Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pelaksanaan Metode Resitasi Pembelajaran Pendidikanagama Islamdi Smpnegeri 35 Kota Pekanbaru Sari, Devi Permata; Nasrul, Nasrul; Rosina, Rosina; Dayana, Putri; Intaniah, Dina; Lian, Dewi; Kuspermadi, Dede
TADARUS Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v8i1.2788

Abstract

Pendidikan bukan tentang peserta didik yang dipaksa belajar setiap waktu sehingga peserta didik merasa terbebani karena merasa waktu habis untuk belajar. Tidak hanya di sekolah tetapi di rumah juga digunakan untuk belajar berupa menyelesaikan pekerjaan rumah yang diberikan guru. Untuk itu diperlukan metode yang bisa diterapkan oleh guru untuk mengurangi beban peserta didik salah satunya metode resitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan metode resitasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 35 Pekanbaru di kelas VII dan IX. Metode dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan teknik wawancara. Yang menjadi subjek penelitian adalah guru Pendidikan Agama Islam kelas VII dan kelas IX. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri yang mewawancarai subjek dengan beberapa pertanyaan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam memberi tugas kepada peserta didik berupa laporan shalat dan mengaji sebagai nilai pokok, serta hafalan surat juz 30 dan do’a sehari-hari sebagai nilai tambahan yang sifatnya berkesinambungan, akan tetapi metode resitasi belum dilaksanakan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam karena masih menggunakan metode ceramah dan metode diskusi.
Kebijakan Hukum Pidana Dalam Mengimplementasikan Nilai Keadilan dan Kepastian Hukum: Studi Kasus Korupsi 271 Triliun Sari, Devi Permata; Marbun, Ayu Elsyanti; Yanti , Shifa Febri; Olivia , Chelsi; Hasibuan , Aulia Rahmi; Ananta , Dhea; Hudi , Ilham
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 9 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan hukum pidana yang diterapkan dalam kasus korupsi 271 triliun rupiah, mengevaluasi sejauh mana kebijakan tersebut mampu mengimplementasikan nilai keadilan dan kepastian hukum dan menyusun rekomendasi untuk memperbaiki kebijakan hukum pidana dalam penanganan kasus korupsi di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mengkaji kebijakan hukum pidana dalam mengimplementasikan nilai keadilan dan kepastian hukum, khususnya dalam kasus korupsi sebesar 271 triliun rupiah. Hasil dan pembahasan penelitian ini mencakup peran pemerintah dan lembaga penegak hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangkap dan mengadili para pelaku, serta membahas tantangan dan hambatan yang ada. Kesimpulan penelitian menyoroti pentingnya kebijakan hukum pidana yang efektif dalam mengimplementasikan nilai keadilan dan kepastian hukum, terutama dalam kasus korupsi besar seperti kasus 271 triliun rupiah.
ANALYSIS OF THE FACTORS INFLUENCING THE OFFLINE LEARNING READINESS DURING THE COVID-19 PANDEMIC Sulistyowati, Arlina Dhian; Sari, Devi Permata; Khayati, Fitriana Noor; Winarti, Ambar; Syaroh, Ria May
Journal of Vocational Nursing Vol. 4 No. 1 (2023): MAY 2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jovin.v4i1.39805

Abstract

Introduction: Since the end of 2019, the COVID-19 virus has turned into a global health problem and has changed various aspects of life, including education. The government felt compelled to close down the school and encouraged students to carry out online learning. During the online learning process, there are numerous arising obstacles. Thus, the government considered changing it to offline learning in 2021. In its implementation, however, there were many factors regarding learning readiness that must be taken into account, such as physical, psychological, and material readiness. This study aims to analyze the factors influencing offline learning readiness during the COVID-19 pandemic. Methods: This study is quantitative research carried out by employing a cross-sectional approach. There were 49 respondents obtained through a total sampling technique. A questionnaire was utilized as the research instrument and the Chi-Square test was used as the bivariate data analysis. Results: The result revealed that most respondents (73.5%) were females and the mean value of respondents' age was 20.88 years. Furthermore, the respondents had high offline learning readiness (67.3%) and physical readiness, psychological readiness, and material readiness classified under the "ready” category with (81.6%), (57.1%), and (57.1%), respectively. The results of the Chi-Square test showed that physical, psychological, and material readiness influenced offline learning readiness. Conclusions: The present study also concluded that physical readiness was the most dominant factor which affects offline learning readiness.
Assistance for Reproductive Health Workers in Efforts to Increase Pap Smear Coverage Brahmana, Ivanna Beru; Rosa, Elsye Maria; Sari, Devi Permata; Larasati, Raden Rara Pandhan Budi
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v10i2.3274

