Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Peningkatan pengetahuan karyawan swasta mengenai bahaya diabetes mellitus di PT X Kristanti, Melly
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): Vol. 2 No. 1 (2024): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (In Press)
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v2i1.7806

Abstract

Prevalensi diabetes mellitus di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, pada tahun 2018 mengalami peningkatan menjadi 2%. Kematian yang berkaitan dengan pekerjaan menyumbang sebanyak 5% kematian secara global. pekerja banyak menghabiskan berkisar sepertiga waktunya di tempat kerja. Jadwal bekerja dapat menyebabkan perilaku yang tidak sehat seperti makan, perilaku merokok, dan perilaku olahraga. Perilaku tersebut merupakan salah satu faktor risiko terhadap penyakit degeneratif salah satunya banyak ditemukan pada pekerja yaitu Diabetes Mellitus. Selain itu, bukan hanya karyawan tetapi pengetahuan seseorang terhadap faktor risiko DM juga sangat penting guna pencegahan sejak dini agar tidak terkena DM. Pengetahuan yang rendah dalam mengontrol gula darah dalam tubuh dapat berisiko mengakibatkan kadar gula darah menjadi tinggi. Maka dari itu, kami ingin melakukan penyuluhan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan karyawan di PT X mengenai bahaya diabetes. Kegiatan ini dilakukan secara online dengan memaparkan materi penyuluhan menggunakan power point. Jumlah peserta sebanyak 19 orang di PT X. Hasil kegiatan ini membuktikan peningkatan pengetahuan karyawan terhadap bahaya diabetes yaitu nilia p-value 0.015, dimana persentase pengetahuan baik sebelum penyuluhan 11.1% meningkat menjadi 38.9% setelah penyuluhan. Maka dari itu, perlunya pengetahuan karyawan dalam pengaturan pola makan yang baik dan gaya hidup yang sehat agar dapat mengurangi risiko terjadinya risiko penyakit degenerative terutama diabetes meliitus Kata Kunci : Pengetahuan, Diabetes Mellitus, Karyawan
The Influence of the Use of Electronic Medical Record Systems on Effective Doctor-Patient Communication Relationships in the Outpatient Clinic Lestari, Nadia Putri; Ramadhani, Isniani; NurCita, Boenga; Kristanti, Melly
JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Vol. 13 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jmmr.v13i2.134

Abstract

Electronic medical records are being used based on the Regulation of the Minister of Health (PMK) number 24 of 2022 concerning Medical Records, which is a transition of patient medical records from conventional systems to electronic-based. This study aims to determine the effect of using an electronic medical record system on effective doctor-patient communication relationships in hospital outpatient clinics. This study was conducted at a B-class general hospital in Jakarta Regional General Hospital, using an analytical descriptive method and a cross-sectional approach. A total of 153 respondents followed quota sampling rules. The test used was the chi-square test, with the p-value being less than 0.05. Approximately 50% of respondents demonstrated high levels of effective doctor-patient communication and high levels of knowledge on the use of RME. This study states that there is a positive relationship between the use of electronic medical records and effective communication between doctors and patients.
PENGARUH OBESITAS SENTRAL TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA PEGAWAI PEREMPUAN DI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAKARTA Ningtiyas, Tabita Sri Wahyu; Kristanti, Melly; Nurcita, Boenga; Hadiwiardjo, Yanti Harjono
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.25413

