Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KELENGKAPAN BERKAS REKAM MEDIS DI PUSKESMAS KUTA UTARA Marselinus Gede Widiarta; I Putu Dedy Kastama Hardy; Ni Kadek Yunita Sari
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 9 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2022.v09.i03.p10

Abstract

ABSTRACTEvery health facility, from primary/primary, secondary, tertiary levels is required to maintain medical records. Medical records are an important part of health services. The quality of medical records also determines the quality of health services. The North Kuta Health Center is one of the health centers in Badung Regency whose medical records have not yet reached 100%. The purpose of this study was to describe the completeness of patient identification and authentication of medical record files at the North Kuta Health Center and identify factors that affect the completeness of patient identification and authentication of medical record files. The research method used is a quantitative and qualitative method with a sequential explanatory design. The research sample based on the slovin formula was 92 medical record files. There were seven informants consisting of doctors, nurses, midwives, registration officers and medical records officers. The results showed that the average completeness of filling in patient identification and authentication of medical record files was quite complete but still less than the standard of completeness set by the Indonesian Ministry of Health of 100%. The lack of special training on filling out medical records, the occurrence of human errors due to lack of awareness and discipline of officers in filling out medical record files, patients not carrying identities, lack of socialization of SOPs for filling medical records, and the absence of sanctions for officers who do not fill out medical record files completely are factors that affect the completeness of patient identification and authentication of medical record files. So it is advisable to socialize the SOP for filling out medical records intensively, giving warnings or sanctions to officers who do not fill out medical record files completely and giving awards to officers who fill out medical records completely.Keywords : Completeness, factors, Medical Records, Health Services
POTENSI ANTIBAKTERI TANAMAN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP BAKTERI PATOGEN PENYEBAB DIARE Ni Made Wagi Ambakesari; Ni Luh Putu Wina Ewiantini; Ni Kadek Wini Ewintiani; Garry Ganvis Jonteo Hani; Afta Daniel Zato Waruwu; Ni Kadek Yunita Sari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.194 KB)

Abstract

ABSTRAKEscherichiacoli,Shigelladysenteriae,Staphylococcusaureus,danSalmonellathypimerupakan bakteri penyebab diare. Salah satu tumbuhan yang dapat digunakan sebagai pengobatanuntuk diare adalah tanaman pepaya. Tanaman pepaya(Carica papayaL.) merupakan salah satutanamanherbayangmemilikibanyakmanfaatbagikesehatansalahsatumanfaatnyaadalahkemampuannya dalam menghambat pertumbuhan bakteri(antibacterial)karena tanaman pepaya(CaricapapayaL.)mengandungberbagaimacamsenyawaantaralainenzimpapain,saponin,flavonoid, serta tanin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antibakteri ekstrak etanoldaun, biji, kulit buah pepaya(Carica papayaL.) dengan berbagai konsentrasi terhadap pertumbuhanbakteri patogen penyebab diare yaituEscherichia coli, Shigella dysenteriae,Staphylococcus aureus,danSalmonella thypi. Metode yang digunakan adalahsystematic literature reviewdengan carameninjau jurnal-jurnal ilmiah yang berasal dari Google Scholar, dan PubMed yang diterbitkan dalamkurun waktu 10 tahun terakhir. Hasil studi literatur ini menunjukkan bahwa bagian daun, dagingbuah, biji buah, dan kulit batang pepaya dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli,Shigella dysenteriae,Staphylococcus aureus,danSalmonella thypisecara in-vitro namun ekstraketanoldaunpepayamemilikidayahambatpalingtinggidibandingkandenganbagianlaindaritanaman pepaya.Kata Kunci :Bakteri penyebab diare, Tanaman Pepaya, Antibakterial
PENGARUH METODE PENGERINGAN DAN RASIO PENYEDUHAN TERHADAP TOTAL ASAM, pH DAN WARNA TEH CASCARA KOPI ARABIKA (Coffea arabika L.) Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum; Ni Kadek Yunita Sari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 3 (2020): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.552 KB)

