Claim Missing Document
Check
Articles

Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa SMP Hang Tuah Manado Alex David Sundalangi Sundalangi; Yuliana Sattu; Tony Pandaleke
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Keadaan Kebugaran Jasmani siswa laki laki dan Perempuan SMP Hang Tuah Manado?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan kondisi kebugaran jasmani siswa laki laki dan Perempuan SMP Hang Tuah Manado. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa laki-laki 28 dan siswa Perempuan 28 . berjumlah 56 siswa Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah“Tes Kesegaran Jasmani Indonesia” usia 13 sampai dengan 15 tahun dengan 5 item tes yaitu : lari cepat 50 meter, gantung siku tekuk, baring diduk 60 detik, loncat tegak dan lari 1000 meter. Teknik analisa data yang digunakan adalah statistic deskriptif dengan pola sebagai berikut : Analisa perbedaan kategori dan analisa perbedaan rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tinggkat Kebugaran Jasmani siswa-siswa laki laki dan Perempuan SMP Hangtua Manado cukup memprihatinkan dimana level tingkat kebugaran jasmani siswa siswa tersebut berada pada kategori ”kurang”dan kurang sekali. Nilai rata-rata kebugaran jasmani siswa laki laki 11.86 sementara nilai rata rata siswa Perempuan sebesar 9.79. gejala ini tersebar pada level kategori kurang dan kurang sekali. kelihatan siswa laki laki lebih baik tapi sesunggunya tidak sebab hal ini belum menggambarkan suatu tingkat perbedaan yang sesungguhnya antara kelompok laki laki dan perempuan. Kesimpulan hasil penelitian adalah tidak terdapat perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa laki laki dan Perempuan pada SMP Hangtua Manado.
Analisis Sistem Pengelolaan Limbah Medis Di Puskesmas Maesaan Tesalonika Lavenia T Laoh; Prycilia Pingkan Mamuaja; Richard Palilingan; Beatrix J Podung; Theo Mautang; Yuliana Sattu
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1201

Abstract

Seiring dengan dinamika pertumbuhan penduduk, aktivitas pelayanan medis di Puskesmas mengalami lonjakan yang sangat masif. Berbagai tindakan medis mulai dari pelayanan rawat jalan, persalinan, pelayanan laboratorium, hingga program imunisasi, menghasilkan konsekuensi logis berupa peningkatan volume timbulan sampah atau limbah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengelolaan limbah medis yang diterapkan di Puskesmas Maesaan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun informan dalam penelitian ini yaitu terdapat 6 informan. Instrumen penelitian ini menggunakan pedoman wawancara, lembar observasi, buku, pulpen, alat merekam suara dan kamera. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah medis di Puskesmas Maesaan telah dilaksanakan melalui tahap pemilahan, penampungan, pengangkutan, penyimpanan sementara. Tenaga kesehatan telah melakukan pemisahan limbah sesuai jenisnya menggunakan safety box dan wadah khusus limbah medis serta menggunakan APD dalam proses pengelolaan limbah. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan dana, kurangnya tempat penyimpanan sementara khusus limbah medis, dan terbatasnya jumlah safety box. Kesimpulan dari penelitian adalah Pengelolaan limbah medis di Puskesmas Maesaan sudah berjalan cukup baik dan melibatkan seluruh tenaga kesehatan sesuai tugas masing-masing. Meskipun demikian, masih diperlukan peningkatan fasilitas dan dukungan sarana agar pengelolaan limbah medis dapat dilakukan secara optimal sesuai standar kesehatan lingkungan. Disarankan kepada pihak puskesmas untuk meningkatkan fasilitas pengelolaan limbah medis, dan juga kepada Dinas Kesehatan diharapkan dapat memberikan dukungan anggaran dan pengawasan.
Hubungan Antara Umur Dan Masa Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Rumah Panggung di Kelurahan Woloan 2 Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon: The relationship between age and length of service with musculoskeletal disorders (MSDs) among stage workers in Woloan 2 Village, West Tomohon District, Tomohon City Miranda T. Kojongian; Ellen B. Lomboan; Richard A. Palilingan; Syafriani; Ilham Salam; Yuliana Sattu
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9740

