Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Teaching Experience of Productive Teachers on Pedagogical Competence at SMK Negeri 4 Takalar Nurul Istiqamah; Udin Sidik Sidin; Iwan Suhardi
Journal of Educational Studies in Science, Technology, Engineering, Arts and Humanities Vol.2 No.1 (2026): September 2026
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A teacher's teaching experience is the period of time a teacher performs the duties of a teacher at a particular educational institution. This is based on a letter of assignment or employment contract issued by an authorized educational institution, such as a school, university, or other educational institution. SMK Negeri 4 Takalar is a vocational high school with five (5) expertise programs with vocational teachers in several departments who are still ongoing and fresh graduates due to a shortage of productive teachers. The purpose of this study was to examine the effect of productive teachers' teaching experience on the pedagogical competence of SMK Negeri 4 Takalar. This was a correlational study using a descriptive quantitative approach. Data collection methods included questionnaires, documentation, and interviews. The study population consisted of all 17 productive teachers. Data analysis techniques included simple linear regression analysis. The results showed that the total recapitulation of respondents' answers on the teaching experience variable from the four indicators observed by the researcher was 55%, and the total recapitulation of respondents' answers on the pedagogical competence variable from the five indicators observed by the researcher was 47%. The simple linear regression test on the regression coefficient equation values of the two variables showed a significant influence. The correlation between the two variables was strong. The hypothesis test obtained a t-count for the teaching experience variable that was greater than the t-table, so this study concluded that the teaching experience of productive teachers had a significant effect on pedagogical competence at SMK Negeri 4 Takalar.
Pengembangan Game Edukasi Tes Potensial Akademik Berbasis RPG Maker di SMAN 1 Sidrap Muhammad Najamuddin Rusdi Bahar; Syarifuddin Kasim; Udin Sidin Sidik
Information Technology Education Journal Volume 1, Issue 1, Januari 2022
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.174 KB) | DOI: 10.59562/intec.v1i1.215

