Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Metode MOORA Pada Sistem Pendukung Keputusan Rekomendasi Destinasi Wisata Pendakian Gunung di Bandung Raya Setiawan, Yogi; Wiharko, Teguh
Digital Transformation Technology Vol. 3 No. 2 (2023): Artikel Periode September 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v3i2.2924

Abstract

Wisata pendakian gunung menjadi daya tarik yang ekstrim dan diminati secara luas dalam kegiatan rekreasi. Di Indonesia, terdapat berbagai destinasi pendakian yang populer sebagai pilihan bagi para penggemar petualangan dan tantangan. Pengertian wisata merujuk pada kegiatan perjalanan sementara dengan tujuan rekreasi, yang diartikan dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2009. Setiap pendaki memiliki preferensi dan karakteristik yang unik, memengaruhi pemilihan destinasi pendakian berdasarkan kriteria seperti biaya, waktu, jarak, dan ketinggian. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pendukung keputusan yang merekomendasikan destinasi wisata pendakian berdasarkan karakteristik wisatawan. Metode MOORA (Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis) digunakan untuk mengoptimalkan pemilihan destinasi dengan mempertimbangkan berbagai kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini dapat memberikan rekomendasi destinasi pendakian di Bandung Raya sesuai dengan preferensi pengguna. Sistem ini menghasilkan rekomendasi destinasi pendakian yang telah diurutkan berdasarkan kualitas. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki potensi pengembangan lebih lanjut. Diharapkan sistem dapat beradaptasi dengan perubahan tren wisata dan dilengkapi dengan data lebih komprehensif tentang objek wisata di Bandung Raya. Hasil akhir yang didapat dari penlitian ini yaitu Gunung Putri Lembang mendapati peringkat teringgi yaitu 0.177, dan terpilih menjadi tempat destinasi wisata pendakian terbaik di Wilayah Bandung Raya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, MATHEMATICS (STEM) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS V Setiawan, Yogi; Rohmah, Zulfiani Ainur
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i3.6838

Abstract

This research is motivated by the low level of creative thinking skills among students in science and science learning and the infrequent use of innovative learning models such as Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). This study aims to determine the differences in creative thinking skills between students learning with the STEM model and those learning with conventional models. The method used was a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design for 25 students in the experimental class and 28 students in the control class at SD Negeri Gandu I. The instrument was a descriptive test with indicators of fluency, flexibility, originality, and elaboration. The results showed that the average post-test score for the experimental class (82.40) was higher than the control class (71.18) with a significance level of <0.05, indicating a significant difference. The implementation of the STEM model not only increased the average score but also encouraged students to be more active, creative, and engaged in learning. This model can be an effective alternative for teachers in developing 21st-century skills. The implications of this research demonstrate the importance of project-based learning innovation in improving the quality of basic education. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPAS dan jarangnya penggunaan model pembelajaran inovatif seperti Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM). Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kreatif antara peserta didik yang belajar dengan model STEM dan siswa dengan model konvensional. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group pada 25 siswa kelas eksperimen dan 28 siswa kelas kontrol di SD Negeri Gandu I. Instrumen berupa tes uraian dengan indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Hasil menunjukkan rata-rata post-test kelas eksperimen (82,40) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (71,18) dengan signifikansi < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan. Penerapan model STEM tidak hanya meningkatkan nilai rata-rata, tetapi juga mendorong siswa lebih aktif, kreatif, dan terlibat dalam pembelajaran. Model ini dapat menjadi alternatif efektif bagi guru dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya inovasi pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
Tinjauan Kondisi Fisik Mahasiswa Tenis Meja Pada UK (Unit Kegiatan) Tenis Meja Di Universitas Negeri Padang Bakri, Ahmad Bakri; Masrun, Masrun; Setiawan, Yogi; Haryanto, Jeki
Jurnal Gladiator Vol 5 No 9 (2025): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2227011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi fisik mahasiswa Unit Kegiatan (UK) Tenis Meja Universitas Negeri Padang yang meliputi daya tahan tubuh, kecepatan, kelincahan, dan kekuatan otot lengan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui tes kebugaran jasmani seperti Bleep Test, sprint jarak pendek, zig-zag run, dan tes kekuatan otot lengan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% mahasiswa memiliki daya tahan tubuh kategori sedang, 40% baik, dan 10% kurang. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan program latihan seperti interval training dan circuit training untuk mengoptimalkan kapasitas VO₂Max. Dari aspek kecepatan, 50% mahasiswa berada pada kategori baik, 30% sedang, dan 20% kurang, menunjukkan perlunya latihan reaksi dan footwork drill secara rutin. Pada aspek kelincahan, 60% mahasiswa tergolong sedang dan 40% baik, yang menandakan perlunya penguatan latihan koordinasi dan perubahan arah gerak. Sementara itu, daya tahan otot lengan sebagian besar (60%) berada pada kategori kurang, menunjukkan pentingnya penerapan latihan kekuatan seperti push-up dan resistance training. Secara keseluruhan, kondisi fisik mahasiswa UK Tenis Meja tergolong cukup baik, namun peningkatan secara terprogram masih diperlukan untuk mencapai performa optimal dalam kompetisi.
Review of Physical Conditions and Techniques of Karate Athletes Daviona, Lommya; Irawan, Roma; Umar, Umar; Setiawan, Yogi
International Martial Arts and Culture Journal Vol. 3 No. 2 (2025): International Martial Arts and Culture Journal
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/imacj72019

