Claim Missing Document
Check
Articles

Synergy between Teachers and Parents of Students in Forming Morals in MI Miftahul Ulum Puntir Students Nur Ayyuni, Lailah; Kirom, Askhabul; Hadi, Muhammad Nur
Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmat Islamiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/al-ulum.v6i2.12259

Abstract

The synergy between Madrasah Ibtidaiyah (MI) and various stakeholders is a key factor in improving the quality of education. This article discusses the collaboration between MI, the government, the community, and other educational institutions in enhancing both learning quality and students' character development. Using a qualitative approach, this study analyzes different forms of synergy as well as the challenges faced in its implementation. The results indicate that effective cooperation between MI and other stakeholders can create a conducive learning environment that supports the development of Islamic values and students' academic competencies. However, there are still challenges in terms of coordination and resources that require further attention. Therefore, a more systematic and sustainable strategy is needed to optimize this synergy.
Strategi Pengurus Asrama A Dalam Membentuk Karakter Mandiri Santri Di Pondok Pesantren Ngalah Abdul Khamid; Muhammad Nur Hadi
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 3 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/sraj5n98

Abstract

This study aims to analyze the strategies of Dormitory A administrators in developing independent character in students at the Ngalah Islamic Boarding School in Pasuruan. Independent character is one indicator of the success of Islamic boarding school education, encompassing discipline, responsibility, self-confidence, and the ability to make independent decisions. This study used a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including interviews, participatory observation, and documentation. The research subjects were Dormitory A administrators and the students they care for. The results indicate that the strategies used by the administrators include establishing daily routines, providing motivation, direct supervision, and modeling attitudes. Supporting factors in developing independent character include the religious environment of the Islamic boarding school, the active role of mentors, and structured activities. However, obstacles also exist, such as the diverse backgrounds of the students, limited facilities, and a lack of internal motivation. The role of dormitory mentors is not only as supervisors but also as motivators and guides, shaping the students' character holistically. This research is expected to serve as a reference in developing character development programs in Islamic boarding schools and serve as a reference for other Islamic educational institutions in developing an independent and noble generation. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengurus Asrama A dalam membentuk karakter mandiri santri di Pondok Pesantren Ngalah, Pasuruan. Karakter mandiri merupakan salah satu indikator keberhasilan pendidikan pesantren yang mencakup kedisiplinan, tanggung jawab, kepercayaan diri, serta kemampuan mengambil keputusan secara mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah pengurus asrama A dan santri yang diasuh.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan pengurus asrama mencakup pembiasaan kegiatan harian, pemberian motivasi, pengawasan langsung, dan teladan sikap. Faktor pendukung dalam pembentukan karakter mandiri di antaranya adalah lingkungan pesantren yang religius, peran aktif pembimbing, serta kegiatan terstruktur. Namun demikian, terdapat pula hambatan seperti latar belakang santri yang beragam, keterbatasan fasilitas, dan kurangnya motivasi dari dalam diri santri. Peran pembimbing asrama tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai motivator dan pembimbing yang membentuk karakter santri secara holistik.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan program pembinaan karakter di pesantren serta menjadi referensi bagi lembaga pendidikan Islam lainnya dalam membentuk generasi yang mandiri dan berakhlak mulia.
Inovasi Pembelajaran PAI melalui Metode Teams Games Tournament (TGT) Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Siswa di MI Darut Taqwa Sengonagung Purwosari Maghfirotul Fitriyah; Muhammad Nur Hadi; M. Anang Sholikhudin; Achmad Yusuf
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i3.1473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memaparkan hasil dari inovasi pembelajaran melalui metode Teams Games Tournament (TGT) sebagai upaya peningkatan kompetensi siswa, yang meliputi beberapa hal dalam temuan penelitian yakni kegunaan metode Teams Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan kompetensi siswa yang mencakup tiga ranah yaitu ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Dengan peristiwa yang seringkali terjadi pada kompetensi siswa dalam pembelajaran PAI sehingga hal tersebut berdampak pada hasil belajar siswa, selain itu siswa membutuhkan sesuatu yang baru, dengan suasana kelas yang baru. Metode teams games tournament ini juga memiliki 2 faktor yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung ialah ketepatan guru dalam menggunakan metode dan penyesuaian metode dengan karakter siswa. Faktor penghambatnya ialah sarana prasarana yang kurang lengkap dan membutuhkan waktu yang cukup lama, karena jika guru tidak bisa mengondisikan siswa maka waktu yang digunakan akan kurang. Adapun pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus, memerlukan analisis yang mendalam terhadap fakta peristiwa yang terjadi, dan memanfaatkan observasi, wawancara dan dokumentasi untuk memperkuat data dalam hasil temuan. Peneliti menggunakan sampel pada kelas V dengan 30 jumlah siswa.
Inovasi Pembelajaran PAI Melalui Metode Problem Based Learning untuk Menstimulasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di SMA Darut Taqwa Hisbadiana Maulidia; Muhammad Nur Hadi; Anang Sholikhudin; Achmad Yusuf
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 8 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i8.2286