Abstract

ABSTRAKKomoditas kopi Arabika di Kabupaten Bangli provinsi Bali pada Tahun 2018 mencapaisebesar 2.252 Ton. Tingginya hasil perkebunan kopi ini berdampak dengan tingginya hasil limbahkulit buah kopi pasca panen yang dihasilkan. Limbah kulit kopi yang dihasilkan rata-rata mencapai16,37% atau setiap pengolahan buah kopi akan dihasilkan 45% kulit kopi, 10% lender, 5% kulit aridan 40% biji kopi. Pemanfaatan limbah kulit kopi dilakukan dengan mengolahnya menjadi tehcascara. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan dan rasiopenyeduhan terhadap total asam, pH dan warna teh cascara kopi arabika (Coffea arabika L.).Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial; dengan 2 faktor perlakuan.Faktor I adalah cara pengeringan (sinar matahari:oven) dan faktor II adalah rasio penyeduhan tehkering : air (1:200; 3:200; 5:200) dengan 4 kali ulangan. Total asam ditentukan dengan metodeiodometri, Derajat keasaman (pH) ditentukan dengan pH meter, dan Warna dengan colour reader.Hasil analisa menunjukkan metode pengeringan sinar matahari memiliki total asam tinggi dansejalan dengan peningkatan rasio penyeduhan yaitu pada rasio penyeduhan 5:200 (0,64%). Derajatkeasaman (pH) menunjukkan metode pengeringan sinar matahari memiliki pH rendah sejalandengan peningkatan rasio penyeduhan yaitu pada rasio penyeduhan 5:200 (5,69). Warna pada airseduhan ditunjukkan dari Nilai kecerahan (L*) menunjukkan metode pengeringan sinar mataharimenghasilkan nilai kecerahan lebih rendah sejalan dengan peningkatan rasio penyeduhan berkisarantara 0,43-0,76%. Nilai kemerahan (a*) menunjukkan metode pengeringan sinar mataharimenghasilkan nilai kemerahan tinggi sejalan dengan peningkatan rasio penyeduhan berkisar antara(39,49-49,12%). Nilai Kekuningan (b*) menunjukkan metode pengeringan sinar mataharimenghasilkan nilai kecerahan lebih rendah sejalan dengan peningkatan rasio penyeduhan berkisarantara (-21,16- -27,74%).Kata kunci: Cascara, Pengeringan, Rasio Penyeduhan, Total Asam, Warna
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI INFUSA ZINGIBERACEAE TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli Ni Kadek Yunita Sari; Ni Nyoman Ari Mardianti
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 4 (2021): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.794 KB)

Abstract

ABSTRAKRimpang kunyit kuning (Curcuma longa), kunyit putih (Curcuma zedoaria), jahe merah(Zingiber officinale var. Rubrum) dan jahe gajah (Zingiber officinale var. Officinarum)termasuk dalam familia Zingiberaceae yang dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisionaloleh masyarakat Indonesia. Infeksi bakteri Escherichia coli merupakan infeksi yang terjadiakibat kontaminasi makanan atau minuman yang dikonsumsi. Dewasa ini masyarakat lebihbanyak tertarik menggunakan obat tradisional dibandingkan dengan obat sintetis, karenadipercaya apabila mengkonsumsi obat yang berasal dari tumbuhan obat atau herbalmemiliki resiko efek samping yang lebih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui aktivitas antibakteri infusa Zingiberaceae terhadap pertumbuhan Escherichia coli.Pengujian dilakukan menggunakan metode difusi cakram dan sumuran. Hasil penelitianmenunjukan bahwa infusa Zingiberaceae memiliki daya hambat terhadap Escherichia coli.Perlakuan terbaik metode difusi cakram ada pada infusa jahe gajah (Zingiber officinale var.Officinarum) dengan nilai rata-rata daya hambat 9,00 mm, sedangkan perlakuan terbaikmetode sumuran ada pada kunyit putih (Curcuma zedoaria) dengan nilai rata-rata dayahambat 6,30 mm.Kata kunci: antibakteri, infusa, Zingiberaceae, Escherichia coli.
DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN KAMBOJA PUTIH (Plumeria acuminata) TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans SECARA IN VITRO Ni Kadek Yunita Sari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 2 (2019): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.062 KB)

