Claim Missing Document
Check
Articles

Program Penghijauan sebagai Solusi Pemanfaatan Lahan Tidak Produktif di Desa Sidomukti, Motoduto, dan Talumopatu Tangio, Julhim S; Husain, Rustam I.; Laliyo, Lukman Abdul Rauf; Mohamad, Erni; Bialangi, Nurhayati; Kilo, Ahmad Kadir
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1: June 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/damhil.v4i1.32859

Abstract

This community service program aims to address the issue of unproductive land in three villages—Talumopatu, Sidomukti, and Motoduto—in Gorontalo Province by implementing sustainable land management practices. The program focused on soil conservation, organic farming, and polyculture techniques to rehabilitate degraded land, reduce erosion, and improve soil fertility. The initiative included training and workshops for local farmers to promote the adoption of environmentally friendly agricultural practices. Throughout the program, community participation was high, and significant progress was made in transforming underutilized land into productive green spaces. The project also emphasized the importance of crop diversity in preventing soil degradation. The results indicate that the program successfully improved land productivity, enhanced environmental awareness, and empowered local farmers with sustainable farming skills. The success of this program opens opportunities for similar initiatives in other regions facing environmental challenges.
PENGEMBANGAN MEDIA POP-UP DONGENG DIGITAL (POPONA) UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Moh. Dehiyo, Sofiyanti; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Triyanty Pulukadang, Wiwy; Husain, Rustam
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i2.4821

Abstract

The ability to read fairy tales in elementary school students is still relatively low, one of which is caused by the lack of supporting learning media. In fact, fairy tales as folk prose stories that are fictitious and contain moral messages have great potential in awakening imagination, fostering creativity, and instilling character values in students. This study aims to develop digital pop-up fairy tale learning media (POPONA) to improve elementary school students' fairy tale reading skills. This research is a research and development using the 4D model (define, design, develop, and disseminate). The research subjects consisted of media experts, linguists, material experts, practitioners, and 28 fifth grade students. Data collection techniques included observation, interviews, and questionnaires, with instruments in the form of observation sheets, interviews, expert validation, and teacher and student response sheets. The data were analyzed qualitatively and quantitatively to measure the feasibility and effectiveness of the media. The results showed that POPONA media was included in the very feasible category, with the results of expert validation obtaining an average percentage of 96.6% and teacher and student response tests of 92%. In addition, students' ability to read fairy tales when using POPONA media reached a percentage of 98.01%. Thus, it can be concluded that digital pop-up fairy tale media (POPONA) is very feasible to use as a learning media in improving students' reading ability. ABSTRAK Kemampuan membaca dongeng pada siswa sekolah dasar masih tergolong rendah, salah satunya disebabkan oleh kurangnya media pembelajaran yang mendukung. Padahal, dongeng sebagai cerita prosa rakyat yang bersifat fiktif dan mengandung pesan moral, memiliki potensi besar dalam membangkitkan imajinasi, menumbuhkan kreativitas, serta menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran pop-up dongeng digital (POPONA) guna meningkatkan kemampuan membaca dongeng siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) yang menggunakan model 4D (define, design, development, dan disseminate). Subjek penelitian terdiri atas ahli media, ahli bahasa, ahli materi, praktisi, dan 28 siswa kelas V SD. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan angket, dengan instrumen berupa lembar observasi, wawancara, validasi ahli, serta lembar respon guru dan siswa. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk mengukur kelayakan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media POPONA termasuk dalam kategori sangat layak, dengan hasil validasi ahli memperoleh rata-rata persentase 96,6% dan uji respon guru dan siswa sebesar 92%. Selain itu, kemampuan membaca dongeng siswa saat menggunakan media POPONA mencapai persentase 98,01%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pop-up dongeng digital (POPONA) sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan membaca dongeng pada siswa sekolah dasar.
PENGEMBANGAN BUKU CERITA FABEL PADA SISWA SEKOLAH DASAR Husain, Fauzia Putri Meylan; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rustam I
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i2.4905