Abstract

Background: Pap smears are essential for the early detection and prevention of cervical cancer, yet the coverage of these screenings in Indonesia is still low, at approximately 7.3%. Health centers are available in nearly all sub-districts, with many areas having additional supporting centers. Health workers in these facilities have been trained on the significance of Pap smear. It is expected that with more active involvement from health workers in educating and assisting local communities, the coverage of Pap smears will improve. Objective: To assess how much Pap smear coverage can increase with effective support from health workers. Method: A descriptive cross-sectional study was conducted with 33 married women in Central Java between July and September 2024, using consecutive sampling. Results: The average age of participants was 43.06 years, and 60.6% (20/33) had never had a Pap smear. Following educational support from health workers, 75.8% (25/33) of participants gained a better understanding of the importance of Pap smear and underwent the screening through the health insurance system in Indonesia called Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) at a designated laboratory. Conclusion: Health worker support led to a significant increase in Pap smear coverage, reaching 75.8%.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kepatuhan Minum Tablet Fe pada Remaja Putri Sari, Devi Permata; Hamranani, Sri Sat Titi; Suyami, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manfaat pemberian tablet besi folat secara gratis untuk pencegahananemia defisiensi besi pada remaja putri sering dihambat olehkepatuhan remaja putri dalam minum tablet Fe. Kepatuhanmerupakan perilaku yang dipengaruhi oleh faktor dari dalam diriindividu yaitu pengetahuan dan sikap. Tujuan penelitian ini untukmengetahuai hubungan pengetahuan dan sikap dengan kepatuhanremaja putri kelas x di SMK N 1 Klaten. Desain Penelitianmenggunakan metode deskriptif analitikdanteknik pengambilansampel dengan menggunakan teknik Probability sampling denganteknik Proposional random sampling sebanyak 83 responden danmenggunakan uji kendal tau. Hasil menunjukan bahwa adahubungan pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan minum tabletFe.Analisa data dengan uji kendal tau pengetahuan dengankepatuhan didapatkan p value 0,02 ; < 0,05. Sedangkan sikapdengan kepatuhan minum tablet Fe mendapatkan analisa datadengan uji kendal tau didapatkan p value 0,004 ; < 0,05.Kesimpulanbahwa kepatuhan minum tablet Fe memiliki hubungan denganpengetahuan dan sikap remaja putri kelas x di SMK N 1 Klaten
Kualitas Tidur Ibu Post Sectio Caesarea dengan Metode ERACS Sari, Devi Permata; Elsera, Chori; Hamranani, Sri Sat Titi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ERACS atau disebut dengan Enhanced Recovery After Cesarean Surgery,merupakan prosedur operasi caesar dengan pendekatan khusus untuk mengoptimalkan kesehatan dan keamanan ibu dan bayi pada periode sebelum, selama, dan setelah menjalani operasi caesar. Pada pasien post partum dengan sectio caesarea metode ERACS memiliki berbagai macam dampak untuk pasien. Ketidaknyamanan secara fisik menyebabkan pasien mengalami gangguan pada kualitas tidur.. Penyebab kesulitan tidur diantaranya nyeri perineum, rasa tidak nyaman di kandung kemih, serta gangguan bayi sehingga dapat mempengaruhi daya ingat dan kemampuan psikomotor. Pola tidur akan kembali normal dalam 2-3 minggu setelah persalinan. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran kualitas tidur ibu post Sectiocaesarea dengan Metode ERACS Descriptive dengan pendekatan crosssectional. Populasi ibu post partum SC di sebanyak 33, dengan teknik total sampling didapatkan sampel 33 responden. Instrumen penelitian menggunakan Postpartum Sleep Quality Scale (PSQS) untuk mengukur kualitas tidur. Hasil penelitian menunjukkan rerata umur responden 30,34 tahun, pendidikan SMA, pekerjaan iburumah tangga, paritas primigravida dan frekuensi SC dengan rerata 1,18 kali. Hasil penelitian didapatkan bahwa kulitas tidur responden sebagaian besar baik.(66,7%).
THE RELATIONSHIP BETWEEN NURSES' KNOWLEDGE AND COMPLIANCE IN PERFORMING FALL RISK RE-ASSESSMENT Sulistyowati, Arlina Dhian; Rusminingsih, Esri; Sari, Devi Permata; Kayati, Fitriana Noor; A, Yuli Widhi
Journal of Vocational Nursing Vol. 3 No. 1 (2022): MAY 2022
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jovin.v3i1.35112