Abstract

ABSTRACTCandida albicans is one of the microorganisms that often causes infection. Infectioncaused by Candida albicans can cause the appearance of candidiasis. Exploration of thebenefits of white frangipani plants especially in the health sector is rarely reported, so itis necessary to do research on the inhibitory power of white frangipani extract (Plumeriaacuminata) on the growth of Candida albicans in vitro. So that in the future people canuse frangipani flowers as a natural source of antifungals to treat candidiasis. The purposeof this study was to determine the inhibition of white frangipani (Plumeria acuminata)leaf extract concentrations of 1%, 5%, 10% and 15% in the growth of Candida albicansin vitro. The test uses the Kirby-Bauer method with paper discs. Leaf samples wereextracted by maceration using 96% ethanol. The results showed that white frangipanileaf extract concentrated at 1%, 5%, 10% and 15% gave inhibition to the growth ofCandida albicans.Keywords: inhibitory power, frangipani leaves, Plumeria acuminata, Candida albicans.ABSTRAKCandida albicans merupakan salah satu mikroorganisme yang sering menyebabkaninfeksi. Infeksi yang disebabkan oleh Candida albicans dapat meyebabkan munculnyapenyakit kandidiasis. Eksplorasi manfaat tanaman kamboja putih khususnya di bidangkesehatan masih jarang dilaporkan, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang dayahambat ekstrak daun kamboja putih (Plumeria acuminata) terhadap pertumbuhan jamurCandida albicans secara in vitro. Sehingga kedepannya masyarakat bisa memanfaatkanbunga kamboja sebagai sumber antifungi alami untuk mengobati penyakit kandidiasis.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya hambat ekstrak daun kambojaputih (Plumeria acuminata) konsentrasi 1%, 5%, 10% dan 15% terhadap pertumbuhanjamur Candida albicans secara in vitro. Pengujian menggunakan metode Kirby-Bauerdengan kertas cakram. Sampel daun diekstraksi dengan proses maserasi menggunakanetanol 96%. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun kamboja putih konsentrasi 1%,5%, 10% dan 15% memberikan daya hambat terhadap pertumbuhan jamur Candidaalbicans.Kata kunci: daya hambat, daun kamboja, Plumeria acuminata, Candida albicans.
KANDUNGAN TOTAL ASAM, TOTAL GULA DAN NILAI pH KOMBUCHA CASCARA KOPI ARABIKA DESA CATUR BANGLI SELAMA FERMENTASI Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum; Ni Luh Utari Sumadewi; Ni Kadek Yunita Sari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 4 (2021): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.279 KB)

Abstract

ABSTRAKKulit teh yang dikeringkan (cascara) dapat dimanfaatkan menjadi minuman seduhanlayaknya teh. Pengembangan cascara sebagai minuman fermentasi yang sering disebutkombucha banyak dilakukan. Kombucha merupakan minuman fermentasi larutan teh dangula yang ditambahkan starter kombucha yaitu simbiosis bakteri Acetobacter xylinum danbeberapa jenis khamir diantaranya Saccharomyces cerevisiae. Penelitian bertujuanmengetahui kandungan total asam, total gula dan nilai pH kombucha cascara kopi arabikaselama fermentasi. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap dengan satufaktor yaitu lama fermentasi (4, 8, 10, 12, dan 14 hari). Hasil penelitian menunjukkan totalasam kombucha cascara berkisar antara 1,02-1,51%, total asam pada kombucha semakinmeningkat pada waktu fermentasi 4-14 hari. Total gula kombucha cascara yang dihasilkanberkisar antara 2,85-6,15%, semakin lama fermentasi maka total gula akan semakinmenurun. Nilai pH kombucha cascara berkisar antara 1,46-2,98, pH mengalami menurunselama fermentasi. Nilai pH kombucha yang aman dikonsumsi yaitu tidak boleh <3. Apabilanilai pH<3 maka minuman kombucha perlu diencerkan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.Kata kunci: cascara, kombucha, nilai pH, total asam, total gula.
Potensi Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum Theilade) sebagai Antimikroba Resisten Ni Kadek Yunita Sari; Ni Komang Widiastuti; Putu Angga Wiradana
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.868 KB)

Abstract

ABSTRAKResistensi antimikroba merupakan penurunan kepekaan mikroba terhadap efek obat antimikroba yang menyebabkan proses terapi tidak efektif. Adanya penggunaan antimikroba yang tidak rasional dalam pola peresepan memicu terjadinya resistensi terhadap antimikroba. Untuk mencegah perkembangan resistensi, strategi lain digunakan, yaitu mendapatkan senyawa antibakteri dengan menggunakan komponen bioaktif dari keanekaragaman hayati dan menggunakan bahan-bahan herbal sebagai bahan alternatif obat. Salah satu tanaman obat yang populer digunakan sebagai obat tradisional sekaligus sebagai bahan baku utama jamu adalah jahe merah. jahe merah mengandung senyawa antimikroba golongan fenol, flavonoid, minyak atsiri, dan tannin yang merupakan golongan senyawa bioaktif yang dapat menghambat pertumbuhan mikroba dan dapat dijadikan sebagai antibakteriKata kunci: Resistensi, Jahe Merah, Antimikroba
EFEKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK ETANOL BUNGA KAMBOJA PUTIH (Plumeria acuminata) TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans Anak Agung Ayu Putri Permatasari; Ni Kadek Yunita Sari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 2 (2019): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.788 KB)

