Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Metode Sorogan Dalam Pembelajaran Fathul Qorib Untuk Peningkatan Kemampuan Membaca Kitab Madin Darut Taqwa, Purwosari Pasuruan Lailatul Masruroh; M. Anang Sholikhudin; M. Nur Hadi; Muhammada
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/mx3k1k22

Abstract

This study was motivated by the need to improve the ability to read books among grade 6 students of Ula Madin Darut Taqwa. The Fathul Qorib book is one of the important texts in Islamic boarding school education, but many students have difficulty in understanding and reading this text correctly. The Sorogan method, a traditional teaching method that involves individual learning in front of a teacher, is considered to have the potential to overcome this problem. This study aims to evaluate the effectiveness of the Sorogan method in learning the Fathul Qorib book. This study uses a qualitative method with a field research type. Data were collected through direct observation, in-depth interviews with teachers and students, and documentation of the learning process. Data analysis was carried out using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the Sorogan method significantly improved students' ability to read books, including aspects of fluency, comprehension, and accuracy in reading Arabic texts. These findings indicate that the Sorogan method is effective in improving the ability to read books and providing more intensive individual attention, thus helping students understand the material better. Thus, it is suggested that the Sorogan method be adopted more widely in the learning of classical books in Islamic boarding school education in order to improve the quality of learning and understanding of religious texts. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan membaca kitab di kalangan siswa kelas 6 Ula Madin Darut Taqwa. Kitab Fathul Qorib adalah salah satu teks penting dalam pendidikan pesantren, namun banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami dan membaca teks ini dengan benar. Metode Sorogan, sebuah metode pengajaran tradisional yang melibatkan pembelajaran individual di hadapan guru, dianggap memiliki potensi untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Sorogan dalam pembelajaran kitab Fathul Qorib. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi proses pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Sorogan secara signifikan meningkatkan kemampuan membaca kitab siswa, mencakup aspek kefasihan, pemahaman, dan ketepatan membaca teks Arab. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode Sorogan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab serta memberikan perhatian individu yang lebih intensif, sehingga membantu siswa memahami materi dengan lebih baik. Dengan demikian, disarankan agar metode Sorogan diadopsi lebih luas dalam pembelajaran kitab klasik di pendidikan pesantren guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemahaman teks-teks agama.
Implementasi Media Pembelajaran Gamifikasi Quizizz Pada Materi Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Interaksi Siswa SMK Ar-Roudhoh Beji Pasuruan Mohamad Diyan Romadoni; Achmat Mubarok; Muhammad Nur Hadi; M. Jamhuri
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/phryvc37

