati, Feby Dwi; Hidajati, Nove; Fikri, Faisal; Santoso, Kuncoro Puguh; Saputro, Amung Logam; Purnama, Muhammad Thohawi Elziyad
Veterinary Biomedical and Clinical Journal Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.VetBioClinJ.2023.005.01.3

Abstract

The purpose of this study was to determine the potential of administration robusta coffee extract as an antioxidant on the renal histopathology in mice exposed to monosodium glutamate (MSG) orally. This study used 20 adult male rats with Balb C strain divided into 5 experimental groups, namely K + (MSG 0.12 mg / head and Vitamin C 6 mg/mice), K- (MSG 0.12 mg/mice and Sodium carboxymethyl cellulose (CMC Na) 0,1 ml/mice), P1 (MSG 0.12 mg/mice and Robusta coffee extract 0.1 mg/mice), P2 (MSG 0.12 mg/mice and Robusta coffee extract 0.2 mg/mice), and P3 (MSG 0.12 mg/mice and 0.4 mg Robusta coffee extract mg/mice). The experimental group was treated every day at intervals between MSG and Vitamin C, CMC Na, and Robusta coffee extract for 60 min, the treatment was carried out for 42 days. Kidney histopathology scores were analyzed using the Saphiro-Wilk and Levene test to evaluate homogeneity, followed by the Kruskal Wallis test. The results of the Saphiro Wilk and Levene statistical analysis obtained p<0.05, thus the data continued with the Kruskal Wallis test scores of kidney cell damage obtained 0.043 which showed that the data were significant. The mean score of kidney cell damage in the treatment groups was K+ 1.60; K- 1.63; P1 1.70; P2 1.63; and P3 1.73. The conclusion is that Robusta coffee bean extract did not show a decrease in kidney cell damage that was different between treatment groups. Further research is needed to find out about the effect of different dosages of Robusta Coffee Extract to different organs
Hidroponik Fodder Jagung sebagai Substitusi Hijauan Pakan Ternak Ditinjau dari Produktivitas Susu Kambing Sapera Saputro, Amung Logam; Hamid, Iwan Sahrial; Prastiya, Ragil Angga
Jurnal Medik Veteriner Vol. 1 No. 2 (2018): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.435 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss2.2018.48-51

