Claim Missing Document
Check
Articles

FORMULASI DAN EVALUASI MASKER GEL PEEL-OFF EKSTRAK MINYAK BUAH MERAH PAPUA (Pandanus conoideus Lam) UNTUK PERAWATAN KULIT WAJAH Fajar Setiawan; Saka Bekti Subagja; Anna Yuliana; Lusi Nurdianti
Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v7i2.525

Abstract

Papua red fruit (Pandanus conoideus Lam) is one species of the genus Pandanus that grows naturally almost all over the land of Papua that has strong antioxidant potential that is widely applied in skin care. The purpose of this study was to find out the formulation of preparation making and evaluation of peel-off gel masks using variations in the concentration of papua red fruit oil extract. Methods used to make peel-off gel mask formulas to obtain high-quality preparations through evaluation stages include organoleptic testing, homogeneity, pH, spread test, dry power test, skin irritation test, viscosity test, and hedonic testing. The results showed that the preparation of peel-off gel mask extract of papua red fruit oil was successfully developed with good physical stability from the results of evaluation testing. The best peel-off gel mask formula in the study was a formula with a concentration of Papua red fruit oil extract of 0.5%b/v.
Cegah Dermatitis Sejak Dini melalui Edukasi Kesehatan Kulit Pada Siswa/I SMP N 1 Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya Firman Gustaman; Lusi Nurdianti; Gatut Ari Wardani; Fajar Setiawan; Ade Yeni Aprillia; Ai Rian Julyanti; Widia Primi Annissya; Winda Trisna Wulandari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 6 (2026): Volume 9 Nomor 6 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i6.25692

Abstract

ABSTRAK Dermatitis merupakan salah satu masalah kesehatan kulit yang sering terjadi pada remaja akibat kurangnya pengetahuan serta belum optimalnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan dermatitis melalui edukasi kesehatan kulit. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan pretest dan posttest pada 35 siswa SMP N 1 Puspahiang. Kegiatan meliputi penyampaian materi terkait jenis, penyebab, gejala, serta pencegahan dermatitis yang dikombinasikan dengan diskusi interaktif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan peningkatan rata-rata nilai dari 68,83 ± 6,67 menjadi 89,37 ± 6,39 dengan nilai p sebesar 0,026 (p0,05). Edukasi kesehatan kulit terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa terkait pencegahan dermatitis. Disarankan agar kegiatan edukasi dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan program PHBS di sekolah. Kata Kunci: Edukasi Kesehatan Kulit, Dermatitis, Siswa, Pengetahuan, PHBS. ABSTRACT Dermatitis is a common skin health problem among adolescents due to limited knowledge and inadequate implementation of clean and healthy lifestyle behaviors (PHBS). This activity aimed to improve students' knowledge regarding dermatitis prevention through skin health education. The method used was counseling with a pretest and posttest approach involving 35 students of SMP N 1 Puspahiang. The activity included delivering materials on types, causes, symptoms, and prevention of dermatitis, followed by interactive discussions. The results showed a significant increase in knowledge, indicated by an increase in the average score from 68.83 ± 6.67 to 89.37 ± 6.39 with a p-value of 0.026 (p0.05). Skin health education is effective in improving students' knowledge regarding dermatitis prevention. It is recommended that such programs be implemented continuously and integrated with school-based PHBS programs. Keywords : skin health education, dermatitis, students, knowledge, PHBS
Pemanfaatan Ekstrak Biji Kopi Robusta (Coffea canephora) dalam Sediaan Moisturizer Gel sebagai Agen Anti-Aging Wulan Nurkholidatunnisa; Fajar Setiawan; Lusi Nurdianti
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 7, No 2 (2026): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v7i2.40126

