Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Social-Emotional Behavior in Students with Autism Spectrum Disorder, ADHD, and Anxiety in Inclusive Schools Minsih, Minsih; Mujahid, Imam; Uslan, Uslan; Fauzana, Nana; Marpuah, Siti; Helzi, Helzi
Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Vol. 7, No. 3, September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ijolae.v7i3.8728

Abstract

This research aims to describe the characteristics of children with barriers to social-emotional behavioral in inclusive elementary school. This research uses a qualitative case study design which only examines the characteristics of three children with socio-emotional behavior disorders. The informants are class teachers, guardians of students (teacher Shadow) with Autism Spectrum Disorder (ASD), Attention Deficit and Hyperactivity Disorder (ADHD), and Withdrawal Anxiety Disorder, Parent and Student Regular. Data collection uses interviews, observations, and documentation studies. Data Validation uses Method triangulation dan resource triangulation. Data analysis techniques use content analysis techniques or thematic analysis to identify patterns and themes in interpretive data with reduction, display, and conclusion stages. The results of the study showed that student with ASD and ADHD and Anxiety Disorders have various characteristics that lead to obstacles in social emotional behavior in the form of: stereotypical movements, difficulty focusing, difficulty interacting socially, often rushing, difficulty communicating with people, like to talk to themselves and repeat sentences spoken by the other person, laugh easily and get angry easily for no reason, and dislike crowds. This is based on the results of the identification and assessment carried out by the school inclusion team on children with special needs which include: inclusion coordinators, guardians of students with special needs (teacher shadows), psychologists, occupational therapists, speech therapists and physiotherapists. The implications of this article can be used as a reference and reference in detecting and assessing social emotional behavioral disorders in the development of elementary school-age students.
Inovasi Strategi Sport Education Model (SEM) pada Cabang Olahraga Sepak Bola untuk Meningkatkan Literasi Fisik dan Literasi Sosial Musfrianto, Hardika; Fikri, Ainul; Mujahid, Imam; Haq, Saiful Arzan; Sultan, Nurul Fakhirah; Parantean, Reskiani Randa; Arfanda, Poppy Elisano; Juhanis; Rahman, Anita
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 3 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i3.5385

Abstract

This study aims to examine the innovative application of the Sport Education Model (SEM) in football teaching to enhance students’ physical literacy and social literacy. The research method employed is a literature review using a descriptive qualitative approach. Data collection was conducted through the search and selection of scientific articles, books, and research publications relevant to SEM, physical education, physical literacy, and social literacy. Data analysis was conducted using content analysis, comprising the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings indicate that the implementation of SEM is capable of creating a more contextual and meaningful learning experience through competition-season-based learning organisation, the formation of consistent teams, the allocation of social roles, and structured reflective evaluation. This model has been shown to improve students’ playing skills, understanding of game tactics, motivation to participate in physical activities, as well as their ability to cooperate and communicate socially. Consequently, the Sport Education Model has the potential to become an effective learning innovation in optimally supporting the development of students’ physical and social literacy within physical education.
Strategi Manajemen Pengelolaan Keuangan Di Lembaga Pendidikan Islam Madrasah Diniyah Saepulah AM; Imam Mujahid; Usman Abu Bakar
Tartib: Jurnal of Educational Management Vol. 5 No. 1 (2026): Tartib: Jurnal of Educational Management
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/npwkb795

