Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

CUSTOMERS’ INTENTION ON PURCHASING AIRLINES E-TICKET: THE ANALYSIS OF ONLINE TRUST AND TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL IN GARUDA INDONESIA WEBCOMMERCE Sari, Devi Permata; Rofiq, Ainur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CUSTOMERS’ INTENTION ON PURCHASING AIRLINES E-TICKET: THE ANALYSIS OF ONLINE TRUST AND TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL IN GARUDA INDONESIA WEBCOMMERCE. This study purposes to examine and  analyse customer’s intention on purchasing airlines e- ticket with case in Garuda Indonesia’s e-ticket. In this study, the factors that effect customers’ purchase intention are online trust and Technology Acceptance Model, which consists of perceived usefulness (PU) and perceived ease- of- use (PEOU). The research was conducted at Faculty of Economic and Business University of Brawijaya by using survey methodology. The respondents or sample was choosen as 169 samples based on purposive sampling, which the respondents taken by some criterias. The data were analyzed by  using SPSS 19(IBM SPSS 19). The result of this research showed that customers’ purchase intention of e-ticketing is effected by perceived usefulness factor. It means that people are more concern with the value they get by buying online ticket than any other factors ( online trust and perceived ease- of- use). Key words: E- ticketing, online trust, Technology Acceptance Model, perceived usefulness, perceived ease- of- use, purchase intention, Garuda Indonesia.
Pengaruh Konflik Dan Pemutusan Hubungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan Di PT. ISS Indonesia Cabang Medan Sari, Devi Permata; Sari, Dian Purnama; Wardhani, Winda
Jurnal ILMAN (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol. 12 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35126/ilman.v12i1.589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konflik dan pemutusan hubungan kerja baik secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan di PT. ISS Indonesia Cabang Medan dan seberapa besar pengaruhnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan beberapa uji yakni reliability analysis, uji penyimpangan asumsi klasik dan regression linier. Berdasarkan hasil regresi data primer yang diolah dengan menggunakan SPSS 20, diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut: Y = 1,031 + 0,329 X1 + 0,712 X2. Secara parsial, variabel konflik (X1) berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan (Y) di PT. ISS Indonesia Cabang Medan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (3,952 > 2,052). Sedangkan variabel pemutusan hubungan kerja (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap semangat kerja karyawan (Y) di PT. ISS Indonesia Cabang Medan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (7,681 > 2,052). Secara simultan, variabel konflik (X1) dan pemutusan hubungan kerja (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap semangat kerja karyawan (Y) di PT. ISS Indonesia Cabang Medan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai F hitung > F tabel (221,992 > 3,35). Variabel konflik (X1) dan pemutusan hubungan kerja (X2) mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel semangat kerja karyawan (Y) sebesar 94,3% sedangkan sisanya sebesar 5,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari kesimpulan di atas, penulis memberikan saran bahwa hendaknya karyawan dan pimpinan mengurangi konflik yang berkepanjangan sehingga semangat kerja dapat meningkat. Hendaknya pimpinan lebih selektif lagi dalam memutuskan hubungan kerja sehingga karyawan yang masih layak tidak diberhentikan secara sepihak. Hendaknya karyawan bekerja dengan semangat yang tinggi agar perusahaan dapat melihat kualitas yang dimiliki karyawan.