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan atau Research & Development (R&D). Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan game edukasi pengenalan siswa SMA terhadap soal-soal Tes Potensial Akademik berbasis RPG Maker MV serta mengetahui hasil pengujian kelayakan game edukasi Tes Potensial Akademik berbasis RPG Maker MV menggunakan standar ISO/IEC 25010. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dimulai dengan research atau mencari informasi kebutuhan pengguna dan informasi pendukung lainnya, kemudian kegiatan development atau membangun game dari research yang sudah didapatkan. Tes Potensial Akademik merupakan salah satu materi yang digunakan di banyak tes, salah satunya SBMPTN. Tidak adanya media yang digunakan saat sosialisasi membuat siswa sulit memahami soal yang diberikan. game ini dibangun menggunakan aplikasi photoshop untuk mengedit gambar dan RPG Maker MV untuk pemrograman gamenya. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, game ini dapat membantu mempermudah pemahaman siswa dalam mengenal soal Tes Potensial Akademik.
Analisis Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Pegawai Menggunakan Sistem Web di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar Sri Wahyuni; Muhammad Yahya; Udin Sidin Sidik
Information Technology Education Journal Volume 2, Issue 1, Januari 2023
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.667 KB) | DOI: 10.59562/intec.v2i1.264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh sarana pendukung terhadap kinerja pegawai menggunakan sistem Web dalam bidang pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar, (2) mengetahui pengaruh kondisi sosial terhadap kinerja pegawai menggunakan sistem Web dalam bidang pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar, dan (3) mengetahui pengaruh sarana pendukung dan kondisi sosial secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai menggunakan sistem Web dalam bidang pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar. Jumlah sampel sebanyak 30 responden pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar. Instrumen pengumpulan data menggunakan panduan wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik deskriptif, dan menggunakan SPSS, teknik analisis linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana pendukung berpengaruh terhadap kinerja pegawai, dan berdistribusi normal. Kondisi sosial tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai, tetapi berdistribusi normal. Sarana pendukung dan kondisi sosial berpengaruh terhadap kinerja pegawai, dan berdistribusi normal.
Pengembangan Modul Pada Mata Kuliah Aplikasi Multimedia Menggunakan Software Inkscape Ita Permatasari Ramadhani; Harifuddin; Udin Sidik Sidin
Information Technology Education Journal Vol. 3, No. 1, Januari (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui hasil pengembangan modul Mata Kuliah Aplikasi Multimedia Menggunakan Software Inkscape di Prodi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar, dan (2) Mengetahui tanggapan pengguna modul Mata Kuliah Aplikasi Multimedia menggunakan Software Inkscape di Prodi Pendidikan Teknik Informatika dan KomputerJurusan Teknik Informatika dan KomputerUniversitas Negeri Makassar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development (R&D) yang menggunakan model pengembangan ADDIE yaitu analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Uji coba penelitian dilakukan dalam dua kelompok yaitu uji coba kelomok kecil melibatkan mahasiswa yang berjumlah 23 responden, dan uji coba kelompok besar melibatkan mahasiswa yang berjumlah 40 responden. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) modul Mata Kuliah Aplikasi Multimedia Menggunakan Software Inkscape yang diaplikasikan di Prodi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar, dan (2) hasil tanggapan pengguna terhadap modul Mata Kuliah Aplikasi Multimedia Menggunakan Software Inkscape berada pada kategori baik untuk digunakan.
Pengembangan Sistem Informasi Sekolah Berbasis Web Udin Sidik Sidin; Muliadi; Abner Bumbungan
Information Technology Education Journal Vol. 3, No. 1, Januari (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangan dan hasil uji sistem informasi sekolah berbasis web di SMKS Wahyu 1 Makassar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian R&D (Research and Development) dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang terdiri dari teknik observasi, wawancara, angket dan dokumentasi, serta menggunakan model pengembangan prototype yang terdiri dari tahapan pengumpulan kebutuhan, membangun prototype, evaluasi prototype, mengkodekan sistem, menguji sistem, evaluasi sistem, dan menggunakan sistem. Analisis data yang digunakan berdasarkan standar kelayakan ISO 25010 yang terdiri dari delapan aspek. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan standar kualitas ISO 25010, sistem informasi sekolah berbasis web di SMKS Wahyu 1 Makassar telah memenuhi standar dimana: functional suitability dengan nilai 100% (diterima), b) performance efficiency dilakukan dengan menggunakan aplikasi GTMetriks diperoleh hasil load sebesar 1,0 detik (grade B), c) compatibility dilakukan uji coba pada 4 perangkat (Android 6.0 (Marsmallow), iOS 16.12, Android 12, Android 10 (Android Q)) diperoleh nilai berhasil dari semua perangkat, d) usability yang dilakukan pada 30 orang responden dengan mengajukan sebanyak 30 pertanyaan menggunakan USE Questionnaire oleh Arnold M. dan diperoleh nilai 81% (sangat layak), e) reliability keberhasilan pengujian sebesar 100% (memenuhi), f) security pada tingkat medium, g) maintainability mudah dirawat, dan h) portability dilakukan uji coba pada 5 browser diperoleh tidak ditemukan error pada tampilan dan fungsi dari semua browser. Sistem informasi sekolah berbasis web di SMKS Wahyu 1 Makassar dapat digunakan dalam pengelolaan data-data yang berkaitan dengan kegiatan sekolah. Admin dapat dengan mudah mengelola informasi mengenai sekolah, dan user dapat dengan mudah mengakses informasi sekolah beserta kegiatan sekolah lainnya.
Pengaruh Model Pembelajaran Hybrid Learning Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran TIK Udin Sidik Sidin Given; Muh. Yusuf Mappeasse; Vira Yuniafrida
Information Technology Education Journal Vol. 2, No. 3, September (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran hybrid learning terhadap motivasi belajar siswa di SMA Negeri 22 Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian ex-post facto. Subjek dalam penelitian ini menggunakan kelas XI MIPA 1. Pengambilan data menggunakan angket, dokumentasi dan observation checklist. Penelitian ini berfokus pada penerapan model pembelajaran hybrid learning terhadap motivasi belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran hybrid learning memiliki pengaruh terhadap motivasi belajar siswa kelas XI MIPA 1. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil perhitungan angket penerapan model pembelajaran hybrid learning menunjukkan sebesar 80% dari pertanyaan observation checklist mendapat respon positif. Adapun hasil dari angket motivasi belajar klasifikasi tinggi sebanyak 96% dan sebanyak 4% berada pada level sedang. Hasil uji-t dari data penelitian menunjukkan thitung = 0.743 > dari ttabel = 0.006 maka Ho ditolak, dan Ha diterima. Artinya, terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran hybrid learning terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran TIK di SMA Negeri 22 Makassar.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS APLIKASI CANVA PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KABUPATEN GOWA Muhammad Syaiful Yahya; Alimuddin Sa’ban Miru; Udin Sidik Sidin
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 10, Issue 1, February (2026)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/f494xt02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk pembelajaran berupa e-modul berbasis aplikasi Canva untuk dimanfaatkan oleh peserta didik dan guru dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah R&D (Research and Development) dengan model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang meliputi lima tahap: Analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Model ini dipilih karena mampu memberikan alur sistematis dalam menghasilkan produk pembelajaran yang teruji kualitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul pembelajaran berbasis Canva yang dikembangkan telah memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Validitas dengan menggunakan skala likert ahli media sebesar 94,4% dan ahli materi sebesar 94,6% menunjukkan bahwa e-modul pembelajaran berbasis canva berada pada kategori sangat valid. Dengan demikian, e-modul pembelajaran informatika dapat diterapkan dalam proses pembelajaran dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kepraktisan e-modul berdasarkan uji coba kelompok kecil dengan jumlah sampel 10 memperoleh nilai 87,7%, sedangkan pada kelompok besar dengan jumlah 60 orang mencapai nilai 90,7% Hal ini menunjukkan bahwa e-modul berada pada kategori sangat praktis. Keefektifan ditunjukkan melalui hasil posttest dengan persentase sebesar 86,8% yang termasuk dalam kategori sangat efektif, sementara hasil uji N-Gain Score sebesar 0,56 menempatkan peningkatan hasil belajar peserta didik pada kategori sedang. Kemudian pada tahap Disseminate merupakan akhir dalam penelitian dan pengembangan, di mana produk dipublikasikan. Pada tahap ini, peneliti memastikan bahwa e-modul dapat diakses dengan mudah serta digunakan dalam proses pembelajaran sehingga dapat dimanfaatkan lebih luas, tidak hanya di sekolah penelitian tetapi juga di sekolah lain yang membutuhkan. Berdasarkan keseluruhan data, dapat disimpulkan bahwa e-modul pembelajaran Informatika berbasis Canva layak digunakan sebagai bahan ajar di Sekolah Menengah Pertama.
The Influence of Field Work Practice, Hard Skills, and Self-Efficacy on the Job Readiness of Vocational High School Students in the Computer and Network Engineering Expertise Program Nurfadilah Istiqamah; Amiruddin Amiruddin; Udin Sidik Sidin
Jurnal Pendidikan Terapan Vol 4, No 2 May (2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jupiter.v4i2.1100

