Claim Missing Document
Check
Articles

Self-Control and Impulsive Buying Behavior in Fashion Models Morits, Krisna kennedhy; Anakaka, Dian lestari; Panis, Marleny P
Journal of Health and Behavioral Science Vol 7 No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jhbs.v7i3.21076

Abstract

This study aims to determine the effect of self-control on impulsive buying behavior among members of the Timor Creative People Community in Kupang City. In today's digital and consumer era, self-control is one of the critical factors in controlling unplanned purchasing decisions. This study employs a quantitative approach, utilizing a survey method and simple linear regression analysis techniques. The results of the analysis indicate that self-control has a significant negative effect on impulsive buying, as evidenced by a regression coefficient of -0.809 and a significance value of 0.000 (<0.05). The coefficient of determination (R²) of 0.667 indicates that 66.7% of the variation in impulsive buying behavior can be explained by the self-control variable. These findings underscore the critical role of self-control in suppressing impulsive buying tendencies and provide practical implications in managing consumption behavior, especially among creative young people. Abstrak. Masa dewasa awal ditandai dengan eksplorasi identitas dan gaya hidup, termasuk belanja online. Perilaku impulsive buying sering terjadi pada kelompok ini akibat dorongan emosional dan promosi, yang dapat berdampak negatif pada keuangan pribadi. Kontrol diri menjadi faktor penting dalam mengurangi perilaku impulsif. Penelitian ini menganalisis pengaruh kontrol diri terhadap perilaku impulsive buying pada model Komunitas Timor Creative People. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana. Sampel yang digunakan adalah 50 orang model pada model Komunitas Timor Creative People. Hasil penelitian bahwa menunjukkan kontrol diri berpengaruh signifikan (p-value = 0,00<0,05) terhadap perilaku impulsive buying. Uji hipotesis menunjukkan hubungan signifikan antara kontrol diri dan impulsive buying (sig 0,00 < 0,05). Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan sedang (-0,970) dengan arah negatif, berarti semakin tinggi kontrol diri, semakin rendah impulsive buying.
The Self-Concept of Students with Non-Suicidal Self Injury (NSSI) Behavior bila, Salsa; Pello, Shela Christine; Benu, Juliana Marlin Yustrianti; Anakaka, Dian Lestari
Journal of Health and Behavioral Science Vol 7 No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jhbs.v7i3.23123

Abstract

Students are often recognized as individuals who frequently face various challenges, both physical and psychological. Those who experiencing psychological distress but unable to express their emotions are at risk of engaging in Non-Suicidal Self-Injury (NSSI) behaviors. This study aims to explore the self-concept of students who engage in NSSI in Kupang City. A qualitative research design with a phenomenological approach was employed. The research involved four female student informants selected through purposive and snowball sampling techniques. Data were collected using semi-structured interviews. The findings revealed five main themes: real-self, factors contributing to NSSI, social relationships, social support, and moral values. It is recommended that students develop self-acceptance, view the past as a source of learning, recognize NSSI triggers, and avoid sharp objects. Students are also encouraged to engage in productive activities such as exercising, pursuing hobbies, or taking leisurely walks, as well as joining communities that promote mental health.
Strategi Koping Mahasiswa Perantau Luar Nusa Tenggara Timur dalam Mengatasi Culture Shock di Kota Kupang Manikoe, Catherine Alya Hillary; Wijaya, R. Pasifikus Christa; Anakaka, Dian Lestari
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i7.3418

Abstract

Tantangan penyesuaian diri akibat perbedaan budaya yang terjadi pada lingkungan baru kerap dialami oleh mahasiswa perantau yang memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Kota Kupang. Kondisi ini dinilai dapat menimbulkan kesulitan adaptasi dan memunculkan fenomena culture shock yang dapat memengaruhi kesejahteraan mahasiswa, seperti munculnya kecemasan, ketakutan, kesulitan menyesuaikan diri, hingga berpotensi menghambat kehidupan sosial. Untuk menghadapi situasi tersebut, perlu adanya strategi koping efektif yang dilakukan mahasiswa perantau agar dapat beradaptasi dengan baik dan mendapatkan kesejahteraan hidup selama merantau. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman culture shock dan bagaimana strategi koping yang dilakukan mahasiswa perantau untuk mengatasi culture shock. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur pada delapan mahasiswa perantau. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis tematik untuk menemukan pola dan tema yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh partisipan pada akhirnya mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial dan budaya di Kota Kupang dengan menerapkan strategi koping adaptif. Strategi koping yang paling dominan dilakukan adalah problem-focused coping, yaitu upaya aktif dalam menyelesaikan permasalahan yang dialami. Temuan penelitian ini merekomendasikan pengembangan program orientasi budaya di perguruan tinggi, layanan konseling yang responsive terhadap kebutuhan mahasiswa perantau, serta penguatan dukungan sosial melalui kegiatan integrasi budaya. Simpulan penelitian menggarisbawahi bahwa strategi koping adaptif berperan penting dalam membantu mahasiswa mencapai penyesuaian diri yang optimal di lingkungan budaya baru.
SKRINING KESEHATAN MENTAL PADA IBU RUMAH TANGGA DI DESA UBU RAYA KABUPATEN SUMBA BARAT Kadiwano, Dwi Wahyuni Ina; Anakaka, Dian Lestari; Syamruth, Theodora Takalapeta Yendris Krisno
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8862