Abstract

ABSTRACT Focus of the problem in this study is how to define learning using fable story books for second-grade students at SDN 7 Limboto Barat, Gorontalo Regency and how to design, develop, and disseminate fable story books. The purpose of this study is to describe the definition of learning using fable story books for second-grade students at SDN 7 Limboto Barat, Gorontalo Regency, to design, develop, and disseminate fable story books. The method used is the development research method using the Thiagarajan (1974) model design, namely the 4D model consisting of 4 stages, namely definition, design, development, and dissemination. The results of the fable story book development research based on media expert validation obtained a percentage of 90% (very feasible), language expert validation obtained a percentage of 84% (very feasible), practitioner expert validation in terms of language obtained a percentage of 98% (very feasible) and practitioner expert validation in terms of media obtained a percentage of 96% (very feasible). The results of this validation obtained an average percentage of 92% (very feasible). Based on the research results, it can be concluded that the development of fable story books is very suitable for use in the learning process. ABSTRAK Fokus masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pendefinisian pembelajaran dengan menggunakan buku cerita fabel pada siswa kelas II di SDN 7 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo dan bagaimana merancang, mengembangkan, dan menyebarkan buku cerita fabel. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pendefinisian pembelajaran dengan menggunakan buku cerita fabel pada siswa kelas II di SDN 7 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo, merancang, mengembangkan, dan menyebarkan buku cerita fabel. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan yang menggunakan desain model Thiagarajan (1974), yaitu model 4D yang terdiri dari 4 tahap, yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Hasil penelitian pengembangan buku cerita fabel berdasarkan validasi ahli media memperoleh persentase 90% (sangat layak), validasi ahli bahasa memperoleh persentase 84% (sangat layak), validasi ahli praktisi dari segi bahasa memperoleh persentase 98% (sangat layak) dan validasi ahli praktisi dari segi media memperoleh persentase 96% (sangat layak). Hasil validasi ini memperoleh persentase rata-rata 92% (sangat layak). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan buku cerita fabel sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MENGGUNAKAN MEDIA KONKRIT PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI Tolinggi, Yolanda; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rusmin; Husain, Rustam I.
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i3.6253

Abstract

The study aimed to improve speaking skills using concrete media in grade IV students of SDN 3 Tapa, Bone Bolango Regency. The techniques used in data collection included observation, testing, and documetation. This classroom action research (CAR) consisted of several stages: Preparation, Action implementation, Monitoring and evaluation, Analysis, and reflection. The subjects of this study were 14 students of grade IV of SDN 3 Tapa, Bone Bolango Regency. The study findings, in reference to initial observation data conducted on 14 students, found 2 students (14%) who could speak. Then, in cycle I, the first meeting, students’ speaking skills improved to 4 students or 28%, while 10 students, with a percentage of 72% showed their inabilities. In cycle I, the second meeting, those who showed their abilities improved to 7 people, or 50%, while 7 students, or 50% remained unable. In cycle II, the first meeting, 9 students, or 64% were recorded to be able to speak, while 5 students, or 36% , were still unable. Then, in the second meeting of cycle II, a significant improvement was identified, where 13 students, or 93% could speak, and only 1 student, or 7% was unable. Thus, the use of concrete media has proven to improve the speaking skills of grade IV students of SDN 3 Tapa, Bone Bolango Regency. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara menggunakan media konkrit pada siswa kelas IV SDN 3 Tapa Kabupaten Bone Bolango. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari beberapa tahap: Tahap persiapan, Tahap pelaksanaan tindakan, Tahap pemantauan dan evaluasi, Tahap analisis dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 3 Tapa Kabupaten Bone Bolango sebanyak 14 orang siswa. Hasil penelitian berdasarkan data observasi awal yang dilakukan pada 14 siswa, bahwa ditemukan 2 orang siswa atau (14%) yang mampu berbicara. Pada siklus I pertemuan pertama kemampuan berbicara siswa meningkat menjadi 4 orang dengan presentase yang mampu sebanyak (28%), sedangkan 10 orang siswa dengan presentase (72%) kurang mampu atau tidak mampu. Pada siklus I pertemuan kedua meningkat menjadi menjadi 7 orang dengan presentase yang mampu sebanyak (50%), sedangkan 7 orang siswa dengan presentase (50%) kurang mampu atau tidak mampu. Pada siklus II pertemuan pertama kemampuan berbicara mengalami perubahan menjadi 9 orang siswa dengan presentase yang mampu sebanyak (64%), sedangkan 5 orang siswa dengan presentase (36%) kurang mampu atau tidak mampu. Pada siklus II pertemuan kedua mengalami peningkatan yang signifikan yaitu menjadi 13 orang siswa dengan presentase yang mampu sebanyak (93%), sedangkan 1 orang siswa dengan presentase (7%) tidak mampu. Dengan demikian, penggunaan media konkrit dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas IV SDN 3 Tapa Kabupaten Bone Bolango.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS WEBSITE TERHADAP MATERI FAKTA DAN OPINI PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Nur Bahagia; Wiwy Triyanti Pulukadang; Fidyawati Monoarfa; Rusmin Husain; Rustam Husain; Mumammad Sarlin
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 6 No 1 (2025): VOLUME 6 NOMOR 1, JUNI TAHUN 2025
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jeej.v6i1.4082