Abstract

Penuaan kulit dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik, termasuk radikal bebas yang mempercepat kerusakan kulit. Antioksidan alami dapat digunakan untuk membantu mencegah penuaan dini. Biji kopi robusta (Coffea canephora) mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji potensi aktivitas antioksidan ekstrak biji kopi robusta, memformulasikannya sebagai agen anti-aging dalam sediaan moisturizer gel, serta mengevaluasi karakteristik fisik dan efektivitas sediaan. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode 2,2-Diphenyl-1-picrylhydrazyl untuk menentukan nilai IC50. Sediaan moisturizer gel dibuat dalam empat formula, yaitu F0, F1, F2, dan F3 dengan variasi konsentrasi ekstrak 0%; 0,5%; 1%; dan 1,5%. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, iritasi, hedonik, stabilitas, dan kelembaban kulit. Pengujian yang dilakukan menunjukkan adanya aktivitas antioksidan kuat pada ekstrak biji kopi robusta dengan nilai IC50 sebesar 46,76 ppm dan mampu diformulasikan menjadi sediaan moisturizer gel yang homogen, stabil, tidak menimbulkan iritasi, serta mampu meningkatkan kelembaban kulit. Oleh karena itu, ekstrak biji kopi robusta memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai komponen bioaktif anti-aging pada formulasi moisturizer gel.
Uji Stabilitas Formula Masker Gel Peel-off Kombinasi Kitosan dan Niacinamide Terhadap Cutibacterium acnes Fadhillathul Nurliawati; Taufik Hidayat; Lusi Nurdianti
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 7, No 2 (2026): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v7i2.39525

Abstract

Acne vulgaris merupakan masalah kulit yang sering dikaitkan dengan pertumbuhan Cutibacterium acnes, sehingga diperlukan sediaan antijerawat yang efektif dan stabil. Penelitian ini bertujuan memformulasikan masker gel peel-off kombinasi kitosan dan niacinamide serta mengevaluasi karakteristik fisikokimia dan aktivitas antibakterinya secara in vitro. Penelitian eksperimental laboratorik ini menggunakan metode difusi cakram pada media Mueller Hinton Agar. Formula dibuat dengan kitosan 3% dan variasi konsentrasi niacinamide 2, 3, dan 4%, kemudian dievaluasi melalui uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, reologi, waktu kering, stabilitas, efektivitas antibakteri, hedonik, dan iritasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula (F0, F1, F2 dan F3) memenuhi persyaratan fisikokimia dan tetap stabil selama pengujian stabilitas. Uji hedonik menunjukkan tingkat penerimaan yang baik oleh panelis, sedangkan uji iritasi menunjukkan sediaan relatif aman untuk penggunaan topikal. Aktivitas antibakteri dengan zona hambat berturut -turut pada formula F1(3,73 ± 1,00 mm); F2 (4,80 ± 1,22 mm), dan F3 (5,37 mm ± 1,48 mm) dengan aktivitas tertinggi ditunjukkan oleh formula F3. Kombinasi kitosan dan niacinamide berpotensi dikembangkan sebagai sediaan antijerawat meskipun aktivitas antibakterinya masih kategori lemah.
Formulasi dan Karakterisasi Buccal Film Mengandung Nanoemulsi Ekstrak Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata.L) sebagai Antidiabetes Yayang Nur Fadilah; Lusi Nurdianti; Agus Sutiawan; Dandi Ardiansyah; Puput Resti Puspita; Syifa Mustafidah; Fajar Setiawan
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Faculty of Mathematic and Natural Science, Garut University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jifb.v17i1.43103