Abstract

Housewives are a group vulnerable to mental health disorders due to the dual burden of domestic work and economic pressures. However, empirical data on this condition in rural areas is limited. This study aimed to conduct mental health screening among housewives in Ubu Raya Village, West Sumba Regency. Using a quantitative approach with a descriptive survey design, the study involved 384 respondents, who were assessed using the WHO Self-Reporting Questionnaire (SRQ-20). Key findings indicated a high prevalence rate, with 77.9% of respondents indicating mental health problems, with depressive symptoms being the most predominant clinical manifestation (96.9%). Factor analysis indicated that financial stress due to low income (below Rp1,000,000) was the primary determinant of these disorders. Furthermore, the highest psychological vulnerability was found among middle-aged (41-60 years old), mothers with dual roles (farmers/employees), and those who were single or divorced. This study concluded that economic instability and the complexity of domestic roles were strongly correlated with high rates of mental disorders in this population, necessitating integrated psychosocial interventions. ABSTRAK Ibu rumah tangga merupakan kelompok yang rentan mengalami gangguan kesehatan mental akibat beban ganda domestik dan himpitan ekonomi, namun data empiris mengenai kondisi ini di wilayah pedesaan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan skrining kesehatan mental pada ibu rumah tangga di Desa Ubu Raya, Kabupaten Sumba Barat. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif, penelitian melibatkan 384 responden yang diukur menggunakan instrumen Self-Reporting Questionnaire (SRQ-20) dari WHO. Temuan utama menunjukkan angka prevalensi yang tinggi, di mana 77,9% responden terindikasi memiliki masalah kesehatan mental, dengan gejala depresi sebagai manifestasi klinis yang paling dominan (96,9%). Analisis faktor menunjukkan bahwa stres finansial akibat pendapatan rendah (di bawah Rp1.000.000) menjadi determinan utama gangguan tersebut. Selain itu, kerentanan psikologis tertinggi ditemukan pada kelompok usia paruh baya (41-60 tahun), ibu dengan peran ganda (petani/pegawai), serta mereka yang berstatus belum menikah atau bercerai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketidakstabilan ekonomi dan kompleksitas peran domestik berkorelasi kuat dengan tingginya gangguan mental pada populasi ini, sehingga diperlukan intervensi psikososial yang terintegrasi.  
Socio-Emotional Development of Women Who Are Pregnant Out of Wedlock keo, Prisilia Caroline; Marni, Marni; Anakaka, Dian Lestari; Lerik, Mariana Dinah Ch.
Journal of Health and Behavioral Science Vol 7 No 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jhbs.v7i4.23632

Abstract

Early marriage under age 19 in East Nusa Tenggara remains high, driven by low education, child-rearing practices, and economic vulnerability. This study aims to describe and analyze the socio-emotional development of women who have committed to early marriage due to out-of-wedlock pregnancy in Kupang City. This study uses a qualitative, descriptive approach. The informants consisted of five women who had an out-of-wedlock pregnancy and were married under the age of 19. The results of the study showed that women who experienced early marriage due to out-of-wedlock pregnancies faced emotional challenges in the form of shame, social rejection, and psychological pressure from the surrounding environment. However, family support and self-acceptance are essential factors that can strengthen their emotional resilience. This research emphasizes the importance of the role of social support in assisting women who experience this condition and the urgency of preventing early marriage through education and policy interventions.
Perilaku Konsumsi Alkohol Berlebihan Pada Lansia di Kelurahan Fontein Kota Kupang Sandy, Syamkry Christian; Wijaya, R. Pasifikus C.; Ratu, Feronika; Anakaka, Dian Lestari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36659