Abstract

Learning Islamic Religious Education (PAI) is an integral part of the educational curriculum which aims to shape students' morals, morals and spirituality. However, the challenge in learning PAI is how to develop students' critical thinking abilities, which are important skills in dealing with various life problems. The Problem Based Learning (PBL) method has been known to be effective in stimulating students' critical thinking abilities by presenting real problems that require solutions through processes of analysis, synthesis and evaluation. Innovations in PAI learning through PBL emphasize giving students a more active role in exploring and understanding the context of the Islamic religion through challenges and problems that are relevant to everyday life.This research aims to explore and implement the PBL method in PAI learning with a focus on stimulating students' critical thinking abilities. Through this approach, students are directed to identify, analyze, and solve problems related to Islamic religious principles, as well as consider the ethical and moral implications of the solutions they propose. The methods used in this research include observation, interviews, and content analysis to evaluate the effectiveness of PAI learning innovations through PBL. The research results show that this method can improve students' critical thinking skills, increase their understanding of the principles of the Islamic religion, and facilitate the development of critical attitudes towards religious and moral issues. In conclusion, PAI learning innovation through PBL is an approach that has the potential to stimulate students' critical thinking abilities, deepen their understanding of Islamic religious values, and prepare them to face moral and spiritual challenges in their lives.
Penerapan Media Video Interaktif Berbasis Edpuzzle dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa di SDN Kejapanan 4 Pasuruan Zariyatus Sholikhah; M. Anang Solikhudin; M. Nur Hadi; Achmad Yusuf; Ahmad Ma’ruf
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 6 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i6.2662

Abstract

Education in the digital era faces new challenges in enhancing student motivation and learning outcomes. An intriguing alternative to explore is the use of interactive video media based on Edpuzzle in the teaching process. However, research specifically investigating the implementation of Edpuzzle in enhancing student motivation and learning outcomes at the elementary school level is still limited. The aim of this research is to understand the implementation, supporting factors, barriers, and impacts of using Edpuzzle in enhancing student motivation and learning outcomes at SDN Kejapanan 4 Pasuruan. The research methodology employed is a qualitative approach with a descriptive qualitative type. Data collection was conducted through interviews with Islamic education teachers, direct observations, and documentation. Data gathering techniques included observation, interviews, and documentation. The collected data were then analyzed using qualitative data analysis techniques. The results of the research indicate that the implementation of Edpuzzle has successfully increased student motivation and learning outcomes at SDN Kejapanan 4 Pasuruan. It was found that the main supporting factors in the implementation of Edpuzzle are adequate technological infrastructure and support from the school, while the main barriers are the limitations of devices in the school and unstable internet access for some students at home. The positive impact of using Edpuzzle includes increased student engagement in learning and improved understanding of the material. Therefore, the use of interactive video media based on Edpuzzle can be an effective model in enhancing student motivation and learning outcomes at the elementary school level.
Inovasi Model Pembelajaran Pai Menggunakan Media Audio Visual dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Smpn 1 Purwosari Mutmainah; Muhammad Nur Hadi; M. Anang Solikhudin; Muhammada
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 4 No. 3 (2024): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v4i3.2839