Abstract

The problem in this study is to determine the factors that cause the suboptimal performance of Karate Dojo Street Fighter Athletes in Bukittingi City. This study aims to determine the physical condition and technique of Karate Dojo Street Fighter Athletes in Bukittingi City. This type of research is descriptive statistics. The population in this study consisted of 15 male and 5 female Karate Dojo Street Fighter athletes in Bukittingi City. Sampling in this study used the census method, where all athletes were used as samples, with a total of 20 athletes. The research instrument used a test consisting of aerobic endurance with a 15-minute Balke Test run test, leg muscle explosive power measured by the standing board jump test, speed measured by a 20m sprint, agility measured by side step, punching technique measured by gyaku tsuki. The data obtained were then analyzed using descriptive statistical methods (frequency tabulation), with the formula P = F / N x 100%. The results of this study show that the abilities of Karate Dojo Street Fighter Athletes in Bukittingi City on all assessment indicators can be categorized as good / very good. Based on this, it can be suggested for other dojos in Bukittinggi city to improve their physical condition, improve their aerobic endurance through long-distance running and long-distance walking, improve their speed through speed play training, improve their punching ability through gyaku tsuki combination training, and be more active in training both during training and outside of training hours.
Hubungan Kekuatan Otot Lengan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Kemampuan Jumpshoot Dalam Permainan Bola Basket Falliandre, Refaldis; Setiawan, Yogi; Yenes, Ronni; Mariati, Sari
Jurnal Gladiator Vol 5 No 9 (2025): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2241011

Abstract

Permainan bola basket menuntut keterampilan teknik, kondisi fisik, dan koordinasi yang baik. Salah satu teknik yang paling berpengaruh dalam menentukan keberhasilan suatu pertandingan adalah kemampuan jumpshoot. Gerakan ini membutuhkan sinergi antara kekuatan otot lengan dan koordinasi mata tangan untuk menghasilkan tembakan yang akurat dan stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dan koordinasi mata tangan terhadap kemampuan jumpshoot pada siswa peserta ekstrakurikuler bola basket. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel berjumlah 12 siswa yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes kekuatan otot lengan (medicine ball throw), tes koordinasi mata tangan (lempar tangkap bola tenis ke dinding selama 30 detik), dan tes kemampuan jumpshoot (10 kali tembakan ke ring). Analisis data menggunakan uji korelasi ganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi ganda (R) sebesar 0,971 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, menandakan hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara kedua variabel terhadap kemampuan jumpshoot. Nilai koefisien determinasi (R² = 0,943) menunjukkan bahwa 94,3% variasi kemampuan jumpshoot dijelaskan oleh kekuatan otot lengan dan koordinasi mata tangan. Dengan demikian, peningkatan kemampuan jumpshoot dapat dilakukan melalui latihan fisik yang menitikberatkan pada penguatan otot lengan dan koordinasi visual-motorik.
Tingkat Kedisiplinan Atlet Taekwondo Setiawan, Yogi; Ihsan, Nurul; Masrun, Masrun; Ambia, Fachrizal
Jurnal Sporta Saintika Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Sporta Saintika Edisi September 2025
Publisher : Departemen Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v10i2.495