Abstract

Konsumsi alkohol secara berlebihan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sering kurang diperhatikan dalam populasi lanjut usia, khususnya di Indonesia Timur. Individu lanjut usia secara fisiologis lebih rentan terhadap efek negatif alkohol, seperti gangguan fisik dan mental, peningkatan risiko kecelakaan, serta kematian dini. Penelitian ini bertujuan menggali perilaku konsumsi alkohol berlebihan di kalangan lanjut usia di Kecamatan Fontein, Kota Kupang, serta mengidentifikasi faktor-faktor sosial, budaya, ekonomi, dan psikologis yang berkontribusi. Metode yang digunakan adalah analisis tematik (thematic analysis) dengan pendekatan kualitatif. Wawancara awal menunjukkan bahwa penggunaan alkohol oleh lansia sangat berkaitan dengan stres, kesepian, kehilangan pasangan, tekanan sosial-budaya, dan keterbatasan aktivitas setelah pensiun. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang mengaitkan konsumsi alkohol pada lansia dengan isolasi sosial, konflik keluarga, dan masalah kesehatan mental seperti depresi. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan kesehatan masyarakat yang lebih inklusif bagi lansia di Indonesia.
Gambaran Post-Traumatic Growth Penyintas Siklon Tropis Seroja di Desa Waimatan Kabupaten Lembata Karangora, Fransisia Sari Poli; Anakaka, Dian Lestari; Manafe, Rizky Pradita; Keraf, M.K.P Abdi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36660

Abstract

Penyintas bencana adalah orang-orang yang berhasil bertahan hidup dan selamat dari situasi yang dapat mengancam nyawa, kondisi fisik, psikologis, atau kehilangan material. kejadian traumatis ini sebenarnya dapat memicu terbentuknya pertumbuhan seseorang kearah yang lebih positif dilihat dari 5 aspek PTG yaitu Relating to Others, New Possibilities, Appreciation of Life, Personal Strength, dan Spiritual Change (Tedeschi & Calhoun, 2004). Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana partisipan mengalami pertumbuhan pasca trauma setelah peristiwa badai seroja yang terjadi di desa Waimatan pada tahun 2021. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pasrtisipan berjumlah 5 orang berdasarkan kriteria yang ditentukan menggunakan teknik multi stage sampling. Data dianalisis menggunakan pendekatan Interpretative Phenomena Analisis (IPA). Hasil penelitian menunjukan tiap partisipan memiliki pengalaman berbeda dalam mengembangkan pertumbuhan pasca trauma, meskipun berbeda semua partisipan melaporkan adanya pertumbuhan yang terjadi pasca bencana, dimana penyintas mampu beradaptasi dan sebagian lagi menemukan makna baru dalam hidupnya.
Psikoedukasi Tentang Strategi Coping Stres Pada Caregiver yang Merawat Lansia dengan Penyakit Kronis di Panti Jompo Budi Agung Kota Kupang Huky, Eduardus Julio Angga; Manafe, Yuni Maharani; Sogen, Anna Larasanya; Raymond, Veronika; Lengga, Felichia Findyanti; Tada, Marike Magi; Riberu, Rosalia Kartona; Aquino, Fidelis; Mejon, Kristiano S K; Pello, Shela Christine; Anakaka, Dian Lestari
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i2.1527

Abstract

Pengasuh atau caregiver yang merawat lansia dengan penyakit kronis menjadi salah satu kelompok pekerja yang kurang mendapatkan dukungan psikologis. Kelelahan kerja saat merawat lansia terutama yang mengalami penyakit kronis akan memberikan beban fisik dan psikologis yang merugikan dan dapat mengarah pada kondisi stres. Kegiatan intervensi berupa psikoedukasi ini dirancang untuk membantu caregiver menemukan strategi coping stres berupa self-care yang ideal bagi diri mereka. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini adalah 11 caregiver di Panti Jompo Budi Agung Kota Kupang, yang memiliki pengalaman dalam merawat lansia dengan penyakit kronis. Metode psikoedukasi yang digunakan adalah experience learning dan metode ceramah yang umum digunakan. Hasil psikoedukasi menunjukkan bahwa caregiver dapat memahami strategi coping stres dengan baik, terbukti melalui pengujian nilai pre-test dan post-test dengan perubahan nilai mean yaitu 6.636 menjadi 9.364.
Psikoedukasi Regulasi Emosi Sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Psikologis Caregiver Pasien Penyakit Kronis di Kota Kupang Bisinglasi, Clarissa Maldini Henderina; Bili, Amanda Jesika; Jeconiah, Frank Reyner; Wetangterah, Laetitia Nazaretha; Rambadeta, Maruel Djawa; Kore, Nikita Septiara; Letelay, Sarah Marchella; Dapawole, Serliyani Anggun; Praing, Yosef Frederyco Umbu Sunga; Lundut, Yuliana; Pello, Shela Christine; Anakaka, Dian Lestari
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i2.1528

