Claim Missing Document
Check
Articles

VISUALISASI BUZZER TENTANG PANDANGAN POLITIK MAHASISWA DALAM KARYA FILM EKSPERIMENTAL Zulfahmi, Hafidh Zaky Wahyu; Endriawan, Didit; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan karya film pendek dengan gaya eksperimental yang berjudul Control iniditujukan untuk menggambarkan dampak dari buzzer yang menyebarkan hoaks yang beradadi internet. Dimana film ini menceritakan seorang mahasiswa yang sedang kebinungan,bimbang, dan tidak terarah di karenakan terlalu banyak informasi bertebaran di internet. filmpendek dengan gaya eksperimental ini diharapkan untuk mengerti pesan yang akan disampaikan oleh penulis baik secara visual atau tema yang di angkat, dengan menggunakankonsep karya yang matang dan mengambil referensi seniman yang sesuai dengan tujuanpenulis karya ini menjadi baik atau sempurna. Manfaat dalam pengkaryaan ini di harapkanpenonton dapat tersadar akan dampak bagaimana buzzer dapat mengatur narasi yangtersebar di kalangan masyarakat luas dan sosial media. Kata Kunci: buzzer, film pendek, eksperimental, sosial media, mahasiswa
JEJAK AKULTURASI BUDAYA JAWA DAN KALIMANTAN DI TAMAN PURBAKALA CANDI AGUNG DI AMUNTAI, KALIMANTAN SELATAN Soni Sadono; Didit Endriawan
Naditira Widya Vol. 15 No. 2 (2021): Naditira Widya Volume 15 Nomor 2 Oktober Tahun 2021
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas situs-situs Candi Agung, Tiang Mahligai Junjung Buih, dan Pertapaan Pangeran Suryanata di Taman Purbakala Candi Agung, Provinsi Kalimantan Selatan. Tujuan penelitian ini adalah memahami akulturasi budaya asli dan asing yang telah terjadi pada ketiga situs tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan arkeologi dan semiotika budaya dengan mengelaborasi aspek-aspek kualitatif datanya. Aspek-aspek yang dibahas adalah bentuk dan fungsi candi, nama dan fungsi situs pemandian dan pertapaan, nama-nama tokoh legenda yang terkait dengan keberadaan candi, dan peristiwa-peristiwa dalam legenda. Subjek kajian terdiri atas dua aspek dokumentasi, yaitu visual (foto-foto situs) dan verbal (legenda). Subjek visual berupa dokumentasi pribadi pada tahun 2010. Subjek verbal terdiri atas buku-buku dan jurnal-jurnal yang membahas subjek penelitian, yaitu Hikayat Banjar, Hikayat Lambung Mangkurat, dan Tutur Candi. Hasil penelitian menunjukkan adanya akulturasi budaya Jawa dan Kalimantan, baik dalam bentuk bangunan candi, keberadaan situs pertapaan, nama-nama tokoh legenda, dan juga peristiwa.This paper discusses the sites of Candi Agung, Tiang Mahligai (bathing) Junjung Buih, and Pertapaan (hermitage) Pangeran Suryanata in the Archaeological Park of Candi Agung, South Kalimantan Province. The purpose of this study is to understand the acculturation between native and foreign cultures that had occurred at the three sites. This research uses the archaeological and cultural semiotics approach by elaborating the qualitative aspects of the data. The aspects discussed are the form and function of the temple, the name and function of the bathing and hermitage sites, the names of the legendary figures associated with the existence of the temple, and the events mentioned in the legend. The subject of the study consists of two aspects of documentation, i.e. visual (photos of the site) and verbal (legends). Visual subjects were of personal documentation obtained in 2010. Verbal subjects consist of books and journals that discuss the research subject, i.e. Hikayat Banjar, Hikayat Lambung Mangkurat, and Tutur Candi. Research results showed the occurrence of acculturation of Javanese and Kalimantan cultures, both in the form of temple buildings, the existence of hermitage sites, names of legendary figures, and cultural events.