Abstract

Peningkatan perempuan dalam dunia kerja menimbulkan peningkatan kelelahan kerja. Permasalahan kelelahan kerja lebih beresiko tinggi terjadi pada perempuan. Faktor pemicu perempuan lebih beresiko mengalami kelelahan akibat status gizi obesitas sentral yang sering terjadi pada perempuan. Obesitas sentral mengakibatkan penurunan oksigen yang masuk ke tubuh sehingga menimbulkan kelelahan. Faktor lain yang memicu kelelahan yaitu usia, masa kerja dan beban kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh obesitas sentral dan faktor paling berpengaruh terhadap kelelahan kerja pada pegawai perempuan di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional teknik random sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 36 pegawai perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran lingkar perut, kuesioner NASA-TLX, FAS dan masa kerja. Analisis statistik pada penelitian ini menggunakan uji regresi logistik. Pada penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang siginifikan antara obesitas sentral (p=0,002), usia (p= 0,011), masa kerja (p=0,011) dan beban kerja (p=0,030) terhadap kelelahan kerja. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara obesitas sentral terhadap kelelahan kerja setelah dikontrol oleh variabel usia, masa kerja dan beban kerja. Penelitian ini menemukan bahwa beban kerja yang paling berpengaruh terhadap kelelahan kerja dengan atau tanpa obesitas sentral pada pegawai. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa obesitas sentral berpengaruh terhadap kelelahan kerja, namun beban kerja yang paling berpengaruh terhadap kelelahan kerja karena beban kerja yang tinggi memicu seseorang mengalami kelelahan. Maka dari itu perlu evaluasi terkait beban kerja pada pegawai perempuan di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta.
ANALISIS KUALITATIF KEBUTUHAN PEMBENTUKAN TIM MUTU DAN KETAHANAN KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN INFEKSI SCABIES Ramadhani, Isniani; Kristanti, Melly; Krisnanik, Erly; Wahyuni, Yosha Putri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.35320

Abstract

Scabies merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh Sarcoptes Scabiei. Indonesia termasuk dalam 5 negara dengan beban scabies tertinggi dan pesantren salah satu tempat yang paling banyak menderita scabies. Untuk mengendalikan penyebaran scabies, diperlukan protokol preventif yang efektif serta tim kesehatan yang paham mengenai mutu dan ketahanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah pesantren sudah mengetahui konsep mutu dan ketahanan kesehatan serta infeksi scabies dan mengetahui apakah perlu dibentuk Tim Mutu dan Ketahanan Kesehatan di Pesantren. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan wawancara terstruktur. Pengolahan data menggunakan software NVivo 12. Dilakukan di Pesantren Darunna’im Yapia, Parung, Bogor. Didapatkan bahwa koding ke delapan responden mempunyai kemiripan (similarity) dengan angka pearson correlation coefficient ≥ 0,7 artinya saling berkorelasi satu sama lain. Kesimpulan yang di dapat tim kesehatan belum mengetahui secara mendalam tentang konsep mutu dan ketahanan kesehatan serta infeksi scabies. Perlu dibentuk Tim Mutu dan Ketahanan Kesehatan.
Effect of Breadfruit Leaf (Artocarpus altilis) Extract on Histological Features of the Seminiferous Tubules in Diabetic Wistar Rats Wulandari, Puspa; NurCita, Boenga; Kristanti, Melly; Irsyad, Nasihin Saud
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol 5 No 01 (2024): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i01.6436

Abstract

Hyperglycemia can lead to increased free radicals formation that can potentially cause oxidative stress as a trigger for male reproductive organ damage, damaging the histological structure of seminiferous tubules as a place for sperm cell formation. Flavonoids in breadfruit (Artocarpus altilis) are known to be able to counteract free radicals caused by diabetes. The research was conducted to observe the effect of breadfruit leaf extract on the histological features of seminiferous tubules in diabetic Wistar rats. This true-experimental research with post-test-only control group design and purposive sampling technique to obtain 30 Wistar white male rats 8-12 weeks old weighing 150-200 g were grouped into 5 groups. The negative control group was fed standard food; the positive control was induced with STZ, and treatments 1, 2, and 3 were given the extract at doses of 200 mg/kgBW, 400 mg/kgBW, and 800 mg/kgBW consecutively for 30 days. Assessment of spermatogenesis in the histology of seminiferous tubule using Johnsen score criteria. Data were analyzed by the Kruskal-Wallis and the Mann-Whitney U posthoc test, which revealed significance with a p-value of <0.001 (<0.05). This study showed that breadfruit leaf extract can improve the histology of seminiferous tubules. Despite not being as good as the histology of seminiferous tubules under normal conditions, it has a therapeutic effect.
Diagnosis Komunitas : Peningkatan Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat Terhadap Skizofrenia pada Keluarga Binaan di Kecamatan Beji, Kota Depok Kristanti, Melly; Retno Yulianti; ria maria theresa
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): Vol. 2 No. 2 (2024): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v2i2.9324