Abstract

Acquiring knowledge Islamic Religious Education is a methodical endeavor to develop into a strong person capable of putting Islamic teachings into practice in daily life in order to reach human perfection. The goal of the learning process is to help each student reach their full potential and become as capable as possible. In the classroom, an instructor's or teacher's function is identical to that of a mentor and motivator who supports students' growth. Determining learning outcomes and student engagement when utilizing manual and audio-visual media is the aim of this study. Here, qualitative research methodologies are employed by the researchers, and the goal of the learning process is to maximize each student's potential. In a classroom setting, an instructor or teacher plays the same function as a mentor and motivator who
PENINGKATAN KEDISIPLINAN SISWA MELALUI PEMBIASAAN PROGRAM UBUDIYAH DI MADRASAH IBTIDAIYAH DARUT TAQWA SENGONAGUNG Alif Masruri Abdul Haq; M. Anang Sholikhudin; M. Nur Hadi; Muhammada
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 14 No. 2 (2024): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi dengan kurangnya tingkat kedisiplinan siswa. betapa pentingnya sikap kedisiplinan bagi manusia terutama seorang siswa yang masih duduk dibangku sekolah. Dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dapat dilakukan melalui program pembiasaan ubudiyah terutama dalam hal sholat berjamaah. serupa yang sudah dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Darut Taqwa Sengonagung dengan membiasakan siswa-siswinya dengan kegiatan ubudiyah sholat berjamaah Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan pelaksanaan dalam pembiasaan program ubudiyah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di MI Darut Taqwa Sengonagung. (2) Mendeskripsikan hambatan dalam pembiasaan program ubudiyah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di MI Darut Taqwa Sengonagung. (3) Mendeskripsikan solusi untuk mengatasi kendala dalam pembiasaan program ubudiyah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di MI Darut Taqwa Sengonagung. Penelitian ini dilakukan dengan penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan perpanjangan keikutsertaan, observasi yang tekun observasi, triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1) Pelaksanaan dalam pembiasaan program ubidiyah di MI Darut Taqwa Sengonagung yaitu, keteladanan, praktik langsung/lapangan, pembiasaan (2) Hambatan dalam pelaksanaan pembiasaan program ubudiyah di MI Darut Taqwa Sengonagung yaitu, menyampaikan kesadaran siswa, sikap malas, sikap tidak jujur ​​(3) Solusi dalam mengatasi hambatan dalam pelaksanaan pembiasaan program ubidiyah di MI Darut Taqwa Sengonagung yaitu, memberikan pengajaran, memberikan hukuman berupa teguran nasehat yang baik, memberikan sedikit kultum seusai melaksanakan sholat Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kedisiplinan siswa. betapa pentingnya sikap disiplin bagi manusia khususnya seorang siswa yang masih duduk di bangku sekolah. Dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dapat dilakukan melalui pembiasaan program ubudiyah khususnya dalam hal shalat berjamaah. Seperti yang telah dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Darut Taqwa Sengonagung dengan membiasakan siswa terhadap kegiatan ubudiyah shalat berjamaah. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan pelaksanaan pembiasaan program ubudiyah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di MI Darut Taqwa Sengonagung. (2) Mendeskripsikan kendala-kendala dalam pembiasaan program ubudiyah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di MI Darut Taqwa Sengonagung. (3) Mendeskripsikan solusi untuk mengatasi kendala-kendala dalam pembiasaan program ubudiyah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di MI Darut Taqwa Sengonagung. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan partisipasi luas, pengamatan cermat, triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi dalam pembiasaan program ubidiyah di MI Darut Taqwa Sengonagung yaitu keteladanan, praktik langsung/lapangan, pembiasaan (2) Kendala dalam pelaksanaan pembiasaan program ubidiyah di MI Darut Taqwa Sengonagung yaitu kurangnya kesadaran siswa, sikap malas, sikap tidak jujur ​​(3) Solusi dalam mengatasi kendala dalam pelaksanaan pembiasaan program ubidiyah di MI Darut Taqwa Sengonagung yaitu memberikan pengajaran, memberikan hukuman berupa teguran nasihat yang baik, memberikan sedikit cultum setelah berdoa.
Metode Edutainment sebagai Upaya dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Pembelajaran PAI di SMP Sunan Kalijogo Jabung Malang Ahmad Makruf; Muhammad Nur Hadi; Syaifullah
Mu'allim Vol 5 No 1 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/muallim.v5i1.3592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penggunaan metode edutainment dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, dan bagaimana dampaknya terhadap pemahaman siswa pada materi PAI di SMP Sunan Kalijogo Jabung Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif diskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi literasi. Setelah data terkumpul maka peneliti melakukan reduksi data, penyajian data untuk kemudia disimpulkan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; pertama, metode edutainment mampu membantu siswa dalam memahami materi yang disampaikan dan materi tersebut bisa kuat tertaman dalam memori siswa, kedua metode ini juga bisa diterapkan mata pelajaran yang lain karena metode ini menekankan pada pembelajaran yang melibatkan siswa dan menyenangkan serta metode ini bisa diterapkan diluar ruang kelas, misalnya di alam terbuka maupun semi tertutup.
Menyikapi Radikalisme Perspektif Hadits Nabi Saw Ali Mohtarom; Muhammad Nur Hadi; Ahmad Ma'ruf
Mu'allim Vol 5 No 2 (2023): Juli
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/muallim.v5i2.4156

Abstract

This paper explores the management of radicalism in Indonesia as an extremist and terrorist phenomenon, drawing on the hadith of Prophet Muhammad SAW. It adopts a qualitative approach and literature review as a research methodology, using the Integrative Review model. According to the Prophet's Hadith, two approaches are suggested: preventive action and repressive action. Preventive actions involve promoting attitudes of moderation, tolerance, compassion, justice, equal rights, and caution in issuing fatwas. On the other hand, repressive measures, in line with the hadith found in Sahih Bukhari and Sahih Muslim, are directed towards addressing the actions of hypocrites and khawarij to safeguard the unity of the Muslim Ummah and protect the well-being of the Muslim community..
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Berbasis Outcome Based Education Nur Hadi, Muhammad; Supriyatno, Triyo; Marno; Syaifullah
Mu'allim Vol 6 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/muallim.v6i2.5517

Abstract

Independent learning, independent campus is a contemporary learning concept that is able to facilitate innovation in Islamic Religious Education learning, because in the independent learning program, learning can be done in the classroom or outside the classroom, even learning is carried out in the real world of work. The aim of this research is to finding an innovation strategy for learning Islamic Religious Education through an independent learning program on an independent campus based on Outcome Based Education (OBE) that is capable of creating student-centered learning. This research uses a qualitative approach with a library research type, data collection is carried out using documentation, and data analysis is carried out in three stages, namely data condensation, data presentation and conclusion drawing. The results of the research show that the Islamic Religious Education learning innovation strategy is implemented using the project based learning (PBL) learning method based on Outcome Based Education which is carried out through eight programs, including: Student Exchange, Internships, Teaching Assistance in Education Units, Research, Independent Study, Entrepreneurship, Real Work Lectures, and Humanitarian projects.