Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMPN 1 PURWOSARI Prastiwi, Anida Elika; Hadi, Muhammad Nur; M. Jamhuri, M. Jamhuri; Yusuf, Achmad; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v32i01.859

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan di SMPN 1 Purwosari yang dimana siswa kurang memiliki kesadaran terhadap keseimbangan agama, namun pendidik mengambil tindakan dengan mengimplementasikan moderasi beragama dalam pembelajaran PAI, guru berharap jika adanya implementasi moderasi beragama dalam pembelajaran PAI, siswa akan lebih paham terhadap keseimbangan agama, maka dari itu peneliti tertarik dengan untuk mengkaji dan melakukan penelitian. Adapun tujuan peneltian pertama untuk mendeskripsikan apa saja nilai nilai moderasi beragama yang ditanamkan dalam pembelajaran PAI di SMPN 1 Purwosari, Kedua untuk mendeskripsikan bagamaina implementasi moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SMPN 1 Purwosari, ketiga untuk mendeskripsikan dampak apa saja moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SMPN 1 Purwosari. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif karna fokus penelitian adalah penerapan moderasi beragama dalam pembelajaran PAI, Kemudian, jenis penelitian yang diambil dari peneliti yaitu observasi natural, teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, kemudian analisis data dengan mengunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan : 1) Nilai nilai moderasi beragama yang ditanamkan dalam pembelajaran PAI adalah nilai tasamu atau toleransi, I’tidal atau adil, dan muwatanah; 2) Implementasi moderasi beragam dalam pembelajaran PAI dilakukan dengan membuka diskusi terhadap siswa yang memiliki perbedaan agama; 3) Dampak dari implementasi moderasi beragama dalam pembelajaran PAI menurut guru PAI dampaknya sangat positif, dan dari sisi siswa sudah tercermin penerapan moderasi beragama dalam lingkungan sekolah termasuk dalam pembelajaran PAI
Pengaruh Pembelajaran Metode Snowball Throwing terhadap Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Ar-Roudhoh Beji Pasuruan Puput Meilanis; Muhammad Nur Hadi; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5 No 02 (2023): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v5i02.486

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi di SMK Ar-Roudhoh Beji Pasuruan yakni rendahnya prestasi belajar siswa mata pelajaran PAI. Kondisi tersebut disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya penggunaan metode pembelajaran yang klasikal yaitu lebih banyak didominasi oleh guru, minimnya pemahaman siswa terhadap materi, jika hal ini dibiarkan terus menerus maka akan mengakibatkan tidak tercapainya tujuan pembelajaran yang telah diharapkan. Dari adanya permasalahan tersebut, peneliti tertarik untuk mengkaji dan melakukan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode pembelajaran Snowball Throwing serta mengathui pengaruh metode pembelajaran Snowball Throwing terhadap prestasi belajar siswa mata pelajaran PAI di SMK Ar-Roudhoh Beji Pasuruan. Metode penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif, karena data yang terkumpul dalam penelitian ini dapat dianalisis dengan menggunakan analisis statistik, baik analisis inferensial. Alat pengumpulan data menggunakan angket, tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan pembuktian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran Snowball Thowing berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa kelas XI TKJ di SMK Ar-Roudhoh Beji Pasuruan.Hal ini ditunjukkan pada perbedaan rata-rata nilai siswa sebelum menggunakan metode pembelajaran Snowball Throwing adalah 58,1, sedangkan setelah menggunakan metode pembelajaran Snowball Throwing adalah 75,8 pada jumlah siswa 30 orang. Hal tersebut dibuktikan melalui pengujian hipotesis menggunakan rumus korelasi Pearson Product Moment dengan hasil rxy= 0,781 harga tersebut > dari harga rtabel 0,361 pada taraf signifikan 5% yang menyatakan korelasi antara variabel X dan variabel Y memiliki pengaruh kuat. Dapat dikatakan bahwa metode pembelajaran snowball throwing memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar siswa mapel Pendidikan Agama Islam di SMK Ar-Roudhoh Beji Pasuruan.
Peran Pembimbing dalam Membentuk Karakter Mandiri Santri Asrama P Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan Widiyastuti, Ananda Vibra; Hadi, Muhammad Nur; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 7 No 01 (2025): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tabyin.v1i01.926

