Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN TERPAAN SOSIALISASI BPJS KESEHATAN DAN SIKAP MASYARAKAT PADA PROGRAM DENGAN KEPUTUSAN MASYARAKAT SEBAGAI PESERTA BPJS KESEHATAN Prescilla Roesalya; Tandiyo Pradekso; Djoko Setyabudi; Sri Widowati
Interaksi Online Vol 2, No 3: Agustus 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.346 KB)

Abstract

Dalam jangka waktu kurang lebih 4 bulan (Januari-April) BPJS Kesehatan telahmenjadi pemberitaan di berbagai media televisi maupun media cetak, dalam artikelnyamereka menuliskan beberapa tulisan mengenai BPJS Kesehatan yang membahas tentangkeluhan masyarakat mengenai sosialisasi program peralihan PT ASKES yang kini telahmenjadi BPJS Kesehatan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan terpaan sosialisasi BPJSKesehatan dan sikap masyarakat pada program dengan keputusan masyarakat untuk menjadipeserta BPJS Kesehatan. Populasi dalam penelitian ini adalah warga Kecamatan Candisari,kelurahan Jatingaleh, RT 02 RW 03 dengan rentan usia 20-60 tahun. Responden yang terlibatdalam penelitian ini sebanyak 100 sampel. Didalam penelitian ini menggunakan teori difusiinovasidan Analisis yang digunakan adalah Analisis kuantitatif dengan menggunakanKorelasi kendall.Hasil dari analisis Korelasi kendall yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa antaravariabel (X1) dengan variabel (Y) terdapat hubungan yang signifikan. Hal ini ditunjukkanoleh nilai probabilitas kesalahan (sig) sebesar 0,037 yang lebih kecil dari 5% dan besarnyanilai koefisien korelasi adalah 0,179. Sedangkan variabel (X2) dan (Y) terdapat hubunganyang sangat signifikan. Hal itu ditunjukkan oleh nilai probabilitas kesalan (sig) sebesar 0,000yang lebih kecil dari sig 1%, dan nilai koefisien korelasi adalah 0,405. Variabel independenyang lebih memiliki hubungan ialah variabel sikap (0,405) yang terbukti memiliki hubunganpositif dengan variabel dependen yaitu keputusan sebagai peserta.Kata kunci : Terpaan sosialisasi, Sikap masyarakat, dan keputusan sebagai peserta.
Efektifitas Media Game “Handwash” dalam Meningkatkan Kemampuan Praktek Cuci Tangan Pada Anak Sekolah Dasar Wulan Septiana Putri; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 7, No 2: April 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.948 KB)

Abstract

This research is being conducted to find out about the effectiveness of Handwash game as a media to increase the ability of elementary students in the practice of washing hands. The connectivity theory stated that the more complex a knowledge is the more retainable and accessible it is. The sampling methods in this research is using quota sampling technique with random sampling. The population in this research is the elementary students of SD Kanigoro of the grade 4 and 5 with the total of 40 students. Based on the hypothesis test that is being conducted using statistic test of non parametric mcNemar. There is effectiveness of game Handwash on increasing the ability of elementary student to perform hand washing. This is shown by the calculation by the statistic test non parametric mcNemar to the independent variable game Handwash (X) towards the dependent variable the ability to perform hand washing (Y), it is being obtain from the test the rate of 0.002 significance number of which is less than 0.05 which means that there is an effectiveness of variable X towards variable Y. The recommendation given is that the teacher in SD Kanigoro is expected to use the result of this study as a consideration in order to get the maximum result of learning process.
The Influence of the Level of Popularity of Influencer, the Preference of Message Disclosure, and the Consumer Skepticism of Advertising on the Purchase Intention of Somethinc Kanaya Az Zahrah; Tandiyo Pradekso; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Somethinc uses various influencers with different levels of popularity namely mega, macro, micro, and nano to promote their products. The existence of influencers makes a lot of sponsored content spread on Instagram. However, this has many pros and cons because a lot of content does not use the “Paid Partnership with” feature. This kind of advertising model can also make consumers become defensive and lead to skepticism because there is no transparency about the persuasive nature of the content that influencers share. From late 2020 to early 2021, several national surveys showed that Somethinc was not consumers’ first choice when buying beauty products. The theory used in this study is the Source of Attractiveness Model and the Persuasion Knowledge Model, with the sampling technique of non-probability sampling. The sample consists of 100 people with female characteristics, aged 18-35, who have seen sponsored content by Somethinc’s influencers. The results of the first hypothesis test using a simple regression technique show that there is no influence on the level of popularity of influencers on purchase intention of Somethinc with a significance value of (0.931). The results of the second hypothesis test using multiple regression techniques show that there is no influence on the preference of message disclosure and the consumer skepticism of Advertising on Somethinc's purchase intention with a significance value (0.098).
PENGARUH USIA, TINGKAT PENDIDIKAN, DAN JENIS KELAMIN TERHADAP PERILAKU KONSUMSI MEDIA Aulia Nur; Tandiyo Pradekso; Djoko Setyabudi; Sri Widowati Herieningsih; Nurist Surrayya
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.622 KB)

