Claim Missing Document
Check
Articles

VISUALISASI PENCAK SILAT PSHT DI LAMPUNG TENGAH DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK STROBOSCOPIC LIGHTING Ircham, Ircham; Endriawan, Didit; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi maupun  informasi di zaman sekarang  ini  tidak dapat dikendalikan,  dan menyebabkan  efek  globalisasi.  Efek  globalisasi mempunyai  dampak buruk  bagi  suatu  lingkup  wilayah maupun  negara,  seperti  kuliner,  budaya,  teknologi, maupun moral  pemuda  yang  terkena  dampak  Globalisasi.  Pengkaryaan  yang  berjudul <Visualisasi Kesenian Pencak Silat PSHT di Lampung Tengah Dengan Menggunkan Teknik Stroboscopic Lighting= bertujuan untuk melestarikan warisan budaya pencak  silat yang ada di  Indonesia.  Perkembangan  budaya  yang  tak  terkendali menyebabkan  kurangnya pemahaman  mengenai  makna  dari  Gerakan  pencak  silat  PSHT  khususnya  berada  di Lampung Tengah, masyarakat hanya menganggap PSHT sebagai suatu perguruan untuk melatih  bela  diri  saja.  Terdapat  dua  landasan  teori  yang  memperkuat  data  dalam pengkaryaan ini, teori umum yang berisi hal pokok dalam pengkaryaan ini dan juga teori seni  yang menjelaskan  fakta  yang  saling  berhubungan  dengan  pengkaryaan  ini.  Hasil Pengkaryaan menunjukkan bahwa melestarikan budaya Indonesia khususnya Pencak Silat ini dengan cara mendalami dan menelah apa saja makna yang terkandung didalamnya. Oleh sebab itu, Pencak Silat PSHT menjunjung tinggi rasa persaudaraan dan kekeluargaan yang  dijadikan  sebagai  contoh  sebuah  perilaku  khas  budaya  Indonesia  yang  harus dipertahankan.Kata Kunci: pencak silat, budaya, stroboscopic lighting
VISUALISASI WAJAH PADA HEWAN MELALUI PROSES PORTRAIT FOTOGRAFI Febriyanti, Siti Annisa; Endriawan, Didit; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hewan merupakan  salah  satu makhluk hidup dimuka bumi yang dapat hidup didarat, air dan udara. Dimana hewan  memiliki beraneka ragam jenis, ukuran dan bentuk. Hewan memiliki daya gerak, cepat merespon pada suatu rangsangan eksternal, tumbuh mencapai  besar  tertentu,  dan  membutuhkan  asupan  makanan.  Hewan  hampir  sama seperti manusia  pada  umumnya  dapat  menunjukkan  tingkah  laku  dan  juga  berbagai ekspresi  dari wajahnya  secara natural.  Ekspresi  adalah  suatu  pengungkapan  perasaan, tujuan  tertentu  serta  berupa  gabungan  dari  berbagai  isyarat. Masing  – masing  isyarat mempunyai arti yang dapat menyampaikan suatu pesan verbal. Menurut Carole Wade dan Carol Tavris mengemukakan bahwa suatu gerakan tubuh yang umumnya digunakan pada tahapan komunikasi disebut juga sebagai ekspresi. Ekspresi wajah merupakan salah satu media komunikasi yang dapat menyampaikan suatu emosi. Ekspresi wajah digunakan sebagai penyampaian suatu pesan kepada orang  lain. Ekspresi wajah juga dapat terjadi pada  spesies  hewan  lainnya.  Dalam  suatu  karya  portrait  fotografi  biasanya  hanya menangkap  suatu  ekspresi  wajah  pada  manusia.  Namun  pada  hewan  juga  dapat menampilkan  berbagai macam  keunikan  ekspresi  wajah  yang  tak  kalah  indah  dengan manusia melalui  sebuah  proses  pengambilan  portrait  fotografi. Maka  dari  itu  penulis membuat karya tugas akhir yang berjudul <Visualisasi Wajah Pada Hewan Melalui ProsesPortrait Fotografi=. Pada karya fotografi ini penulis menggunakan hewan sebagai subjek.  Kata Kunci: portrait fotografi, hewan, estetika. 