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan di asrama P pondok pesantren ngalah dimana santri kurang memiliki karakter mandiri santri, kemudian pembimbing di asrama P berperan berupaya melakukan pembentukan karakter mandiri santri, sehingga menarik peneliti untuk mengkaji dan melakukan peneltian. Tujuan penelitian ini adalah pertama untuk mendeskripsikan peran pembimbing dalam membentuk karakter mandiri santri Asrama P Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan. Kedua mendeskripsikan dampak peran pembimbing dalam pembentukan karakter mandiri santri Asrama P di Pondok Pesantren Ngalah. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus di Asrama P Pondok Pesantren Ngalah. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, dokumentasi dan wawancara, kemudian analisis data dilakukan dengan reduksi data, Penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian adalah pembimbing memiliki tiga peran utama, yakni pertama sebagai teladan para santri dalam memahami nilai-nilai positif seperti kepedulian, tanggung jawab dengan mempraktikan dalam kehidupan sehari-hari, kedua pembimbing sebagai sumber belajar, karena mereka menjalankan aktivitas mengajar mengaji, sosialisasi tentang praktek sholat, praktek wudhu dan pemahaman pada pelajaran-pelajaran yang ada di pondok pesantren. Ketiga pembimbing sebagai motivator sehingga santri menjadi semangat untuk memiliki karakter positif. Dampak dari peran pembimbing adalah santri telah memiliki nilai-nilai karakter positif seperti kepedulian terhadap lingkungan, tanggung jawab atas tugas dan kewajiban seperti mengatur waktu belajar, bermain, beribadah, terbentuknya karakter mandiri dalam kegiatan sehari-hari, serta terbentuknya spiritual santri yang semakin mantap.
PENGARUH METODE ROLE PLAYING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN PAI DI SMK AR ROUDHOH BEJI PASURUAN Pengelola, Pengelola; Filkhoiriya, Afifah; Hadi, M Nur; M Jamhuri, M Jamhuri; Sholikhudin, M Anang
Tasyri’: Jurnal Tarbiyah – Syari’ah Islamiyah Vol 32 No 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/ecr9zg78

Abstract

Pendidikan adalah usaha untuk mewujudkan aktivitas pembelajaran yang dilakukan agar peserta didik dapat secara aktif belajar dan mengembangkan potensi dirinya menjadi lebih baik dari segi kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, dsb. Sementara itu dengan arah serupa namun dalam kacamata yang berbeda, Kurniawan (2017, hlm. 26), berpendapat bahwa pengertian pendidikan adalah mengalihkan (menurunkan) berbagai nilai, pengetahuan, pengalaman dan keterampilan kepada generasi yang lebih muda sebagai usaha generasi tua dalam menyiapkan fungsi hidup generasi selanjutnya, baik jasmani maupun rohani.Namun tidak hanya generasi muda saja yang sebetulnya belajar. Generasi yang lebih tua juga secara tidak langsung belajar mendidik dalam prosesnya. Selain itu pendidikan adalah hal yang dapat dilakukan sepanjang hayat dan tidak melihat usia. Seperti yang diutarakan Budiyanto dalam Kurniawan (2017, hlm. 27) bahwa pendidikan adalah mempersiapkan dan menumbuhkan anak didik atau individu manusia yang proses berlangsung secara terus-menerus sejak ia lahir sampai ia meninggal dunia.
PENGARUH PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PAI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PEMBELAJARAN DAN KREATIVITAS SISWA KELAS X SMA Iis Susanti; Muhammad Nur Hadi; M Anang Sholikhudin; Muhammada Muhammada
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.10884

Abstract

ABSTRACT The development of digital technology in the modern era has brought significant changes to the learning process in schools, including the use of Artificial Intelligence as a supporting learning medium. In Islamic Religious Education learning, this technology helps students obtain information more quickly, systematically, and flexibly, thereby supporting independent learning processes. However, the use of digital technology has not fully encouraged the development of students’ learning creativity because some students still tend to use technology merely to obtain instant answers. This study aimed to analyze the effect of the use of Artificial Intelligence on conceptual understanding and learning creativity among tenth-grade students at SMA Negeri 1 Purwosari. The study employed a quantitative approach with an associative research design. The sample consisted of 84 students selected using the simple random sampling technique. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed using simple linear regression with the assistance of the SPSS program. The results showed that the use of AI-based technology had a positive and significant effect on students’ conceptual understanding because it helped them understand learning materials in a more structured and adaptive manner. In contrast, the effect on learning creativity was not statistically significant because creativity is also influenced by learning strategies, motivation, learning environment, and students’ ability to explore ideas. This study emphasizes that the integration of digital technology in learning needs to be balanced with innovative pedagogical approaches so that the development of cognitive aspects and students’ creativity can occur harmoniously. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital pada era modern telah membawa perubahan dalam proses pembelajaran di sekolah, termasuk melalui pemanfaatan Artificial Intelligence sebagai media pendukung pembelajaran. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, teknologi tersebut membantu peserta didik memperoleh informasi secara lebih cepat, sistematis, dan fleksibel sehingga mendukung proses belajar mandiri. Namun, pemanfaatan teknologi digital belum sepenuhnya mampu mendorong berkembangnya kreativitas belajar siswa karena sebagian peserta didik masih cenderung menggunakan teknologi hanya untuk memperoleh jawaban instan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan Artificial Intelligence terhadap pemahaman konsep dan kreativitas belajar siswa kelas X di SMA Negeri 1 Purwosari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 84 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi berbasis AI berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman konsep siswa karena membantu proses memahami materi secara lebih terstruktur dan adaptif. Sebaliknya, pengaruh terhadap kreativitas belajar tidak menunjukkan hubungan signifikan karena kreativitas dipengaruhi pula oleh strategi pembelajaran, motivasi, lingkungan belajar, dan kemampuan eksplorasi ide peserta didik. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi digital dalam pembelajaran perlu diimbangi pendekatan pedagogis yang inovatif agar pengembangan aspek kognitif dan kreativitas siswa dapat berlangsung secara seimbang.