Claim Missing Document
Check
Articles

Resiliensi Komunitas di Tengah Pandemi Covid-19 Sunarno, Sunarno; Sulistyowati, Endang
Mediapsi Vol 7 No 1 (2021): JUNE
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2021.007.01.5

Abstract

Values and behaviours denote cultural strengths that help communities effectively adapt and succeed in dealing with disasters. The present work used a qualitative approach and was designed as a case study, to identify social values and behaviours in the context of community resilience during the Covid-19 pandemic. We recruited five informants and obtained data through interviews and observation. The results showed that community resilience emerged from a sense of belonging to the group (i.e., the residents) and its members. The residents have inherited social values and behaviours that have long lived in the community, which render them resilient against the Covid-19 pandemic. Such values include cooperation, deliberation, and harmony with nature, whereas the social behaviours manifest in obedience and prosocial neighbourhood. The implication of these findings is a hope that the residents can build community resilience. The residents may initiate such joint effort from the hamlet or village environment where they can build community resilience by developing social values and behaviours that grow in the community.Masyarakat memiliki kekuatan budaya berupa nilai-nilai dan perilaku yang berfungsi secara efektif untuk beradaptasi dan berhasil dalam menghadapi bencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan didesain sebagai studi kasus, dengan tujuan mengidentifikasi nilai dan perilaku sosial dalam konteks resiliensi komunitas di tengah pandemi Covid-19. Responden adalah lima informan dan data diperoleh melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi komunitas bersumber dari rasa memiliki terhadap kelompok (yaitu warga lokal) dan anggota di dalamnya. Para warga lokal mewarisi nilai-nilai dan perilaku-perilaku sosial yang sudah sejak lama hidup di dalam masyarakat, yang membuat mereka mampu bertahan di masa pandemi Covid-19. Nilai-nilai tersebut mencakup nilai gotong royong, musyawarah, dan keselarasan dengan alam, sementara bentuk-bentuk perilaku sosial mencakup kepatuhan dan ketetanggaan yang prososial. Implikasi dari temuan-temuan tersebut adalah harapan bahwa warga lokal bisa membangun resiliensi komunitas. Warga lokal bisa mengawali upaya bersama tersebut dari lingkungan dusun ataupun desa dimana mereka membangun resiliensi dengan mengembangkan nilai-nilai dan perilaku-perilaku sosial yang tumbuh dalam masyarakat.
Meta-Analisis investigasi model kelas terbalik pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa matematika: Analisis efek gabungan dan heterogenitas Mawardi, Dona Ningrum; Sulistyowati, Endang; Hukom, Julham
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v10i1.22296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan model flipped classroom terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa pada mata pelajaran matematika. Metode penelitian menggunakan meta-analisis. Sampel dalam penelitian ini adalah 18 penelitian primer yang memenuhi kriteria inklusi yang ditentukan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak meta-analisis komprehensif (CMA). Hasil analisis menggunakan pendekatan random-effect menunjukkan bahwa effect size gabungan adalah (g = 1.82; p < 0.01) (Efek sangat Besar). Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model flipped classroom memberikan pengaruh yang besar terhadap HOTS matematika siswa jika dibandingkan dengan model pembelajaran tradisional. Hasil analisis variabel moderator menunjukkan bahwa pengaruh penerapan model flipped class terhadap HOTS matematika siswa berbeda secara signifikan berdasarkan variabel tipe publikasi (Qb = 7.94; p = 0.01). Namun tidak berbeda nyata berdasarkan variabel tingkat pendidikan (Qb = 7.45; p = 0.06), kapasitas kelompok eksperimen (Qb = 0.29; p = 0.62), dan tahun publikasi (Qb = 0.21; p = 0.64). Temuan-temuan tersebut dapat menjadi dasar pemilihan model pembelajaran matematika sehingga kualitas pembelajaran matematika dengan menggunakan model flipped classroom dapat ditingkatkan
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Frekuensi Kunjungan Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Makassar Tahun 2025 Sulistyowati, Endang; Hafsah; Nirwana
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1798

Abstract

Posyandu merupakan tempat kegiatan terpadu KB Kesehatan ditingkat desa karena dalam pelaksanaannya melibatkan berbagai instansi. Upaya peningkatan peran dan fungsi posyandu bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah saja, namun semua komponen yang ada di masyarakat termasuk kader.  Posyandu menyediakan layanan untuk seluruh sasaran siklus kehidupan mulai dari ibu hamil, bersalin dan nifas, bayi, balita, anak prasekolah, usia sekolah dan remaja usia dewasa dan lansia. Diharapkan melalui posyandu masyarakat mendapat pelayanan kesehatan yang paripurna berupa kesehatan ibu dan anak (KIA), pelayanan Keluarga Berencana, perbaikan gizi dan penanggulangan diare. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang faktor – faktor yang berhubungan dengan frekuensi kunjungan posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kassi – Kassi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan rancangan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu rumah tangga binaan posyandu yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu rumah tangga yang memiliki balita dan terdaftar pada setiap posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi, jumlah sampel sebanyak 235 orang. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara langsung kepada ibu yang mempunyai balita dengan menggunakan kuesioner yang telah disediakan. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis dengan menggunakan program komputer SPSS dengan menggunakan uji Chi Square, sedangkan penyajian data dalam bentuk tabel disertai penjelasan.Hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan ibu tentang posyandu maka semakin tinggi pula frekuensi kunjungan posyandu, semakin ramah kader dalam memberikan  pelayanan di posyandu maka semakin tinggi pula frekuensi kunjungan posyandu, dukungan yang diberikan oleh suami terhadap ibu dan jumlah anak balita dalam keluarga tidak mempunyai hubungan dengan frekuensi kunjungan ibu ke posyandu.
The effectiveness of adaptive learning media based on realistic mathematics education on cube and block materials in Madrasah Ibtidaiyah Syaripudin, Ahmad; Sulistyowati, Endang; Ikhsan, Muhammad; Narfi, Muhammad Afif; Bintang, Rahma Sahanum
Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Vol. 9 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Science and Mathematics Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijsme.v9i1.30332

Abstract

The low conceptual understanding of elementary school students towards geometry, especially cube and block materials, remains a challenge for learning basic mathematics. This condition is exacerbated by predominantly conventional learning practices, a lack of context, and a lack of responsiveness to the diversity of student characteristics, including in inclusive classes. This study aims to develop and evaluate the effectiveness of adaptive learning media grounded in  (RME) in improving students’ mathematics learning outcomes. The research used a Research and Development (R and D) approach, employing the ADDIE model, combined with a quasi-experimental design with a non-peer control group. The study involved grade V students of Madrasah Ibtidaiyah (MI) in rural and urban areas, including students with disabilities. Data were collected through learning outcome tests and analyzed using descriptive and inferential statistics (t-tests). The results of the study show that RME-based adaptive learning media are declared valid and practical, and significantly more effective than conventional learning. These findings suggest that integrating adaptive media can strengthen the implementation of RME and support contextual, inclusive, and evidence-based geometry learning.