DAMPAK TRAUMA DI MASA LALU MELALUI KARYA LUKIS MIXED MEDIA Huriyah, Hanin; Sadono, Soni; Endriawan, Didit
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan verbal merupakan kekerasan secara lisan yang tidak baik berupa bentakan,hinaan, menolak anak, mempermalukan anak, memaki serta menakuti anak menggunakan katakata yang tidak pantas.hal itu merupakan tindakan yang sering terjadi dilingkungan sekitarnyayang akan berpengaruh terhadap kelakuan kepribadian seseorang sama halnya dimasa anakanak hingga remaja dimana masa itu merupakan mencoba untuk beradaptasi denganperubahan yang terjadi yang menjadikannya masa mencari jati diri. Jika mereka mengalamipengalaman buruk yang berkaitan dengan kekerasan salah satunya kekerasan verbal bisamengakibatkan hambatan mereka untuk berkembang apabila bila tidak bisa ditangani denganbaik hingga menimbulkan rasa trauma yang bisa berdampak hingga dewasa.Maka melaluilaporan tugas akhir ini penulis ingin membuat Karya lukis mix media dan Seni Kinetik bertujuanuntuk memvisualisasikan gambaran seseorang yang memiliki pengalaman buruk dari masalaluhingga dampak trauma yang terbawa dimasa dewasa dengan menggunakan beberapa mediumdan bahan dalam proses pembuatan karya dari gagasan yang dibuat.Kata kunci: Karya Lukis mix media, Kinetik,Kekerasan Verbal,Trauma
EKSPERIMENTASI VISUAL DAMPAK PEJRODOHAN PAKSA PADA MEDIUM FILM PENDEK DENGAN JUDUL “SEHIDUP” Tampaty, Shaddam Alfi; Endriawan, Didit; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perjodohan paksa masih banyak terjadi di Indonesia dan kerap dibalut denganalasan budaya atau kehendak orang tua, meskipun seringkali mengabaikan keinginanindividu. Praktik ini dapat menimbulkan dampak psikologis dan sosial serius, sepertitekanan batin hingga Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Berdasarkan keprihatinanterhadap isu tersebut, penulis menyuarakan keresahan melalui karya film Pendek.Pendekatan visual eksperimental digunakan dengan eksplorasi kontras pencahayaanserta desain audio untuk merepresentasikan konflik batin yang dialami individu. Karya inidiharapkan menjadi media refleksi dan pemicu diskusi kritis terkait kebebasan dalammenentukan pasangan hidup.Kata kunci: perjodohan paksa, film eksperimental, pencahayaan, tekanan psikologis,KDRT
Makanan yang Terlarang: Representasi Dampak Psikologis Anorexia Nervosa dalam Seni Lukis Bertekstur dan Beraroma Tedjasukmana, Zerlinda Andini; Endriawan, Didit; Syarif, Edwin Buyung
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anorexia nervosa merupakan gangguan makan yang kompleks dan serius, ditandaidengan ketakutan berlebih terhadap kenaikan berat badan serta hubungan emosional yangkontradiktif terhadap makanan, terutama makanan manis. Penelitian ini bertujuan untukmerepresentasikan dampak psikologis penderita anorexia melalui pendekatan seni lukismultisensori yang menggabungkan elemen visual, tekstur, dan aroma. Metode yang digunakanadalah penciptaan karya berbasis eksplorasi pribadi dan pengalaman emosional, denganmedium piring keramik berdiameter 25,5 cm, cat akrilik, acrylic paste bertekstur, sertapenambahan aroma makanan seperti vanilla, cokelat, dan cheesecake. Teknik impastodiaplikasikan untuk menonjolkan ketegangan emosional melalui tekstur tebal dan dinamis.Aroma manis ditambahkan sebagai elemen penciuman untuk memperkuat pesan emosional danjuga menggambarkan konflik cinta-benci terhadap makanan. Karya tersebut menunjukkanbahwa pendekatan multisensori mampu menjadi media representasi efektif terhadapkompleksitas gangguan makan. Karya ini diharapkan dapat membuka ruang empati,meningkatkan pemahaman publik, serta menjadi refleksi terhadap kondisi psikologis penderitaanorexia yang sering tersembunyi di balik aspek fisik.Kata kunci: anorexia nervosa, seni lukis, multisensori, tekstur, aroma, makanan manis
REPRESENTASI DAMPAK FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA IMPULSIVE BUYING DALAM KARYA LUKIS MIX MEDIA Lussy, Restu Ayuningtiyas; Endriawan, Didit; Syarif, Edwin Buyung
