Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Kemiskinan dan pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Ngawi: merumuskan isu strategis Fajar Sidik
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol 7, No 2 (2019): December
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v7i2.32210

Abstract

Tulisan ini bertujuan menjelaskan problem kemiskinan dan kinerja pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Ngawi. Penelitian ini difokuskan untuk mencermati kaitan antara kinerja pemerintah daerah Kabupaten Ngawi, kesejahteraan penduduk dicermati dari dimensi pendidikan, dan dampak pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil kinerja pembangunan sektor pendidikan tahun 2016-2018 belum mampu optimal dalam mencapai target yang direncanakan dan menyebabkan rendahnya kualitas kesejahteraan (pendidikan) yang diterima penduduk miskin. Kualitas kesejahteraan (pendidikan) yang masih rendah telah berkontribusi terhadap persoalan pengangguran yang terjadi saat ini. Isu strategis yang perlu segera direspon dan ditindaklanjuti, antara lain; (1) meningkatkan akses pendidikan, (2) meningkatkan pemberantasan buta huruf, dan (3) menjalin kerjasama dengan Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan kualitas lulusan Sekolah Menengah Kejuruan.AbstractThis paper aims to explain the problem of poverty and the performance of development in the education sector in Ngawi Regency. This research is focused on examining the link between the performance of the local government of Ngawi Regency, the welfare of the population being examined from the educational dimension, and the impact of education. This research uses the library method. The results showed that the results of the education sector development performance in 2016-2018 were not able to be optimal in achieving the planned targets and caused the low quality of welfare (education) received by the poor. The low quality of welfare (education) has contributed to the current unemployment problem. Strategic issues that need to be immediately responded and acted upon include; (1) increasing access to education, (2) increasing illiteracy eradication, and (3) establishing cooperation with the Province of East Java to improve the quality of vocational high school graduates. 
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDESA) : UNIT USAHA, PENDAPATAN, DAN INEFISIENSI Fajar Sidik
JURNAL EKOLOGI BIROKRASI Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Program Doktor Ilmu Sosial Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.101 KB) | DOI: 10.31957/jeb.v5i3.498

Abstract

Artikel ini mendiskusikan tentang implementasi Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Sejahtera di Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul sebagai wadah kolektif usaha warga desanya. Penelitian kualitatif dengan metode pendekatan studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data primer dan sekunder dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menseleksi data, display data, dan verifikasi/kesimpulan. Teknik triangulasi digunakan dalam uji keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran dan fungsi BUM Desa Sejehtera belum mampu optimal dalam mencapai tujuan normatifnya karena 85% realisasi pendapatan unit usaha desa wisata habis digunakan untuk beban gaji pegawai dan biaya operasional. Inefesiensi yang terjadi menyebabkan kegagalan sejumlah program pembangunan desa dan pemberdayaan warga desa.
Evaluasi kinerja pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Ngawi Tahun 2016-2018, Provinsi Jawa Timur Fajar Sidik; Firmansyah Firmansyah
FOUNDASIA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Prodi Filsafat dan Sosiologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/foundasia.v11i1.32097

Abstract

Problem kemiskinan dihadapi daerah-daerah telah menyebabkan perekonomian daerah kurang berkembang, termasuk daerah Ngawi, provinsi Jawa Timur. Tiga tahun terakhir (Tahun 2016-2018), pemerintah daerah kabupaten Ngawi berhasil menurunkan angka kemiskinan. Meski berhasil menurunkan angka kemiskinan, Ngawi masih dikategorikan sebagai daerah miskin dibanding dengan daerah-daerah yang ada di Provinsi Jawa Timur. Kondisi ini menunjukkan bahwa kinerja pemerintah daerah Kabupaten Ngawi dalam menjalankan program pengentasan kemiskinan perlu dievaluasi. Melalui dimensi pendidikan, kinerja pemerintah daerah Kabupaten Ngawi dicermati untuk menemukan akar persoalan yang dialami penduduk miskin. Penelitian kepustakaan digunakan untuk menilai kinerja pemerintah daerah di bidang pendidikan dari tahun 2016 hingga tahun 2018. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja pemerintah daerah kabupaten Ngawi dari tahun 2016-2018 belum mampu mencapai target yang direncanakan.
CONFIRMATORY FACTOR ANALYSIS TO KNOW THE INFLUENCING FACTORS OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS’ SELF-CONCEPT IN JETIS SUB DISTRICT, BANTUL REGENCY Firmansyah Firmansyah; Rozanah Katrina Herda; Angga Damayanto; Fajar Sidik
JISAE: Journal of Indonesian Student Assessment and Evaluation Vol 6 No 2 (2020): JISAE (Journal of Indonesian Student Assessment and Evaluation)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.078 KB) | DOI: 10.21009/jisae.v6i2.16458