Abstract

Pengelolaan keuangan merupakan salah satu aspek fundamental dalam penyelenggaraan pendidikan yang berperan penting dalam menjamin keberlangsungan, efektivitas, dan peningkatan mutu lembaga pendidikan. Pada lembaga pendidikan Islam, khususnya Madrasah Diniyah, pengelolaan keuangan tidak hanya berfungsi sebagai instrumen administratif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola lembaga yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Namun demikian, sebagian besar Madrasah Diniyah masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan, seperti keterbatasan sumber pendanaan, ketergantungan pada iuran santri dan donasi masyarakat, rendahnya kompetensi pengelola dalam bidang administrasi keuangan, serta belum optimalnya penerapan sistem pelaporan dan pengawasan keuangan yang terstandar. Kondisi tersebut berpotensi menghambat pengembangan program pendidikan dan peningkatan kualitas layanan kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen pengelolaan keuangan yang efektif dalam mendukung keberlanjutan dan peningkatan mutu layanan pendidikan pada Madrasah Diniyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), yaitu melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber literatur yang relevan, meliputi buku, jurnal ilmiah, hasil penelitian, regulasi pemerintah, serta dokumen terkait manajemen keuangan pendidikan Islam. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi konsep, prinsip, dan strategi pengelolaan keuangan yang dapat diterapkan pada Madrasah Diniyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen pengelolaan keuangan Madrasah Diniyah yang efektif dapat diwujudkan melalui beberapa langkah utama. Pertama, penyusunan perencanaan anggaran berbasis kebutuhan dan prioritas program yang disusun secara partisipatif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Kedua, diversifikasi sumber pendanaan melalui optimalisasi iuran pendidikan, infak, sedekah, zakat, wakaf produktif, bantuan pemerintah, serta pengembangan unit usaha lembaga. Ketiga, penerapan sistem pengendalian internal yang meliputi pemisahan fungsi, pencatatan transaksi yang tertib, serta evaluasi dan audit berkala. Keempat, penguatan transparansi dan akuntabilitas melalui penyusunan laporan keuangan yang terbuka, mudah dipahami, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Kelima, pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan administrasi keuangan guna meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kemudahan akses informasi keuangan. Penelitian ini juga menghasilkan sebuah model konseptual berupa Strategi Manajemen Keuangan Madrasah Diniyah Berkelanjutan (SMK-MDB) yang mengintegrasikan lima dimensi utama, yaitu perencanaan, pendanaan, pengendalian, akuntabilitas, dan digitalisasi dengan nilai amanah sebagai fondasi utama. Model ini menjadi kebaruan (novelty) penelitian yang dapat dijadikan acuan dalam pengembangan tata kelola keuangan Madrasah Diniyah yang profesional, modern, dan sesuai dengan nilai-nilai pendidikan Islam. Implementasi strategi tersebut diyakini mampu meningkatkan efektivitas penggunaan dana, memperkuat kepercayaan masyarakat, memperluas dukungan stakeholder, serta mendukung keberlangsungan dan peningkatan mutu lembaga pendidikan Islam secara berkelanjutan.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMASARAN LEMBAGA PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN AL MUAYYAD SURAKARTA: IMPLEMENTASI STRATEGI PEMASARAN LEMBAGA PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN AL MUAYYAD SURAKARTA Dian Uswatun Hasanah; Ahmad Alfi; Imam Mujahid
Improvement: Jurnal Ilmiah untuk Peningkatan Mutu Manajemen Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2021): iMProvement: Jurnal Ilmiah untuk kemajuan Manajemen Pendidikan
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/improvement.v8i2.21615

Abstract

ABSTRAK Sebagian masyarakat memandang pesantren hanya suatu wadah khusus dalam mempelajari agama, belum lagi bagi pesantren yang mencoba mempertahankan nilai-nilai tradisi leluhur tak jarang dianggap sebagai suatu keterbelakangan. Hal tersebut memberikan dampak pada penilaian sebagian masyarakat yang menyebabkan pendidikan pondok pesantren kurang diminati. Atas dasar tersebut, implementasi strategi pemasaran menjadi penting untuk menjawab sebuah kebutuhan. Maksud dari tujuan ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan implementasi strategi pemasaran di lembaga pendidikan Pondok Pesantren Al Muayyad Surakarta. Artikel penelitian ini menggunakan strategi kualitatif dengan metode deskriptif dan dengan jenis fokus penelitian studi kasus. Sumber data berupa dokumen dan informan. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan content analysis. Adapun teknik analisis data menggunakan model atau pola interaktif, dikumpulkan, dikelompokkan, dianalisis, lalu ditarik kesimpulan dengan tetap mengacu teori manajemen strategik Fred R. David tentang implementasi strategi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat strategi pemasaran pendidikan yang dilakukan Pondok Pesantren Al Muayyad Surakarta, yakni pengelolaan promosi lembaga, perencanaan pemasaran, pengorganisasian pemasaran, pembentukan struktur organisasi pemasaran, keterlibatan kiai dan pimpinan dalam pengendalian pemasaran, adanya pembeda dalam pencapaian target pengelolaan pemasaran. Kemudian, implementasi strategi pemasaran Pondok Pesantren Al Muayyad dilakukan dengan melihat persoalan atau permasalahan pemasaran yang meliputi positioning product dan segmentasi pasar. Segmentasi pasar mencakup bentuk produk, harga, promosi, dan tempat. Adapun positioning product berkaitan dengan keistimewaan yang dimiliki Pondok Pesantren Al Muayyad yakni “Cerdas dan Mulia Bersama Al-Qur’an. Kata Kunci: Implementasi Strategi, Pemasaran, Pesantren.
The project to strengthen Pancasila student profile as an effort to manifest the character of environmental care Minsih Minsih; Ratnasari Diah Utami; Maryam Nurlaila; Uslan Uslan; Imam Mujahid; Helzi Helzi
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 20, No 1: February 2026
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v20i1.21338

