Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pemberian Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia Linn) terhadap Respon Inflamasi Tikus yang diinduksi Kolitis Utami, Tri Fitri Yana; Sahid, Muhammad Novrizal Abdi; Ediati, Ediati; Sari, Ika Puspita
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v8i3.71388

Abstract

Kolitis Ulseratif (KU) merupakan penyakit peradangan usus yang dapat berkembang menjadi kanker usus dan akan meningkatkan kematian jika tidak tertangani dengan baik. Pengobatan KU dilakukan dengan pemberian kortikosteroid, imunosupresan dan agen biologis, namun hal itu dapat menyebabkan munculnya penyakit lainnya. Mengkudu (Morinda citrifolia Linn) mengandung senyawa flavonoid yang mampu memberikan efek preventif dan terapeutik dengan menurunkan sitokin proinflamasi sehingga diperkirakan dapat memperbaiki kondisi KU. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian Ekstrak Buah Mengkudu (EBM) terhadap KU pada tikus yang diinduksi asam asetat. EBM diperoleh dari ekstraksi metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Induksi KU dilakukan pada tikus Sprague Dawley menggunakan 2% asam asetat. Tikus dibagi menjadi 6 kelompok, yaitu:  K1 (kontrol normal); K2 (kontrol negatif); K3 (Kontrol positif); K4, K5 dan K6 yaitu perlakuan berturut-turut diberi EBM dosis 100 mg/kgBB, 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB. Kemudian dilakukan pengamatan respon inflamasi dengan paramater skoring penilaian indeks aktivitas penyakit (IAP) kolitis (berat badan, konsistensi feses, dan keberadaan darah pada feses), makrokopi lesi kolon serta rasio berat kolon/panjang kolon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa EBM berpengaruh pada penurunan skor IAP KU, makroskopi lesi kolon dan rasio berat kolon/ panjang kolon pada dosis 100 mg/kgBB, 200 mg/kgBB, dan 400 mg/kgBB dimana dosis 400 mg/kgBB menunjukkan aktivitas yang lebih baik dan menunjukkan perbedaan siginifikan (p<0,05) dibandingkan kontrol negatif. EBM memberikan respon yang baik pada kondisi KU jika dinilai dengan parameter tersebut. Perbaikan respon inflamasi pada KU oleh EBM, menjadikan EBM sebagai kandidat pengobatan KU yang potensial.
Co-Authors A., Diki Aprianto Abdurrohman KM, M. Sa’id Amin Retnoningsih Anna Wahyuni Widayanti Anwar, Sumadi Lukman Ardha, Doglas Rama Bayu Arif Wijaya Arifin, Shokhibul Arwani, M. Atika Atika Azizah, Zulfi Bathari, Anggraini Citra Ryshang Batubara, Naufal Akbar Bayu Bakti Angga Santoso Candraningrat, I Dewa Agung Ayu Diva Darwito Dewi Latifatul Ilma Dewi, Aprilya Tunggo Dian Natalia Dicky M. Rizal, Dicky M. Djoko Wahyono Dyawati, Nova Ediati Sasmito Ediati, Ediati Endang Lukitaningsih Enni Suwarsi Rahayu Estriningsih, Endang Fairuza, Najwa Falihah, Atika Hanum Fauzi, Rifani Firda Ridhayani Firiyah, Erna Tsalatsatul Fita Rahmawati Fitriyah, Erna Tsalasatul Harahap, Amira Mufidah I Dewa Putu Pramantara Ibrahim, Muhammad Malik Irfan Muris Setiawan Karundeng, Glory Claudia Kurnia, Ita Lestari, Jumi’ati Dian Lubis, Zulfahmi Mahardinata, Nur Azid MAULANA, AGUNG FIRMAN Maulidiyah, Vivin Nur Mazidah, Nurul Muhammad Husaini Muhammad Nurul Huda Munadi, Windya Rizki Dwi Mustofa Mustofa Muvita Rina Wati Nabila, Lathifa Nafi’a, Fikrotul Ilman Nanang Munif Yasin Nurkhalika, Rachmi Nurul Huda Nurwulandari , Andini parakoso, gigih Pratama, Anton Primasari, Firdhani Satia Purwaningtyastuti, Eni Rakhmawati, Fitria Ratna Ratna Riani, Susetya Lia Rizka Humardewayanti Asdie Rohmah, Eliya Roni, Faishol Rufaidah, Alfin Rumiyati, Rumiyati Sahid, Muhammad Novrizal Abdi Selamet, Ni Made Dwi Antika Setiyawati, Diana Simamora, Dian Mutiara Siti Choiriyah Siti Rahayu Sulistyawati, Ety Diana Sulistyawaty, Ety Diana Taufik, Ganjar Titik Nuryastuti Tri Murti Andayani Utami, Tri Fitri Yana Wahyuddin, Munifah Widyati, Widyati Wiganata, Siken Agil Wijayana, Singgih Wiyatami, Monia Agni Yosi Febrianti, Yosi Yuni, Ika Yusmanisari, Eka Zubaidah, Risna