Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Design and Construction of a Plastic Bottle Waste Collector Integrated with a Microcontroller-Based IoT System M Furqan; Misbahul Jannah; Taufiq Taufiq; Salahuddin Salahuddin; Dedi Fariadi
Journal of Renewable Energy, Electrical, and Computer Engineering Vol. 5 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Malikussaleh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jreece.v5i1.19931

Abstract

Automatic garbage cans use ultrasonic sensors to automate manual garbage cans to make it easier for people to dispose of garbage and increase awareness of environmental cleanliness. Automatic bins using ultrasonic sensors are controlled via microcontrollers. In the design of Plastic Bottle Waste Collection Equipment Integrated with a Microcontroller-Based IoT System, several stages of research were carried out: literature study, system design and implementation, and system testing. The process of  Plastic Bottle Waste Collection Equipment Integrated with a Microcontroller-Based IoT System is that when a person puts plastic bottle waste into the plastic bottle waste collection device,  the load cell will weigh the weight of the bottle waste. Next, the data is processed by Arduino Uno, and then I press the push button to print the generated data. Press the push button II to drop the plastic bottle waste into the garbage bin. From the results of testing the weight of plastic bottle waste using a load cell, it can be concluded that it works well. And the difference in the accuracy of the weight of plastic bottle waste using a load cell with a digital scale of 0.01 > 0.05 Kg.
Studi Komparasi Tingkat Error Transformator Arus 24 kV menggunakan Omicron CPC 100 Ananda Agustian; Muhammad Daud; Dedi Fariadi; Arnawan Hasibuan; Fajar Syahbakti Lukman; Ravi Andika Pramulya
Jurnal Litek : Jurnal Listrik Telekomunikasi Elektronika Vol. 23 No. 1 (2026): Jurnal Litek, Maret 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/litek.v23i1.109

Abstract

Transformator arus merupakan komponen pokok dalam peralatan pengukuran dan proteksi yang berfungsi melindungi relay khususnya pada industri yang memakai tegangan tinggi maupun rendah. Pemeliharaan dan pengujian yang baik sangat diperlukan agar trafo arus menjadi lebih baik dari segi umur dan kualitasnya. Untuk itu, diperlukan pemeriksaan dan pengujian trafo arus termasuk tingkat error-nya saat diproduksi ataupun saat pemakaian secara rutin agar terus terpantau kualitasnya. Studi ini menyajikan komparasi hasil pengukuran trafo arus menggunakan alat ukur Omicron CPC 100 untuk pengukuran tingkat error trafo arus dengan tegangan 24 kV dengan persentase injeksi arus 100%, 50%, dan 25%. Trafo arus yang diuji adalah trafo arus seri 17CI00020. Selanjutnya hasil pemeriksaan dan pengujian tersebut dibandingkan dengan standar yang berlaku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa trafo arus yang diuji memiliki tingkat error yang sesuai dengan standar SPLN D3.014-1: 2009 dengan kelas akurasi 0,2. Pada pengujian trafo arus dengan injeksi 100% memiliki tingkat error yang paling baik yaitu 0%. Sedangkan pengujian dengan injeksi arus 50% dan 25% memiliki tingkat error lebih tinggi yaitu masing-masing 0,18% dan 0,29%.
Pendampingan Renovasi Instalasi Listrik di Meunasah Kayee Panyang Kecamatan Syamtalira Bayu Aceh Utara Raihan Putri; Selamat Meliala; Asran Asran; Dedi Fariadi; Rosdiana Roasdiana
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan Instalasi listrik ditempat layanan umum seperti meunasah perlu penanganan yang baik terhadap instalasi listrik dan disesuaikan dengan standar kelistrikan untuk melayani beban yang ada pada rumah tangga agar terhindar dari bahaya yang timbul akibat tidak diperhatikan intalasi listriknya, namum demikian masih banyak juga yang mengabaikan terhadap instalasi listrik yang benar seperti pada meunasah kayee panyang yang mana bangunan meunasah ini sudah agak tua begitu juga dengan instalasi listriknya rentan terhadap kerusakan. Berdasarkan hasil pengamatan tim pengabdian ketika meninjau lokasi terlihat keadaaan instalasi listrik tidak menggunakan SNI 2011 dimana isolasi kabel yang digunakan sudah mulai rusak dan tidak menggunakan pipa konduit dan juga luas penampang tidak sesuai dengan KHA (Kemampuan Hantar Arus ) yang digunakan, hal ini dapat terjadi drop tegangan.hal ini mendorong tim pengabdian untuk melakukan pendampingan dan penyuluhan terhadap pemuda gampong tersebut untuk memasang dan mewarat instalasi listrik agar dapat berfungsi dengan aman dan efisien.
Analysis of Performance Characteristics and Efficiency of Electric Car Battery Charging Using The Method (CC-CV) Muhammad Hanafi Sahar Lubis; Arnawan Hasibuan; Dedi Fariadi; Dahlan Abdullah; Fakhruddin Ahmad Nasution; Misbahul Jannah; Abdullah A. Z
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 7, No 2 (2025): December
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v7i2.250