Abstract

This research aimed to describe the manifestation of the character of environmental care in the project to strengthen Pancasila student profile in the independent curriculum. This study was qualitative research with a phenomenological approach. The subjects of this study were 2 schools, namely elementary school or Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan and SD Negeri Karangasem 1. Data collection was conducted through in-depth interviews, observations, and document analysis. Triangulation of sources and methods was conducted to ensure the validity of the data. The data that have been collected were subsequently analyzed in the phase of data reduction, presentation, and conclusion drawing. The results of this study show that the project to strengthen Pancasila student profile in manifesting the character of environmental care has been implemented in these 2 schools. It can be observed in the implementation of sustainable lifestyle projects that are relevant to the Pancasila student profile strengthening project (P5) module, including recycling waste to create business opportunities, reducing plastic waste through the creation of eco-bricks, and processing organic waste into compost, managing waste banks, utilizing the environment as a learning resource and minimizing the use of drinking bottles by using personal tumblers.
Implementation of curriculum integration at Pondok Pesantren PPMI Assalaam Surakarta Trisnojoyo Trisnojoyo; Giyoto Giyoto; Imam Mujahid
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 2 (2025): Inovasi Kurikulum, May 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v22i2.80883

Abstract

The integration of the pesantren curriculum with the education curriculum is still less than optimal due to several factors, but not all boarding schools fail in curriculum integration. This study aims to describe the implementation of an integrated curriculum model at Pondok PPMI Assalaam which includes three main aspects, namely curriculum planning, implementation, and evaluation. This research uses a qualitative approach with interviews, observations, and documentation studies as data collection techniques. The data analysis technique uses the Miles and Huberman interactive model, namely through the process of data collection, data reduction, data display, and conclusion or verification. The results showed that the implementation of an integrated curriculum was able to optimize the learning process by accommodating the needs of students comprehensively. Integrated curriculum planning includes the formulation of vision and mission, organizational structure, determination of school programs, selection and organization of materials, organization of learning activities, and selection of learning tools, resources and facilities. A holistic approach to education is applied to create a learning environment conducive to the overall development of students in terms of academic, spiritual and character aspects. Regular evaluations contribute to improving the effectiveness of the curriculum.   Abstrak Integrasi kurikulum pesantren dengan kurikulum pendidikan masih kurang optimal yang disebabkan oleh beberapa faktor, namun tidak semua boarding school gagal dalam integrasi kurikulum tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model kurikulum yang terintegrasi di Pondok PPMI Assalaam yang mencakup tiga aspek utama yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yaitu melalui proses data collection, data reduction, data display, dan conclusion atau verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum terintegrasi mampu mengoptimalkan proses pembelajaran dengan mengakomodasi kebutuhan peserta didik secara komprehensif. Perencanaan kurikulum terintegrasi mencakup perumusan visi dan misi, struktur organisasi, penentuan program sekolah, pemilihan dan pengorganisasian materi, pengorganisasian kegiatan pembelajaran, serta pemilihan alat, sumber, dan sarana pembelajaran. Pendekatan holistik dalam pendidikan diterapkan guna menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi perkembangan peserta didik secara menyeluruh, baik dari aspek akademik, spiritual, maupun karakter. Evaluasi dilakukan secara berkala berkontribusi dalam meningkatkan efektivitas kurikulum. Kata Kunci: evaluasi kurikulum; kurikulum terintegrasi; pendidikan holistik; perencanaan kurikulum
Strategic leadership implementation in curriculum differentiation for competitive advantage: A case study at Pesantren At-Tarbiyah Nagrak Sukabumi Fahmi Ridha; Baidi Baidi; Heldy Ramadhan Putra; Imam Mujahid
Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Vol. 4 No. 4 (2026): AUGUST
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/ri.v4i4.965

Abstract

This study examines strategic leadership in curriculum differentiation and its contribution to competitive advantage at Pesantren At-Tarbiyah Nagrak Sukabumi, applying the Resource-Based View (RBV) and Dynamic Capabilities as complementary interpretive lenses, an approach rarely applied jointly to newly established pesantren. This qualitative single-case study gathered data through in-depth interviews with four internal informants (institution head, curriculum deputy, two instructors), participatory observation, and document analysis, triangulated with five external informants to reduce self-representation bias. Analysis followed Braun and Clarke's thematic procedure, strengthened by pattern-matching against RBV and Dynamic Capabilities. The kyai's strategic leadership is associated with curriculum differentiation through fusing classical and modern instructional methods, using Arabic as the primary medium of communication, and positioning tahfizh al-Quran as the core curriculum. Competitive advantage is further associated with adaptive young faculty, a disciplined boarding system, and administrative digitalization, though these remain interpretive rather than statistically validated. The single case design constrains generalizability, and the predominance of internal informants leaves a residual risk of self-representation; claims about public trust should be read as indicative rather than conclusive. The study offers practical implications for newly established pesantren seeking sustainable competitive positioning. The originality lies not in new theoretical constructs but in contextually interpreting strategic-management concepts within a pesantren setting. The model combines RBV, Porter's differentiation strategy, and Dynamic Capabilities with empirically grounded mechanisms from Pesantren At-Tarbiyah Nagrak, offering practical guidance for newly established, adaptive pesantren navigating educational disruption.