Abstract

The problem in this study is that the discipline of Taekwondo Dojang UNP athletes is unknown. The purpose of this study is to determine the discipline of Taekwondo Dojang UNP athletes. This study is classified as a descriptive research type. The population in this study was athletes at Dojang UNP, totaling 30 people. Sampling using the Total Sampling technique, so the sample in this study amounted to 30 people. The instrument used was a questionnaire. Analysis of research data used a frequency distribution technique with a percentage calculation of P = F / N x 100%. Research results: the level of discipline of Taekwondo Dojang UNP athletes was 87.59% in the very high category. Referring to the results of this study, which states that the level of discipline of Taekwondo Dojang UNP athletes is included in the discipline category.
Profile of Physical Condition and Techniques of Padang Police Taekwondo Athletes Fadila, Ivan; Adnan, Aryadie; Irawadi, Hendri; Setiawan, Yogi
International Martial Arts and Culture Journal Vol. 1 No. 2 (2023): International Martial Arts and Culture Journal
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/imacj6019

Abstract

Background and aim. The problem in this research is to identify the factors causing the performance of Padang Police Taekwondo athletes to be not optimal. This study aims to determine the physical condition and techniques of Padang Police Taekwondo athletes.Methods.  This research uses a descriptive statistical approach. The population consisted of 15 male and 5 female athletes from the Padang Police Dojang, with sampling conducted using the census method. The instruments included tests of aerobic endurance (15-minute run), leg muscle explosive power (standing broad jump), speed (20 m sprint), strength (push-up and sit-up tests), agility (side step test), flexibility (sit and reach test), and kicking technique (dollyo chagi test). Data were analyzed using descriptive statistics through frequency tabulation with the formula P = F/N × 100%.Results.  The results show that the physical condition and technical abilities of Padang Police Taekwondo athletes across all assessment indicators are categorized as good to very good.Conclusions. Padang Police Taekwondo athletes demonstrate satisfactory physical and technical performance, although continuous evaluation and training improvement are still necessary to optimize athletic performance.
NILAI MUSYAWARAH DALAM PKN SEBAGAI BASIS PEMBENTUKAN MODAL KULTURAL KOLEKTIF: SEBUAH TINJAUAN PUSTAKA TENTANG DEMOKRASI DELIBERATIF DI SEKOLAH Setiawan, Yogi; Rohmah, Zulfiani Ainur
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i4.7996

