Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DI SMK NEGERI 1 SINGARAJA Ni Luh Budiani .; Prof. Dr. I Made Yudana,M.Pd .; Drs. I Wayan Landrawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i1.7450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui seberapa tinggi peningkatan aktivitas belajar yang akan dicapai siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, (2) untuk mengetahui seberapa tinggi peningkatan hasil belajar yang dicapai setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran. dan (3) untuk mengetahui kendala-kendala dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw beserta alternatif pemecahan masalahnya. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 2 siklus yaitu : tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi/observasi, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI AP A SMK Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 42 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu : observasi, test objectif, wawancara dan pencatatan dokumen. Data dianalisis menggunakan menggunakan metode kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan : (1) terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa kelas XI AP A SMK Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yaitu pada siklus I hanya sebesar 18,76 kemudian di siklus II meningkat menjadi 24,31. (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa yaitu pada siklus I sebesar 71,9 kemudian pada siklus II hasil belajar siswa meningkat menjadi 85,2 yang berada pada kategori aktif. (3) kendala yang dihadapi dalam penerapan model pembelajaran ini yaitu siswa masih belum terbiasa dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw karena pembelajaran seperti ini baru pertama kali diterapkan di kelas tersebut.Kata Kunci : Kooperatif Tipe Jigsaw, Aktivitas, Hasil Belajar This research purpose for: (1) to know how high increase of activity the students will reach after applying learning models cooperative jigsaw type, (2) to know how high increase of learning results will reach after applying learning models jigsaw type inside study. and (3) to find out a problems after applying learning models cooperative jigsaw type with alternative solutions problems.This research is classified in research of class action ( PTK ).The research will do with 2 ciclus,a ciclus design consist of step action plan,the implementstion of action,evaluation/observation,reflection.subject of this research is a studens XI AP A class at SMK Negeri 1 Singaraja period 2015/2016 with totals 42 students.Data collected with technic as follows : observation guide,objective test,interview,and recorded document. The analysis data will use quantitative. Analysis results showed : (1) increased of students learning activity happen in XI AP A class at SMK Negeri 1 Singaraja period 2015/2016 ciclus I only 18,76 then in ciclus II increase to 24,31. (2) increased of students learning results in ciclus I only 71,9 andthen in ciclus II a students leaning results increased to be 85,2 that is stand on active category. (3) problems faced when applying this leaning models is students still cannot adapted with leaning models cooperative jigsaw type because this leaning models is first times applied in this class. keyword : cooperative jigsaw type , activity , learning results
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI AP A DI SMK NEGERI 1 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2015/2016 Ni Luh Budiani; I Made Yudana; I Wayan Landrawan
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 3 No. 2 (2015): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i2.20780

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui seberapa tinggi peningkatan aktivitas belajar yang akan dicapai siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, (2) untuk mengetahui seberapa tinggi peningkatan hasil belajar yang dicapai setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran. dan (3) untuk mengetahui kendala-kendala dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw beserta alternatif pemecahan masalahnya. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 2 siklus yaitu : tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi/observasi, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI AP A SMK Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 42 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu : observasi, test objectif, wawancara dan pencatatan dokumen. Data dianalisis menggunakan menggunakan metode  kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan : (1) terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa kelas XI AP A SMK Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yaitu pada siklus I hanya sebesar 18,76 kemudian di siklus II meningkat menjadi 24,31. (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa yaitu pada siklus I sebesar 71,9 kemudian  pada siklus II hasil belajar siswa meningkat menjadi 85,2 yang berada pada