Abstract

Kurangnya perhatian guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang menarik dapat membuat siswa kurang bersemangat dalam mengikuti pembelajaran di kelas, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Ar-Roudhoh Beji Pasuruan. Sehingga hal tersebut juga dapat menyebabkan suasana pembelajaran di kelas menjadi kurang interaktif dan dapat menyebabkan siswa kurang memiliki keterampilan berpikir kritis saat belajar di kelas. Dalam hal ini, gamifikasi memegang peranan yang sangat penting dalam pengembangan bahan ajar Pendidikan Agama Islam. Oleh karena itu, penulis ingin mengetahui lebih jauh tentang Implementasi Media Pembelajaran Quizizz Gamification pada Materi Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Motivasi dan Interaksi Siswa (Studi Kasus di SMK Ar-Roudhoh Beji Pasuruan). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Implementasi Media Pembelajaran Quizizz Gamification pada Materi Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Motivasi dan Interaksi Siswa (Studi Kasus di SMK Ar-Roudhoh Beji Pasuruan). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dimana data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa cerita atau proses dalam penggunaan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penerapan Media Pembelajaran Gamifikasi Quizizz pada Materi Pendidikan Agama Islam adalah menumbuhkan rasa semangat belajar yang tinggi sehingga penggunaan gamifikasi Quizizz dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat meningkatkan motivasi dan interaksi siswa di SMK Ar-Roudhoh Beji Pasuruan. Abstract Lack of teacher attention in implementing interesting learning methods can make students less enthusiastic about learning in class, especially in Islamic Religious Education subjects at Ar-Roudhoh Beji Pasuruan Vocational School. So it can also cause the learning atmosphere in the classroom to be less interactive and can cause students to lack the skills to think critically when learning in class. In this case, gamification plays a very important role in the development of Islamic Religious Education teaching materials. Therefore, the author wants to know more about the implementation of Quizizz Gamification Learning Media in Islamic Religious Education Materials in Increasing Student Motivation and Interaction (Case Study at Ar-Roudhoh Beji Pasuruan Vocational School). The aim of this research is to describe the implementation of Quizizz Gamification Learning Media in Islamic Religious Education Materials in Increasing Student Motivation and Interaction (Case Study at Ar-Roudhoh Beji Pasuruan Vocational School). The type of research used is qualitative descriptive research. Where the data obtained in this research is in the form of stories or processes in the use of techniques used in data collection in the form of observation, interviews and documentation. The results of implementing Quizizz Gamification Learning Media in Islamic Religious Education Materials are to foster a high sense of enthusiasm for learning so that the use of Quizizz gamification in Islamic Religious Education learning can increase student motivation and interaction at Ar-Roudhoh Beji Pasuruan Vocational School.
Pengembangan Pembelajaran PPBA Berbasis Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Santri di Pondok Pesantren Ngalah Rofiqotul Kamilia; M. Anang Sholikhudin; Muhammad Nur Hadi; Askhabul Kirom
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/m10cxk71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis Problem Based Learning di Asrama I Pondok Pesantren Ngalah, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pengembangan tersebut, dan mengevaluasi dampaknya terhadap hasil belajar santri. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif jenis Research and Development (R&D), dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran Problem Based Learning sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar santri. Selain itu, ditemukan bahwa untuk mencapai hasil yang lebih optimal, perlu meminimalisir kekurangan yang ada. Secara keseluruhan, pengembangan PBL terbukti berhasil meningkatkan ketuntasan hasil belajar santri dari 36,36% menjadi 72,73%. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan model pembelajaran di pondok pesantren. Abstract This study aims to develop a learning model based on Problem Based Learning in Dormitory I of Ngalah Islamic Boarding School, as well as to identify supporting and inhibiting factors for the development, and to evaluate its impact on students' learning outcomes. The approach used is a qualitative type of Research and Development (R&D), with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the development of Problem Based Learning is very effective in improving students' learning outcomes. In addition, it was found that in order to achieve more optimal results, it is necessary to minimize existing deficiencies. Overall, the development of PBL has proven successful in increasing the completeness of students' learning outcomes from 36.36% to 72.73%. This finding provides important implications for the development of learning models in Islamic boarding schools.
Pembentukan Karakter Sopan Santun Melalui Budaya Ahlan Wa Sahlan Talamidz Safarina, Istiana Chasana; Kirom, Askhabul; Saifulah, Saifulah; Hadi, Muhammad Nur
Indo Green Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Green 2023
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v1i2.9

Abstract

Melihat kondisi karakter generasi muda yang kian hari kian memilukan, sebagaimana terlihat dari masalah sosial mereka, cara hidup mereka, hingga masalah kejahatan yang menimpa anak di bawah umur. Pembentukan karakter menjadi hal yang sangat urgent untuk segera diimplementasikan, salah satunya melalui budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan implementasi budaya ahlan wa sahlan talamidz di MA Darut Taqwa Sengonagung, (2) Mendeskripsikan implikasi pembentukan karakter sopan santun melalui budaya ahlan wa sahlan talamidz terhadap perilaku peserta didik di MA Darut Taqwa Sengonagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yakni observasi, wawancara serta dokumentasi terkait, dengan informan meliputi kepala madrasah, waka bidang kurikulum, waka bidang kesiswaan dan peserta didik MA Darut Taqwa Sengonagung. Setelah data dilapangan terkumpul, peneliti menganalisis data dengan teknik kondensasi data, tampilan data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Budaya Ahlan Wa Sahlan Talamidz dilaksanakan setiap hari pada pukul 06:40-06:55 WIB di depan gerbang dengan jadwal guru yang ditentukan. Budaya ini dilakukan melalui strategi pembiasaan dan keteladanan maka dari itu sangat membutuhkan bantuan guru dalam pelaksanaannya. (2) Implikasi pembentukan karakter sopan santun melalui budaya ahlan wa sahlan talamidz terhadap perilaku peserta didik tercermin dari kebiasaan peserta didik diantaranya; berpenampilan sopan, bertutur kata yang santun, jika membutuhkan bantuan tidak berteriak, bersikap ramah, dan terbiasa bersalaman dengan guru maupun teman sebaya.
Pembentukan Karakter Sopan Santun Melalui Budaya Ahlan Wa Sahlan Talamidz Safarina, Istiana Chasana; Kirom, Askhabul; Saifulah, Saifulah; Hadi, Muhammad Nur
Indo Green Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Green 2023
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v1i2.9