Abstract

Civics Education plays a vital role in shaping the democratic character of citizens, yet reality shows low political participation among the younger generation and the dominance of authority in democratic practices in schools. This study aims to explore the value of deliberation in Civics Education as a basis for building collective cultural capital to realize deliberative democracy in educational settings. Using a descriptive qualitative method with a library research approach, this study analyzes various literature related to the challenges of school democracy, the internalization of the fourth principle of Pancasila, and its relationship to modern sociological theory. The results indicate that deliberation functions as a strategic bridge between noble traditional values ??and modern citizenship competencies, capable of fostering critical thinking, empathy, and social responsibility in students. Despite facing technical challenges such as the dominance of vocal students and limited learning time, inclusive teacher facilitation has proven effective in transforming classroom dynamics into a more equal space for dialogue. The main conclusion of this study confirms that substantively integrating the value of deliberation into the curriculum is not only effective in addressing the dialogic deficit but also strengthens the foundation of collective cultural capital, which is essential for the sustainability of a healthy and participatory deliberative democracy in Indonesia's national education system. ABSTRAKPendidikan Kewarganegaraan memegang peran vital dalam membentuk karakter demokratis warga negara, namun realitas menunjukkan masih rendahnya partisipasi politik generasi muda dan adanya dominasi otoritas dalam praktik demokrasi di sekolah. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi nilai musyawarah dalam Pendidikan Kewarganegaraan sebagai basis pembentukan modal kultural kolektif guna mewujudkan demokrasi deliberatif di lingkungan pendidikan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis berbagai literatur terkait tantangan demokrasi sekolah, internalisasi sila keempat Pancasila, serta hubungannya dengan teori sosiologi modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa musyawarah berfungsi sebagai jembatan strategis antara nilai tradisi luhur dan kompetensi kewarganegaraan modern yang mampu menumbuhkan sikap kritis, empati, serta tanggung jawab sosial siswa. Kendati menghadapi tantangan teknis seperti dominasi siswa vokal dan keterbatasan waktu pembelajaran, fasilitasi guru yang inklusif terbukti mampu mengubah dinamika kelas menjadi ruang dialog yang lebih setara. Simpulan utama penelitian ini menegaskan bahwa pengintegrasian nilai musyawarah secara substantif dalam kurikulum tidak hanya efektif mengatasi defisit dialogis, tetapi juga memperkuat fondasi modal kultural kolektif yang esensial bagi keberlangsungan demokrasi deliberatif yang sehat dan partisipatif dalam sistem pendidikan nasional Indonesia.
Daya Tahan dan Kelincahan Siswa Ekstrakulikuler Taekwondo Terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani SMK Negeri 4 Padang piprani, Nadjah; Marherni, Eddy; Setiawan, Yogi; Haryanto, Jeki
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2290011

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat kebugaran jasmani siswa ekstrakurikuler Taekwondo SMK Negeri 4 Padang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan daya tahan dan latihan kelincahan terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa ekstrakurikuler Taekwondo SMK Negeri 4 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasy experiment). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus s.d September 2025 di lapangan SMK Negeri 4 Padang. Populasi penelitian ini adalah seluruh ekstrakurikuler Taekwondo SMK Negeri 4 Padang yang berjumlah 19 orang siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 12 orang siswa. Instrument penelitian menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TJKI). Teknik analisis data menggunakan analisis statistic uji beda mean atau uji t. Hasil penelitian ini adalah: 1) Terdapat pengaruh latihan daya tahan secara signifikan terhadap kebugaran jasmani siswa ekstrakurikuler Taekwondo SMK Negeri 4 Padang dengan nilai thitung 3,16 > tTabel 2,01. 2) Terdapat pengaruh latihan kelincahan secara signifikan terhadap kebugaran jasmani siswa ekstrakurikuler Taekwondo SMK Negeri 4 Padang dengan nilai thitung 2,39 > tTabel 2,01. 3) Tidak terdapat perbedaan pengaruh latihan daya tahan dan kelincahan terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa ekstrakurikuler Taekwondo SMK Negeri 4 Padangdengan thitung 0,12 < 2,01.
HUBUNGAN KOORDINASI MATA DAN TANGAN DENGAN PUKULAN FOREHAND DRIVE KLUB MANDEVILLA TENIS MEJA qalby, rayhan dzakwan; yudi, alex aldha; setiawan, yogi; haryanto, jeki
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2255011