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan kejiwaan dan kondisi medis yang dapat mempengaruhi fungsi otak manusia, mempengaruhi emosional dan tingkah laku serta dapat mempengaruhi fungsi normal kognitif. Berdasarkan data sebanyak 220 juta jiwa penduduk Indonesia, dengan prevalensi penderita skizofrenia di Indonesia sebesar 0,3-1 persen maka diperkirakan sekitar 2 juta orang menderita skizofrenia. Kegiatan ini berupa intervensi dengan metode pendekatan kepada masyarakat secara diagnosis komunitas yaitu penyuluhan mengenai pengetahuan skizofrenia meliputi definisi, etiologi, faktor risiko, gejala, pengobatan, dan pencegahan kepada keluarga binaan. Hasil kegiatan ini terdapat peningkatan sikap dan pengetahuan setiap anggota keluarga binaan terhadap skizofrenia dengan nilai p-value < 0,05. Diharapkan bahwa penerapan pelatihan materi terkait skizofrenia untuk kader bersama tenaga kesehatan secara berkala dan diikuti dengan kegiatan penyuluhan ke masyarakat yang dilakukan secara rutin
Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Pasca Gempa di Desa Ujung Jaya, Kecamatan Sumur, Provinsi Banten Redha, Pratiwi Soni; Kristanti, Melly; Chairani, Aulia; Rahmawati, Desie; Relawan, Sekolah
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): Vol. 2 No. 2 (2024): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v2i2.9688

Abstract

Gelombang seismik diciptakan oleh pelepasan energi dari dalam bumi yang tiba-tiba, pergerakan kerak bumi, atau lempeng Bumi biasanya. yang menyebabkan gempa bumi.Gempa bumi ini berpusat di 52 km barat daya Sumur Kabupaten Pandeglang dengan skala 6,7 SR, kedalaman 10 km,merupakan gempa bumi yang dangkal, adanya pergerakan naik dan tidak memicu tsunami. Gempa bumi ini menyebabkan guncangan terkuat di Cikeusik dan Panimbang, Pandeglang pada skala VI MMI. Di Labuan, Sumur, dan Lebak. Dimana wilayah paling parah terdampak adalah kecamatan sumur, Cikeusik, Cimanggu, dan kabupaten Pandeglang, serta kabupaten Lebak. Bencana gempa bumi ini mengakibatkan banyaknya kerugian akan materi dan korban sehingga hal ini mendasari akan dilakukannya pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak mulai dari pemeriksaan sampai pengobatan secara gratis. Kegiatan ini dilakukan oleh seluruh tim dari Social Disaster Rescue Sekolah Relawan yang turun langsung ke lokasi bencana untuk membantu masyarakat dalam segi kesehatan dan memberi dukungan mental terhadap masyarakat terdampak. Adanya analisis situasi dilakukan dengan mengumpulkan data primer melalui wawancara dengan pemimpin desa setempat dan data sekunder melalui wawancara dengan pemimpin desa. Selanjutnya, menggunakan pendekatan kualitatif Adapun kegiatan ini diikuti oleh masyarakat desa Ujung Jaya sebanyak 52 orang dengan kualifikasi adalah Perempuan 35 orang , Laki-laki 14 orang, Lanjut Usia 3 orang. Di desa Ujung Jaya ini didapatkan bahwa didapati pasien hampir rata-rata keluhannya adalah batuk,demam,pilek, gatal-gatal, tekanan darah rendah, magh. Adanya antusias masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini membuat kami bersemangat untuk melaksanakan kegiatan ini. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengurangi pemberantasan penyakit dan keluhan kesehatan pasca gempa terjadi
Hypoxia and Time of Useful Consciousness in Hypobaric Chamber at 25,000 feet in Aircrew at dr. Saryanto Health Institute of Aeronautics and Space Putri, Nabila Tita Azalia; Savitri, Pritha Maya; Kristanti, Melly; Irawan, Agneta Irmarahayu
The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Vol. 13 No. 2 (2024): The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijosh.v13i2.2024.173-181