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 menjadi tantangan kesehatan global yang membutuhkan terapi efektif dan aman. Daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dipilih karena kandungan flavonoid, fenol, tanin, alkaloid, dan saponin yang berpotensi sebagai antidiabetes serta memiliki aktivitas antioksidan kuat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi karakteristik buccal film yang mengandung nanoemulsi ekstrak daun kirinyuh sebagai alternatif penghantaran obat antidiabetes. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% karena pelarut ini efektif mengekstraksi senyawa polar seperti flavonoid dan memberikan rendemen ekstrak yang optimal. Nanoemulsi dibuat dengan metode emulsifikasi spontan karena metode ini sederhana, murah, dan menghasilkan ukuran droplet nano yang stabil serta cepat terbentuk dalam media air, sehingga cocok untuk sistem penghantaran obat. Evaluasi karakteristik meliputi organoleptik, pH, ukuran globul, indeks polidispersitas, zeta potensial, viskositas, ketebalan, keseragaman bobot, daya tahan lipat, dan pH permukaan. Hasil menunjukkan ukuran globul nanoemulsi terbaik 22,06 nm, indeks polidispersitas 0,20, zeta potensial -7,30 mV, serta pH film 6,63–7,0, ketebalan 0,06–0,13 mm, dan daya tahan lipat lebih dari 300 kali, menandakan stabilitas dan fleksibilitas yang baik. Uji aktivitas antidiabetes pada mencit menunjukkan penurunan kadar gula darah signifikan dengan efektivitas sebanding kontrol positif. Penurunan glukosa darah didukung oleh kandungan flavonoid yang meningkatkan sekresi insulin, pengambilan glukosa di jaringan, dan sensitivitas jaringan terhadap insulin. Formulasi buccal film nanoemulsi ekstrak daun kirinyuh berpotensi sebagai sistem penghantaran obat antidiabetes yang efektif, stabil, dan mudah digunakan. Potensi aplikasi lebih lanjut meliputi pengembangan dosis optimal dan uji klinis untuk evaluasi efektivitas dan keamanan pada manusia.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN MANGGA MANGIFERA INDICA L. VAR.GEDONG MENGGUNAKAN METODE DPPH Ira Rahmiyani; Lusi Nurdianti
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 16 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v16i1.161

Abstract

Antioksidan adalah suatu zat yang dapat melindungi senyawa kimia didalam tubuh dari reaksi oksidasi dengan cara bereaksi dengan radikal bebas dan jenis oksigen reaktif di dalam tubuh. Mangifera indica, yang umumnya dikenal sebagai tanaman mangga telah menjadi sumber antioksidan yang kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji aktivitas antioksidan ekstrak daun mangga gedong dengan menggunakan metode pengujian antioksidan DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil. Ekstraksi dilakukan secara refluks menggunakan pelarut dengan kepolaran meningkat. Ekstrak dipekatkan dengan rotavapor. Masing-masing ekstrak dipantau secara kromatografi lapis tipis (KLT). Selanjutnya dilakukan uji aktivitas antioksidan ekstrak daun mangga gedong dengan metode DPPH dan penetapan IC50 peredaman radikal DPPH. Aktivitas antioksidan (%) dalam daun mangga gedong untuk ekstrak n-heksana adalah 10,11; Ekstrak etil asetat 98,70; dan Ekstrak etanol 94,95. Aktivitas antioksidan tertinggi dengan metode DPPH diberikan oleh ekstrak etil asetat. Sedangkan aktivitas antioksidan terendah ditunjukkan oleh ekstrak n-heksana. Estrak etil asetat daun mangga gedong mempunyai nilai IC50 yang sama dengan vitamin C.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KRIM EKSTRAK DAUN MANGGA (Mangifera indica L) Terhadap DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil) Lusi Nurdianti; Ira Rahmiyani
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 16 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v16i1.165