kategori aktif. (3) kendala yang dihadapi dalam penerapan model pembelajaran ini yaitu siswa masih belum terbiasa dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw karena pembelajaran seperti ini baru pertama kali diterapkan di kelas tersebut. Kata Kunci : Kooperatif Tipe Jigsaw, Aktivitas, Hasil Belajar  Abstract This research purpose for: (1) to know how high increase of activity the students will reach after applying learning models cooperative jigsaw type, (2) to know how high increase of learning results will reach after applying learning models jigsaw type inside study. and (3) to find out a problems after applying learning models cooperative jigsaw type with alternative solutions problems.This research is classified in research of class action ( PTK ).The research will do with 2 ciclus,a ciclus design consist of step action plan,the implementstion of action,evaluation/observation,reflection.subject of this research is a studens XI AP A class at SMK Negeri 1 Singaraja period 2015/2016 with totals 42 students.Data collected with technic as follows : observation guide,objective test,interview,and recorded document. The analysis data will use quantitative. Analysis results showed : (1) increased of students learning activity happen in XI AP A class at SMK Negeri 1 Singaraja period 2015/2016 ciclus I only 18,76 then in ciclus II increase to 24,31. (2) increased of students learning results in ciclus I only  71,9 andthen in ciclus II a students leaning results increased to be  85,2 that is stand on active category. (3) problems faced when applying this leaning models is students still cannot adapted with leaning models cooperative jigsaw type because this leaning models is first times applied in this class.   Keywords : cooperative jigsaw type , activity , learning results
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI, AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PELAJARAN PKN DI KELAS VII A7 SMP NEGERI 1 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2017/2018 I Kadek Parwata; I Wayan Landrawan; I Gusti Ketut Arya Sunu
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 3 No. 3 (2015): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i3.20812

Abstract

Abstrak                 Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi, aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas VII A7 SMP Negeri 1 Singaraja melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT). Penenlitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus dan pada setiap siklus dilaksanakan berdasarkan prosedur penelitian tindakan kelas dengan tahap perencanaan, tindakan, evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII A7 SMP Negeri 1 Singaraja dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu kuisioner, oservasi, dan tes objectif. Data dianalisis menggunakan metode kuantitatif. Data motivasi belajar siswa diperoleh dengan penyebaran kuisioner, data aktivitas belajar dikumpulkan dengan pedoman observasi, dan data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes. Data hasil analisis menunjukan terjadi peningkatan motivasi belajar, aktivitas belajar dan hasil belajar siswa, pada pelaksanaan siklus I diperoleh data motivasi belajar siwa rata-rata 68,07 dalam kategori cukup tinggi, data aktivitas belajar siswa dengan rata-rata 28,83 dalam kategori cukup aktif dan hasi belajar siswa rata-rata 76,83 daya serap 76,83% ketuntasan belajar 60% dalam kualifikasi cukup baik dan pada siklus II motivasi belajar siwa rata-rata 76,03 dalam kategori tinggi, aktivitas belajar siswa rata-rata 35,3 dalam kategori aktif dan hasil belajar siswa 83,16 daya serap 83,16% ketuntasan belajar 83,33% dalam kualifikasi baik. Berdasarkan hasil tersebut maka model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan motivasi belajar, aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Kata Kunci : Model pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together (NHT), Motivasi, Aktivitas, dan Hasil Belajar Abstract                This classroom action research aims to improve students' motivation, activities and learning outcomes in class A7 SMP Negeri 1 Singaraja Through the application of cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) This study was conducted in 2 cycles and each cycle was conducted based on class action research procedure with planning, action, evaluation and reflection phase. The subjects of this study are students of class AII SMP Negeri 1 Singaraja with a total of 30 students The techniques used in data collection are questionnaire, oservation, and objective test. Data were analyzed using quantitative method. Student learning motivation data were obtained by questionnaire distribution, learning activity data was collected by observation guideline, and student learning result data was collected by test Data analysis results showed an increase in learning motivation, learning activities and student learning outcomes, on the implementation