Abstract

Pada umumnya, pengguna media tersegmentasi berdasarkan usia, tingkat pendidikan, dan jenis kelamin. Generasi tua dan laki laki pada umumnya lebih mengandalkan keberadaan surat kabar. Perempuan remaja dan paruh baya biasa membaca majalah ataupun tabloid dan menonton televisi. Sedangkan kaum muda biasanya lebih sering menjadi pendengar setia radio. Revolusi teknologi di bidang informasi dan komunikasi yang cenderung cepat, memberi peluang bagi media baru. Perkembangan tersebut terjadi seiring dengan meningkatnya kemudahan akses internet. Internet telah menjadi kebutuhan bagi manusia zaman digital. Jika dahulu kita dibiasakan menonton tv atau membaca koran untuk memperoleh informasi, sekarang gaya hidup semacam itu mulai mengalami perubahan.Kondisi ini memunculkan perubahan pada pemahaman mengenai segmentasi dalam menggunakan media, sehingga dirasa perlu untuk melihat kembali pengaruh usia, tingkat pendidikan, dan jenis kelamin terhadap perilaku konsumsi media. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh usia, tingkat pendidikan, dan jenis kelamin terhadap perilaku konsumsi media.Tipe dalam penelitian ini adalah eksplanatori. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Social Category Theoryoleh De Fleur dan Ball Rokeach. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Jumlah sampel sebanyak 98 responden dengan teknik pengambilan sampel probability samplingdi kelurahan Karangtempel Semarang. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan kuesioner. Secara keseluruhan penelitian ini berhasil menjelaskan tujuan penelitian yaitu mengkaji pengaruh usia, tingkat pendidikan, dan jenis kelamin terhadap perilaku konsumsi media. Terdapat hubungan yang positif antara usia, tingkat pendidikan, dan jenis kelamin terhadap perilaku konsumsi media cetak, media eektronik, dan media baru internet. Teori yang digunakan dalam peneitian ini yaitu Social Category Theorydapat dibuktikan, yaitu usia, tingkat pendidikan, dan jenis kelamin mempengaruhi kesamaan perilaku konsumsi media. Namun usia dan tingkat pendidikan tidak berpengaruh secara parsial terhadap perilaku konsumsi media cetak, tingkat pendidikan dan jenis kelamin tidak berpengaruh secara parsial terhadap perilaku konsumsi media elektronik, serta tingkat pendidikan dan jenis kelamin tidak berpengaruh secara parsial terhadap perilaku konsumsi media baru internet.Kata kunci : Usia, Pendidikan, Jenis Kelamin, Perilaku Konsumsi Media
Hubungan Terpaan Iklan dan Citra Merek Bukalapak dengan Keputusan Pembelian Produk di Bukalapak Nadira Octova Yogiyanti; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 7, No 2: April 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.696 KB)