Abstract

Keluhan Musculoskeletal merupakan salah satu keluhan pada otot dan sendi yang disebabkan oleh gerakan berulang, postur tubuh yang tidak ergonomi, dan pengangkatan beban berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara umur dan masa kerja dengan keluhan Musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja rumah panggung di kelurahan woloan 2 kecamatan tomohon barat kota tomohon. Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja rumah panggung di Woloan 2 yang berjumlah 80 orang. Sampel dalam penelitian ini 80 orang, diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan uji spearman rho. Hasil penelitian antara umur dan keluhan musculoskeletal p – value = 0,000 (<0,05) dan keofisien korelasi r = 0,669 atau koefisien korelasi kuat dengan arah positif, dan hubungan masa kerja dengan keluhan musculoskeletal p – value = 0,000 (<0,05) dan koefisien korelasi r =0,459 atau koefisien korelasi sedang dengan arah positif. Kesimpulannya terdapat hubungan antara umur dan masa kerja dengan keluhan musculoskeletal pada pekerja dengan arah korelasi positif (+) atau searah
Analisis Deskriptif Penggunaan Aplikasi Mobile JKN Dalam Mengurangi Antrian Di Wilayah Kerja Puskesmas Pangian Kabupaten Bolaang Mongondow Studi Kualitatif Tirawani Agansi; Fredrik A. Makadada; Christian Bertom Pajung; Vera Tombokan; Prycilia Pingkan Mamuaja; Yuliana Sattu
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan aplikasi Mobile JKN dalam mendukung sistem antrianpelayanan kesehatan serta kendala yang dihadapi dalam penerapannya di Puskesmas Pangian. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dandokumentasi terhadap tujuh informan yang terdiri atas Kepala Puskesmas, Dokter, dua Staf Loket Pendaftaran,dan tiga masyarakat peserta BPJS Kesehatan. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Mobile JKN di Puskesmas Pangian belum optimalkarena fitur antrian online belum diterapkan. Aplikasi Mobile JKN masih dimanfaatkan untuk melihat kartuBPJS digital, mengecek status kepesertaan, dan memperoleh informasi pelayanan kesehatan. Akibatnya, prosespendaftaran pasien masih dilakukan secara manual sehingga penggunaan Mobile JKN belum mendukungpengurangan antrian pelayanan. Kendala yang ditemukan meliputi belum diterapkannya sistem antrian online,rendahnya pemahaman masyarakat terhadap penggunaan aplikasi, keterbatasan kemampuan penggunaanteknologi digital, serta kendala jaringan internet. Disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi Mobile JKN diPuskesmas Pangian belum optimal dalam mendukung sistem antrian pelayanan kesehatan. Oleh karena itu,diperlukan peningkatan kesiapan sistem pelayanan dan sosialisasi agar pemanfaatan Mobile JKN dapat berjalanlebih efektif.
Pengaruh Mutu Pelayanan Rawat Jalan Terhadap Kepuasan Pasien BPJS Kesehatan Di Puskesmas Tandengan Arlini Wulandari Nender; Jilly Toar; Prycilia Pingkan Mamuaja; Anita C.C. Tengker; Christian Bertom Pajung; Yuliana Sattu
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1552

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan merupakan faktor penting dalam memenuhi kebutuhan danmeningkatkan kepuasan pasien. Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertamamemiliki peran penting dalam memberikan pelayanan rawat jalan bagi peserta BPJS.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mutu pelayanan rawat jalan berdasarkanlima dimensi SERVQUAL, yaitu bukti fisik (tangible), keandalan (reliability), daya tanggap(responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy) terhadap kepuasan pasien BPJSKesehatan di Puskesmas Tandengan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatifdengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2026 denganmelibatkan 50 responden peserta BPJS Kesehatan yang mendapatkan pelayanan rawat jalan diPuskesmas Tandengan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis datameliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan regresi linear sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan puas terhadappelayanan yang diberikan, yaitu sebanyak 25 responden (50,0%), cukup puas sebanyak 14responden (28,0%), sangat puas sebanyak 7 responden (14,0%), dan tidak puas sebanyak 4responden (8,0%). Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan nilai R sebesar 0,904 dan RSquare sebesar 0,817, yang berarti mutu pelayanan rawat jalan memberikan kontribusi sebesar81,7% terhadap kepuasan pasien BPJS Kesehatan. Hasil uji F diperoleh nilai F hitung sebesar214,109 dengan nilai signifikansi 0,000, sedangkan hasil uji t diperoleh nilai t hitung sebesar14,632 dengan nilai signifikansi 0,000 (p &lt; 0,05). Terdapat pengaruh positif dan signifikanantara mutu pelayanan rawat jalan terhadap kepuasan pasien BPJS Kesehatan di PuskesmasTandengan.
Co-Authors . Fredrik Alfrets Makadada A. M Mangantar A. R. J. Sengkey A.R.J Sengkey A.R.J. Sengkey Abrindo Sumendap Agustinus Himan Agustinus Reffli Jeffri Sengkey Alex David Sundalangi Sundalangi Allfrets M. Mangantar Alprodit Galatang Andreas Apsalom Punu Aneke Iamba Anita Costanci Christine Tengker Ari Tri Fitrianto Arlini Wulandari Nender Beatrix Jetje Podung Berty Legi Biligraham, Andre Christian Bertom Pajung Cindy Rantung Claudia Stien Mawu Dandi Palima Dea Amarilis Sapii denny sirang Djajaty Lolowang Djhoni Alfrits Sunkudon Djoni Sunkudon Djony Sunkudon Djony Sunkudon Dogomo, Deserius Dominggus Eleuwarin Edita Pinangkaan Eduard E. Kumenap Eleuwarin, Dominggus Ellen B. Lomboan Evander N. Wuwungan Febrian, Mohammad Fahmi Ferol J. Wantalangi Gerald Rendialdi Malino Hans Madea Hendri, Randy Siloam I Made Sutawijaya Ilham Salam Irwan Y. Antameng Jan Lengkong Jelimlly Polimpung Jemmy Mangindaan jevri lendehiang Jitro Yoga Dharma Parandangan Joppy J. Terry Juneidy Rolos M. Ilham Prasetia Makdalin Loho Mamangkai, Revanli Mamonto, Nofan E. Mandagi Yan Pongoh Marianus Indra La Kamba Meilany Ferenika Danes Mesak A.S.F Rambitan Miranda T. Kojongian Mokodaser, Herly Nofan E. Mamonto Nolfie Piri Nurmiaty Manurung Pajung, Christian Bertom Palilingan, Richard Andreas Paul Pontoh Prycilia Pingkan Mamuaja Rantung, Cindy Ranti Ricky Alfredo Silaban Risky Mabuka risky mabuka Rivaldy Ferdinand Wullur Rizky, Oddie Barnanda Rolos, Juneidy Ronaldo A. Bawasal Roslin Rodino Stive Karundeng Sukamto, Ika Sumiyarsi Sumendap, Abrindo Sunkudon, Reinhart Daniel Deony Syafriani Tesalonika Lavenia T Laoh Theo W. E Mautang Timporok, Kartika Tirawani Agansi Tony Pandaleke Tony Pandaleke Vera Diane Tombokan Widiastrini Bawurung Wullur, Rivaldy Ferdinand