Abstract

This research aimed to know the factors that influenced elementary students’ self-concept in Jetis Sub District, Bantul Regency, Yogyakarta. The subject of this research consisted of 200 fourth grade students from four different elementary schools in Jetis Sub District. The result showed the fit model with one dimension. The value of each fit parameter of GFI, RMSEA, NFI, IFI, CFI, TLI, and AGFI was 0.958, 0.066, 0.953, 0.976, 0.976, 0.967, and 0.958. All factors or dimensions in self-concept instrument had good reliability by looking at the value of CR ≥ 0,7 categorizing as good reliability, while the value between 0,6 and 0,7 considered to acceptable reliability by underlining that the indicator has load factor that matched the criteria. The internal consistency could be measured by using Average Variance Extracted (AVE). The AVE value that was recommended was ≥ 0,5. This clearly showed that self-concept has validity evidence of internal structure. Moreover, self-concept has convergent and discriminant validity. The self-concept reliability was considered good, so it will give a relatively consistent result when there is re-measurement.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Menggunakan Badan Usaha Milik Desa: Desa Ponggok dan Kritik Terhadap Prestasi “Terbaik Nasional” Fajar Sidik; Fatih Gama Abisono Nasution; Herawati Herawati
Jurnal Pemikiran Sosiologi Vol 5, No 2 (2018): Dimensi Kesejahteraan dalam Perspektif Sosiologi Kritis: Praktik Ekonomi Baru, P
Publisher : Departemen Sosiologi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4864.119 KB) | DOI: 10.22146/jps.v5i2.44636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pada salah satu Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa)“terbaik nasional” kategori pemberdayaan masyarakat menurut pemerintah pusat, yaitu BUM Desadi Desa Ponggok, Kabupaten Klaten. Penelitian ini dilatarbelakangi masalah meningkatnya jumlahBUM Desa secara signifikan setelah kebijakan UU Nomor 6/2014 tentang Desa ditetapkan, namunbanyak BUM Desa yang belum mampu mereduksi kemiskinan desa. Pemasalahan ini dipahamimenggunakan konseptual teori hybrid institutions. Penelitian kualitatif dengan pendekatan metodestudi kasus digunakan untuk mengeksplorasi BUM Desa di Desa Ponggok. Teknik wawancara,observasi dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data primer dan sekunder. Datasekunder dan primer dianalisis menggunakan tahapan analisis data kualitatif menurut Miles danHuberman. Berdasarkan hasil ekplorasi, tim peneliti menemukan bahwa Pemerintah Desa Ponggokberhasil mentransformasikan pemberdayaan masyarakat dari berbasis komunitas menjadi BUMDesa dalam mengelola dan memanfaatkan hasil sumber daya milik bersama (desa wisata alam).Meskipun berhasil bertransformasi, fakta di akar rumput menunjukkan bahwa pemberdayaanmasyarakat yang dilakukan oleh BUM Desa sebagai hybrid institutions gagal menyentuh danmemberdayakan warga miskin.
Menggali Potensi Lokal Mewujudkan Kemandirian Desa Fajar Sidik
JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) Vol 19, No 2 (2015): November
Publisher : Magister Ilmu Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkap.7962

Abstract

Artikel ini menganalisis pelaksanaan desa wisata di Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul. Sebelum ada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Desa Bleberan dikenal sebagai desa pelosok, terisolir, dan kekurangan air. Tingginya angka kemiskinan menjadi masalah utama yang dihadapi masyarakat setempat. Namun, setelah Pemerintah Desa bersama warga setempat berhasil membentuk BUMDes, kini Desa Bleberan berkembang dan menjadi desa wisata terbaik di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kajian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara, analisis data dilakukan melalui tahapan sebagai berikut; (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) kesimpulan/verifikasi. Agar hasil kajian dapat kredibel, maka teknik triangulasi data digunakan saat validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan Desa Wisata di Bleberan (2010-2014), pendapatan asli desa secara signifikan meningkat. Hal tersebut tidak lepas dari peran modal sosial yang dimiliki warga yang telah berkembang dengan baik seperti Organisasi Desa, Kepercayaan, Norma, dan Jaringan. Namun, pengelolaan BUMDes dinilai kurang efektif karena belum dikelola secara transparan dan akuntabel. Kemudian, upaya mewujudkan desa mandiri juga menghadapi tantangan sosial yaitu adanya kecemburuan antar dukuh terkait dengan dana bantuan yang diberikan serta munculnya pelaku ekonomi di sekitar area wisata yang berasal dari keluarga berekonomi mapan.
Upaya Peningkatan Kepekaan Mitigasi Bencana Abrasi Pantai Melalui Penanaman Mangrove di Pantai Dupa Layana Indah Istiqamah, Nurul; Hulu, Amati Eltriman; Hartini, Dewi Sri; Toknok, Bau; Maiwa, Arman; Rahman, Abdul; Pribadi, Hendra; Hamka, Hamka; Misrah, Misrah; Megawati, Kartika; Sofyan, Sofyan; Lareke, Amir A; Ladiva, Ladiva; Sidik, Fajar; Dhiaul, Asyraf; Angriyani, Silma
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v3i1.225

