Claim Missing Document
Check
Articles

A Brief Review Self Nanoemulsifying Mouth Dissolving Film: Formulation and Applications in Herbal Medicine Lusi Nurdianti
Journal of Global Pharma Technology Volume 10 Issue 12.
Publisher : Journal of Global Pharma Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of herbal medicines is increasing, because of the belief that natural medicines have fewer side effects than synthetic drugs. But many herbal products show low therapeutic action due to problems with solubility and improper molecular size which have an impact on low bioavailability despite having good potential. The development of self nanoemulsion (spontaneous nanoemulsion) in fast-dissolving intraoral film preparations is one alternative formulation that can be used, to improve the limitations of bioavailability and increase patient acceptance and compliance because the application of developments is effortless, given through the oral cavity, so that direct absorption occurs in the cavity mouth and enter the systemic circulation without experiencing the effects of the first cross metabolism. This study aims to explain the concepts and techniques of self nanoemulsion formulation in intraoral (mouth dissolving film) preparations to increase the bioavailability of natural active compounds in extracts with low solubility in water and their characterization and evaluation.Keyworlds: Self nanoemulsifying, Mouth dissolving fim, Herbal medicine, Bioavailability.
Comparison Of Ethanol Emulgel Extract Activity Of Duku Fruit Peels (Lansium domesticum Corr) With Tranexamic Acid As A Skin Lightener Lusi Nurdianti
Journal of Global Pharma Technology Volume 12 Issue 01
Publisher : Journal of Global Pharma Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.254 KB)

Abstract

ABSTRACT Objective : Emulgel which has the potential for skin lightener is a medical cosmetic preparation used to inhibit the formation of melanin pigments so that it can brighten the skin. The purpose of this study was to determine the effect of concentration variations of duku (Lansium domesticum Corr.) peel waste extracts on the evaluation results of preparations, the level of irritation to rabbits, and an increase in brightness on human skin compared with emulgel containing tranexamic acid. A dermatoscopic test is used to look at the imaging of the skin surface after the use of an emulgel. Material and Method : In this study, concentration variations of ethanol extract from duku peel waste of 10%, 15% and 20% were used. Result : The test results obtained that all formulas meet the requirements of organoleptic test, pH, homogeneity, dispersibility, and centrifugation test. Irritation test with the Draize method obtained all formulas do not irritate. The results of testing the increase in skin brightness on emulgel preparations showed that F1 (16.67%), F2 (33.33%), F3 (60%), F4 (60%). Conclusion : Increasing the brightness of emulgel preparations containing 20% ethanol extract of duku peel is comparable to 4% tranexamic acid.Keywords: Tyrosinase, Lightening cream, Duku fruit Peel, Tranexamic acid.
Pelayanan Informasi Obat entang Penyakit Gastritis pada Masyarakat Desa Cidugaleun Kabupaten Tasikmalaya Lusi Nurdianti; Winda Trisna Wulandari; Firman Gustaman; Ayu Geamul Maskur; Widiyanti Widiyanti; Fujianti Putri Nuraisah; Ade Putri Suci Lestari; Alhikam Nazabullah; Alma Meidina
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.7249

Abstract

ABSTRAK Adanya peningkatan kasus gastritis khususnya di Desa Cidugaleun menjadi penyakit tertinggi, maka perlu adanya langkah-langkah untuk mengurangi angka peningkatan kasus gastritis. Tujuan dari pengabdian masyarakat yang dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman kesehatan ibu-ibu posyandu tentang gastritis dengan pemanfaatan obat kimia maupun tradisional. Metode yang dipakai adalah ceramah dan diskusi (penyuluhan) dan pengerjaan test. Peserta kegiatan ini adalah ibu-ibu posyandu di desa Cidugalen Kecamatan Cigalontang, Tasikmalaya. Dari kegiatan yang dilaksanakan dapat dirasakan adanya peningkatan pengetahuan tentang gastritis dengan nilai hasil rata-rata pre-test sebesar 3,81 sedangkan post-test sebesar 4,40 dan nilai p-value (<0,05) adanya perbedaan yang signifikan. Kata Kunci: Penyuluhan, Gastritis, Pio  ABSTRACT There is an increase in gastritis cases, especially in Cidugaleun village, which is the highest disease, so it is necessary to take steps to reduce the increase in gastritis cases. The purpose of community service is to increase the understanding of the health of posyandu mothers about gastritis by using chemical and traditional drugs. The method used is lecture and discussion (counseling) and test work. The participants of this activity were posyandu women in Cidugalen Village, Cigalontang District, Tasikmalaya. From the activities carried out, it can be felt that there was an increase in knowledge about gastritis with the average pre-test score of 3.81 while the post-test was 4.40 and the p-value (<0.05) had a significant difference. Keyword: Socialization, Gastritis, Pio
Penyuluhan Stunting dan Upaya Pencegahannya Firman Gustaman; Lusi Nurdianti; Winda Trisna Wulandari; Mulya Tri Sugiharti; Intan Gita Cahyani; Nurfaiza Safitri; Zahrotun Naqiah; Reza Ariza Wildan; Bagas Pra Ramdani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.7252