Abstract

Introduction: Hypoxia is a condition characterized by insufficient oxygen supply to tissues which causes body tissues to fail to get adequate oxygen supply. Hypobaric hypoxia is generally recognized as the most serious physiological hazard during high-altitude flight. This puts active crew members at risk for hypoxia and so they rely on effective performance time (EPT) or time useful consciousness (TUC) to take appropriate corrective and protective actions when hypoxia occurs. This study aimed to describe TUC scores and hypoxia symptoms experienced by active flight crew at dr. Saryanto Health Institute of Aeronautics and Space in 2021. Methods: A descriptive research design using medical record data from 99 flight crew with simple random sampling. The variables in this study consisted of hypoxia symptoms and TUC scores. This study uses univariate analysis to see the frequency distribution of the variables of hypoxia symptoms and TUC score. Results: The results showed that 18.2% experienced cognitive symptoms, 4% experienced psychomotor symptoms, 16.2% experienced visual symptoms, 3% experienced psychological symptoms, 54.5% experienced non-spesific symptoms, and 37.4% did not feel any symptoms. Most of the flight crew (68.7%) had sufficient EPT/TUC scores (3-4 minutes). Conclusion: Active flight crews feel symptoms of hypoxia and have sufficient TUC scores.
Gejala Klinis dan Riwayat Komorbid pada Dewasa Muda terhadap Status Kesembuhan COVID-19 di DKI Jakarta Nunuk Nugrohowati; Melly Kristanti; Boenga Nur Cita
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i01.1928

Abstract

Usia dewasa muda memiliki kerentanan dalam paparan COVID-19 dan resiko kematian, meskipun pada saat ini diketahui manifestasi klinis pada usia muda lebih ringan dibandingkan dengan usia dewasa. DKI Jakarta ditemukan kasus mencapai 270.494 orang terinfeksi COVID-19 rentang usia 5-28 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gejala klinis pasien pada usia muda yang terinfeksi COVID-19 dengan desain studi cross sectional menggunakan data sekunder Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2021 pada trimester pertama. Jumlah sampel 3.851 orang terpilih melalui inklusi dan eksklusi. Variabel yang diteliti adalah jenis kelamin, riwayat penyakit komorbid dan status kepulangan pasien, dengan analisis data chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pasien COVID-19 usia dewasa muda pulang dengan status sembuh (99,71%), kasus meninggal lebih banyak pada laki-laki (54,5%), Pasien COVID-19 yang meninggal berusia dewasa muda lebih banyak ditemukan di wilayah Jakarta utara dan Jakarta timur (27,3%), pasien dengan kondisi sembuh dan riwayat hipertensi 21%, gejala awal yang dirasakan paling banyak demam (52,1%), batuk (49%) dan anosmia (37,7%). Analisis bivariat tidak terdapat hubungan gejala klinis dan riwayat komorbid terhadap status kesembuhan pasien (P-value < 0,05). Meskipun usia muda perlu diperhatikan kondisinya jika terkena COVID-19 terutama pada pasien yang memiliki gejala awal seperti demam, batuk, nyeri tenggorokan, hilang/berkurang indera pengecap, sesak nafas, mual dan muntah dan anosmia, karena tidak menutup kemungkinan pasien itu akan sembuh. Maka dari itu tingkatkan daya tahan tubuh dan laksanakan vaksinasi booster COVID-19.
PENGARUH STATUS OBESITAS TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA TENAGA SANITARIAN DAN SURVEILANS DI PUSKESMAS KOTA BANDUNG soni Redha, Pratiwi; Kristanti, Melly; Chairani, Aulia; Rahmawati, Desie
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.35640