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, terutama dalam mengatasi masalah abrasi pantai dan kerusakan lingkungan akibat gelombang air laut. Penurunan vegetasi mangrove di sepanjang garis pantai telah meningkatkan risiko abrasi, yang secara signifikan memengaruhi keberlanjutan ekosistem pesisir dan kesejahteraan masyarakat lokal. Pelaksanaan pengabdian ini difokuskan pada Pantai Dupa Layana Indah, di mana upaya peningkatan kepekaan terhadap abrasi pantai telah dilakukan melalui kegiatan penanaman mangrove yang melibatkan partisipasi mahasiswa dan dosen secara gotong royong. Evaluasi pasca-penanaman mangrove mengungkapkan hasil yang positif, dengan pertumbuhan mangrove yang baik dan menunjukkan kesuksesan dalam upaya pelestarian lingkungan serta penanaman mangrove di Pantai Dupa Layana Indah.
Konsep Masyi’atu Allah Wa Masyi’atu Al-‘Ibad dan Implikasinya dalam Pendidikan Islam Sidik, Fajar; Setia Budi, Firmansah; Ahmad, Nurwadjah; Suhartini, Andewi
Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 02 (2024): Paedagogie: Journal of Education and Islamic Studies
Publisher : Muttaqien Publishing, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAI DR. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52593/pdg.05.2.03

Abstract

The concepts of "masyiatu Allah" (the will of Allah) and "masyiatu al-‘ibad" (the will of humans) are significant topics that have long been discussed and debated among theological schools such as Jabariyah, Qadariyah, and Ahlus Sunnah. Each school has its own differing opinions. This issue needs to be re-examined in relation to the implications of these differing opinions on the concept of education in Islam. This study is particularly important for Muslims who adhere to the Ahlus Sunnah creed, so that in understanding the educational process, they do not deviate from the Ahlus Sunnah understanding, or even adopt the understanding of Jabariyah and Qadariyah. This research aims to delve deeper into the concepts of "masyiatu Allah" and "masyiatu al-‘ibad" in the Islamic educational process from a theological perspective. This will be clarified through a comparison between the theological perspectives of the Jabariyah, Qadariyah, and Ahlus Sunnah schools. The method used in this research is qualitative, with a library research type (bahtsun maktabiy) using a descriptive analysis approach (dirasah washfiyah). The results of this study show that the Jabariyah school denies the will of humans (masyiatu al-‘ibad) in the educational process. Conversely, the Qadariyah school denies the will of Allah (masyiatu Allah) in the educational process. Meanwhile, Ahlus Sunnah does not deny either of them; Ahlus Sunnah believes that both have their respective roles in the educational process. Thus, education in Islam must be able to direct students so that their will aligns with what is willed by Allah -ta’ala-.
The Influence of Transparency and Accountability of The “Amil Zakat Persatuan Islam” Institution on Muzakki Beliefs Sidik, Fajar; Mubarrok, Dede Husni; Mujib, Haqibul
Syari'ah Economics Vol 7 No 2 (2023): Islamic Economic Studies
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Darussalam (UID) | Islamic University of Darussalam, Ciamis, Jawa Barat, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36667/se.v7i2.1972

Abstract

This study aims to determine the effect of transparency and accountability on muzakki trust in the Islamic Union Amil Zakat Institution Ciamis Regency Service Office. The research uses an associative quantitative approach with a descriptive verification method, which describes the variables as they are and tests the relationship between variables through collecting, processing, analyzing and interpreting data from questionnaires. The results showed that the transparency variable has a positive and significant effect on muzakki trust, with a significance value of 0.000 <0.05, tcount 5.402> t table 1.665, and regression coefficient 0.438. Accountability also has a significant effect on muzakki trust with a significance value of 0.005 < 0.050, tcount 2.905 > t table 1.665, and regression coefficient 0.395. At the same time, transparency and accountability together have a positive and significant effect on muzakki trust with a Fcount value of 19.788> Ftable 3.06 and a significance value of 0.000 <0.05.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENYEWAAN PAKAIAN ADAT TRADISIONAL BERBASIS WEBSITE Sidik, Fajar; Sari, Ani Oktarini
Jurnal Informatika Vol 7, No 3 (2023): JIKA (Jurnal Informatika)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jika.v7i3.8027

Abstract

Sanggar Bintang adalah penyedia jasa penyewaan pakaian adat tradisional dan private tari tradisional. Dalam proses kegiatan usahanya masih manual, yakni penyewa langsung datang ke lokasi untuk melihat pakaian adat yang akan disewa, kemudian untuk proses stock opname pakaian yang tersedia masih dihitung dan dicatat satu persatu. Hal ini tentu tidaklah efektif dan efisien, perlu adanya sistem informasi berbasis website yang dapat mempermudah proses tansaksi dan sebagai media promosi. Dalam pembuatan sistem informasi tersebut menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Penelitian ini menghasilkan aplikasi website yang terpublikasi dengan dua tampilan yaitu tampilan untuk pelanggan yang mengajukan penyewaan berupa booking pakaian adat, pengembalian dan pendaftaran private tari dan tampilan admin yang menerima booking dan mengelola data penyewaan dari pakaian adat dan pendaftaran private tari. Dengan aplikasi yang dibuat diharapkan Sanggar Bintang bisa mengembangkan usahanya dan memudahkan dalam mengelola data transaksi sewa baju adat dan pendaftaran private tari tradisional.