Abstract

Melihat kondisi karakter generasi muda yang kian hari kian memilukan, sebagaimana terlihat dari masalah sosial mereka, cara hidup mereka, hingga masalah kejahatan yang menimpa anak di bawah umur. Pembentukan karakter menjadi hal yang sangat urgent untuk segera diimplementasikan, salah satunya melalui budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan implementasi budaya ahlan wa sahlan talamidz di MA Darut Taqwa Sengonagung, (2) Mendeskripsikan implikasi pembentukan karakter sopan santun melalui budaya ahlan wa sahlan talamidz terhadap perilaku peserta didik di MA Darut Taqwa Sengonagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yakni observasi, wawancara serta dokumentasi terkait, dengan informan meliputi kepala madrasah, waka bidang kurikulum, waka bidang kesiswaan dan peserta didik MA Darut Taqwa Sengonagung. Setelah data dilapangan terkumpul, peneliti menganalisis data dengan teknik kondensasi data, tampilan data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Budaya Ahlan Wa Sahlan Talamidz dilaksanakan setiap hari pada pukul 06:40-06:55 WIB di depan gerbang dengan jadwal guru yang ditentukan. Budaya ini dilakukan melalui strategi pembiasaan dan keteladanan maka dari itu sangat membutuhkan bantuan guru dalam pelaksanaannya. (2) Implikasi pembentukan karakter sopan santun melalui budaya ahlan wa sahlan talamidz terhadap perilaku peserta didik tercermin dari kebiasaan peserta didik diantaranya; berpenampilan sopan, bertutur kata yang santun, jika membutuhkan bantuan tidak berteriak, bersikap ramah, dan terbiasa bersalaman dengan guru maupun teman sebaya.
Efektifitas Media E-Book Smart Pada Pembelajaran Agama Islam Di RA Darussalam Pasrepan Pasuruan Imarotus Solichah; M. Jamhuri; Muhammad Nur Hadi
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 2 No. 4: Juli 2023
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran untuk pendidikan agama Islam merupakan kegiatan yang ada dalam kaitannya dengan materi agama Islam maupun dalam bentuk alat dan teknik atau metode yang dapat di gunakan secara efektif oleh guru agama. Pembelajaran Agama Islam di RA masih banyak problem yaitu dimana orang tua yang menuntut seorang pendidik agar anak didiknya selalu semangat belajar dan cerdas tetapi belajar hanya di lakukan di sekolah, pentingnya media pembelajaran untuk anak usia dini agar dapat meningkatkan semangat belajar karna media pembelajaran adalah suatu alat untuk menyampaikan pesan kepada anak didiknya. Dengan adanya permasalahan tersebut yang menjadi fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimana implementasi media E-Book Smart terhadap pembelajaran keagamaan di RA Darussalam. (2) Bagaimana respon peserta didik di RA Darussalam terhadap penggunaan media E-Book Smart (3) Bagaimana keefektifan pembelajaran keagamaan anak didik di RA Darussalam melalui penggunaan media E-Book Smart. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode wawancara, observasi, dokumentasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Sumber data yang berasal dari data primer dan data sekunder. Analisis data terdiri atas tiga tahap yaitu: reduksi data, menampilkan informasi (display data), dan kesimpulan (conclustion). Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran Agama Islam pada anak usia dini melalui penggunaan media pembelajaran yaitu E-Book Smartyang di lakukan di RA Darussalam Krajan Petung Pasrepan Pasuruan maka hasil dari implementasikan, respon serta efektifitas yaitu dapat meningkatkan kemampuan beragama Islam untuk anak usia dini melalui pengajaran menggunakan media E-Book Smart, karna media tersebut adalah salah satu media yang cocok untuk digunakan sebagai pembelajaran anak usia dini dan agar lebih mudah memperkenalkan pendidikan keagamaan pada anak usia dini. Serta dapat berusaha untuk menjelaskan bagaimana perkembangan penggunaan media E-Book Smartdi era digital pada zaman saat ini.
A Comparative Study Of The Curriculum At Ma'arif Sukorejo Islamic Elementary School With The Curriculum At Pager 2 Sengonagung Purwosari Public Elementary School Ningsih, Sanianisa; Kirom, Askhabul; Hadi, Muhammad Nur
-
Publisher : AR-RASYID : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/arrasyid.v5i1.23904