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan perkara kurang gizi kronis yang ditimbulkan kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu lama, sehingga menyebabkan gangguan pertumbuhan pada anak yaitu tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Tujuan dari kegiatan penyuluhan stunting yang dilaksanakan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai stunting pada anak serta upaya pencegahannya. Metode yang dipakai adalah dengan penyuluhan berupa pemaparan materi tentang pengertian stunting hingga pencegahan dan penanganan seperti prinsip dasar panduan makan gizi seimbang kepada ibu-ibu posyandu  Desa Cidugaleun. Berdasarkan hasil analisis uji statistik Wilcoxon, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilaksanakannya kegiatan. Kata Kunci : Stunting, Balita, Penyuluhan  ABSTRACT Stunting is a case of chronic malnutrition caused by lack of nutritional intake in the long term, causing growth disorders in children, namely the child's height is lower or shorter (short) than the standard age. The purpose of the stunting counseling activities carried out is to increase knowledge and understanding of stunting in children and its prevention efforts. The method used is counseling in the form of presentation of material on the meaning of stunting to prevention and treatment such as basic principles of balanced nutrition eating guidelines for posyandu mothers in Cidugaleun Village. Based on the results of the Wilcoxon statistical test analysis, it can be concluded that there is a significant difference between before and after the activity. Keywords: Stunting, Toddlers, Counseling
ANALISIS KADAR EUGENOL DAUN CENGKEH (Syzigium aromaticum) HASIL DESTILASI UAP AIR MENGGUNAKAN METODE KROMATOGRAFI GAS-SPEKTROMETRI MASSA Lilis Tuslinah; Ade Yeni Aprilia; Lusi Nurdianti; Indra Indra; Devita Septiani
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Faculty of Mathematic and Natural Science, Garut University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jifb.v14i2.2629

Abstract

Pemanfaatan daun cengkeh belum digunakan secara optimal karena pada  daun cengkeh mengandung Eugenol, senyawa ini yang memiliki efek farmakologis bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kandungan eugenol dari daun muda dan daun tua cengkeh (Syzigium aromaticum) dengan menggunakan metode GC-MS. Pengambilan minyak atsiri daun muda dan daun tua cengkeh dilakukan dengan menggunakan destilasi uap air. Rendemen minyak atsiri pada daun muda menghasilkan 0,575% dan daun tua menghasilkan 0,625%. Kadar senyawa eugenol pada daun muda 79,98% sedangkan pada daun tua 84,86% dan kadar senyawa caryophyllene pada daun muda 14,18% dan pada daun tua 13,18% . Uji mutu minyak atsiri pada pemeriksaan organoleptik daun muda dan daun tua berwarna kuning dan bau khas cengkeh, kelarutan minyak atsiri dalam etanol 70% dengan perbandingan 1:2, nilai indeks bias daun muda dan daun tua memiliki nilai yang sama yaitu 1,534. Bobot jenisminyak pada daun muda 1,037 g/mL sedangkan daun tua 1,035 g/mL. Uji Kualitas mutu minyak atsiri pada daun muda dan daun tua cengkeh (Syzigium aromaticum) telah memenuhi syarat SNI 06-2387-2006.
UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI PROGRAM CUCITANGAN : PEMBUATAN DAN DISTRIBUSI SABUN CUCITANGAN KEPADA MASYARAKAT KOTA TASIKMALAYA Lilis tuslinah; Lusi Nurdianti; Indra Indra; Meri Meri; Ade Yeni; Keni Idacahyati; Winda Trisna Wulandari; Gatut Ari Wardani; Wawan Rismawan; Diana Sri Zustika; Hanna Nurul Husna; Fajar Setiawan; Firman Gustaman; Dichy Nuryadin Zein; Taofik Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v2i2.862