Abstract

This study aims to develop a website-based interactive media that meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness in improving student learning outcomes of class V of elementary school on the learning material of facts and opinions The study employed the 4D development model (Define, Design, Develop, and Disseminate) However, this study was limited to the development stage, including limited-scale testing in the elementary school setting after the feasibility test. The feasibility of the website-based interactive media was evaluated by expert validators The validation results showed an average score of 96,25%, which is categorized as highly feasible for use by both teachers and students in elementary schools. To assess practicality, the researcher utilized a teacher observation sheet, which showed a total score of 47 out of a maximum of 48, with an average practicality percentage of 97,91%, indicating a highly practical category. Regarding effectiveness, implementation in class V of SDN 90 Sipatana, Gorontalo City, was measured using pretests and post-tests. The results showed an increase in the average score from 38,5% (pretest) to 86,5% (post-test), with a gain of 47,5%. The effectiveness level of the website-based interactive media reached 76,61%, indicating that it is effective in improving students' learning outcomes on the learning material of facts and opinions and is suitable for use in elementary school learning.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPTIF MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS III Damulawan, Afriani Devitasari; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rustam I.
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i3.6408

Abstract

This classroom action research (CAR) aimed to improve the descriptive paragraph writing ability of third-grade students at SD Cokroaminoto Poyowa Besar 1, Kotamobagu City, through the use of audio-visual media. The primary problem identified was the low interest of students in writing descriptive texts. Data were collected through tests with four assessment aspects, observation, and documentation. Initial observations revealed that only 4 out of 13 students (30%) were able to write descriptive paragraphs, while 9 students (69%) were not yet capable. Following the intervention, a significant improvement was observed: in Cycle I, meeting 1, the students' ability increased to 6 students (46%), and in Cycle I, meeting 2, it further increased to 9 students (69%). The peak improvement occurred in Cycle II, where 11 out of 13 students (85%) demonstrated improved descriptive paragraph writing ability, with the remaining 2 students not yet reaching the proficient criterion. Based on this research, it is concluded that the use of audio-visual media effectively enhances the descriptive paragraph writing ability of third-grade students at SD Cokroaminoto Poyowa Besar 1, Kotamobagu City. ABSTRAKPenelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis paragraf deskriptif siswa kelas III di Sd Cokroaminoto Poyowa Besar 1 Kota Kotamobagu melalui penggunaan media Audio Visual. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya minat menulis deskripsi siswa. Data dikumpulkan melalui tes dengan empat aspek penilaian, observasi, dan dokumentasi. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa hanya 4 dari 13 jumlah siswa atau (30%) yang mampu menulis paragraf deskriptif, sementara 9 orang siswa atau (69%) belum mempu menulis paragraf deskriptif. Setelah dilakukan tindakan, terjadi peningkatan yang signifikan: pada Siklus I pertemuan 1, kemampuan siswa meningkat menjadi 6 orang siswa atau (46%) dan pada Siklus I pertemuan 2 meningkat menjadi 9 orang atau (69%). Puncak peningkatan terjadi pada Siklus II dimana 11 dari 13 orang siswa atau (85%) menunjukkan peningkatan kemapuan menulis paragraf deskriptif dan 2 orang siswa lainnya yang belum mencapai kriteria mampu. Berdasarkan penelitian ini, disimpulkan bahwa penggunaan media Audio Visual secara efektif meningkatkan kemampuan menulis paragraf deskriptif pada siswa kelas III di SD Cokroaminoto Poyowa Besar 1 Kota Kotamobagu.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI MEDIA VIDEO ANIMASI PADA SISWA KELAS III SD NEGERI Usman, Fadilah S; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rustam I.
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i3.6724