Abstract

Hidroponik adalah sistem bercocok tanam menggunakan media cair dan nutrisi-nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. Keuntungan bercocok tanam dengan hidroponik yakni tanaman tidak merusak tanah, tidak membutuhkan tempat yang luas, tanpa pestisida atau obat hama yang merusak tanah, mempercepat pertumbuhan dan menjaga kualitas tanaman. Penelitian ini menggunakan perbandingan konsentrat dan fodder jagung yakni P1 (100:0), P2 (60:40), P3 (75:25) dan P4 (0:100). Hasil penelitian menunjukan bahwa kuantitas susu pada hari ke-1, ke-2 dan ke-3 menunjukkan P4 berbeda nyata (p<0,05) dengan P1, P2, dan P3. Hal ini menunjukkan penurunan kuantitas susu pada P4 dan kuantitas susu terbanyak pada P1 dan P3. Simpulan penelitian perlakuan pemberian fodder jagung 25% dan konsentrat 75% serta perlakuan konsentrat 100% dapat meningkatkan kuantitas susu kambing Sapera.
Kualitas Semen Segar Sapi Rambon Banyuwangi Dalam Pengencer Tris Kuning Telur Dan Susu Skim Kuning Telur Safitri, Ainun Merta; Sardjito, Trilas; Wibawati, Prima Ayu; Mustofa, Imam; Saputro, Amung Logam; Prastiya, Ragil Angga
Jurnal Medik Veteriner Vol. 1 No. 3 (2018): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.487 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss3.2018.62-67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas semen sapi Rambon Banyuwangi dengan menggunakan dua pengencer yang berbeda, yakni tris kuning telur dan susu skim kuning telur. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Penelitian ini menggunakan satu ekor pejantan sapi Rambon untuk penampungan semen. Semen ditampung sebanyak sembilan kali untuk dua perlakuan pengencer yaitu P1: semen+tris kuning telur dan P2: semen+susu skim kuning telur. Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah motilitas, viabilitas dan abnormalitas spermatozoa. Setiap parameter pada masing-masing perlakuan dibandingkan dengan menggunakan uji T dua sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa P1 lebih mampu mempertahankan motilitas dan viabilitas spermatozoa sapi Rambon Banyuwangi dibanding dengan P2, dimana motilitas P1 yaitu 67,22±4,41% dengan kecepatan 3 dan motilitas P2 yaitu 59,44±8,46% dengan kecepatan 2 berbdea nyata (p<0,05). Viabilitas P1 adalah 77,44±3,21% dan P2 yaitu 73,56±3,32% berbeda nyata (p<0,05). Tidak terdapat perbedaan yang nyata (p>0,05) terhadap abnormalitas spermatozoa baik primer maupun sekunder sapi Rambon Banyuwangi pada kedua pengencer dimana nilai abnormalitas primer P1 yaitu 0,33±0,50% dan P2 0,22±0,44%, abnormalitas sekunder P1 yaitu 8,33±2,17% dan P2 7,56±2,24%. Disimpulkan bahwa media pengencer tris kuing telur dan susu skim kuning telur layak untuk digunakan IB dengan semen segar.
Persentase Motilitas dan Viabilitas Spermatozoa Kambing Sapera dalam Pengencer Tris Kuning Telur dan Susu Skim Kuning Telur Before Freezing Masyitoh, Herlina; Suprayogi, Tri Wahyu; Praja, Ratih Novita; Srianto, Pudji; Madyawati, Sri Pantja; Saputro, Amung Logam
Jurnal Medik Veteriner Vol. 1 No. 3 (2018): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.557 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss3.2018.105-112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan persentase motilitas dan viabilitas semen kambing Sapera terhadap evaluasi semen segar dan before freezing dengan penambahan pengencer tris kuning telur dan susu skim kuning telur. Metode penelitian ini adalah pengambilan semen, evaluasi semen segar (pemeriksaan makroskopis dan mikroskopis), pengenceran semen, gliserolisasi, ekuilibrasi dan evaluasi before freezing. Penelitian ini terdiri dari P0, P1 dan P2, masing-masing perlakuan terdiri dari sembilan ulangan. P0 adalah semen segar kambing Sapera, P1 adalah semen kambing Sapera+pengencer tris kuning telur dan P2 adalah semen kambing Sapera+pengencer susu skim kuning telur. Data yang diperoleh dengan Uji T2 sampel dependent, membandingkan P0 dan P1 serta P0 dan P2. Data menunjukkan perbedaan sangat nyata (p<0,01) pada perlakuan P0 dan P1 persentase motilitas 76,11%; 65,56% dan viabilitas 82,33%;72,22%. P0 dan P2 persentase motilitas 76,11%;61,11% dan viabilitas 82,33%;67,78%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penelitian persentase motilitas dan viabilitas spermatozoa kambing Sapera mengalami penurunan dari semen segar pada tris kuning telur dan susu skim kuning telur before freezing.
Analisis Kelayakan Usaha Secara Finansial dan Efisiensi Produksi di Peternakan Sapi Perah PT. Fructi Agri Sejati Kabupaten Jombang Khafsah, Khafsah; Warsito, Sunaryo Hadi; Prastiya, Ragil Angga; Sardjito, Trilas; Saputro, Amung Logam; Agustono, Bodhi
Jurnal Medik Veteriner Vol. 1 No. 3 (2018): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.317 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss3.2018.113-119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang analisis kelayakan usaha secara finansial dan efisiensi produksi peternakan sapi perah di PT. Fructi Agri Sejati Kabupaten Jombang yang mempunyai 100 ekor sapi Peranakan Fries Holland (PFH). Jenis penelitian deskriptif yang dilaksanakan di Dusun Komboh Desa Sambirejo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Penelitian menggunakan metode survey yang kemudian diperoleh data primer dan sekunder dari PT. Fructi Agri Sejati melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisis kelayakan usaha berdasarkan kriteria kelayakan investasi meliputi Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate Return (IRR), Payback Periode (PP) dan R/C Ratio untuk analisis efisiensi produksi. Hasil penelitian menunjukkan besar pendapatan rata-rata per tahun sebesar Rp.141.669.425, dengan rata-rata penerimaan sebesar Rp.898.382.687 yang bersumber dari hasil penjualan susu, pedet jantan, sapi afkir, pejantan, sapi laktasi dan pupuk kandang. Berdasarkan hasil penelitian usaha layak untuk dijalankan karena semua kriteria investasi mampu dicapai, memiliki NPV>0 yaitu Rp.181.016.633, Net B/C>0 yaitu 1,15, IRR sebesar 12,3% lebih besar dari tingkat diskonto yang digunakan dan PP selama 7,2 tahun. Efisiensi produksi dinyatakan sudah efisien karena nilai R/C>0 yaitu 1,18.
Efektifitas Daya Pisah Electric Separating Sperm (ESS) terhadap Spermatozoa Kromosom X dan Y pada Kambing Sapera Lailiyah, Fahlevi; Srianto, Pudji; Saputro, Amung Logam; Madyawati, Sri Pantja; Agustono, Bodhi; Prastiya, Ragil Angga
Jurnal Medik Veteriner Vol. 1 No. 3 (2018): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.223 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss3.2018.93-98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemisahan alat Electric Separating Sperm (ESS) terhadap spermatozoa kromosom X dan Y pada sisi anoda dan katoda dengan variabel meliputi presentase viabilitas, motilitas, abnormalitas dan morfometri spermatozoa. Metode pengambilan semen menggunakan vagina buatan, kemudian dilakukan pemeriksaan makroskopis dan mikroskopis, apabila menunjukkan hasil yang baik dilanjutkan dengan pengenceran semen dengan Tris Kuning Telur dan dilakukan pemisahan. Terdapat tiga perlakuan pada penelitian ini yaitu P1 (3 menit), P2 (7 menit), P3 (10 menit) dengan enam kali pengulangan pada sisi anoda dan katoda. Data pada tiap variabel (viabilitas, motilitas dan abnormalitas) diperiksa menggunakan analisis statistik ANOVA dan untuk melihat adanya pemisahan spermatozoa kromosom X dan Y dilakukan pengukuran terhadap kepala menggunakan morfometri. Hasil pemisahan tertinggi yaitu pada P3 dengan perbandingan pemisahan X : Y sejumlah 65,00:35,00 pada sisi katoda, kemudian pada sisi anoda persentase perbandingan X : Y yaitu 59,00:41,00. Hasil kualitas spermatozoa setelah pemisahahn menunjukkan presentase viabilitas terbaik terdapat pada P1 yaitu 75,00a±2,00 pada sisi anoda dan 76,50a±2,17 pada sisi katoda. Motilitas spermatozoa P1 menunjukkan motilitas progresif spermatozoa dengan rataan 60,83a±2,04 pada anoda dan 61,67a±2,58 pada sisi katoda. Presentase abnormalitas tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan.
Efektivitas Sugar Dressing (100% Gula) dalam Meningkatkan Kepadatan Kolagen pada Proses Penyembuhan Luka Bakar Buatan pada Kulit Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan Ivanalee, Angela Swasti; Yudaniayanti, Ira Sari; Yunita, Maya Nurwartanti; Triakoso, Nusdianto; Hamid, Iwan Sahrial; Saputro, Amung Logam
Jurnal Medik Veteriner Vol. 1 No. 3 (2018): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.656 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss3.2018.134-141