Abstract

Technology is developing very rapidly, especially in the field of information and telecommunications. With this, many e-commerce startups have emerged in Indonesia. E-commerce is a means of buying and selling online that can facilitate consumers in the process of buying and selling online. Indonesia is the largest and fastest growing e-commerce market in Southeast Asia. This study uses the Strong Theory of Advertising Theory and Reasoned Action. This research is quantitative research with explanatory types. The sample in this study were men, women, attending 17-35 years, domiciled in the city of Semarang, with the provision of opening the Bukalapak advertisement, and having visited the Bukalapak online buying and selling site. The number of respondents is 80 people taken based on the purposive technique aside. Data analysis used was Chi-Square analysis with the help of SPSS. The results of the first hypothesis test, exposure to Bukalapak advertisements has a positive relationship with product purchasing decisions at Bukalapak with a value of 0.001 < 3,841. Then the Bukalapak brand image with product purchase decisions at Bukalapak has a positive relationship with a value of 0.008 < 3,841.
Hubungan Intensitas Bermain Game Stardew Valley dan Terpaan Kelompok Referensi dengan Kecenderungan Berperilaku Prososial Andy Julianto; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 6, No 2: April 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.652 KB)

Abstract

Video game sering kali dianggap sebagai pemicu terbentuknya perilaku antisosial. Muncul beberapa kasus yang terjadi akibat bermain video game, seperti tindakan kekerasan mengeroyok teman sendiri, hingga tindakan kriminal seperti mencuri untuk bermain video game. Hal ini disebabkan karena game yang populer dimainkan di Indonesia sendiri sebagian besar mengandung unsur kekerasan dan cenderung negatif. Maka dari itu peneliti ingin mencari tahu apakah game positif bisa mempengaruhi seseorang untuk berperilaku positif juga. Tujuan penelitian ini adalah mencari hubungan antara bermain game Stardew Valley (sebagai game positif) dan terpaan persuasi kelompok referensi terhadap kecenderungan berperilaku prososial. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Belajar Sosial dan Teori Kelompok Referensi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tipe eksplanatori. Penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling. Dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang dengan usia 15 – 24 tahun dari grup Facebook PC Game Indonesia yang pernah memainkan game Stardew Valley. Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan menggunakan analisis korelasi Kendall’s Tau-b, menunjukkan bahwa; Pertama, terdapat hubungan positif antara intensitas bremain game Stardew Valley dengan kecenderungan berperilaku prososial dengan nilai signifikansi sebesar 0,009 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,355. Semakin tinggi intensitas bermain game Stardew Valley, maka semakin tinggi kecenderungan berperilaku prososial, begitu juga sebaliknya. Kedua, terdapat hubungan positif antara variabel terpaan persuasi kelompok referensi dengan kecenderungan berperilaku prososial dengan nilai signifikansi sebesar 0,021 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,315. Semakin tinggi terpaan persuasi kelompok referensi, maka semakin tinggi kecenderungan berperilaku prososial, begitu juga sebaliknya
Program Feature Perempuan Bercerita di iNews Semarang M. Bima Norta Ellyanda; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 6, No 3: Juli 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.132 KB)