Abstract

This study is a classroom action research (CAR) aimed at demonstrating the improvement of students’ narrative writing skills through the use of animated video media. The research problem addressed is that the use of animated video media can enhance the narrative writing ability of third-grade students at SDN 04 Dulupi, Boalemo Regency. The research subjects were 15 third-grade students who served as the main participants. Data were collected through observation, interviews, tests, and documentation, and were analyzed to assess the development of students’ writing skills in each cycle. Initial observations revealed that only 3 students (20%) were able to write narrative texts, while 12 students (80%) were not yet able to do so. In the first meeting of the first cycle, the number of capable students increased to 6 (40%), and in the second meeting, this number rose to 10 (60%). Improvements implemented in the second cycle resulted in a significant increase, with 13 students (87%) achieving the expected writing ability, and only 2 students (13%) remaining below the target. These findings indicate that the application of animated video media is effective in enhancing the narrative writing skills of third-grade students at SDN 04 Dulupi, Boalemo Regency. ABSTRAKPenelitian ini termasuk dalam jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk membuktikan peningkatan kemampuan menulis karangan narasi siswa melalui penggunaan media video animasi. Rumusan masalah yang diangkat adalah penggunaan media video animasi dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi pada siswa kelas III SDN 04 Dulupi Kabupaten Boalemo. Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas III yang menjadi partisipan utama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis untuk melihat perkembangan keterampilan menulis siswa pada setiap siklus. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa hanya 3 siswa (20%) yang mampu menulis karangan narasi, sedangkan 12 siswa (80%) belum mampu. Pada siklus I pertemuan pertama, jumlah siswa yang mampu meningkat menjadi 6 siswa (40%), dan pada pertemuan kedua bertambah menjadi 10 siswa (60%). Perbaikan yang dilakukan pada siklus II menghasilkan peningkatan signifikan, yaitu 13 siswa (87%) sudah mencapai kemampuan yang diharapkan, sedangkan hanya 2 siswa (13%) yang belum. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan media video animasi efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas III SDN 04 Dulupi Kabupaten Boalemo.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MENGGUNAKAN MODEL TEAMS GAME TOURNAMENT PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Lasulika, Nurwahidah Riana; Husain, Rustam I.; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4742