Abstract

This study aimed to analyze the influence of fieldwork, hard skills, and self-efficacy on the work readiness of vocational high school students in the Computer and Network Engineering Program in Gowa Regency, while also addressing the research gap regarding the integration of these three variables into a comprehensive model. This ex post facto study used a quantitative approach. This study was conducted at vocational high schools in Gowa Regency, namely, SMK Negeri 1 Gowa, SMK Negeri 2 Gowa, SMK Negeri 4 Gowa, and SMK Negeri 5 Gowa. The subjects of this study were 389 twelfth-grade TKJ students at vocational high schools in Gowa Regency, with a sample of 197 respondents determined using the Slovin formula with a 5% precision level and proportional random sampling. Data were collected through questionnaires and documentation and then analyzed using descriptive statistics, classical assumptions, simple regression, and multiple regression with the assistance of SPSS 24. The research findings indicate that, in part, the field work practice variable (X1) has a significant effect on work readiness (Y) with a significance value of 0.000 < 0.05 and an effect size of 23.2%; the hard skills variable (X2) has a significant effect on work readiness (Y) with a significance value of 0.000 < 0.05 and an effect size of 34.5%; and the self-efficacy variable (X3) has a significant effect on work readiness (Y) with a significance value of 0.000 < 0.05 and an effect size of 62.5%. Simultaneously, the three variables—field work practice, hard skills, and self-efficacy—significantly influenced work readiness, with a significance value of 0.000 < 0.05 and an effect size of 70.8%, while the remaining 29.2% was influenced by other factors outside this research model. The implications of this study highlight the importance of optimizing internship implementation, strengthening hard skills, and developing self-efficacy in an integrated manner to enhance students’ employability. The originality of this study lies in the integration of these three variables into a single model within the specific context of Computer and Network Engineering, an area that has not yet been extensively studied in this way.
Development of Web-Based Interactive Learning Media Using the Learning Management System in the Artificial Intelligence Course, Faculty of Engineering Khofifah Al Mukarramah; Udin Sidik Sidin; Sanatang Sanatang
Jurnal Pendidikan Terapan Vol 4, No 2 May (2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jupiter.v4i2.1101