PROSES PENCIPTAAN KARYA FOTOGRAFI PADA PENAMPILAN PEREMPUAN Amalia Prameisti, Yusi; Endriawan, Didit; Permana Zen, Adrian
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perempuan dan kecantikan adalah dua hal yang tidak dipungkiri. Berbicaramengenai perempuan adalah berbicara juga mengenai kecantikan, tuntutan untuk selalutampil cantik akan selalu mengikuti sosok perempuan kemana pun mereka pergi, dimanapun mereka berada, dan pada usia mana pun. Dalam suatu karya fotografi portraitbiasanya hanya menangkap suatu ekspresi wajah yang lebih mendalam pada manusia.Maka dari itu penulis membuat karya tugas akhir dengan judul <Proses Penciptaan KaryaFotografi Pada Penampilan Perempuan= bertujuan untuk mengeksplorasi ekspresi dariperempuan bahwa mereka dengan perbedaan warna kulit atau penampilan fisik merekalayak untuk menampilkan diri nya sendiri dengan ekspresi. Latar belakang penulismengambil tema ini adalah ketertarikan akan isue yang sedang beredar karenaketidakpercayaan diri khusus nya perempuan terhadap perbedaan warna kulit dan fisikyang terlihat. Berdasarkan pengalaman penulis, penulis mengangkat tema ini untuk tugasakhir.Kata kunci: perempuan, fotografi portrait, rasa.
ADAPTASI KISAH MITOLOGI YUNANI THE FALL OF ICARUS DALAM KARYA SENI PARALAKS 3D Nurmiladiah, Syahda Yaqiq; Endriawan, Didit; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kisah The Fall of Icarus merupakan legenda klasik yang telah menginspirasi banyak karya modern. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengadaptasi kisah tersebut menjadi sebuah karya seni kontemporer yaitu Paralaks 3D. Pengkaryaan tugas akhir ini melibatkan analisis terhadap kisah yang dipilih, dengan fokus penggambaran karakter Icarus, pemahaman tentang ambisi, keterbatasan, dan konsekuensi dari tindakan yang melampaui batas.selain itu, pengkaryaan ini juga mengungkap bagaimana penulis menggunakan elemen-elemen sastra seperti deskripsi visual, perbandingan, dan bahasa metaforis untuk memperkuat pesan yang terkandung dalam kisah The Fall of Icarus. Kisah The Fall of Icarus terbukti menjadi sumber inspirasi penulis dalam pembuatan karya tugas akhir <ADAPTASI KISAH MITOLOGI YUNANI THE FALL OF ICARUS K E DALAM KARYA SENI PARALAKS 3D= penggunaannya sebagai metafora dalam karya seni kontemporer ini memberikan dimensi tambahan yang memperkaya pemahaman mengenai ambisi, keterbatasan, dan konsekuensi dari tindakan manusia. Kata kunci: icarus, ambisi, paralaks
EKSPRESI NEGATIVE PENGGUNA SOSIAL MEDIA DALAM KARYA SENI INSTALASI YANG BERJUDUL EYE FOR AN I Perwitasari, Dyah; Endriawan, Didit; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Commonly every human have their own feelings and minds that only they knew. To show what9s inside their mind and feelings humans often project them through their expression directly or the opposite way. This is a sign to not mess around with human that kept their feelings by not projecting it directly and could potentially hide away their negative thoughts. The media that is used to craft this art work are literature study dan the medium exploration. . The art work message itself is to raise awareness over humans behind every gadget screen. It is to visualize the negative thoughts of other humans over what we actually posted in social media. Keywords : Eyes, Gadget, Installation Art, Negative Expression
