Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pharmacological Potential Of Vernonia Amygdalina With Various Bioactive Compounds: A Review Wahyudi, Wahyudi; Alya Alfianti Balqis; Delfi Yunita Lubis; Laila Sari; Risca Muril Khairani; Syifana Nadia Raisya
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal EduHealt (inpres), Year 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia, as a megadiverse country has a wealth of tropical plants which are used in traditional medicine, including Vernonia amygdalina Del. or African leaves, which are known to have various pharmacological properties. This plant contains bioactive compounds such as flavonoids, alkaloids, and saponins, which have the potential to be used as an effective alternative herbal treatment. The aim of this literature study is to explore the pharmacological potential of Vernonia amygdalina Del. (African leaves) as a medicinal plant rich in bioactive compounds. This research method was carried out using a Systematic Literature Review (SLR). The result of researchs related to Vernonia amygdalina pharmacological potential and its bioactive compound was extracted from research article that published in Indonesia on 2018-2024. Based on research on previous studies, it was found that the pharmacological effects of African leaves (Vernonia amygdalina) include antioxidants which show moderate antioxidant activity with an IC50 value of 107,839 ppm, antibacterial containing flavonoids, tannins, saponins, and alkaloids which have antibacterial activity, antihyperlipidemia which has been proven to be effective in increases HDL levels in mice and reduces free cholesterol, especially at high doses comparable to simvastatin, anticancer which has anticancer potential with strong cytotoxic activity against WiDr cells, and anti-diabetic which can increase pancreatic cell regeneration and reduce blood glucose levels. Based on a literature review, it can be concluded that African Leaf extract (Vernonia amygdalina) contains various bioactive compounds that have potential as antioxidant, antibacterial, anti-cholesterol, anticancer, and anti-diabetic agents.
Studi Komparatif : Swamedikasi Haid Siswi Sekolah Menengah Pertama dengan Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Sembiring, Andini; Wahyudi, Wahyudi; Salsabilla, Anggina Zahra; Azizah, Najwa; Dawamah, Nurazizah; Cantika, Shafira Putri
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 11, No 3 (2024): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v11i3.21013

Abstract

Menstruasi merupakan suatu proses alami yang terjadi pada wanita, pada kisaran umur siswi dan mahasiswi perlu diukur pengetahuan dan perilaku swamedikasi haid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan swamedikasi haid siswi Sekolah Menengah Pertama dengan mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat. Dengan menggunakan metode survei, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Survei Google Formulir yang telah disetujui oleh para ahli digunakan untuk mengumpulkan data. Sebanyak 87 responden diantaranya 43 siswa smp dari Yayasan Pendidikan Sholihin Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang dan 44 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara. Semua hasil penelitian menunjukkan bahwa 89% dari mahasiswi sikap/perilaku, termasuk kategorinya, sangat baik untuk mahasiswi, sedangkan 86% dari siswi smp. Tingkat pengetahuan kategori tingkat baik sekitar 52% untuk mahasiswi dan kurang baik 40% untuk siswi smp. Sebanyak 51% mahasiswi mengalami nyeri haid kategori sedang, sedangkan siswi 41%. Pada gambaran swamedikasi haid tentang mengatasi haid mahasiswi memilih dengan tidak mengonsumsi obat 70% sedangkan pada siswi smp 60% dan pada 68% mahasiswi mengalami haid pertama kalinya pada jenjang SMP sedangkan 48% siswi smp mengalami haid pertama kalinya pada jenjang SD, dan pada 44% mahasiswi mengurangi nyeri haid dengan minum air hangat sedangkan 41% siswi smp dengan beristirahat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa karena mahasiswi memiliki tingkat pengetahuan dan kemahiran yang lebih tinggi dalam swamedikasi, maka perlu diberikan pendidikan haid swamedikasi bagi siswa SMP.
COMPARISON OF DIABETES MELLITUS KNOWLEDGE AND SUGAR CONSUMPTION AMONG HEALTH AND NON-HEALTH STUDENTS IN MEDAN CITY. Wahyudi, Wahyudi; Damanik, Nazwa Ayudhia Ghani; Manurung, Jahrani; Adelia, Nelsih
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 11, No 3 (2024): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v11i3.20958