Abstract

Caregiver pasien penyakit kronis memiliki peran penting dalam memberikan perawatan fisik, emosional, dan sosial, namun peran tersebut sering disertai beban psikologis yang tinggi dan kesulitan dalam regulasi emosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan regulasi emosi caregiver melalui psikoedukasi di Kota Kupang. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, sesi sharing, tree of emotions, art therapy, jar of hope, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait regulasi emosi, yang ditunjukkan oleh kenaikan skor rata-rata dari pre-test ke post-test, serta respons yang positif. Partisipan merasa lebih lega, tervalidasi, dan mampu mengekspresikan serta mengelola emosi secara lebih adaptif. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi regulasi emosi merupakan pendekatan yang efektif untuk mendukung kesejahteraan psikologis caregiver pasien penyakit kronis.
Co-Authors Adu, Apris A. Afrona E. L. Takaeb Agnestiani Batzeba Mbeo Allda Manoeain Aquino, Fidelis Benu, Juliana Marlin Y Benu, Juliana Marlin Y. Benu, Juliana Marlin Yustrianti Bessie, Valentina Henderina bila, salsa Bili, Amanda Jesika Bisinglasi, Clarissa Maldini Henderina Boru, Lanny Octa Merliana Christine Desi Adonia Bansae Dapawole, Serliyani Anggun Della Rovita Ndoen Dewi Lita Endra Wati Dewi Marianty Diana Aipipidely Dyana Putry Christanti Fitryani Elisa Muloko Enjelita M. Ndoen Fransiska Dian Puspitayanti Fransiskus Natali Agatio Nanu Fredericksen Victoranto Amseke Gillberth Cornelis Benjamin Saudale Githy Dethan Huky, Eduardus Julio Angga Indra Y Kiling Indra Yohanes Kiling Ira Shapira Lado Jacob, Petrus Salom Foeh Jeconiah, Frank Reyner Josefin Gemilani Nalenan Juliana Marlin Y Benu Juliana Marlin Y Benu Kadiwano, Dwi Wahyuni Ina Karangora, Fransisia Sari Poli keo, Prisilia Caroline Keraf, M. K. P. Abdi Keraf, M.K.P Abdi Keraf, MKP Abdi Komang A. W. Mahayasih Kore, Nikita Septiara Lengga, Felichia Findyanti Lerik, Mariana Dinah Ch. Letelay, Sarah Marchella Limbu, Ribka Lona, Andhiny Febryani Lundut, Yuliana M. Dinah Ch. Lerik M. K. P. Abdi Keraf M. K. P. Abdi Keraf M.K.P Abdy Keraf Mage, Mernon Yerlinda Carlista Manafe, Yuni Maharani Manikoe, Catherine Alya Hillary Manoe, Lafelia Mertanzha Maria Erisvita Lingsiani Sang Mariana Adira Bani Bangu Mariana Dinah Ch Lerik Marni Marni, Marni Marylin S Junias Mejon, Kristiano S K Mooy, Yoan Casandra Morits, Krisna kennedhy Muhammad Khuzullifsar Nadia Rizkiani Nggalamanu, Graicella Mutiara Were Noorce Christiani Berek Orny Novita Aluman Panis, Marleny P Pello, Shela Christine Pello, Shella Christine Praing, Yosef Frederyco Umbu Sunga Qharezha Cicilia Lololau Rambadeta, Maruel Djawa Ratu, Feronika Raymond, Veronika Riberu, Rosalia Kartona Rizky Pradita Manafe Salim, Nirmala Karunia Sandra Arista Manune Sandy, Syamkry Christian Serlie K.A. Littik Setiana Judith Lopes Shela Christine Pello Sogen, Anna Larasanya Sri Hesti D.K Kardipranoto Srikanditama, Maria Gracyas Renggu Syamruth, Theodora Takalapeta Yendris Krisno Tada, Marike Magi Tadeus Tea Theresia Cintia Norasari Tobe, Neny Mariani Try Wahyulyangkara Debora Taunu Wetangterah, Laetitia Nazaretha Wijaya, R. Pasifikus C. Wijaya, R. Pasifikus Ch Wijaya, R. Pasifikus Christa Yeni Damayanti Yustina Pratiwi Nabit