Abstract

Luka bakar merupakan hilangnya atau rusaknya keutuhan kulit akibat paparan suhu atau pH, zat kimia, gesekan, trauma tekanan dan radiasi. Proses penyembuhan luka tidak lepas dari peran kolagen. Sintesis kolagen dapat dipromosikan melalui pemberian gula (sugar dressing). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas sugar dressing untuk meningkatan kepadatan kolagen dalam proses penyembuhan luka bakar buatan pada kulit tikus putih (Rattus norvegicus) jantan. Dua puluh ekor tikus putih (Rattus norvegicus) jantan dibagi menjadi lima kelompok dengan jumlah empat ekor tiap kelompok. Kelompok K- (kontol negatif) tidak diberi perlukaan. Kelompok K+ (kontrol positif) di beri perlukaan kemudian hanya diberi bilasan NaCl fisiologis. Kelompok P1 (Bioplacenton®) diberi perlukaan dengan pengobatan Bioplacenton®. Kelompok P2 (sugar dressing) diberi perlukaan dengan pengobatan gula dan P3 (madu) menggunakan madu sebagai obat. Perawatan diberikan setiap hari sekali selama empat belas hari. Hasil uji nonparametrik Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) dan dilanjutkan dengan uji beda Mann-Whitney. Kepadatan kolagen kelompok P1, P2, dan P3 tidak berbeda secara nyata (p>0,05), tetapi berbeda nyata dengan kelompok K- dan K+. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sugar dressing efektif untuk meningkatkan kepadatan kolagen pada proses penyembuhan luka bakar.
Potensi Ekstrak Daun Afrika (Vernonia amygdalina Delile) Sebagai Antibakterial Terhadap Bakteri Escherichia coli ATCC 25922 Murjianingsih, Fitriani; Sarudji, Suryanie; Saputro, Amung Logam; Tyasningsih, Wiwiek; Hamid, Iwan Sharial; Yunita, Maya Nurwartanti
Jurnal Medik Veteriner Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.418 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.13-17