Abstract

 Diabetes melitus merupakan penyakit jangka panjang yang terjadi ketika pankreas tidak memproduksi insulin yang cukup atau tubuh tidak mampu menggunakan insulin secara efektif. Secara umum, peningkatan pemahaman tentang diabetes melitus dan pola konsumsi gula pada mahasiswa sangat penting untuk mencegah penyakit ini di kemudian hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat pengetahuan tentang diabetes melitus dan pola konsumsi gula pada mahasiswa kesehatan dan nonkesehatan di Kota Medan. Penelitian deskriptif ini dilakukan di empat perguruan tinggi yang berbeda, dengan populasi mahasiswa program studi kesehatan dan nonkesehatan yang bersedia menjadi responden dan tidak sedang cuti. Sebanyak 101 mahasiswa direkrut sebagai responden penelitian yang mewakili keempat perguruan tinggi tersebut. Data dikumpulkan melalui Google Form pada bulan Oktober 2024, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa kesehatan memiliki tingkat pengetahuan DM yang baik (49,0%) dan sebagian besar mahasiswa nonkesehatan memiliki tingkat pengetahuan DM yang buruk (46%) dan sebagian besar responden paling sering mengonsumsi es krim (43,6%) dan teh (37,6%). Kesimpulan penelitian ini adalah mahasiswa kesehatan mempunyai tingkat pengetahuan DM lebih baik dibandingkan mahasiswa non kesehatan.
Tingkat Pengetahuan Diabetes Melitus Dan Pola Konsumsi Junk Food Pada Mahasiswa Di Kota Medan Wahyudi, Wahyudi; Hasibuan, Ade Degisqi Maharani; BM, Bima Fadhilah; Ritonga, Fani Rulianda; Purba, Rizki Yani
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Special Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.206

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang prevalensinya terus meningkat di seluruh dunia. Pola konsumsi junk food di kalangan mahasiswa menjadi salah satu faktor risiko terjadinya DM. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan mahasiswa tentang DM dan pola konsumsi junk food di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan melibatkan 154 mahasiswa yang dipilih secara simple random sampling dari lima kampus besar di Kota Medan. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang dibagikan via google form yang berisi 10 pertanyaan tentang pengetahuan DM dan 5 pertanyaan mengenai pola konsumsi junk food. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pengetahuan tentang DM dengan kategori sangat baik (50%), baik (32,47%), kurang baik (10,39%), dan buruk (7,14%). Sebagian besar mahasiswa mengonsumsi junk food dengan frekuensi 1–2 kali per minggu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan mahasiswa tentang DM tergolong sangat baik, meskipun konsumsi junk food masih menjadi kebiasaan yang perlu diperhatikan. Penelitian ini menyarankan perlunya program edukasi dan promosi kesehatan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pola makan sehat guna mencegah risiko jangka panjang DM akibat konsumsi junk food.
Peningkatan Pengetahuan Hipertensi Melalui Penyuluhan Pada Lansia Di Pekan Kuala Wahyudi, Wahyudi; Ode, Anggun Nabila; Nasution, Aldi Syahputra; Sahilla, Rizka; Sirait, Salshabila Azzahra; Tanjung, Sri Wahdina
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v4i1.345

Abstract

Angka kejadian hipertensi di Indonesia meningkat signifikan setiap tahun, khususnya pada lansia. Pengetahuan lansia mengenai hipertensi masih terbatas dan kepatuhan terhadap terapi obat rendah, berpotensi mengakibatkan komplikasi serius dan kematian. Oleh karena itu, penyuluhan mengenai hipertensi sangat diperlukan, seperti yang dilakukan dalam penelitian ini di Pekan Kuala. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia tentang hipertensi serta cara penanganannya melalui penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah dan tanya jawab. Hasil pretest menunjukkan bahwa 60% dari 50 lansia memiliki pengetahuan yang kurang tentang hipertensi, sedangkan post-test menunjukkan bahwa 70% responden memiliki pengetahuan yang baik, menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah penyuluhan.
Soft Drink Consumption Pattern and Diabetes Mellitus Knowledge Level in Adolescents Wahyudi, Wahyudi; Barus, Nency Utami Br; Andhani, Intan; Billa, Nurna; Wahyuni , Raduwi; Simatupang , Ahmad Shiddiq
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 4 No. 3 (2024): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amhj.v4i3.387

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a disease that develops due to impaired insulin production or function, which causes blood sugar levels to exceed normal limits. Adolescents are very vulnerable to DM because of their low level of DM knowledge and excessive soft drink consumption patterns. The aim of this research is to describe soft drink consumption patterns and the level of DM knowledge among adolescents in Medan Johor District. This research design with a quantitative approach involving 114 teenagers in the Medan Johor area as respondents. Data is collected through a questionnaire that has been validated by experts and for efficiency, the questionnaire is distributed via Google Form. The results of this study show that the majority of respondents (82 teenagers, 71.9%) consume soft drinks 1-2 times/week. The majority of respondents in this study showed a very good knowledge (70 teenagers, 61.4%). This research concludes that teenagers in Medan Johor have very good knowledge regarding DM and consume soft drinks in moderate amounts. It is recommended that future studies examine the effectiveness of educational interventions in reducing soft drink consumption and increasing diabetes knowledge among adolescents.
Combination Tea of Vernonia Amygdalina Del. Leaves and Syzygium Polyanthum Leaves as Complementary Therapy for Type 2 Diabetes Mellitus Wahyudi, Wahyudi; Sinaga, Haryanti; Tanjung, Hazira Yulistia
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jfm.v7i1.2303