Film Eksperimental Tentang Representasi Kesepian Dan Kesendirian Febriana, Sheva Pahlevi; Endriawan, Didit; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia sejatinya adalah mahkluk sosial, yang berarti manusia sangat membutuhkan peran orang lain dalam hidupnya sebagai pendamping mereka entah menjadi keluarga, teman, maupun pasangan hidup yang biasanya berguna sebagai pemecah masalah dalam proses menjalani hidup ini. Namun dewasa ini banyak terjadi fenomena dimana orang-orang memutuskan keterikatan antar manusia antara satu sama lain dalam beberapa hal. Hal ini menjadikan tingkat kesepian di dunia meningkat drastis. Seperti di Inggris, tingkat kesepian disana meningkat sekitar 1 juta penduduk pada tahun 2022. Berdasarkan fenomena yang telah disebutkan di atas, penulis memutuskan untuk membuat sebuah karya film pendek eksperimental yang akan mengangkat isu tentang kesepian dan kesendirian. Pembuatan karya film pendek Tugas Akhir yang mengangkat tentang kesendirian dan kesepian ini merupakan sebuah projek yang akan mempresentasikan sebuah visualisasi tentang bagaimana seseorang menghadapi sebuah keadaan dimana ia mencari jalan keluarnya sendiri dan akan dipresentasikan dalam sebuah film pendek dengan genre fiksi naratif dengan pendekatan eksperimental di dalamnya dan akan berdurasi sekitar 5 menit. Metode tersebut dimaksudkan agar selain memudahkan penontonnya dalam memahami pesan apa yang disampaikan, tetapi juga disuguhkan dengan gaya eksperimental yang akan membuat film nya lebih menarik dan dapat ditonton berulang kali. Kata Kunci: Kesendirian, Kesepian, Film Fiksi, Eksperimental.
JERAWAT DAN KEPERCAYAAN DIRI PEREMPUAN DALAM KARYA LUKIS MIX MEDIA Firdaus, Amira; Yuningsih, Cucu Retno; Endriawan, Didit
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu perubahan fisik yang terjadi ketika seseorang mengalami masa pubertas ialahtimbulnya acne vulgaris atau biasa disebut dengan jerawat. Timbulnya jerawat pada individu,khususnya perempuan dapat menjadikan seseorang mengalami rasa tidak percaya diri akankekurangan fisiknya. Tugas Akhir yang berjudul <Jerawat dan Kepercayaan Diri Perempuan dalamKarya Lukis Mix Media= ini mengangkat konsep bagaimana seorang perempuan dapatmembangkitkan kembali rasa percaya diri akibat timbulnya jerawat. Pengkaryaan Tugas Akhir inisendiri merepresentasikan pengalaman penulis yang juga mendapati rasa tidak percaya diri akibattimbulnya jerawat. Pengkaryaan dibuat melalui karya lukis aliran surealisme dengan menimbangadanya penggambaran mengenai perasaan penulis dan terdapat juga teknik mix media di dalamnya.Penggambaran dalam Tugas Akhir akan dibuat melalui 3 seri karya yang berhubungan satu sama laindengan judul <The Beauty: Girl and The People Who See=, <The Beauty: Explosion= dan <The Beauty:She9s not Losing Herself=. Pengkaryaan Tugas Akhir ini bertujuan agar seseorang, khususnyaperempuan yang memiliki wajah berjerawat dapat mengembalikan lagi rasa percaya diri yang telahlama hilang melalui karya lukis surealisme dan mix media. Kata kunci: Jerawat, Ketidakpercayaan Diri, Seni Lukis