of cycle I obtained data about 68.07 average student learning motivation in the category high enough, student learning activity data with an average of 28.83 in enough categories Active and student learning outcomes average 76.83 absorption capacity 76.83% 60% complete completeness in the qualification is good enough and on the second cycle student learning motivation average 76.03 in high category, student learning activity average 35, 3 in the active category and student learning outcomes 83.16 absorption 83.16% learning mastery 83.33% in good qualification. Based on these results, cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) can improve learning motivation, learning activities and student learning outcomes. Keywords : Cooperative Model Numbered Head Together (NHT), Motivation, Activity, and Learning Outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GI (GROUP INVESTIGASI) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS, SIKAP DEMOKRATIS DAN PRESTASI BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS XI BUSANA SMK NEGERI 2 SINGARAJA I Made Suariana; I Wayan Landrawan; I Gusti Ketut Arya Sunu
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v4i1.20828

Abstract

ABSTRAK             Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan aktivitas, sikap demokratis  dan prestasi belajar PKn melalui penenaran model pembelajaran koperatif tipe GI (Group Investigasi). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, melalui tahap perencanaan, tindakan, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Busana SMK Negeri 2 Singaraja semester II yang berjumlah 39 orang. Objeknya meliputi aktivitas belajar, sikap demokratis dan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran PKn dengan menerapkan model pembelajaran koperatif tipe GI (Group Investigasi). Hasil penelitian pada siklus I, aktivitas belajar siswa dengan nilai rata-rata 2.4, berada pada kategori kurang aktif sebesar 64.10% dan pada siklus II nilai rata-rata 3.1, berada pada kategori tinggi sebesar 45.58%. Sedangkan sikap demokratis siswa pada siklus I dengan nilai rata-rata 82.97 dengan standar deviasi sebesar 4.6 dan berada pada kategori sedang sebesar 79.48% dan pada siklus II dengan nilai rata-rata 89.12 dengan standar deviasi sebesar 7.3 yang berada pada kategori baik yaitu sebesar 48.71%. Dan prestasi belajar siswa pada siklus I dengan nilai rata-rata 75.12 berada pada kategori cukup baik sebesar 71.79% dengan daya serap 75.12% dan ketuntasan klasikal 92.30%, sedangkan pada siklus II dengan nilai rata-rata 80,01 yang berada pada kategori baik yaitu sebesar 51.28%. dengan daya serap 80.01% dan ketuntasan klasikal 100%. Jadi dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus II telah mengalami peningkatan sebesar 0.7%, sedangkan sikap demokratis siswa dari siklus I ke siklus II telah mengalami peningkatan sebesar 6.15%  dan prestasi belajar siswa dari siklus I ke siklus II telah mengalami peningkatan sebesar 4.89%. Disarankan kepada guru yang mengalami masalah sejenis untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigasi) pada pembelajaran PKn atau pembelajaran lain sebagai suatu alternatif pembelajaran dalam meningkatkan aktivitas, sikap demokratis dan prestasi belajar siswa. Kata-kata kunci :Tipe GI (Group Investigasi), Aktivitas Belajar, Sikap Demokratis Dan Prestasi Belajar.    ABSTRACT               This study aims to increase the activity, democratic attitudes and achievement of Civic learning through the establishment of cooperative learning model type GI (Group Investigation). This research is a classroom action research conducted in two cycles, through planning, action, evaluation, and reflection. The subjects of this study were the students of Class XI of SMK Negeri 2 Singaraja Second Semester, which amounted to 39 people. Objects include learning activities, democratic attitudes and student achievement in learning Civics by applying GI type cooperative learning model (Group Investigation). The results of the research in cycle I, the student learning activity with an average value of 2.4, is in the less active category of 64.10% and in cycle II the average value of 3.1, is in the high category of 45.58%. While the democratic attitude of students in the first cycle with an average value of 82.97 with standard deviation of 4.6 and is in the category of 79.48% and on the second cycle with an average value of 89.12 with standard deviation of 7.3 in good category that is equal to 48.71% . And student achievement in cycle I with average value 75.12 is in good enough category equal to 71.79% with absorption 75.12% and 92.30% classical completeness, while in cycle II with an average value of 80.01 are in either category ie Amounted to 51.28%. With 80.01% absorption and 100% classical completeness. So it can be concluded that the learning activities of students from cycle I to cycle II has increased by 0.7%, while the democratic attitude of students from cycle I to cycle II has increased by 6.15% and student learning achievement from cycle I to cycle II has increased by 4.89%. It is suggested to teachers who have similar problems to apply cooperative learning model of GI type (Group Investigation) on learning Civics or other learning as an alternative learning in improving activity, democratic attitude and student achievement Keywords: GI Type (Group Investigation), Learning Activity, Democratic Attitude and Learning Achievement. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKN KELAS X MIPA 3 DI SMA NEGERI 3 SINGARAJA I Komang Agus Paranata; I Wayan Landrawan; I Gusti Ketut Arya Sunu