Abstract

Banyak cara upaya yang sudah dilakukan dalam penanganan penyebaran Covid 19 salah satunya yang sekarang sudah mulai diberikan secara bertahap adalah dengan program vaksinasi. Tetapi hal ini tidak cukup kita tetap tidak boleh lengah dan tetap wajib menjalankan protokol kesehatan pola hidup  bersih  dan  menjaga  protokol  kesehatan  3M  harus  tetap berjalan salah satunya adalah dengan selalu membiasakan diri mencuci tangan.  Langkah ini  bertujuan  agar kasus baru dan penyebaran Covid 19 bisa dihentikan. Dalam upaya itu, dosen dilingkungan STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya melaksanakan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dimaksudkan memberikan perspektif lain dalam usaha pencegahan dari  penularan  virus.  Salahsatunya  adalah  dengan  menjaga kebersihan diri dengan membiasakan mencuci tangan yang dimulai dengan memproduksi sabun cuci tangan yang berstandar SNI dan mendistribusikannya di lingkungan sekitar kampus di daerah Cilolohan dengan disertai penjelasan mengenai pentingnya cuci tangan di masa pandemik sekarang ini. Kegiatan ini bisa memberikan dampak yang baik kepada masyarakat mengenai pentingnya kebiasaan mencuci tangan sehingga wawasan masyarakat akan hal ini bisa ditingkatkan dan dapat membantu program pemerintah baik secara langsung maupun tidak langsung dalam upaya pencegahan penyebaran covid 19 khususnya di lingkungan masyarakat sekitar daerah Cilolohan.
FORMULASI DAN KARAKTERISASI SNE (SELF NANOEMULSION) BUAH KURMA MUDA SEBAGAI ANTIINFERTILITAS Tina Agustini; Lusi Nurdianti
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v19i2.496

Abstract

Infertilitas masih menjadi masalah kesehatan di dunia termasuk Indonesia. World Health Organization(WHO) secara global memperkirakan adanya kasus infertil pada 8%-10% pasangan, berdasarkangambaran global populasi maka sekitar 50-80 juta pasangan (1 dari 7 pasangan). Orang Arab percayabahwa sari kurma dapat meningkatkan kemungkinan kehamilan, bahkan beberapa orang Indonesia punmempercayai dan telah membuktikannya. Kandungan utama buah kurma yang bekerja sebagaiantioksidan kuat yaitu fenolik dan flavonoid. Antioksidan tersebut berfungsi untuk menghentikanreaksi berantai akibat stres oksidatif yang akan menghasilkan molekul pro-oksidan atau spesiesoksigen reaktif. Antioksidan ini dapat memberikan efek pada kualitas oosit, interaksi sperma dan seltelur, implantasi dan perkembangan embrionik awal. Maka upaya yang dilakukan untuk mengatasipermasalahan tersebut adalah dengan pembuatan formulasi SNEDDS buah kurma muda sebagai antiinfertilitas. Partikel zat aktif yang berukuran kecil akan meningkatkan luas permukaan secarasignifikan sehingga mampu menambah kelarutan, laju disolusi, dan absorpsi zat aktif di dalam tubuh.Hasil SNE yang diperoleh dikarakterisasi menggunakan Particle Size Analyzer, Electrophoretic LightScattering, dan Cone and Plat Brookfield. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan sediaanSNEDDS untuk mengatasi masalah infertilitas melalui penggunaan buah kurma muda, sediaankemudian dikemas dalam bentuk sachet supaya lebih menarik, praktis, mudah dibawa, danmemudahkan dalam penggunaan sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pasien dalammeminum obat. Hasil penelitian menunjukkan nanoemulsi ekstrak buah kurma muda yangdikembangkan memiliki ukuran globul 10-20 nm (dengan kurva distribusi ukuran globul normal), nilaiindeks polidispersitas kurang dari 1, dan potensial zeta lebih besar dari (-20) mV.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KRIM EKSTRAK DAUN MANGGA (Mangifera indica L) Terhadap DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil) Lusi Nurdianti; Ira Rahmiyani
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 16, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v16i1.165