Abstract

The problem presented in this study is: “Does the use of the Teams Game Tournament (TGT) model improve Reading comprehension skills in grade IV students at SDN 4 Suwawa, Bone Bolango Regency?” This study aimed to improve reading comprehension skills using the Teams Game Tournament (TGT) model in grade IV student at SDN 4 Suwawa, Bone Bolango Regency. The method used in this study was classroom action research. The research results show that, in the initial observation, only 2 out of 16 students, or 13%, demonstrated Reading comprehension skills. In Cycle I, Meeting 1, the number of students who could comprehend Reading increased to 4 or 25%. While 12 students, or 75%, were still struggling. In Cycle I, Meeting 2, the number of students with reading comprehension skills rose to 8 or 50%, with the remaining 8 students or 50% still facing difficulties. In Cycle II, Meeting 1, comprehension skills improved further, with 12 students or 75% achieving reading comprehension and 4 students, or 25%, still struggling. By Cycle II, Meeting 2, there was a significant improvement, with 14 students, or 87% demonstrating reading comprehension skills, while only 2 students, or 13%, remained below the expected level. Based on these findings, it can be concluded that using the Teams Game Tournament (TGT) model effectively improves reading comprehension skills in grade IV students at SDN 4 Suwawa, Bone Bolango Regency. ABSTRAKMasalah yang disajikan pada penelitian ini adalah “Apakah penggunaan Model Teams Game Tournament (TGT) dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas IV SDN 4 Suwawa Kabupaten Bone Bolango?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman menggunakan Model Teams Game Tournament (TGT) pada siswa kelas IV SDN 4 Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan pada observasi awal bahwa dari 16 siswa yang mampu dalam membaca pemahaman hanya 2 siswa atau 13%. Pada siklus I pertemuan 1 berjumlah 4 siswa atau dengan persentase 25 % siswa yang mampu membaca pemahaman dan terdapat 12 siswa yang belum mampu membaca pemahaman dengan persentase 75 %. Pada siklus I pertemuan 2 siswa yang mampu membaca pemahaman berjumlah 8 siswa dengan persentase 50 % dan terdapat 8 siswa yang belum mampu membaca pemahaman dengan persentase 50 %. Pada siklus II pertemuan 1 yang mampu membaca pemahaman meningkat menjadi 12 siswa dengan persentase 75 % dan terdapat 4 siswa yang belum mampu membaca pemahaman dengan persentase 25 %. Pada siklus II petemuan 2 mengalami peningkatan yang signifikan yaitu siswa yang mampu membaca pemahaman berjumlah 14 siswa dengan persentase 87% dan terdapat 2 siswa dengan persentase 13% yang belum mampu membaca pemahaman. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa menggunakan model Teams Game Tournament (TGT) kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 4 Suwawa Kabupaten Bone Bolango meningkat.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN MELALUI MEDIA DESAIN GRAFIS PADA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Buhohang, Sayekti; Pulukadang, Wiwy T.; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rustam I.
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6130

Abstract

This study aims to improve the essay writing skills of second-grade students at SDN 9 Kaidipang, North Bolaang Mongondow Regency, through the implementation of graphic design-based learning media. The problem addressed in this study is the low level of students' writing skills, as indicated by their inability to meet the learning indicators of the Indonesian language subject. This research employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in two cycles, with each cycle consisting of two meetings. Data collection techniques included observation, written tests, and documentation of student work. The results showed a progressive improvement in students' writing abilities across the cycles. In the first cycle, only 3 out of 11 students (27%) met the success criteria in the first meeting, increasing to 5 students (45%) in the second meeting. In the second cycle, 7 students (64%) achieved the criteria in the first meeting, and 9 students (82%) in the second meeting. These findings demonstrate that the use of graphic design media can significantly enhance students' essay writing abilities. Therefore, this medium is considered effective and appropriate as an alternative strategy for teaching Indonesian language at the elementary level to promote literacy skills in an engaging and meaningful way. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa kelas II SDN 9 Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, melalui penerapan media pembelajaran berbasis desain grafis. Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya keterampilan menulis karangan siswa, yang ditunjukkan oleh kurangnya pencapaian indikator pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes tertulis, dan dokumentasi hasil kerja siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis siswa dari siklus ke siklus. Pada siklus I pertemuan pertama, hanya 3 dari 11 siswa (27%) yang mencapai kriteria ketuntasan, meningkat menjadi 5 siswa (45%) pada pertemuan kedua. Pada siklus II pertemuan pertama meningkat menjadi 7 siswa (64%), dan pada pertemuan kedua mencapai 9 siswa (82%). Hasil ini membuktikan bahwa penggunaan media desain grafis secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa. Dengan demikian, media ini layak digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa secara aktif dan menyenangkan.
MENINGKATAKAN KEMAMPUN BERBICARA MELALUI MEDIA VIDEO ANIMASI PADA SISWA KELAS II SD NEGERI Usman, Zuliyaningsi; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rustam I.
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6256