Abstract

Type 2 diabetes mellitus (T2DM) is a global health problem that increase every year. This study aims to test the effectiveness of a combination of African leaf and bay leaf tea as a complementary therapy for type 2 diabetes mellitus (TEDAS). This experimental research used mice induced with alloxan. Treatment and observation of antidiabetic effects were carried out for 12 days of treatment and KGD was measured every 3 days. There were 6 test groups including positive control using glibenclamide, negative control, no treatment, TEDAS1, TEDAS2 and TEDAS3. Phytochemical screening shows that TEDAS contains secondary metabolite compounds including tannins, alkaloids, flavonoids and saponins. The results showed that all TEDAS groups significantly reduced blood glucose levels. KGD examination on day 12 showed that the KGD in the group without treatment was 87, negative control 126 mg/dL, positive control 90 mg/dL, TEDASI 95 mg/dL, TEDAS2 91 mg/dL, and TEDAS3 96 mg/dL. The most effective group is TEDAS2 with glibenclamide + DA 100mg/Kgbb + DS 50mg/Kgbb treatment. Research indicates that TEDAS is effective as a complementary therapy for T2DM.
Hubungan Tingkat Stres Dan Pola Makan Dengan Gejala Dismenorea Pada Mahasiswi Kota Medan ., Wahyudi; Mawandri, Dwi; Manurung, Revina Aulia; Yasmin, Wan Yara; Fransisca, Cintya
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v9i1.673

Abstract

Dismenorea atau nyeri saat menstruasi, merupakan kondisi umum yang dialami oleh banyak wanita usia reproduktif. Dinas Kesehatan Kota Medan melaporkan bahwa sekitar 45% pasien perempuan di puskesmas mengalami keluhan terkait dismenorea. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan tingkat stress dan pola makan dengan gejala dismenorea pada Mahasiswi Kota Medan, hingga mengetahui variabel independen yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap variabel dependen. Penelitian kuantitatif dengan desain case control ini menggunakan kuesioner daring pada 210 mahasiswi Medan (accidental sampling). Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji chi-square, dan regresi logistik. Tingkat stres memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap variabel dependen, dengan efek protektif (OR < 1). Tingkat Stres adalah variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap variabel dependen. Pola makan tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap variabel dependen (P > 0,05), meskipun OR menunjukkan sedikit peningkatan peluang kejadian.   Kata Kunci: dismenorea, mahasiswi, pola makan, tingkat stres
THE INFLUENCE OF STRESS LEVELS ON ACNE VULGARIS IN STUDENTS OF STATE ISLAMIC UNIVERSITY NORTH SUMATERA MEDAN Panggabean, Hikmah Tin; Fatima, Fatima; Tanjung, Putri Keza Hidayah; Ritonga, Sela; Wahyudi, Wahyudi
HEARTY Vol 13 No 3 (2025): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v13i3.19997

Abstract

Acne vulgaris is one of the skin problems often experienced by teenagers and young adults, including students, and can be triggered by various factors, one of which is stress. This study aims to determine the effect of stress levels on the occurrence of acne vulgaris among students at the State Islamic University North Sumatera Utara. The research uses a quantitative approach with a case-control design. Data were collected from 91 respondents through the DASS-42 questionnaire and direct observation of skin conditions. The results show that the majority of respondents were female (67.0%) and male (33.0%). As many as 92.3% of respondents experienced stress, and of that number, 64.8% experienced acne vulgaris. The Chi-Square test shows a significant relationship between stress levels and the occurrence of acne vulgaris (p = 0.037), with an odds ratio of 5.900. This means that students who experience stress have a 5.9 times greater risk of developing acne vulgaris compared to those who do not experience stress. The conclusion of this study is that stress has a significant impact on the occurrence of acne vulgaris, making stress management important in preventing this skin disorder among students.
ANALYSIS OF FACTORS INFLUENCING THE USE OF SUPPLEMENTS OR VITAMINS IN STUDENTS OF ISLAMIC STATE UNIVERSITY OF NORTH SUMATERA Situmorang, Irsyad Baihaqi; Angkat, Chairunissa T. D. E.; Nasution, Mutiara; Pohan, Dhea Afriza; Wahyudi, Wahyudi
HEARTY Vol 13 No 3 (2025): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v13i3.20026