Abstract

Daun mangga ((Mangifera indica L)adalah salah satu tumbuhan yang biasanya ditanam di pekarangan rumah sebagai tanaman obat. Salah satu senyawa yang terkandung di dalamnya adalah flavonoid, isoflavonoid, fenolik, vitamin C dan beta karoten sehingga berpotensi sebagai antioksidan yang dapat berpotensi menghambat radikal bebas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formula yang paling baik dari sediaan krim daun mangga dengan variasi konsentrasi basis setil alkohol. Hasil dari pengujian krim ekstrak daun mangga yang dilakukan selama 28 hari bahwa pengamatan organoleptik, pH dan viskositas pada ketiga formula di dapat hasil yang paling baik adalah formula 3 dengan konsentrasi basis setil alkohol sebesar 12%. Pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dari ekstrak etil asetat daun mangga diperoleh IC50 adalah 21,79 ppm sedangkan hasil pengujian aktivitas antioksidan pada sediaan krim ekstrak etil asetat daun mangga pada formula 3 didapat nilai IC50 sebesar 50,54 ppm.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN MANGGA MANGIFERA INDICA L. VAR.GEDONG MENGGUNAKAN METODE DPPH Ira Rahmiyani; Lusi Nurdianti
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 16, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v16i1.161

Abstract

Antioksidan adalah suatu zat yang dapat melindungi senyawa kimia didalam tubuh dari reaksi oksidasi dengan cara bereaksi dengan radikal bebas dan jenis oksigen reaktif di dalam tubuh. Mangifera indica, yang umumnya dikenal sebagai tanaman mangga telah menjadi sumber antioksidan yang kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji aktivitas antioksidan ekstrak daun mangga gedong dengan menggunakan metode pengujian antioksidan DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil. Ekstraksi dilakukan secara refluks menggunakan pelarut dengan kepolaran meningkat. Ekstrak dipekatkan dengan rotavapor. Masing-masing ekstrak dipantau secara kromatografi lapis tipis (KLT). Selanjutnya dilakukan uji aktivitas antioksidan ekstrak daun mangga gedong dengan metode DPPH dan penetapan IC50 peredaman radikal DPPH. Aktivitas antioksidan (%) dalam daun mangga gedong untuk ekstrak n-heksana adalah 10,11; Ekstrak etil asetat 98,70; dan Ekstrak etanol 94,95. Aktivitas antioksidan tertinggi dengan metode DPPH diberikan oleh ekstrak etil asetat. Sedangkan aktivitas antioksidan terendah ditunjukkan oleh ekstrak n-heksana. Estrak etil asetat daun mangga gedong mempunyai nilai IC50 yang sama dengan vitamin C.
PENGEMBANGAN FORMULASI SEDIAAN GEL RAMBUT ANTIKETOMBE EKSTRAK DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb.) DENGAN MENGGUNAKAN VISCOLAM SEBAGAI GELLING AGENT DAN UJI AKTIVITASNYA TERHADAP JAMUR Pityrosporum ovale Lusi Nurdianti
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i2.273