Abstract

Introduction: The fall incidence will have a detrimental impact on the hospital, staffs and patients as the service recipients. This can be prevented by conducting fall risk reassessment. It is an assessment of patient's fall risk carried out by nurses. This study aims to determine the level of knowledge and compliance of nurses in carrying out a patient fall risk reassessment in the inpatient ward. Methods: This study used an observational analytical design with a quantitative method and a cross-sectional approach. A total sampling of 48 respondents were used as samples. Kendall Tau-b test was employed as the analysis technique. Results: The respondents were mostly female or as many as 33 people (68.8%). The educational level of the respondents was mostly D-III or as many as 32 people (66.7%). The majority of respondents' working period was 3-5 years or as many as 26 people (54.2 %). The average age of the respondents was 27.5 years, the respondents' knowledge was mostly good or as many as 24 people (50%), and the respondents' compliance in carrying out the fall risk reassessment was mostly compliant or as many as 41 people (85.4%). This study utilized the Kendall Tau-b test and obtained p value = 0.006 and Correlation Coefficient of 0.387.  Conclusions: There is a significant relationship between nurses' knowledge of fall risk and their compliance in carrying out a fall risk reassessment in the inpatient ward of the PDHI Yogyakarta Islamic Hospital. The higher the knowledge, the higher the level of nurse compliance.
CUSTOMERS’ INTENTION ON PURCHASING AIRLINES E-TICKET: THE ANALYSIS OF ONLINE TRUST AND TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL IN GARUDA INDONESIA WEBCOMMERCE Sari, Devi Permata; Rofiq, Ainur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CUSTOMERS’ INTENTION ON PURCHASING AIRLINES E-TICKET: THE ANALYSIS OF ONLINE TRUST AND TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL IN GARUDA INDONESIA WEBCOMMERCE. This study purposes to examine and  analyse customer’s intention on purchasing airlines e- ticket with case in Garuda Indonesia’s e-ticket. In this study, the factors that effect customers’ purchase intention are online trust and Technology Acceptance Model, which consists of perceived usefulness (PU) and perceived ease- of- use (PEOU). The research was conducted at Faculty of Economic and Business University of Brawijaya by using survey methodology. The respondents or sample was choosen as 169 samples based on purposive sampling, which the respondents taken by some criterias. The data were analyzed by  using SPSS 19(IBM SPSS 19). The result of this research showed that customers’ purchase intention of e-ticketing is effected by perceived usefulness factor. It means that people are more concern with the value they get by buying online ticket than any other factors ( online trust and perceived ease- of- use). Key words: E- ticketing, online trust, Technology Acceptance Model, perceived usefulness, perceived ease- of- use, purchase intention, Garuda Indonesia.
Pengaruh Konflik Dan Pemutusan Hubungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan Di PT. ISS Indonesia Cabang Medan Sari, Devi Permata; Sari, Dian Purnama; Wardhani, Winda
Jurnal ILMAN (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol. 12 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35126/ilman.v12i1.589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konflik dan pemutusan hubungan kerja baik secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan di PT. ISS Indonesia Cabang Medan dan seberapa besar pengaruhnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan beberapa uji yakni reliability analysis, uji penyimpangan asumsi klasik dan regression linier. Berdasarkan hasil regresi data primer yang diolah dengan menggunakan SPSS 20, diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut: Y = 1,031 + 0,329 X1 + 0,712 X2. Secara parsial, variabel konflik (X1) berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan (Y) di PT. ISS Indonesia Cabang Medan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (3,952 > 2,052). Sedangkan variabel pemutusan hubungan kerja (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap semangat kerja karyawan (Y) di PT. ISS Indonesia Cabang Medan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (7,681 > 2,052). Secara simultan, variabel konflik (X1) dan pemutusan hubungan kerja (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap semangat kerja karyawan (Y) di PT. ISS Indonesia Cabang Medan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai F hitung > F tabel (221,992 > 3,35). Variabel konflik (X1) dan pemutusan hubungan kerja (X2) mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel semangat kerja karyawan (Y) sebesar 94,3% sedangkan sisanya sebesar 5,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari kesimpulan di atas, penulis memberikan saran bahwa hendaknya karyawan dan pimpinan mengurangi konflik yang berkepanjangan sehingga semangat kerja dapat meningkat. Hendaknya pimpinan lebih selektif lagi dalam memutuskan hubungan kerja sehingga karyawan yang masih layak tidak diberhentikan secara sepihak. Hendaknya karyawan bekerja dengan semangat yang tinggi agar perusahaan dapat melihat kualitas yang dimiliki karyawan.