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ekstrak metanol daun Afrika (Vernonia amygdalina Delile) sebagai antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli ATCC 25922. Isolat E. coli dibiakan pada media Muller Hinton Agar (MHA). Uji antibakteri menggunakan metode difusi sumuran. Kontrol negatif (K-) pada lubang sumuran hanya diberikan pengencer ekstrak CMC Na 0,5%. Kontrol positif (K+) pada lubang sumuran diberi dengan eugenol. Perlakuan (P1, P2, P3, P4) diberikan ekstrak metanol daun Afrika (Vernonia amygdalina Delile) dengan masing - masing konsentrasi 100%, 75%, 50% dan 25%. Rancangan penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan enam perlakuan dan empat pengulangan. Data dianalisis dengan ANOVA, dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil analisis zona hambat menunjukkan, K+ memiliki perbedaan yang nyata dengan semua perlakuan K-, P1, P2, P3, dan P4. Serta K- ditemukan tidak berbeda nyata dengan perlakuan P1, P2, P3 dan P4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap perlakuan tidak menghasilkan zona hambat sehingga tidak berbeda nyata dengan kontrol negatif (CMC Na 0,5%).
Co-Authors 'Amiroh, Ade Abdul Samik Agung, Arya Agustono, Bodhi Akmal, Abid Baihaqi Bahrul Amalia Sofi Ramadanti Amaliya, Anny Amborika, Nadia Anastasya, Anastasya Ani Wijayanti Annerda Yurika Aras, Danish Wildan Ashari, Lukman Ashilla Afandik, Nadya Atikah Madarina Hisyam, Mirza Azmi, Hana Ardelia Boedi Setiawan Cahya, Rizka Wulan Dilla Chelsea Aziizahrani Santoso Dini, Sayyida Kamila Dinul, Ahmad Rajul Diwanty, Rafif Fazila Diyanah, Khuliyah Candaraning Erma Safitri ERMA SAFITRI Estoepangestie, Agnes Theresia Soelih Evelyn Zalfa Winni Kusuma Faisal Fikri Faizah, Ayu Nur Farhan, Muhammad Riesta Habib, Mohammad Nabil El Haditanojo, Wiyanto Hamid, Iwan Sharial Hani Plumeriastuti Hermin Ratnani Hidajati, Nove Hidayatuh Sholihah, Alfi Imam Mustofa IMAM MUSTOFA iqbal dwi warsito Ira Sari Yudaniayanti Ivanalee, Angela Swasti Iwan Sahrial Hamid Iwan Sahrial Hamid Jihan Annisa Khafsah, Khafsah Lailiyah, Fahlevi Lake, Werenfridus Kono Lestari, Dewi Sri Luqman, Epy Muhammad Mafruchati, Maslichah Marshanda, Nawang Brilliant Masyitoh, Herlina Maxdhameta, Styuderil Imaniro Milladiya Khuriyah Zahra, Reyza Mirni Lamid Mu'afi, Muhammad Firdaus Muhammad Gufron Muhammad Ivan Maulana Muhammad Thohawi Elziyad Purnama Muhandis, Putri Jauza Aulia Mukti, Ibrahim Mumtazi, Fauzan Murjianingsih, Fitriani Nurina Naqsmagita, Salsabilla Nusdianto Triakoso Pahlevy, Jolly Rifqi Pasha, Zehansyah Algifari Poedji Hastutiek Praja, Ratih Novita Prastika, Dinda Dwi Prastiya, Ragil Angga Primarizky, Hardany Pudji Srianto Puspitasari, Vina Putri, Lusi Rosita Sartono Rachmanita, Rona Taufiqul Rahmadhani, Nurmitasari Rofiqi, Mohammad Miftahur Romadhona, Ma'rifatunnisa' Safitri, Ainun Merta Santoso, Kuncoro Puguh Sarudji, Suryanie Sasi, Samira Musa Satria, Rafif Galih Sekarsari, Dara Ayu Pramesti Setyawan, Firman Shifa Salsabilla Praja Solikhah, Tridiganita Intan Sri Pantja Madyawati, Sri Pantja Suherni Susilowati Sulaeman, Nur Sa'adah Sulistiyawati, Elis Sulistyowati, Deny Sunarso, Agus Tatik Hernawati Tito, Muhammad Tjuk Imam Restiadi Tri Wahyu Suprayogi Trilas Sardjito Trisnawati, Sharfina Habibah Tyasningsih, Wiwiek Ulinuha, Meidina Zulva Umama, Ayu Riza Wahjuni, Retno Sri Warsito, Sunaryo Hadi Wayan Ari wijaya Wibawati, Prima Ayu Widayani, Prasita Widya Paramita Lokapirnasari Wira Tirta Jaladara Wisudawati, Feby Dwi Yudhana, Aditya Yudianti, Novi Putri Yulianto, Rangga Yunita, Maya Nurwartanti Yustinasari, Lita Rakhma