Abstract

This study aims to compare the curriculum implemented in Ma'arif Sukorejo Islamic Elementary School and Pager 2 Sengonagung Purwosari State Elementary School. Through the analysis of various components of the curriculum, it was found that in the aspect of learning materials. Ma'arif Sukorejo Islamic Primary School presents additional materials that focus on Islamic religious education, such as Al-Qur'an Hadith, Jurisprudence, Islamic Culture History (SKI), Akidah Akhlak, and Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja). In contrast, Pager 2 State Elementary School provides Islamic Religious Education (PAI) subjects with one additional material for reading and writing the Qur'an (BTQ) only. In addition to differences in material, educational objectives are also a differentiator in this study. Ma'arif Sukorejo Islamic Elementary School emphasizes the formation of students who are not only academically intelligent, but also religious and Islamic. Meanwhile, Pager 2 State Elementary School emphasizes the development of students who are intelligent and have character in accordance with the values of Pancasila. This research uses a qualitative approach with a comparative method, where data is obtained through observation interviews and documentation. The results provide an overview of the similarities and differences in the curriculum components of each school, with a focus on religious materials and learning objectives as the differentiating elements. In conclusion, although the two schools have different focuses, they still implement Merdeka Curriculum as an effort to produce a generation that is smart, creative, characterized, religious, and ready to face future challenges.
Synergy between Teachers and Parents of Students in Forming Morals in MI Miftahul Ulum Puntir Students Nur Ayyuni, Lailah; Kirom, Askhabul; Hadi, Muhammad Nur
Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmat Islamiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/al-ulum.v6i2.12259

Abstract

The synergy between Madrasah Ibtidaiyah (MI) and various stakeholders is a key factor in improving the quality of education. This article discusses the collaboration between MI, the government, the community, and other educational institutions in enhancing both learning quality and students' character development. Using a qualitative approach, this study analyzes different forms of synergy as well as the challenges faced in its implementation. The results indicate that effective cooperation between MI and other stakeholders can create a conducive learning environment that supports the development of Islamic values and students' academic competencies. However, there are still challenges in terms of coordination and resources that require further attention. Therefore, a more systematic and sustainable strategy is needed to optimize this synergy.
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Berbasis Outcome Based Education Nur Hadi, Muhammad; Supriyatno, Triyo; Marno; Syaifullah

Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/muallim.v6i2.5517

Abstract

Independent learning, independent campus is a contemporary learning concept that is able to facilitate innovation in Islamic Religious Education learning, because in the independent learning program, learning can be done in the classroom or outside the classroom, even learning is carried out in the real world of work. The aim of this research is to finding an innovation strategy for learning Islamic Religious Education through an independent learning program on an independent campus based on Outcome Based Education (OBE) that is capable of creating student-centered learning. This research uses a qualitative approach with a library research type, data collection is carried out using documentation, and data analysis is carried out in three stages, namely data condensation, data presentation and conclusion drawing. The results of the research show that the Islamic Religious Education learning innovation strategy is implemented using the project based learning (PBL) learning method based on Outcome Based Education which is carried out through eight programs, including: Student Exchange, Internships, Teaching Assistance in Education Units, Research, Independent Study, Entrepreneurship, Real Work Lectures, and Humanitarian projects.
Model Asesmen Sumatif dengan Menggunakan Metode Library Research untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Kurikulum Merdeka Maisyaroh, Illusiyah; Abdullah, Muhammad; Hadi, Muhammad Nur
Asatiza: Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2023): Asatiza: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/asatiza.v4i3.1063

Abstract

The independent curriculum is still relatively new in the learning process, where many teachers are still not able to maximize the process of implementing the independent curriculum, especially in the realm of summative assessment for PAI subjects. The aim of this research is to find out what the summative assessment model for PAI subjects in the Merdeka curriculum is so that teachers can better understand the Merdeka curriculum. This research uses a qualitative approach with a library research method, where in the process of searching for data for this research, references will be used in literature studies. The results of this research are that the summative assessment model for PAI subjects in the independent curriculum has many steps and studies to be implemented. This research produced eight steps in summative assessment in the independent curriculum, namely (1) competency identification; (2) selection of assessment format; (3) assessment instrument specifications; (4) determining the assessment scale; (5) assessment scheduling; (6) the summative assessment is carried out according to schedule; (7) data processing and analysis; and (8) feedback and reporting.