Abstract

ABSTRAKJamur Candida albicans merupakan salah satu jamur patogen pada manusia.Penyakit yang ditimbulkan spesies tersebut ditemukan di seluruh dunia dandapat menyerang semua umur, baik laki-laki maupun perempuan. Masyarakatsecara umum belum mengetahui manfaat tanaman kamboja di bidangkesehatan, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang aktivitas ekstrak etanolbunga kamboja putih (Plumeria acuminata) terhadap pertumbuhan jamurCandida albicans. Sehingga kedepannya masyarakat bisa memanfaatkan bungakamboja sebagai sumber antifungi alami untuk mengobati penyakit kandidiasis.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas antijamurekstrak etanol bunga kamboja putih (Plumeria acuminata) terhadappertumbuhan Candida albicans. Pengujian menggunakan metode Kirby-Bauerdengan kertas cakram. Sampel daun diekstraksi dengan proses maserasimenggunakan etanol 96%. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak bungakamboja memberikan daya hambat sangat kuat terhadap pertumbuhan jamurCandida albicans.Kata kunci: antijamur, etanol, bunga kamboja, Plumeria acuminata, Candidaalbicans
POTENSI RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale var. Rubrum) SEBAGAI ANTIBAKTERI PATOGEN Matius Victorino Ola Dame; Putu Ayu Tantri Dewi; Ni Made Virginia; Elok Faiqotus Zahra; Virgilia Gabreni Amleni; Ni Kadek Yunita Sari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTanamanjahemerahadalahtanamanobatyangtermasukjenisrimpang-rimpangandarikeluargaZingiberaceaeyang hidup di daratan Asia tenggara beriklim tropis. Tanaman jahe merah(Zingiber officinalevar.Rubrum) berkhasiat sebagai penghambat pertumbuhanbakteri patogen.Jahe merah memiliki aroma khas yang cukup menyengat, sehingga jahe merah dapat digunakansebagai bahan tambahan aroma pada makanan, bumbu, diolah segar ataupun digunakan sebagaijamu.Tanamanjahemerah(Zingiberofficinalevar.Rubrum)dilakukanujifitokimiaternyatadidapatkanadanyasenyawabioaktif,sepertigingerolsertashogaolyangmerupakanagenantibakteri. Senyawa lainnya yang terkandung dalam jahe merah (Zingiber officinalevar.Rubrum),yaitu diarilheptanoid, fenilbutenoid, flavonoid, diterpenoid, sesquiterpenoid. Tujuan dari penelitianini adalah membandingkan pengaruh dari daya hambat bakteriStaphylococcusaureus,Escherichiacoli,Staphylococcuspiogenik,Staphylococcus mutans,Aggregatibacter actinomycetemcomitans,Pseudomonas aeriginosa, Bacillus cereus, Salmonella typhimurium,Staphylococcus epidermidisdanPropionibacterium acnespada ekstrak, perasan, ekstrak gel etanol, dan minyak atsiririmpangjahemerahyangpalingefektifdalammenghambatpertumbuhanbakteripatogen.Hasilnyaadalahekstrak rimpang jahe merah memiliki diameterzona hambatan paling besar terhadap mikroba ujiyaitu padaStaphylococcus mutansdengan konsentrasi80%. Perasan jahe merah (Zingiber officinalevar. Rubrum) efektif terhadap daya hambat bakteriAggregatibacter actinomycetemcomitansyaitupadarata-ratahasilsemakintinggikonsentrasinya,semakinefektifdankuatdayahambatdikonsentrasi100%.PadaekstrakgeletanoldaririmpangjahemerahyangpalingtinggidayahambatnyaPropionibacteriumacnesdengan zona hambat 18,67 mm. Pada minyak atsiri/minyakesensialdaririmpangjahemerahyangmemilikizonahambattertinggiyaitupadabakteriStaphylococcus epidermidisdengan konsentrasi 20%.Kata kunci: Jahe merah, Bakteri patogen, Antibakteri