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v4i1.20843

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Examples Non Examples di kelas X MIPA 3 SMA Negeri 3 Singaraja dalam mata pelajaran PKn.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 3 SMA Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017, dengan jumlah siswa sebanyak 26 orang yang terdiri dari 11 orang siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan angket/kuissioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Examples Non Examples dapat meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar PKn.Hal ini dapat dilihat dari data berikut ini (1) Motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 65,88 sedangkan pada siklus II yaitu sebesar 77,31. Dengan demikian peningkatan nilai motivasi belajar dari siklus I sampai di siklus II sebesar 11,43%. (2) Aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 4,06 kemudian pada siklus II yaitu sebesar 5,48. Dengan demikian peningkatan nilai aktivitas belajar dari siklus I sampai di siklus II sebesar 1.42 di dalam pembelajaran PKn. Kata kunci :   Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Examples Non Examples     Motivasi dan Aktivitas Belajar.AbstractThis study aims to improve students' motivation and learning activities by applying cooperative learning model type Examples Non Examples in class X MIPA 3 SMA Negeri 3 Singaraja in Civics subjects.This study is a classroom action research conducted using 2 cycles. The subjects of this study were students of class X MIPA 3 SMA Negeri 3 Singaraja academic year 2016/2017, with a total of 26 students consisting of 11 male students and 15 female students. Data collection in this research is done by observation method, interview, documentation and questionnaire / quissioner. The data obtained were analyzed by qualitative descriptive analysis technique. The results of this study indicate that the application of cooperative learning model type Examples Non Examples can improve motivation and learning activities Civics.This can be seen from the following data (1) Student motivation in the first cycle of 65.88 while in the second cycle that is equal to 77.31. Thus the increase in the value of learning motivation from cycle I to cycle II is 11.43%. (2) Student activity in cycle I is 4.06 then in cycle II that is equal to 5,48. Thus the increase in the value of learning activities from cycle I to cycle II of 1.42 in the learning of Civics. Keywords:  Cooperative Learning Model Type Examples Non Examples  Motivation and Learning Activities.
PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM POLITIK PASCA UU NO. 2 TAHUN 2008 TENTANG PARTAI POLITIK DI KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG Km Ferry Lesmana Udayana; I Wayan Landrawan; Ratna Arta Windari
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v7i2.22163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui partisispasi perempuan pasca UU No 2 Tahun 2008 di kecamatan Buleleng kabupaten Buleleng, (2) mengetahui alasan dan motivasi perempuan untuk ikut berpartisipasi di dunia perpolitikan, (3) mengetahui kendala-kendala yang dihadapi perempuan untuk berpartisipasi dalam partai politik. Rancangan penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, lokasi penelitian di kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Subjek penelitian ini adalah kaum perempuan yang terlibat dalam kepengurusan politik di kecamatan Buleleng kabupaten Buleleng. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, kuesioner, observasi, kepustakaan, dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengelompokan data. Hasil penelitian menunjukan: (1) keterlibatan perempuan dalam perpolitikan sudah tinggi, ini terlihat dari hasil bahwa yang perempuan yang terlibat mencapai 32, 62% melebihi kuota 30 % yang telah ditentukan, (2) alasan dan motivasi perempuan untuk berpartisipasi dalam politik yaitu hati nurani untuk memeperbaiki masalah bangsa, ingin memiliki kekuatan yang sama dengan laki-laki, (3) kendala yang dihadapi perempuan dalam perpolitikan yaitu: kesadaran berorganisasi yang kurang, adanya anggapan dunia politik penuh dengan kekerasan, tidak punya kepercayaan diri, dan perempuan kurang memanfaatkan potensinya. Kata-Kata Kuesioner : perpolitikan, partisipasi perempuan, UU No 2 Tahun 2008.