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara koordinasi mata dan tangan dengan pukulan forehand drive klub Mandevilla Tenis Meja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Subjek penelitian terdiri dari 4 atlet klub Mandevilla dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui dua jenis tes, yaitu tes koordinasi mata-tangan dan tes kemampuan Forehand Drive. Data dianalisis menggunakan uji korelasi dengan bantuan aplikasi Ms. Excel. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara koordinasi mata dan tangan dengan kemampuan pukulan Forehand Drive dengan nilai korelasi sebesar 0,980 pada taraf signifikansi α = 0,05. Hal ini berarti semakin baik koordinasi mata dan tangan yang dimiliki atlet, semakin tinggi pula kemampuan mereka dalam melakukan pukulan dengan akurasi yang tepat. Dengan demikian, koordinasi mata dan tangan berperan penting dalam efektivitas puulan forehand drive, dan peningkatan kemampuan koordinatif perlu menjadi fokus utama dalam program latihan. Kata Kunci: koordinasi mata dan tangan; pukulan forehand drive; Klub Mandevilla, Tenis Meja The Relationship between Eye and Hand Coordination and the Mandevilla Table Tennis Club's Forehand Drive Shot ABSTRACT This study aims to determine the relationship between hand-eye coordination and the Mandevilla Table Tennis Club's forehand drive. This research uses quantitative methods with a correlational descriptive design. The research subjects consisted of 4 Mandevilla club athletes using total sampling techniques. Data collection was carried out through two types of tests, namely hand-eye coordination tests and Forehand Drive ability tests. Data were analyzed using a correlation test with the help of the Ms application. Excel. The results of the analysis show that there is a significant relationship between eye and hand coordination and Forehand Drive hitting ability with a correlation value of 0.980 at a significance level of α = 0.05. This means that the better eye and hand coordination an athlete has, the higher their ability to make a shot with precise accuracy. Thus, hand-eye coordination plays an important role in the effectiveness of the forehand drive, and improving coordinative abilities needs to be the main focus in the training program. Keywords: hand-eye coordination; forehand drive; Mandevilla Club, Table Tennis
Co-Authors - Afrizal ., Masrun Aceng Kosasih, Aceng Ade Kurniawan Afrizal S Afrizal S, Afrizal S Ahmad Mulyadi Ahmad Yazid AKBAR, DINUL AKBAR - Ali Mardius, Ali Alnedral Anisa Rahmadani Argantos, Argantos Ariadi, Pasma arianto0308, gustino Arwandi, John Aryadie Adnan Asmara, Tiara Deska asroni, wandra Aziz, Ishak Bakri, Ahmad Bakri Budi, Teguh Setio carles, alif ayatul Dafer, Arif Daviona, Lommya DESI PURNAMA SARI Doni, Doni Donie, Donie Eddy Marheni Effandi, Satria Effandi Firdaus Satria Eko Purnomo Eri Barlian Fachrizal Ambia Fadila, Ivan Fadlilah, Ivan Falliandre, Refaldis Fardi, Adnan Firdaus, Rizki Firman, Firman Firman Fitrianto, Fajar Wahyu Ari Gumala sari, Dayu Hadid, Amirul Al Hakim, Arif Syah Hermanzoni, Hermanzoni Hilmainur Syampurma Ihsan, Nurul Illahi, Fajar Irawadi, Hendri Irawan, Rizki Nurel Iskandar, Ibrahim Islami, Saipul Iwara, Fadhlillah Iwara Jeki Haryanto Jonni Kiram, Phil kurniawan, yunanda hari Lawanis, Haripah M. Ridwan Maidarman, Maidarman Mardela, Romi mardesia, pringgo Marherni, Eddy Masrun masrun melchalisara, putri Meli Astuti misbahudin, fuad Misrawati Misrawati Muhammad Basri Muhammad Fakhrur Rozi Muhammad Hafizh nanda sari, suci Ndraha, Jevon Perdamaian Nur Khotimah Handayani Nurhaifani, Nazula Padli Padli Padli Padli Padli piprani, Nadjah Pitri, Pitriani Prasetia, Sonia Ider Pratama, Jefri Ananda Purwanto, Agung Ari Putra, Juanda Putra, Ramadhan Almi Putra, Yogi Arnaldo qalby, rayhan dzakwan Rahmadani, Vinny Ramadhani, Berlian Ramadhani Ramadhini, Dea ristagara, fandear Rival, Arivaldy Rivan , Muhammad Rohmah, Zulfiani Ainur Roma Irawan Ronni Yenes Sari Mariati Sari, Suci Nanda Satria, Anggi Sayuti Syahara Simamora, Yoshua Siti Komariah Soniawan, Vega Syahrastani Syarif Hidayatullah Taufik Kurniawan Taufiq Hidayat Tjung Hauw Sin, Tjung Hauw Umar Umar Ummayum, Baizar Wahyuni, Silvia Wiharko, Teguh Witarsyah, Witarsyah wulandari, helenia Yanuar Kiram Yendrizal, Yendrizal yennes, roni yudhi, alex aldha Yuliardi, Yayan Yuni Astuti Zakiah, Fikratuz Zein, Sharah Harmanda