IDENTIFIKASI SENYAWA SAPONIN EKSTRAK METANOL BUNGA KAMBOJA PUTIH (Plumeria acuminata) Ni Kadek Yunita Sari; Ni Luh Utari Sumadewi
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 3 (2020): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKamboja putih merupakan salah satu jenis tumbuhan dari anggota famili Apocynaceaeyang diketahui mempunyai berbagai khasiat sebagai tumbuhan obat. Tanaman kamboja putihbanyak dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional karena diketahui mengandung senyawametabolit sekunder seperti saponin, alkaloid dan flavonoid. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengidentifikasi senyawa saponin pada ekstrak metanol bunga kamboja putih. Metode penelitiandilakukan dengan cara maserasi simplisia bunga kamboja putih yang sudah kering denganmenggunakan metanol, dilanjutkan dengan rotari evaporator untuk mendapatkan ekstrak kental.Ekstrak bunga kamboja putih yang didapatkan dilakukan identifikasi menggunakan uji busa dan ujispektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan identifikasi dengan uji busa pada ekstrakmetanol bunga kamboja putih mengandung saponin ditandai dengan terbentuknya busa setinggi 1cm sedangkan uji spektrofotometri UV-Vis didapatkan panjang gelombang 360 nm sebagaipanjang gelombang maksimal dan memiliki nilai absorbansi 3,736.Kata kunci: Saponin, bunga kamboja putih, uji busa, Spektrofotometri UV-Vis
Co-Authors A.A. Ayu Putri Permatasari Adi Sofyan Ansori, Muhammad Adnyana, Gabriel Firsta Afta Daniel Zato Waruwu Anggriani, Martha Sephtia Aprodita, Ni Wayan Seila Aris Jatmiko Aryaswari, Ni Kadek Dwi Liopita Aulia Iefan Datya Buu, Ani Wini Carolina Widyawati Deswiniyanti, Ni Wayan Deswiniyanti Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum Efendi, I Kadek Eka Jaya Elok Faiqotus Zahra Elok Faiqotus Zahro Endah K, Natalia Sri ENIEK KRISWIYANTI Fimaputra, Jatu Maranatha Fir, Maria Alfira Juita Garry Ganvis Jonteo Hani Gerson Feoh Hanggaeni Dyah Puspaningrum, Dylla Hasanah, Nina Huawatun I Gede Widhiantara I Ketut Junitha I Made Endra Puniawan I Made Gde Sudyadnyana Sandhika I Made Murna I Made Tegeh I Made Wisnu Adhi Putra I Putu Dedy Kastama Hardy I Wayan Rosiana IDA AYU ASTARINI K, Natalia Sri Endah Komang Ayuk Supriani Lestari, Ni Kadek Dwipayana MADE PHARMAWATI Marselinus Gede Widiarta Matius Victorino Ola Dame Mochammad Aqilah Herdiansyah Natalia Sri Endah K Ni Kadek Dwipayani Lestari Ni Kadek Wini Ewintiani Ni Komang Widiastuti Ni Luh Putu Wina Ewiantini Ni Luh Sunarsih Ni Luh Utari Sumadewi Ni Made Virginia Ni Made Wagi Ambakesari Ni Nyoman Ari Mardianti Ni Putu Widya Astuti Ni Putu Yuria Mendra Ni Wayan Deswiniyanti Ni Wayan Nursini Novaria Sari Dewi Panjaitan Panjaitan, Novaria Sari Dewi Permatasari , A.A. Ayu Putri Permatasari , Anak Agung Ayu Putri Permatasari, A. A. Ayu Permatasari Permatasari, Anak Agung Ayu Permatasari, Anak Agung Ayu Putri Permatasari, Anak Agung Ayu Putri Permatasari Putri, Fadillaisyia Riandani Putri, Ni Putu Diah Paramita Putu Angga Wiradana Putu Ayu Tantri Dewi Putu Eka Sudaryatma Rahmadi Prasetijo Rai Riska Resty Wasita Razaq, Imanuddin Rony MahaPutraUmbu Pingge Sandhika, I Made Gde Suadnyana Sri Endah K, Natalia Sri Puji Astuti Wahyuningsih, Sri Puji Astuti Teguh Hari Sucipto, Teguh Hari Virgilia Gabreni Amleni Waruwu, Ernawati Widiiastuti, Ni Komang Wiradana , Putu Angga