Abstract

Televisi tetap menjadi media massa dengan penetrasi tertinggi di masyarakat Indonesia hingga saat ini. Perkembangan industri televisi tidak hanya di isi oleh industri televisi nasional namun juga oleh industri televisi lokal yang semakin banyak bermunculan, salah satunya pada daerah Jawa Tengah khususnya semarang. iNews Semarang merupakan salah satu televisi lokal yang masih eksis hingga saat ini di jawa tengah. iNews Semarang menjadi stasiun televisi yang mengunggulkan program-program berita dan informasi yang cepat, akurat, informatif, mendidik serta menginspirasi. Beberapa program produksi iNews semarang antara lain, iNews Jateng , Special Report, Lintas Jateng, Seputar Jateng, Rono Rene, Jejak Jelajah Wisata, Kopi Tarik, Dialog Khusus,dan Lestari Budaya. Program perempuan bercerita dibuat bermula dari belum banyak televisi lokal khususnya di daerah semarang yang mengangkat peran perempuan di daerah semarang secara dalam. dibuat untuk menunjukan bahwa perempuan dapat melakukan hal yang tidak hanya tentang rumah tangga. Perempuan dapat menunjukkan eksistensi diri di setiap sektor kehidupan. Bagaimana perempuan dapat andil dalam berperan di masyarakat dengan mengangkat kisah-kisah inspiratif di setiap episode perempuan bercerita Dalam produksi program perempuan bercerita, setiap anggota tim memiliki tanggung jawab masing-masing dan berbeda di setiap episode. Dengan dilakukan pembagian tugas dari pra-produksi, produksi hingga paska produksi, terdiri dari tugas sebagai produser, program director, reporter, penulis naskah, juru kamera, editor serta pengisi suara. program perempuan bercerita tayang setiap hari senin pukul 10.00 WIB di iNews Semarang sebanyak 13 episode dengan panjang durasi 21-24 menit dan tayang dari tanggal 5 maret – 4 juni 2018. Melalui program perempuan bercerita diharapkan mampu memberikan suguhan tayangan yang lebih variatif, sehingga dapat meningkatkan ketertarikan penonton serta popularitas iNews Semarang di masyarakat semarang. Selain itu, diharapkan penonton mendapatkan edukasi, informasi serta semangat dan inspirasi dalam terus berkarya dan ikut berperan aktif di masyarakat
BRANDING HIPMI PEDULI JAWA TENGAH MELALUI KEGIATAN KOMUNIKASI STRATEGIS Anugrah Beta Familio; Djoko Setyabudi; Agus Naryoso; Wiwid Noor Rakhmad
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.264 KB)

Abstract

Tugas akhir berupa karya bidang ini dilatarbelakangi oleh badan organisasi baru dibawahnaungan HIPMI Jawa Tengah yaitu HIPMI Peduli Jawa Tengah, akan organisasi HIPMIPeduli Jawa Tengah merupakan organisasi baru yang belum banyak dikenal olehmasyarakat khususnya pengurus HIPMI Jawa Tengah. Melalui kegiatan Branding HIPMIPeduli Jawa tengah dapat memperkuat Brand HIPMI Peduli Jawa Tengah.Banyaknya anggota HIPMI Jawa Tengah yang tidak mengetahui organisasi HIPMI PeduliJawa Tengah membuat kurangnya pengetahuan tentang kegiatan HIPMI Peduli JawaTengah. Berdasarkan teori persuasi, karya bidang ini bertujuan untuk mengajak anggotaHIPMI Jawa Tengah untuk lebih mengenal kegiatan HIPMI Peduli Jawa Tengah. Selain itukarya bidang ini juga bertujuan untuk meningkatkan afeksi, kognisi dan juga behavioranggota dan masyarakat untuk ikut serta berdonasi di HIPMI Peduli Jawa Tengah.Pada 1 bulan pelaksanaan di Bulan Agustus, kegiatan ini berhasil meningkatkan 84%awareness serta meningkatkan perilaku berdonasi sebanyak 34% anggota HIPMI PeduliJawa Tengah. Serta terpenuhinya 50% dana kegiatan branding HIPMI Peduli Jawa Tengahmelalaui kegaiatan sponsorship dan partnership. Karya bidang ini menunjukkan bahwaBranding HIPMI Peduli Jawa Tengah berhasil dilakukan sesuai dengan goals yangditentukan.
Strategic Communication Museum Kereta Api Ambarawa sebagai Project Manager Mohammad Akbar Rizal Hamidi; M Bayu Widagdo; Djoko Setyabudi; Tandiyo Pradekso
Interaksi Online Vol 3, No 4: Oktober 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.872 KB)