Abstract

The use of supplements and vitamins has become part of the modern lifestyle, including among university students, as an effort to maintain health, increase endurance, and complement daily nutritional needs. This study aims to investigate the various internal and external factors that influence the use of supplements and vitamins by students at the State Islamic University of North Sumatra (UINSU). The method used in this study is a quantitative approach with a cross-sectional research design. Samples were taken by simple random sampling method from active students, taking into account predetermined inclusion and exclusion criteria, and the sample size was determined based on the Slovin formula. Data were collected using a questionnaire covering aspects of knowledge about nutrition, eating habits, physical activity, health conditions, peer influence, and exposure to the media. Data were analyzed descriptively and analytically using the chi-square (χ²) test with a significance level of p < 0.05. The results of this study indicate that the most influential factor in the use of supplements and vitamins is the appearance factor, in the statistical test results obtained P Value 0.012 or (<0.05) which means that the appearance factor shows a significant relationship to the use of supplements and vitamins. Conclusion: the most influential factor in the use of supplements and vitamins is the appearance factor, while the other two factors, namely the knowledge factor, there is no relationship between knowledge and the frequency of taking vitamins, and the exposure factor is also not related to the frequency of taking vitamins.
Co-Authors Ade Risma Adelia, Nelsih Aguansyah Maulana Siregar Aisa Maharani Hasibuan Alya Alfianti Balqis Alya Najwa Amalia Rahmi Nasution Amelia Putri Amanda Nasution Aminuyati Ana Firda A'Qila Andhani, Intan Angkat, Chairunissa T. D. E. Asghoriah, Azinatul Aulia, Dinda R. Azizah, Najwa Azzahro, Rahmi Damayanti Azzura, Sabrina Febri Barus, Nency Utami Br Billa, Nurna BM, Bima Fadhilah Cantika, Shafira Putri Dalimunte, Syelsa Yustrina Damanik, Nazwa Ayudhia Ghani Dawamah, Nurazizah Delfi Yunita Lubis Delisma Simorangkir Simorangkir Dewi Safitri Ginting Dhea Rizky Fitri Saragi Dian Ika Perbina Meliala Faiza Adinda Fathur Rifqy, Iqbal Fatila, Nabila Fatima Fatima Feby A Putri Firdaus Fahdi Fransisca, Cintya Hasanatun Laili Hasibuan, Ade Degisqi Maharani Herviani Sari Herviani Sari Husnan Tengku, Najwa Azizah Jihan Nabila Ritonga Karfita Adha Kayla Mazril, Zahra Kemala Sari Damanaik Khairunnisa Khairunnisa Laila Sari Manurung, Jahrani Manurung, Revina Aulia Mawaddah Sri Rezeki Dalimunthe Mawandri, Dwi Medina Elly Vanda Mega Rahmadani Siregar Muhammad Jidan Al-Khoir Muhammad Ridwan Muhammad Sahputra Nabila, Nazua Nasution, Aldi Syahputra Nasution, Mutiara Natasya Putri Lika Nelva Nelva Nur Ashilah S Rkt Nurly Fadhila Nurmaulia Nurmaulia Nurul Fauziah Ode, Anggun Nabila Panggabean, Hikmah Tin Pivit Rahayu Pohan, Dhea Afriza Prahasti, Hanum Purba, Rizki Yani Puti Miratil Hayati Efri Putri, Dwi A. Rapotan Hasibuan Regita Cahyani Rini Handayani Risca Muril Khairani Riski Andriani Ritonga, Fani Rulianda Ritonga, Sela Rizqa Auliyah Shifah Sagala Sahilla, Rizka Salsabilla, Anggina Zahra Sembiring, Andini Sembiring, Andini Br Septiani Rizka Shelly Febrina Simatupang , Ahmad Shiddiq Sinaga, Haryanti Sirait, Salshabila Azzahra Siti Nurhaliza Sitio, Sri Sudewi Pratiwi Situmorang, Irsyad Baihaqi Sri Rezky Gantina Sri Wahdina Tanjung Syaira Alfauza Syifana Nadia Raisya Tanjung, Hazira Yulistia Tanjung, Putri Keza Hidayah Tanjung, Sri Wahdina Tengku Armita Chairiyah Tia Munika Vera Estefania Kaban Wahyuni , Raduwi Windi Zahrani Yasmin, Wan Yara