Abstract

Daun mangga ((Mangifera indica L)adalah salah satu tumbuhan yang biasanya ditanam di pekarangan rumah sebagai tanaman obat. Salah satu senyawa yang terkandung di dalamnya adalah flavonoid, isoflavonoid, fenolik, vitamin C dan beta karoten sehingga berpotensi sebagai antioksidan yang dapat berpotensi menghambat radikal bebas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formula yang paling baik dari sediaan krim daun mangga dengan variasi konsentrasi basis setil alkohol. Hasil dari pengujian krim ekstrak daun mangga yang dilakukan selama 28 hari bahwa pengamatan organoleptik, pH dan viskositas pada ketiga formula di dapat hasil yang paling baik adalah formula 3 dengan konsentrasi basis setil alkohol sebesar 12%. Pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dari ekstrak etil asetat daun mangga diperoleh IC50 adalah 21,79 ppm sedangkan hasil pengujian aktivitas antioksidan pada sediaan krim ekstrak etil asetat daun mangga pada formula 3 didapat nilai IC50 sebesar 50,54 ppm.
Co-Authors Ade Putri Suci Lestari Ade Yeni Ade Yeni Aprilia Ade Yeni Aprilia Ade Yeni Aprilia Ade Yeni Aprillia Adhani, Ai Gita Aisah Agus Sutiawan Agustiani, Dika Tri Agustini, Tina Ai Rian Julyanti Albie, Fadhlan Adtya Alhikam Nazabullah Aliifah, Maitsa Wafaa Alma Meidina Anindita Tri Kusuma Pratita Anjuni, Dhea Putri Anna Yuliana, Anna Annisa Pebiansyah Annissya, Widia Primi Aprillia, Ade Yeni Ardianes Firmansya Ardianes Firmansya Arif Maulana Yusuf, Fitra Aris Priyanto Arya Purba Wasana Ayu Geamul Maskur Bagas Pra Ramdani Billah, Tazkia Hasna Cahyati, Keni Ida Damas Anjar Nugraha, Damas Anjar Dandi Ardiansyah Devita Septiani Diana Sri Zustika Diana Sri Zustika, Diana Sri Dika Tri Agustiani Dwi Lestari, Oktaviana Dwi Lista Ligarsari Eka Khaelani Eka Yuniarti Elia Novianti, Elia Elis Lisnawati Elva Kurniasari, Elva Erin Yustira Fabillah Kurniadi Fadhillathul Nurliawati Fajar Setiawan Fajar Setiawan Fajar Setiawan Fajar Setiawan FAJAR SETIAWAN Fajar Setiawan Farid, Rifa Agnia Fathurohman, Mochamad Fauziyah, Fitriya Febby Pratama Firman Gustaman Firman Gustaman Firman Gustaman Firman Gustaman Firman Gustaman Firmansya, Ardianes Fujianti Putri Nuraisah Gatut Ari Wardani Gatut Ari Wardhani Gustaman, Firman Hanna Nurul Husna Hanna Nurul Husna Hanna Nurul Husna Idacahyati, Keni Indra Indra Indra Indra indra indra Indra, Indra Intan Gita Cahyani Ira Rahmiyani Ira Rahmiyani Ira Rahmiyani Iyan Sofyan, Iyan Jayanty, Rizka Sri Julyanti, Ai Rian Keni Ida Cahyani Keni Idacahyati Keni Idacahyati Khaelani, Eka Khusnul, Khusnul Kurniady, Fabillah Kusumah, Firdan Gusmara Laksana, Tiara Putri Laras Rizkia Widyastuti Latifah, Nanda Nurul Lilis Tuslinah Lilis Tuslinah Lilis tuslinah Lilis Tuslinah Lilis Tuslinah, Lilis Meri Meri Meri, Meri Mina Audina, Mina Mulya Tri Sugiharti Nur Fadilah, Yayang Nur Rahayuningsih, Nur Nurbaitin, Azkia Ma’rifah Nurfaiza Safitri Nurhalimah, Riyan Siti Nurmalasari, Anisa Octavia, Tasya Oktaviana Dwi Lestari Parha, Syipa Zalia Pebiansyah, Anisa Pratita, Anindita Pratita, Anindita Tri Kusuma Prolina, Riska Puput Resti Puspita Putri, Seulistia Rachman, Dineu Septy Ulfiatur Ramadan, Fajar Rani Rubiyanti, Rani Raras, Euis Ratih Aryani Reiza Alvita Rafanida Reza Ariza Wildan Rika Yulianti, Rika Rizka Sri Jayanty Rosmawati, Eli Rosydah, Meli Ruswanto, Ruswanto Saka Bekti Subagja Seina Lathifa Subagja Setiawan, Fajar Sri Mulyani Subagja, Seina Lathifa Syifa Mustafidah Taofik Hidayat Taofik Rusdiana Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Hidayat Tina Agustini Tita Nofianti, Tita Tresna Lestari, Tresna Vera Nurviana W F Annissya, W F Wawan Rismawan Wawan rismawan Widia Primi Annissya Widiyanti Widiyanti Wildan Muhtar, Mohammad Winda Trisna Wulandari, Winda Trisna Wulan Nurkholidatunnisa Y M Pamela, Y M Yayang Nur Fadilah Yeni Aprilia, Ade Yuliansyah, Ivan Zahrotun Naqiah Zain, Dichy Nuryadin Zakia Nurul Izzah