Abstract

Tugas akhir berupa karya bidang ini dilatarbelakangi oleh sangat potensialnyamuseum kereta api Ambarawa sebagai rancangan museum kereta apiInternasional, akan tetapi kurangnya promosi museum membuat museum jarangdikenal oleh masyarakat dan belum banyak dikunjungi. Terbukti dari riset yangtelah dilaksanakan, diperoleh angka brand knowledge informan terhadap museumKA sebesar 58% yang menunjukan bahwa orang belum tahu museum kereta apiAmbarawa, dimana letaknya dan apa saja barang yang dikoleksi disana.Sedangkan tingkat afeksi menunjukan angka 37%, hal ini menunjukan bahwaorang masih belum mau mencari tahu informasi tentang museum KA Ambarawaitu sendiri. Sedangkan hal behavior berupa tingkat kunjungan masihlah berada dirata-rata kunjungan sebesar 600 orang per hari.Tujuan dari diadakannya Strategic Communication Museum Kereta ApiAmbarawa ini adalah mempromosikan Museum Kereta Api Ambarawa gunameningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat untuk berkunjung ke museumKereta Ambarawa. Selain itu karya bidang ini juga bertujuan untuk meningkatkanafeksi, kognisi dan juga behavior pengunjung maupun calon pengunjung museumkereta api Ambarawa.Pada 1 bulan pelaksanaan di bulan Mei 2015, kegiatan berhasil mendapatkanpeningkatan pengunjung yang signifikan di bulan Mei dengan total kunjungan21.514 orang (dewasa) dan 9.272 orang (anak-anak). Rata-rata di bulan Meimenunjukan angka 993 orang per hari. Jika dikatergorikan berdasarkan kunjunganweekend dan weekdays, pada weekdays menunjukan angka rata-rata 623 orang danpada weekend menunjukan angka rata-rata 1.769 orang. Aspek kognisitentangpengetahuan pengunjung tentang museum Kereta Api Ambarawa tentang apa,dimana letak museum, koleksi, dan juga potensi museum kereta api Ambarawadalam pelaksanaannya meningkatkhingga presentase 73% dari angka 58%.Dalamaspek afeksi didasarkan pada minat masyarakat untuk mau berkunjung keMuseum Kereta Api Ambarawa dalam pelaksanaannya meningkat dia angka 66%dari 37%.Karya bidang ini menunjukkan bahwa “Strategic CommunicationMuseum Kereta Api ambarawa ‘Sepoorheroes’ berhasil dilakukan sesuai goalsyang ditentukan.
Memahami Pengalaman Individu yang Resisten dengan Industri Rokok dalam Mengikuti Program Djarum Bakti Pendidikan dan Program Beasiswa Bulutangkis Andrinanta Putra Pratama; Djoko Setyabudi; Nurrist Surayya Ulfa; Nuriyatul Lailiyah
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.611 KB)