Abstract

This study aims to analyze the level of validity, practicality, and effectiveness of the development of web-based learning media in the Artificial Intelligence course at the Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, State University of Makassar. The research uses the Research and Development (R&D) method with a mixed methods approach. Media development integrates ADDIE, 4D, and Borg and Gall models which include the analysis, design, development, implementation, evaluation, and dissemination stages. The research design used the Nonequivalent Pretest and Posttest Control Group Design. The research subjects consist of 42 validators of material experts, validators of media experts, and 42 students of Electrical Engineering Education class of 2024 and 298 students of Informatics and Computer Engineering Education class of 2024. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, questionnaires, and experiments, while data analysis used validity and reliability tests, descriptive statistical analysis, and N-Gain Hake tests. The results show that web-based learning media is in the very valid category with a percentage of media expert assessment of 93.5% and material expert of 95%. The level of practicality of media is also in the category of very practical based on the aspects of ease of use, appearance, technical quality, and usefulness. In addition, the results of the effectiveness test showed a significant increase in learning outcomes in the experimental group compared to the control group with a significance value of 0.000 < 0.05 and supported by an N-Gain value which showed the effectiveness of media in improving student understanding. Thus, the web-based learning media developed is declared valid, practical, and effective so that it is suitable for use as a learning innovation in higher education.
The Concern Over Brain Rot from Generative AI Use Among Preservice Teachers: A UTAUT Approach Ummul Khaeri Masna; Udin Sidik Sidin; Mushaf; Stephen Amukune
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 4, No 1 (2026): March 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/voice.v4i1.347

Abstract

Purpose – The increasing use of generative AI on campus has raised concerns about a potential decline in students’ critical thinking skills. While the UTAUT theory is widely used to examine technology adoption, its relationship with the phenomenon of brain rot remains underexplored, particularly among preservice teachers. This study aims to analyze the factors associated with preservice teachers’ intention to use generative AI within the UTAUT framework, as well as to examine its association with tendencies toward brain rot.Method – A quantitative cross-sectional design was conducted with 243 preservice teachers from Universitas Negeri Makassar. Data were collected via a validated 30 item questionnaire and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to examine the relationships between technology adoption constructs and brain rot tendencies.Findings – Social influence was the only significant predictor of behavioral intention to use AI (β = 0.269, p = 0.002). Behavioral intention, in turn, showed a strong positive association with brain rot tendencies (β = 0.817, p < 0.001), explaining 66.7% of the variance (R² = 0.667). Other UTAUT constructs, including performance expectancy and effort expectancy, were not significant predictors. However, given the cross-sectional design, these findings reflect statistical associations rather than causal relationships.Research Implication : Socially driven AI adoption is strongly linked to cognitive passivity, highlighting the need to extend UTAUT with cognitive risk factors and rethink how technology use impacts higher-order thinking.Conclusion – This study indicates that the adoption of AI among preservice teachers is associated with perceptions of declining cognitive abilities. These findings highlight the importance of promoting critical AI literacy and developing assessment approaches that emphasize deep cognitive engagement. Future research is recommended to employ longitudinal designs or incorporate control variables such as digital self-efficacy.