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media sosial membuat jangkauan berita dan informasi lebih luasdari berbagai kalangan. Pengguna media sosial yang sebagai influencer atau sebagaipenggemar influencer mendorong munculnya tren yang cepat berubah. Para penggunamedia sosial akan merasa cemas apabila tidak mengikuti perkembangan tren. Haltersebutlah memicu rasa FOMO atau kepanjangan dari Fear of Missing Out yang berartirasa takut tertinggal dari orang lain. FOMO dapat memunculkan prilaku konsumtif secaratiba-tiba atau impulsive buying. Impulsive buying sering kali terhasut dari tren populeryang dipromosikan para influencer. Seseorang yang mengalami FOMO rela melakukan apasaja seperti melakukan pembelian impulsif demi tidak ketinggalan tren. Tugas Akhir yangberjudul “Representasi Dampak Fear of Missing Out (FOMO) Pada Impulsive Buying dalamKarya Lukis Mix Media” ini bertujuan untuk memahami konsep representasi dampakFOMO pada impulsive buying dalam karya lukis mix media. Melalui karya ini masyarakatterutama pengguna media sosial dapat meningkatkan kesadaran akan dampak FOMO dandapat mengendalikannya dengan self-control yang kuat.Kata kunci: FOMO, Impulsive Buying, Seni Lukis
REPRESENTASI HUBBUD DUNYA PADA PENYAKIT HATI WAHN MELALUI SENI LUKIS KALIGRAFI Aufa, Syauqi Yahya; Endriawan, Didit; Ramadhan, Axel Ridzky
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit hati merupakan persoalan penting dalam kehidupan spiritual seorangmuslim, khususnya bentuk kelemahan hati yang disebut wahn, yaitu cinta dunia (hubbuddunya) dan takut mati. Berdasarkan pengalaman pribadi penulis yang mengalami kehampaanakibat keterikatan terhadap dunia dan kelalaian dalam ibadah, karya ini diciptakan sebagaibentuk ekspresi dan dakwah visual. Penelitian ini bertujuan merepresentasikan konsephubbud dunya melalui seni lukis kaligrafi kontemporer dengan pendekatan simbolik danreflektif. Metode yang digunakan adalah perancangan karya berbasis pengalaman batin danestetika Islam, dengan mengeksplorasi unsur garis, warna, dan tekstur sebagai mediavisualisasi spiritual yang didukung oleh landasan teori dari kosmologi, dan spiritual art padakonsepnya. Hasil pengkaryaan menunjukkan bahwa kaligrafi dapat menjadi mediumrepresentatif untuk menyampaikan keresahan rohani dan pesan moral secara non-verbalterutama melalui simbolisasi dari warna, bentuk, dan komposisi. Penelitian ini memperluaswacana seni rupa Islam kontemporer serta memperlihatkan bahwa seni dapat menjadi saranapenyadaran terhadap nilai-nilai keislaman sekaligus juga membawa pesan yang menembuspada khalayak umum.Kata kunci: wahn, cinta dunia, representasi, kaligrafi.
REPRESENTASI SELF-DIAGNOSIS ENOCHLOPHOBIA MELALUI KARYA SCULPTURE MIX MEDIA Azizah, Alya Nur; Endriawan, Didit; Gumilar, Ganjar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self-diagnosis adalah upaya individu dalam mengenali kondisi psikologis tanpamelibatkan tenaga profesional seperti psikolog. Isu ini berfokus pada proses pencarian danpemahaman diri penulis dalam menghadapi suatu fobia yakni fobia berlebihan terhadapkeramaian (enochlophobia) melalui perspektif yang mendalam terhadap representasi yangdikembangkan. Penulis berusaha menginterpretasikan pengalaman pribadi dalam bingkai yanglebih luas, dengan mengeksplorasi dan merepresentasikan konsep self-diagnosis mengenaifobia terhadap keramaian melalui eksplorasi medium karya sculpture mix media. Melaluipendekatan personal, karya tugas akhir ini hadir sebagai bentuk ekspresi atas isu kesehatanmental yang sering luput dalam ruang sosial. Hasil tugas akhir ini diharapkan dapatmemberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang peran seni dalam menanggapiisu-isu psikologis dan sebagai refleksi atas pengalaman personal.Kata kunci: diagnosis diri, fobia terhadap keramaian, mix media.