Abstract

This research aimed to enhance speaking abilities using animated video media among second-grade students at SDN 04 Dulupi, Boalemo Regency. This study employed a Classroom Action Research (CAR) approach, with data collection techniques including observation, tests, and documentation. The research subjects were 16 second-grade students. Initial observations revealed that only 4 out of 16 students (25%) could speak effectively, while 12 students could not. In Cycle I, Meeting I, 7 out of 16 students (44%) demonstrated speaking ability, with 9 students (56%) still struggling. By Cycle I, Meeting II, 11 out of 16 students (69%) were able to speak, with 5 students (31%) still unable. Furthermore, in Cycle II, 14 out of 16 students (87%) showed improved speaking ability, with only 2 students (12%) still struggling. Based on the research findings and discussion, it can be concluded that the use of animated video media significantly improves the speaking abilities of second-grade students at SDN 04 Dulupi, Boalemo Regency. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara melalui media video animasi pada Siswa II SDN 04 Dulupi kabupaten Boalemo. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Dengan subjek penelitiannya yaitu Siswa kelas II yang berjumlah 16 orang. Hasil penelitian pada observasi awal dari 16 siswa hanya 4 yang mampu berbicara atau 25%, 12 siswa tidak mampu. Siklus I pertemuan I dari 16 siswa ada 7 siswa yang mampu atau 44% dan tidak mampu 9 siswa atau 56%. Pelaksanaan siklus I pertemuan II dari 16 siswa yang mampu 11 siswa atau 69% dan tidak mampu 5 siswa atau 31%. Sedangkan pada siklus II dari 16 siswa yang mampu 14 siswa atau 87% dan yang tidak mampu 2 siswa atau 12%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan melalui media video animasi dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada siswa kelas II SDN 04 Dulupi Kabupaten Boalemo.
Co-Authors Ahmad Kadir Kilo Alamri, Sri Fidya Aliu, Sri Indar Parawansa Amna Limonu Andi Marshanawiah Arwin, Muh Astin Lukum Botutihe, Deasy N Buhohang, Sayekti Candra Cuga Damulawan, Afriani Devitasari Darwis, Friskawaty Datuela, Nadia Amalia Dewi Lengkana Dumbela, Suci Rahmawati Dunggio, Regita F. Erni Mohamad Fauzia, Nailah Fidyawati Monoarfa Frezy Paputungan Gamar Abdullah Gobel, Arifah Azhara Hakop Walangadi Halik, Sintiya Husain, Fauzia Putri Meylan Israwandi Suherman Julhim S Tangio Kadoli, Nurnaningsih I KADU, DWI NOVITA Lamatenggo, Nina Lanto Ningrayati Amali Lasulika, Nurwahidah Riana Lukman A. R. Laliyo Mangara Sihaloho Marni Hamrin Maryam Rahim Masri Kudrat Masri Kudrat Umar Moh. Dehiyo, Sofiyanti Mohamad Zubaidi Mokoagow, Sri Nora Aulia Mokobela, Mifta Monoarfa , Fidyawati Monoarfa, Fidyawati Mopangga, Bahtiar Muhammad Yaumi Muhammad Yaumi, Muhammad Mumammad Sarlin Nana Erlina S. Humonggio Ngadi, Nurul Fidia Nur Bahagia Nur Sakinah Aries Nur Sakinah Aries Nurainun Nurainun Nurdiyanti, Aina Nurhayati Bialangi Nyoman Ariani Perry Zakaria Podungge, Pratiwi Poha, Cici Andri Yani Pou, Fuspawati Pulukadang, Wiwy T. Pulukadang, Wiwy Trianty Pulukadang, Wiwy Triyanti Pulukadang, Wiwy Triyanty Rifda Mardian Arif Rolinsa Madina, Novita Rusmin Husain Samsi Pomalingo, Samsi Sri Melan Tanango Sukri Katili Sukri Katili Sumarni Mohamad Sumarni Mohamad Suwatri Suwatri Tolinggi, Yolanda Tue, Aprinanda K. Umar, Masri Kuadrat Usman, Fadilah S Usman, Zuliyaningsi Wijayanti, Wahyuni Wiwy Triyanti Pulukadang Wiwy Triyanty Pulukadang Wiwy Triyanty Pulukadang