Abstract

Program Djarum Bakti Pendidikan dan Program Beasiswa Bulutangkis merupakan contoh dari program CSR dari PT Djarum dengan antusias masyarakat yang cukup tinggi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang ingin bergabung dengan kedua program tersebut. Kedua program tersebut bertujuan meningkatan citra PT Djarum di masyarakat, dengan melibatkan para individu yang berasal dari latar belakang yang cenderung bertentangan dengan industri rokok, dalam hal ini mahasiswa dan atlet.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman individu yang resisten dengan industri rokok dalam mengikuti Program Djarum Bakti Pendidikan dan Program Beasiswa Bulutangkis. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan fenomenologi dengan mengaitkan antara pengalaman informan dalam kedua program tersebut dengan perubahan persepsi dari informan yang cenderung menjadi positif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para individu yang cenderung resisten dengan industri rokok mendapatkan berbagai informasi yang berkaitan dengan program tersebut sebelum mengikuti program, yang mempengaruhi persepsi awal dari informan. Beberapa informan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa mereka mengalami konflik intrapersonal dengan memilih untuk mengikuti program tersebut. Dalam mengikuti Program Djarum Bakti Pendidikan dan Program Beasiswa Bulutangkis, para informan mendapatkan manfaat positif berupa pelatihan, serta mendapatkan kesempatan untuk mengimplementasikan soft skills yang didapat. Para informan juga mengikuti berbagai kegiatan di dalam Program Djarum Bakti Pendidikan dan Program Beasiswa Bulutangkis yang bertujuan untuk mendekatkan informan kepada PT Djarum, industrinya, serta dilibatkan dalam berbagai program. Setelah mengikuti berbagai kegiatan dalam kedua program tersebut, informan memiliki persepsi yang cenderung positif,  baik terhadap Program Djarum Bakti Pendidikan dan Program Beasiswa Bulutangkis maupun terhadap PT Djarum sebagai penyelenggara program tersebut. Walaupun terungkap adanya persepsi positif,  peserta juga mengungkapkan harapannya agar PT Djarum dapat mengurangi porsi industri rokok dan lebih mengembangkan industri di bidang lain. Key words: kegiatan CSR, pengalaman individu, persepsi
Co-Authors Abigail Betsy Eliasta Roos Abimanyu Ramadhan P Abiyyu Febi Diwangkoro Adi Nugroho Adi Nugroho Aditya Gilang Gifari Aditya Iman Hamidi Adityo Cahyo Aji Aeda Aldeafara Afi Sultan Ramadhan, Muhammad Agraha Dwita Sulistyajati Agus Naryoso Ahdani Gita Sadida Ahmad Fauzi Ahmad Fikar Harakan Aike Ingget Pratiwi Ainani Shifa Izazi Aisyah Monicaningsih Akbar, Bintang Albert Rivai Sinaga Aldedinda Auliantio Aldila Leksana Wati Alif Ibrahim Alya Farras Azzahra Amal Gamasi T.R Andrinanta Putra Pratama Andy Julianto Angga Dwipa Anggun Puspa Regita Anisa Dyah Permata, Cindy Anisa Wikantyas P Annisa Aulia Mahari Annisa Ilmi, Rizky Annisa Kusumawardhani Anugerah Dwitama Anugrah Beta Familio Apriliana, Jennifer Ardhisti Adi Utamanyu Ardini Koesfarmasiana, Ardini Arfian Muhammad Hakim Ari Pradhanawati Arista Sukmawati, Sarah Arlita Dwi Utami Arma Ngabeti Astrid Henariani Prakoso Atika Nabila Atika Surya Nuraini Aulia Nur Aulia Ratri Kusumastuti Ayu Sarah Shabrina Ayu Saraswati Bagaskara S.A.P Bareta Hendy Pamungkas Bayu Widagdo, Muhammad Bimandhika Sunu Wardhana Bisma Alief Brigitta Dwi Liusditari Budi Adityo Burhanudin Fakhri Kusuma Candra