PERMAINAN TRADISIONAL ANAK DI ERA DIGITAL DALAM KARYA INSTALASI Ramandiaz, Azmi Rifaldi; Endriawan, Didit; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa kanak-kanak sangat berperan pen琀椀ng pada penentuan kualitas diri manusia, denganmengisi waktu luangnya oleh bermain bersama teman sebayanya. Permainan tradisional merupakanpermainan rakyat yang sering dimainkan oleh anak-anak di suatu daerah sebagai peninggalan pusaka yangturun temurun. Di era digital saat ini, teknologi informasi dan komunikasi berkembang pesat menjadiinovasi yang memberikan manfaat dalam banyak hal, seper琀椀 saran hiburan. Namun hal tersebutmemengaruhi nilai-nilai budaya bangsa indonesia, khususnya permainan anak. Dimana budaya populertumbuh di perkotaan yang menyebabkan degradasi, sehingga potensi untuk memberikan dampakekonomi, sosial, dan budaya yang signi昀椀kan belum dikembangkan. Ar琀椀nya masyarakat pemakai budayayang 琀椀dak lagi mengenal kearifan lokal, berbeda dengan lingkungan masyarakat yang memanfaatkanbudaya dalam kehidupan sehari-harinya. Nilai-nilai budaya lokal yang hilang di masyarakat saat ini telahhilang akibat perubahan perilaku anak muda, sehingga permainan tradisional sudah jarang dimainkan diera digital. Dalam bentuk karya seni dapat mewujudkan visual objek di refresentasikan denganmenghadirkan Kembali permainan tradisional dalam bentuk Sculpture dengan proyeksi cahaya deanganperpaduan seni suara sebagai penerapan Audiovisual Immersif. Terhadap pemahaman pewarisan nilainilaibudaya lokal pada kalangan masyarakat generasi muda yang sangat pen琀椀ng mencari solusi dalammemberikan ruang terhadap pengetahuan dalam se琀椀ap segmen kehidupan sosial dengan upayamempertahankan eksistensi nilai budaya bangsa. Kata-kata Kunci : Permainan Tradisional, Psikologi Anak, Era Digital, Seni Instalasi, Seni Cahaya, SeniSuara, Patung
REPRESENTASI SEPI DALAM BENTUK FILM MOKUMENTER EKSPERIMENTAL DENGAN JUDUL TULISAN BERLISAN Alghifari, Muhammad Raihan; Endriawan, Didit; Trihanondo, Donny
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkaryaan tugas akhir ini adalah sebuah wadah dalam mengekspresikan katarsis dalam diri penulis terhadap permasalahan diri pribadi yaitu sebuah kesepian yang terus memakannya. dengan begitu tujuan penulis membuat sebuah tema kesepian ini juga sebagai bentuk rasa peduli penulis dengan setiap golongan-golongan masyarakat yang merasakan kesepian jangka panjang yang berlebih. Pengkaryaan tugas akhir ini menggunakan sebuah media beralaskan mokumenter eksperimental yang didukung oleh setiap narasi-narasi yang memiliki pemaknaan semiotik lebih dalam, mokumenter/dokumenter yang dibuat akan berbeda dengan mokumenter pada umumnya, karena adanya penggabungan seni visual performance art yang nantinya dapat mendukung semiotik dalam sisi gestur karyanya, judul yang diberikan yaitu Tulisan Berlisan 2, juga memiliki sebuah pemaknaan yang dibuat dari pengalaman yang menarik, dapat dikatakan karya tugas akhir ini adalah sebuah kelanjutan kisah yang menarik untuk dibaca setiap arti kata maupun kalimat narasi yang dilontarkan oleh karakternya, dengan harapan setiap orang yang menontonnya memiliki interpretasi yang berbeda-beda dan dari pandangan tersebut dapat menjadi buah manis untuk kisah kehidupan masing-masing penontonnya. Perlu diketahui juga bahwasannya karya ini memiliki sifat individual yang cukup kuat dalam mendalami setiap ceritanya, karena penulis ingin membagikan pengalaman yang dapat dipetik hikmahnya. Bagi penulis kesepian memberikan pengalaman yang sangat menyentuh di kehidupan nyata, setiap cerita-cerita yang tercipta dapat menjadi sebuah pembelajaran yang besar bagi setiap manusia. Kata kunci: Tulisan Berlisan 2, Kesepian, Mokumenter Eksperimental.