Abstract

AbstractThe growth of electric vehicles (EVs) continues to increase in line with the global awareness of the importance of using environmentally friendly energy. One of the main components in an EV system is the battery, which requires an efficient and safe charging system. The Constant Current–Constant Voltage (CC-CV) charging method is one of the most commonly used approaches, as it maintains stable current and voltage during the charging process. This study aims to design a battery charging system simulation for electric vehicles using the CC-CV method, analyze the charging performance characteristics, and evaluate its efficiency. The research method used is simulation with MATLAB/Simulink software. The research stages include literature review, problem identification, circuit simulation design, simulation implementation, and result analysis. A PI Controller is employed to precisely regulate current and voltage, along with State of Charge (SoC) and voltage sensors to monitor the battery condition in real-time. Simulation results show that the system is capable of automatically transitioning between Constant Current (CC) and Constant Voltage (CV) modes responsively and stably. In CC mode, charging occurs rapidly with constant current, while in CV mode, voltage is kept stable and current gradually decreases. The achieved charging indicating that the CC-CV method enables a fast, safe, and efficient charging process while minimizing the risks of overcharging and overvoltage. AbstrakPertumbuhan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) terus meningkat seiring dengan kesadaran global terhadap pentingnya penggunaan energi ramah lingkungan. Salah satu komponen utama dalam sistem kendaraan listrik adalah baterai, yang memerlukan sistem pengisian daya yang efisien dan aman. Metode pengisian Constant Current–Constant Voltage (CC-CV) merupakan salah satu pendekatan yang paling umum digunakan karena mampu menjaga kestabilan arus dan tegangan selama proses pengisian. Penelitian ini bertujuan untuk merancang simulasi sistem pengisian daya baterai kendaraan listrik menggunakan metode CC CV, menganalisis karakteristik performa pengisian, serta mengevaluasi efisiensinya. Metode penelitian yang digunakan adalah simulasi menggunakan perangkat lunak MATLAB/Simulink. Tahapan penelitian meliputi studi literatur, identifikasi masalah, perancangan rangkaian simulasi, pelaksanaan simulasi, serta analisis hasil simulasi. Dalam perancangannya, digunakan PI Controller untuk mengatur arus dan tegangan secara presisi, serta sensor State of Charge (SoC) dan sensor tegangan untuk memantau kondisi baterai secara real-time. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan transisi otomatis antara mode Constant Current (CC) dan Constant Voltage (CV) secara responsif dan stabil. Pada mode CC, pengisian berjalan cepat dengan arus konstan, sedangkan pada mode CV, tegangan dijaga tetap dan arus menurun secara bertahap. Efisiensi pengisian daya yang dicapai menunjukkan bahwa metode CC-CV mampu memberikan proses pengisian yang cepat, aman, dan efisien, serta meminimalkan risiko overcharge dan overvoltage).