REPRESENTASI VISUAL IDENTITAS PEREMPUAN DENGAN PERSPEKTIF INTERSEKSIONALITAS MELALUI KARYA SENI LUKIS Samhana, Betari; Endriawan, Didit; Gumilar, Ganjar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkaryaan Tugas Akhir ini merupakan representasi visual dari interseksionalitasyang berbasis pengalaman personal penulis sebagai perempuan yang mengalami ketimpangankarena identitas gender nya. Melalui pendekatan visual yang bersifat reflektif personal yang diaplikasikan melalui eksplorasi medium seni lukis, karya ini merekam perspektif individu penulisdalam memahami identitas yang berlapis. Karya ini tidak untuk mewakili semua perempuan,namun menjadi ruang untuk mengungkapkan pengalaman ketimpangan identitas yang dapatmenghadirkan pemahaman mengenai lensa interseksional akan kesadaran identitas setiapindividu tidak lah sederhana dan tidak layak untuk dilihat sebelah mata, yang kemudianmenjadikan lingkungan lebih inklusif. Kata kunci: Interseksionalitas, Ketimpangan, Seni Lukis, Identitas Sosial, Pengalaman Personal,Perempuan
VISUALISASI FASE KESEHATAN MENTAL SEORANG ANAK YANG MENGALAMI CHILD GROOMING PADA FILM PENDEK “MASKED INTENT” Aqsha, Daffa Muhammad; Ersyad, Firdaus Azwar; Endriawan, Didit
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masked Intent merupakan film pendek naratif yang mengangkat isu child grooming—bentuk kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi secara tersembunyi dan bertahap. Film inimengisahkan Evelynn, seorang remaja yang kehilangan orang tuanya dan tinggal bersamapamannya, Victor. Hubungan yang awalnya terlihat hangat dan penuh perhatian perlahanberubah menjadi manipulatif dan mengancam. Narasi dibagi ke dalam tiga fase: sebelum, saat,dan setelah proses grooming berlangsung, dengan penekanan pada dampak psikologis yangdirasakan oleh korban. Pendekatan visual eksperimental digunakan untuk merepresentasikanperubahan emosi dan dinamika relasi kuasa antara pelaku dan korban. Transisi warna, ekspresikarakter, serta simbolisasi tali menjadi elemen penting yang menggambarkan keterikatan dankehilangan kendali Evelynn atas dirinya. Melalui pendekatan visual dan simbolis ini, Masked Intenttidak hanya berfungsi sebagai medium ekspresi, tetapi juga sebagai sarana edukatif untukmeningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya child grooming yang kerap tidak dikenalidalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci: Film pendek, child grooming, kekerasan seksual, trauma psikologis, simbol visual,relasi kuasa, naratif
Co-Authors Adrian Permana Zen Agus Maolana Hidayat Akbar, Muhammad Rafid Delma Alghifari, Muhammad Raihan Alifia, Aura Diffa Fata Alkautsar, Muhammad Ashiil Rizki Amalia Prameisti, Yusi Amalia, Shalvinna Amalia, Varajuba Suci Apriani, Destia Aqsha, Daffa Muhammad Ariyantiningsih, Aisyiyah Arvi, Rivano Asep Sufyan Muhakik Aufa, Syauqi Yahya Azizah, Alya Nur Azwar, Azwin Carlos Siagian, Fransiscus Cucu Retno Yuningsih Donny Trihandono Donny Trihanondo Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Dyah Perwitasari Edwin Buyung Syarif Fadhilla, Alya Fathana, Nur Iman Febriana, Sheva Pahlevi Febriyanti, Siti Annisa Firdaus Azwar Ersyad, Firdaus Azwar Firdaus, Amira Fitran, Muhammad Raihan Ganjar Gumilar Haniif, Raden Ajeng Aszhaafira Farrassayu Harrie Lutfie Haya, Alfatiana Fadia Hernandi, Wira Adhistira Huriyah, Hanin Iqbal Prabawa Wiguna Ircham Kamal, Rahma Zahara Kamal, Rizkia Nurfaiza Kusumanugraha, Sigit Leni Cahyani Lussy, Restu Ayuningtiyas Madjiid, Syahjidan Husien Malik, Yuhendra Maulidya, Zahra Muhammad Firdaus Muliandini, Rizkia Raihana Nabilah, Siti Nurul Nazori, Futrawan Nellyaningsih Nugraha, Farhan Nurmiladiah, Syahda Yaqiq Perdana, Ahmad Zakhi Danang Pramudyawardhani, Dyah Ayu Salsabila Pratama, Febrian Aggy Putra, Ivan Guritno Putra, Muhammad Bayu Eka Qorinsyah Rachmawati, Ranti Rahmadani, Devi Fadlika Wulan Rahmat Hidayat Rahmat Hidayat Ramadhan, Axel Ridzky Ramadhani, Avisha Ersya Ramandiaz, Azmi Rifaldi Ranti Rachmawanti Rizqillah, Aprillayalia Aghnia Rosa Anggraeni, Rosa Salamah, Nadia Afifatus Samhana, Betari Sampurno Wibowo Sari, Nesthi Rasika Setiawan, Rheza Putra Situmorang, Eka Christian Soni Sadono Sukarso, Dwie Alfhyandy Tampaty, Shaddam Alfi Teddy Ageng Maulana Tedjasukmana, Zerlinda Andini Tistian, Erda Zen Tri Haryotedjo Vega Giri Rohadiat Wicaksana, Rama Satria Zulfahmi, Hafidh Zaky Wahyu