Abstract

Masalah pada rambut mengakibatkan terganggunya berbagai aktivitas dan penampilan. Salah satu masalah pada rambut adalah ketombe dan kerontokan daun Pandanus amarylliflius Roxb. mengandung zat antimikroba dan dapat digunakan sebagai obat tradisinal untuk kesehatan rambut yaitu sebagai antiketombe, rambut rontok, dan penghitam rambut. Penelitian ni bertujuan untuk membuat sediaan gel rambut ekstrak daun pandan wangi yang stabil pada pH, homogenitas, daya sebar, viskositas dan organoleptik yang baik yang berkhasiat sebagai anti ketombe. Penelitian ini termasuk eksperimen dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Dilakukan ekstraksi maserasi pada daun pandan wangi. Ekstrak kental daun panddan wangi berfungsi sebagai zat anti mikroba. Dibuat empat formula dengan meenggunakan viscolam sebagai gelling agent dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda. Dilakukan evaluasi sediaan geel meliputi organletik, pH, homogenitas, uji daya sebar, viskositas, uji hedonik dan uji aktivitasnya terhadap jamur Pityrosporum ovale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat formula dapat stabil dari semua parameter uji. Hasil uji aktivitas antijamur meenuunjukkan bahwa formula tiga adalah formula terbaik dengan diameter daya hambat sebesar 17,80 mm.
Co-Authors Ade Putri Suci Lestari Ade Yeni Ade Yeni Aprilia Ade Yeni Aprilia Ade Yeni Aprilia Ade Yeni Aprillia Adhani, Ai Gita Aisah Agustiani, Dika Tri Agustini, Tina Albie, Fadhlan Adtya Alhikam Nazabullah Aliifah, Maitsa Wafaa Alma Meidina Anindita Tri Kusuma Pratita Anjuni, Dhea Putri Anna Yuliana, Anna Annisa Pebiansyah Annissya, Widia Primi Aprillia, Ade Yeni Ardianes Firmansya Ardianes Firmansya Arif Maulana Yusuf, Fitra Aris Priyanto Arya Purba Wasana Ayu Geamul Maskur Bagas Pra Ramdani Billah, Tazkia Hasna Cahyati, Keni Ida Damas Anjar Nugraha, Damas Anjar Devita Septiani Diana Sri Zustika Diana Sri Zustika, Diana Sri Dika Tri Agustiani Dwi Lestari, Oktaviana Dwi Lista Ligarsari Eka Khaelani Eka Yuniarti Elia Novianti, Elia Elis Lisnawati Elva Kurniasari, Elva Erin Yustira Fabillah Kurniadi Fajar Setiawan Fajar Setiawan Fajar Setiawan Fajar Setiawan FAJAR SETIAWAN Fajar Setiawan Farid, Rifa Agnia Fathurohman, Mochamad Fauziyah, Fitriya Febby Pratama Firman Gustaman Firman Gustaman Firman Gustaman Firman Gustaman Firman Gustaman Firmansya, Ardianes Fujianti Putri Nuraisah Gatut Ari Wardani Gatut Ari Wardhani Gustaman, Firman Hanna Nurul Husna Hanna Nurul Husna Hanna Nurul Husna Idacahyati, Keni Indra Indra indra indra Indra Indra Indra, Indra Intan Gita Cahyani Ira Rahmiyani Ira Rahmiyani Ira Rahmiyani Iyan Sofyan, Iyan Jayanty, Rizka Sri Julyanti, Ai Rian Keni Ida Cahyani Keni Idacahyati Keni Idacahyati Khaelani, Eka Khusnul, Khusnul Kurniady, Fabillah Kusumah, Firdan Gusmara Laksana, Tiara Putri Laras Rizkia Widyastuti Latifah, Nanda Nurul Lilis Tuslinah Lilis Tuslinah Lilis tuslinah Lilis Tuslinah Lilis Tuslinah, Lilis Meri Meri Meri, Meri Mina Audina, Mina Mulya Tri Sugiharti Nur Fadilah, Yayang Nur Rahayuningsih, Nur Nurbaitin, Azkia Ma’rifah Nurfaiza Safitri Nurhalimah, Riyan Siti Nurmalasari, Anisa Octavia, Tasya Oktaviana Dwi Lestari Parha, Syipa Zalia Pebiansyah, Anisa Pratita, Anindita Pratita, Anindita Tri Kusuma Prolina, Riska Putri, Seulistia Rachman, Dineu Septy Ulfiatur Ramadan, Fajar Rani Rubiyanti, Rani Raras, Euis Ratih Aryani Reiza Alvita Rafanida Reza Ariza Wildan Rika Yulianti, Rika Rizka Sri Jayanty Rosmawati, Eli Rosydah, Meli Ruswanto, Ruswanto Saka Bekti Subagja Seina Lathifa Subagja Setiawan, Fajar Sri Mulyani Subagja, Seina Lathifa Taofik Hidayat Taofik Rusdiana Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Hidayat Tina Agustini Tita Nofianti, Tita Tresna Lestari, Tresna Vera Nurviana W F Annissya, W F Wawan Rismawan Wawan rismawan Widiyanti Widiyanti Wildan Muhtar, Mohammad Winda Trisna Wulandari Winda Trisna Wulandari Winda Trisna Wulandari Winda Trisna Wulandari Winda Trisna Wulandari Winda Trisna Wulandari, Winda Trisna Y M Pamela, Y M Yeni Aprilia, Ade Yuliansyah, Ivan Zahrotun Naqiah Zain, Dichy Nuryadin Zakia Nurul Izzah