REPRESENTASI STRATA SOSIAL DALAM BENTUK FILM EKSPERIMENTAL BERJUDUL "TAHTA" Arvi, Rivano; Endriawan, Didit; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia dapat dikatakan sebagai makhluk sosial karena manusia dalam hidupnya tidak dapat dilepaskan dari pengaruh manusia lain. Manusia membutuhkan manusia lain dalam hidupnya, karena ini lah manusia disebut makhluk sosial. Strata sosial atau yang juga disebut sebagai Stratifikasi sosial ini berarti pengelompokan masyarakat atau manusia ke dalam bagian bagian atau lapisan lapisan tingkatan dalam kehidupan , baik dalam hal pekerjaan , bermasyarakat dan lain sebagainya. metode tugas akhir ini mengunakan metode pengkaryaanVideo eksperimental merupakan suatu cabang dalam pengkaryaan videografi, merupakan sebuah bentuk modifikasi , mengevalusasi ulang bentuk konvensi sinematik dan mengeksplorasi bentuk bentuk non naratif dan alternatif menjadi bentuk naratif tradisonal atau metode dalam pengerjaannya. Hal yang bersifat eksperimental erat kaitannya dengan hal seni, sebagaimana contohnya lukisan , tarian, literatur, puisi, atau riset film eksperimental yang nantinya akan berupa wujud karya yang buah dari hasil visualisasi strata sosial didalam kehidupan dan lingkungan kerja. Karya yang nantinya mengunakan metode pengkaryaan dengan hasil film eksperimental ini akan menjawab pertanyaan dari latar belakang dan akan ditampilkan saat siding akhir dalam bentuk film eksperimental. Karya ini memiliki kesimpulan bahwa semua akan mengalami hal ini, selama masih dalam lingkungan kerja yang memilki atasan dan bawahan, namun bukan merubah pemikiran pembaca menjadi tujuan utama disini, tujuan penulis disini hanya dapat dengan baik memvisualisasikan ide menjadi suatu karya dan dapat diterima. Kata Kunci : Manusia , Strata sosial, film eksperimental
Co-Authors Adrian Permana Zen Agus Maolana Hidayat Akbar, Muhammad Rafid Delma Alghifari, Muhammad Raihan Alifia, Aura Diffa Fata Alkautsar, Muhammad Ashiil Rizki Amalia Prameisti, Yusi Amalia, Shalvinna Amalia, Varajuba Suci Apriani, Destia Aqsha, Daffa Muhammad Ariyantiningsih, Aisyiyah Arvi, Rivano Asep Sufyan Muhakik Aufa, Syauqi Yahya Azizah, Alya Nur Azwar, Azwin Carlos Siagian, Fransiscus Cucu Retno Yuningsih Donny Trihandono Donny Trihanondo Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Dyah Perwitasari Edwin Buyung Syarif Fadhilla, Alya Fathana, Nur Iman Febriana, Sheva Pahlevi Febriyanti, Siti Annisa Firdaus Azwar Ersyad, Firdaus Azwar Firdaus, Amira Fitran, Muhammad Raihan Ganjar Gumilar Haniif, Raden Ajeng Aszhaafira Farrassayu Harrie Lutfie Haya, Alfatiana Fadia Hernandi, Wira Adhistira Huriyah, Hanin Iqbal Prabawa Wiguna Ircham Kamal, Rahma Zahara Kamal, Rizkia Nurfaiza Kusumanugraha, Sigit Leni Cahyani Lussy, Restu Ayuningtiyas Madjiid, Syahjidan Husien Malik, Yuhendra Maulidya, Zahra Muhammad Firdaus Muliandini, Rizkia Raihana Nabilah, Siti Nurul Nazori, Futrawan Nellyaningsih Nugraha, Farhan Nurmiladiah, Syahda Yaqiq Perdana, Ahmad Zakhi Danang Pramudyawardhani, Dyah Ayu Salsabila Pratama, Febrian Aggy Putra, Ivan Guritno Putra, Muhammad Bayu Eka Qorinsyah Rachmawati, Ranti Rahmadani, Devi Fadlika Wulan Rahmat Hidayat Rahmat Hidayat Ramadhan, Axel Ridzky Ramadhani, Avisha Ersya Ramandiaz, Azmi Rifaldi Ranti Rachmawanti Rizqillah, Aprillayalia Aghnia Rosa Anggraeni, Rosa Salamah, Nadia Afifatus Samhana, Betari Sampurno Wibowo Sari, Nesthi Rasika Setiawan, Rheza Putra Situmorang, Eka Christian Soni Sadono Sukarso, Dwie Alfhyandy Tampaty, Shaddam Alfi Teddy Ageng Maulana Tedjasukmana, Zerlinda Andini Tistian, Erda Zen Tri Haryotedjo Vega Giri Rohadiat Wicaksana, Rama Satria Zulfahmi, Hafidh Zaky Wahyu