MENYAMA BRAYADALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT ISLAM DAN HINDU DI DESA PEGAYAMANAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG TAHUN 2013 I Putu Soviawan; I Wayan Landrawan; Ratna Artha Windari
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v7i3.22164

Abstract

Penelitian ini bertujuan sebagai berikut : (1) mengetahui dinamika hubungan sosial di Desa Pegayaman, Kecamatan Suksasada, Kabupaten Buleleng (2) memahami pandangan masyarakat Hindu dan Islam di Desa Pegayaman, Kecamatan Suksasada Kabupaten, Buleleng terhadap nilai menyama braya, (3) Untuk mengidentifikasi bentuk hubungan menyama braya dalam kehidupan sosial di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah Kepala Desa Pegayaman, Bendesa Adat Desa Pegayaman, Ketua Majelis Madya Singaraja, Masyarakat Desa Pegayaman yang mewakili masyarakat Islam dan Hindu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1). Dinamika hubungan sosial pada saat ini masih tetap terjalin dengan baik yang disebabkan oleh faktor sejarah, faktor ideologi dan tradisi kebersamaan. Dan konsep menyama braya ini sudah ada sejak zaman dahulu, karena konsep ini mampu mempererat hubungan baik yang memiliki agama yang berbeda atau ras yang berbeda. (2). Pandangan masyarakat Islam tercermin dari konsep Ukhuwah Islamiyah dan Rahmatan Lil Alamin terhadap konsep menyama braya yakni dalam bentuk hubungan baik sesama manusia. Sedangkan pandangan masyarakat Hindu mengenai menyama braya terwujud dalam bentuk Tat Tvam Asi, Tri Hita Karana, Catur Paramitha dan Catur Parweti selanjutnya dimaknai sebagai toleransi atau kebersamaan masyarakat yang multi budaya, multi etnis dan multi agama. (3). Bentuk-bentuk hubungan harmonis antara masyarakat Hindu dan Islam dapat dilihat pada setiap lini kehidupan baik dibidang sosial maupun budaya yakni (1). Ngejot, 2) Kesenian Bordah dan 3). Gotong royong, 4). Sokok Base dan 5) Sistem Pengaturan Desa Kata Kunci : Menyama braya, Hindu, Islam dan Desa Pegayaman.
PENDIDIKAN POLITIK BERBASIS DESA ADAT BAGI KAUM PEREMPUAN DI DESA TIGAWASA KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG Ni Ketut Restini; I Wayan Landrawan; Ni Ketut Sari Adnyani
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v7i3.22170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ; (1) Bagaimana proses pendidikan politik bagi kaum perempuan di desa Tigawasa ; (2) Untuk mengetahui bagaimana partisipasi perempuan dalam kehidupan politik di desa Tigawasa sebelum dan sesudah diterapkan pendidikan politik ; (3) Untuk mengkaji bagaimana keberterimaan laki-laki terhadap partisipasi perempuan dalam kehidupan politik di desa Tigawasa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini adalah di desa Tigawasa Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Subyek penelitian ini adalah; Kepala desa dan stafnya, Prajuru desa adat, anggota masyarakat, kaum perempuan di desa Tigawasa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik pencatatan dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa; (1) Bahwa proses pendidikan politik di desa Tigawasa relatif sudah berjalan dengan sangat baik. Proses pendidikan politik ini, berjalan melalui proses pendidikan formal yang diakui oleh masyarakat, khususnya para perempuan di desa Tigawasa. Kesadaran para orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya, termasuk anak perempuan sudah relatif tinggi. Hal ini ditunjukan dengan terus meningkatnya tingkat pendidikan politik di masyarakat, proses pendidikan perempuan di desa Tigawasa di awali dari pendidikan di sekolah, keluarga, masyarakat dan di desa adat. (2) Bahwa partisipasi perempuan di desa Tigawasa sebelum adanya pendidikan politik relatif rendah, yaitu partisipasinya dalam kehidupan politik berkisar 30%. Setelah melalui pendidkan politik baik lewat pendidikan formal maupun informal, partisipasi perempuan di Tigawasa dalam kehidupan politik meningkat menjadi 75%. (3) Kaum laki-laki di desa Tigawasa sudah mengakui hak-hak kaum perempuan dalam partisipasinya di kegiatan politik seperti memberikan suara dalam pemilihan umum, menjadi anggota suatu partai politik atau kelompok kepentingan, mengadakan hubungan (contracting) dengan pejabat pemerintah atau anggota parlemen, dan mendukung bila nantinya akan ada perempuan yang menjadi pemimpin yang bisa membawa desa Tigawasa kearah yang lebih maju. Kata Kunci : Pendidikan politik, desa adat, kaum perempuan.
PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER MELALUI MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN PADA SISWA KELAS VII DI MTS AL- KHAIRIYAH TEGALINGGAH Moh. Febriyandy; I Wayan Landrawan; Sukadi Sukadi
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3 No 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine 1) the process of inculcating character values through Civics subjects in grade VII A MTs Al-Khairiyah Tegalinggah, 2) Obstacles in inculcating character values through Civics subjects, and 3) Efforts made to overcome these barriers. The purpose of this study was to describe the process of inculcating character values through Civics subjects in class VII A MTs Al-Khairiyah Tegalinggah. The location of this research is in class VII A of MTs Al-khairiyah Tegalinggah. Data collection methods used in this study were observation, interviews, and documentation. The data analysis method used is descriptive qualitative with the following steps: data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. The results showed that 1) the process of inculcating character values through Civics subjects went quite well using the following approaches: Cultivating values by example, strengthening fanism. Like the teacher always comes on time, speaks well, and is neatly dressed, occasionally gives praise, and gives reprimands; The cognitive moral approach is carried out by conducting group discussions on moral dilemmas, such as discussing ways to express opinions freely and responsibly; Value clarification approach by means of simulation such as simulating deliberation; Approach to learning to do (action) by way of appeal and habituation.
EKSISTENSI AWIG-AWIG DESA PAKRAMAN DALAM MENGATUR PELAKSANAAN YADNYA DI MASA PANDEMI COVID-19 Putu Windu Mertha Sujana; Wayan Landrawan; Made Riyan Cahyadi
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 9, No 1 (2022): Bhinneka Tunggal Ika: Kajian Teori & Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v9i1.17678

Abstract

Abstracting the implementation of yadnya during the COVID19 pandemic (3) To knowing the community's acceptance of awig-awig applied in regulating the implementation of yadnya during the COVID-19 pandemic. This study uses a qualitative descriptive method using interview techniques as a tool to collect data. The location of this research is in Pakraman Kebonjero Village, Pupuan District, Tabanan Regency with the entire population of Kebonjero Pakraman Village community. While the samples used were traditional prajuru and 5 people from the Kebonjero community. The results of this study found that with the presence of awig-awig which regulates the implementation of yadnya during the COVID-19 pandemic, the community of Pakraman Kebonjero Village can accept and run it well. Keywords: Awig-awig, COVID-19 Pandemic, Implementation of yadnyaAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui secara mendalam pengertian dari awig-awig dalam sebuah desa pakraman di Bali (2) Untuk mengetahui urgensi penerapan awig-awig desa pakraman dalam mengatur pelaksanaan yadnya di masa pandemi COVID-19 (3) Untuk mengetahui keberterimaan masyarakat terhadap awig-awig yang diterapkan dalam mengatur pelaksanaan yadnya di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara sebagai alat untuk mengumpulkan data. Lokasi penelitian ini bertempat di Desa Pakraman Kebonjero, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan dengan populasi seluruh masyarakat Desa Pakraman Kebonjero. Sedangkan sampel yang dipergunakan yakni prajuru adat serta 5 orang masyarakat Kebonjero. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa dengan hadirnya awig-awig yang mengatur tentang pelaksanaan yadnya di masa pandemi COVID-19 mampu diterima dan dijalankan dengan baik oleh masyarakat Desa Pakraman Kebonjero.Kata Kunci: Awig-awig, Pandemi COVID-19, Pelaksanaan yadnya
Co-Authors ., I Nengah Sudanayasa ., I Wayan Doni ., Ni Luh Budiani Adiningsih, Ni Komang Ayu Trianita Agung Handy Safrizal . Agustini, Dewa Ayu Eka Ayu Anjelika, Gst. Ayu Kade Widya Arcella J.M.U Djoh Arcella J.M.U Djoh Ardhya, Si Ngurah Arta Windari, Ratna Ayu Eka, Dewa Budiani, Ni Luh Corie Agung Patricia Damayanti, Ni Wayan Siska Dewa Ayu Eka Agustini Dewa Bagus Sanjaya Dewa Gede Sudika Mangku Dhea Ananda Dita Yulianti Drs. I Nyoman Pursika,M.Hum . Enik puji lestari Febriyandy, Moh. Gede Ian Narayana Yadnya Gede Satria Pratama . Gede Yudiarta Wiguna I Dewa Putu Surya Wardana I G A Lokita Purnamika Utami I Gusti Ayu Pramita Agastyari I Gusti Ketut Arya Sunu I Kadek Maheni I Kadek Parwata I Komang Agus Paranata I Made Mardika I Made Suariana I Made Yudana I Nengah Juliawan I Nengah Suastika I Nengah Suastika I Nengah Sudanayasa . I Nyoman Natajaya I Nyoman Pasek Hadisaputra I Putu Agus Suda Pratama I Putu Kelvin-Ryan Cahya Adhi Winatha I Putu Soviawan I Putu Windu Mertha Sujana I Wayan Doni . I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan Irene Olivia Siregar Kadek Arya Putra Gunawan Kadek Ayu Rima Ratnasari Kadek Diah Karuni Kadek Hendra Wirawan Kadek Hendra Wirawan Kadek Setiawan Kadek Setiawan Kadek Surya Alit Dharma Putra Ketut Ardika ketut putrini Ketut Sari Adnyani Ketut Tia Yuliani Kiha, Prisella Santji Anatji Km Ferry Lesmana Udayana Komang Meru Awatara Putra Dinata Kusuma, Putu Riski Ananda Lesmana Udayana, Km Ferry Lestari, Vidyah Erika Lusevia, Easy Born M.Si Drs. Ketut Sudiatmaka . Made Riyan Cahyadi Made Sugi Hartono Maria Widiastuti Moh. Febriyandy Muhamad Jodi Setianto Ni Kadek Nindi Yuliasari Ni Ketut Restini Ni Ketut Sari Adnyani Ni Luh Budiani Ni Luh Budiani . Ni Luh Utari Puspita Devi Ni Made Dewi Riyani . Ni Made Widya Sari Ni Nyoman Asri Sidaryanti Ni Putu Aris Purnama Dewi Nyoman Tri Antika Dewi Paranata, I Komang Agus Parwata, I Kadek Pradistha, Kadek Nandha Pratiwi, Dewa Ayu Putri Sukma Putu Hadi Hendra Tanu Sudibya Putu Hadi Hendra Tanu Sudibya Putu Ocha Dana Parwata Ratna Arta Windari Ratna Artha Windari Restini, Ni Ketut Ribka Layasina Br Sembiring Salsha U M Ogos Salsha U M Ogos Sari Adnyani, Ni Ketut Ni Sari, Ketut Siti Amerta Saverinus Darmin Saverinus Darmin Sinta Ainayah Putri1 Sinta Ainayah Putri1 Soviawan, I Putu Suariana, I Made Sukadi Sukadi Sukadi Sukadi Sukadi Sukadi Sumerta, Gusti Putu Tegar Bagus Satria Vivi Sandra Wayan Damar Windu Kurniawan Yuliasari, Ni Kadek Nindi