Abstract

Kelelahan kerja pada tenaga kesehatan dapat mempengaruhi akan kondisi kesehatan sehigga pelayanan kesehatan yang tidak maksimal. Kelelahan kerja dapat dirasakan oleh semua tenaga kesehatan seperti tenaga surveilans dan sanitarian di Puskesmas yang ada di kota Bandung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh status obesitas terhadap kelelahan kerja pada tenaga sanitarian dan surveilans di Puskesmas Kota Bandung. Desain penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian merupakan tenaga sanitarian dan surveilans di Puskesmas Kota Bandung. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode total sampling, jumlah sampel penelitian yaitu 51 orang. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis crosstabulation dan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa kerja (p=0,788), usia (p=0,991), beban kerja (p=0,203), jenis kelamin (p=0,172) tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kelelahan kerja, tetapi status gizi berpengaruh secara signifikan terhadap kelelahan kerja (p=0,009; OR= 2,36). Status gizi obesitas berpeluang meningkatkan risiko kelelahan kerja sebesar 2,36 kali dibandingkan dengan yang tidak obesitas. Tenaga kesehatan termasuk tenaga surveilans dan sanitarian di Puskesmas dapat mendapatkan beban kerja yang tidak berlebihan dan dapat melakukan pemilihan akan pekerjaan sehingga dapat mencegah terjadinya kelelahan kerja, selain itu juga tenaga sanitarian yang obesitas untuk dapat menjalankan diet dan olahraga teratur agar mengurangi risiko kelelahan kerja.
Co-Authors Abigail, Rebecca Alexander Sanjaya Alfian Zulhakim Anisya Zakiyyahaya Arvant Aritha Rebecca Ayu Sibarani Arvant, Anisya Zakiyyahaya Aulia Chairani Aulia Chairani, Aulia Ayu Hapsari Nareswari Bayu Gawtama Boenga Nur Cita Boenga Nurcita cantika Dandi Tri Dirgantara Dinda Amalia Suryadi Dini, Theresia Dirgantara, Dandi Tri Erlita, Sisca Erly Krisnanik Fadhila Nurmaulida Fairuz, Nabila Febiya Ningrum , Indriyani Firda Amalia Fitriya, Ismah Nurul Sittah Hanifah, Mayang Putri Hardieni, Niniek Irawan, Agneta Irmarahayu Irsyad, Nasihin Saud Kita, Bungahati Lestari, Nadia Putri Maftuhin, Achmad Nabil Hafidh Makkiyah, Feda Anisah Marlina Dewiastuti, Marlina Meiskha Bahar Mila Citrawati Nabila Fairuz Nabila, Adelia Neysa Ornella Dira Ningtiyas, Tabita Sri Wahyu Niniek Hardini Nunuk Nugrohowati Nunuk Nugrohowati Nur Fasya, Ratu Azka Nur, Hendi Fulvian Fauzan Nurmaulida, Fadhila Parameswari, Aryadhira Pasaribu, Junita Septiana Pritha Maya Savitri Putri, Nabila Tita Azalia Putrialif, Hayatunufus Raden Roro Maya Dennisa Rahmawati, Desie Raihan, Muhamad Pandji Redha, Pratiwi Soni Relawan, Sekolah Retno Yulianti Ria Maria Theresa Ria Maria Theresia Risa Ika Meidianab Rusadi, Rosmala Atina Safira, Lisa Safira, Ramadhani Sanjaya, Alexander Setyaningsih, Yuni Shabrina Amalia Suci Shaifuddin, Zakky Soni Redha, Pratiwi Soroy Lardo Suci, Shabrina Amalia Suzy Yusna Dewi Syeftiani, Nabilatussalma theresa, Ria Maria Theresa Tri Faranita, Tri Vernanda Em Afdhal Wahyuni, Yosha Putri Wulandari, Puspa Yaafi, Muhammaf Irfaan Yanti Harjono Hadiwiardjo Yasmin Azizah Idhsa Yaya Aria Santosa Yunita M. Lestari