Sateria Chintya Dyah Meidyasari Christo Christian Destiyanto Daffa Argy Pradiptha Dameria Cathrine DENA ADI SANTOSA Deni Arifiin Destima Nursylva Anggraningrum Devi Yuhanita Qorina, Devi Yuhanita Dewi Luqmania . Dhiyah Puspita Sari Dhyah Shanti Nur Kartika Diah Yuniasari ., Diah Yuniasari Dwi Purbaningrum, Dwi Eka Ardianto EKA NOVITASARI Elisa, Nova Fardhian Fitrahudin Pratama Farhan Haritz, Abdullah Farisa Dian Utami Fatia Sharfina Febi Eninta Br Munthe Febri Ariyadi Febriana Handayani Febriandani, Anisa Felda Aurellia Anandani Fitri Nur Hidayat Florensia Sonia Haniswari Frida Asih Pratiwi Gabby Aurelia Gabryella, Cathrine Georgina Inessa Zephira Gerald Waisaka Ginubahyang S P Hamidah, Nadiya Hanan Hauzan, Muhammad Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas S, Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas Sulistyani Hario Trigoseno Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Helmi Bayuputra, Rafli Hendrikus Setya Pradhana Henny Novita Rumono Hilal Al Roshid, Fhatwa Hilda Maisyarah I Nyoman Winata I Nyoman Winata Ifadhah Vellayati Widjaja Imam Fahmidin, Hanif Inayah Setia Azzahra Indah Pratiwi Indra Septia BW Intan Ayuningrum Ira Yunani Widyarini Istivani, Yulia Jaya Pramono Adi Jaza Akmala Ramada Jody Suryamar Yudha Joyo Nur Suryanto Gono Kanaya Az Zahrah Krisanti Cahyaningtyas, Yulia Laksono Nainggolan, Guntur Agung Lana Nastiti Mumpuni Lintang Ratri Rahmiaji Lintang Ratri Rahmiaji Lucia Eka Pravitasari Lukmantoro, Yanuar Lusia Wibowo, Marvela M Bayu Widagdo M Yulianto M. Bima Norta Ellyanda Mahardika Indra Pratama Maulana Ocky Adhicondro Melinda Wita Satryani Mia Maulyda Mohammad Akbar Rizal Hamidi Muchamad Yuliyanto Muhammad Azizan, Tengku Muhammad Luthfi Muhammad Sahil Muhamy Akbar Iedani Nabilah Amarilys Nadin Khairun Nisa Nadira Octova Yogiyanti Nanik Sudaryningtyas, Nanik Naomi Feby Yolanda Br Saragih Neysa Harwina Putri Nofita Fatmawati Noni Meisavitri Nurist Surayya Ulfa Nurist Surraya ulfa Nurist Surrayya Nuriyatul Lailiyah Nurrist Suraya Ulfa Nurrist Surayya Ulfa Oki Adi Saputra Petrus Orseola Rosarianto Pipin F.P. Lestari Prabowo Nurwidagdyo Prescilla Roesalya Primada Qurrota Ayun Puspa Ningrum, Kumala Puspita Mei Wardani Putri Febrianti Putri Susiandi, Alya Radika Oktavianti, Dina Rafif Ghaffar Radana Rahmadianto, Rizky Raihan Wiguna, Ilham Randy Ardianto Wicaksono, Randy Ardianto Rangga Akbar Pradipta Reichan Anantyo, Muhamad Reni Shinta Dewi Rezky Utami, Nofiyanti Rieda Anindita Putri, Rieda Anindita Rifni Lestari Rizka Arsianti Rizky Wisnu Prayuda Nusantara, Rizky Rizqi Ganis Ashari Rosanna Fadiya S Rouli Manalu SALMAN AL FARISI, MUHAMMAD Salshabila Putri Persada Sandra, Syafira Selo Pangestu Imawan Septian Aldo Pradita Setyo Adhi Nugroho Shabara Wicaksono Sharon Gracia G Sholihudin, Nabiila Sigit Haryadi Soffa Wicaksono, Muhammad Sofianisa Rahmawati Sri Widowati Sri Widowati Herieningsih Sunarto Sunarto Suryanto Gono, Joyo Nur Susi Santiaji Tandiyo Pradekso Tandiyo Pradekso Tandiyo Pradekso Taufik Indra Ramadhan Taufik Reza Ardianto Tazkia Irsyad, Raihana Theo Domas Santika, Theo Triyono Lukmantoro Turnomo Rahardjo Vania Ristiyana Vidiana Girinda Wardani Vidya Ayunita Vina Aulia Maharani Wahyu Hidayat Windariani Soeryo Handadari Wiwid Noor Rakhmad Wulan Septiana Putri Yanuar Luqman Yoga Yuniadi Yohanes Thianika Budiarsa Yuan Stephanie Yunita Indriyaswari Yusniar Dwi Ratnasari, Yusniar Zainul Asngadah Fatmawati