Claim Missing Document
Check
Articles

Meta-Analisis investigasi model kelas terbalik pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa matematika: Analisis efek gabungan dan heterogenitas Mawardi, Dona Ningrum; Sulistyowati, Endang; Hukom, Julham
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v10i1.22296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan model flipped classroom terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa pada mata pelajaran matematika. Metode penelitian menggunakan meta-analisis. Sampel dalam penelitian ini adalah 18 penelitian primer yang memenuhi kriteria inklusi yang ditentukan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak meta-analisis komprehensif (CMA). Hasil analisis menggunakan pendekatan random-effect menunjukkan bahwa effect size gabungan adalah (g = 1.82; p < 0.01) (Efek sangat Besar). Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model flipped classroom memberikan pengaruh yang besar terhadap HOTS matematika siswa jika dibandingkan dengan model pembelajaran tradisional. Hasil analisis variabel moderator menunjukkan bahwa pengaruh penerapan model flipped class terhadap HOTS matematika siswa berbeda secara signifikan berdasarkan variabel tipe publikasi (Qb = 7.94; p = 0.01). Namun tidak berbeda nyata berdasarkan variabel tingkat pendidikan (Qb = 7.45; p = 0.06), kapasitas kelompok eksperimen (Qb = 0.29; p = 0.62), dan tahun publikasi (Qb = 0.21; p = 0.64). Temuan-temuan tersebut dapat menjadi dasar pemilihan model pembelajaran matematika sehingga kualitas pembelajaran matematika dengan menggunakan model flipped classroom dapat ditingkatkan
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Frekuensi Kunjungan Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Makassar Tahun 2025 Sulistyowati, Endang; Hafsah; Nirwana
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1798

Abstract

Posyandu merupakan tempat kegiatan terpadu KB Kesehatan ditingkat desa karena dalam pelaksanaannya melibatkan berbagai instansi. Upaya peningkatan peran dan fungsi posyandu bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah saja, namun semua komponen yang ada di masyarakat termasuk kader.  Posyandu menyediakan layanan untuk seluruh sasaran siklus kehidupan mulai dari ibu hamil, bersalin dan nifas, bayi, balita, anak prasekolah, usia sekolah dan remaja usia dewasa dan lansia. Diharapkan melalui posyandu masyarakat mendapat pelayanan kesehatan yang paripurna berupa kesehatan ibu dan anak (KIA), pelayanan Keluarga Berencana, perbaikan gizi dan penanggulangan diare. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang faktor – faktor yang berhubungan dengan frekuensi kunjungan posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kassi – Kassi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan rancangan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu rumah tangga binaan posyandu yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu rumah tangga yang memiliki balita dan terdaftar pada setiap posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi, jumlah sampel sebanyak 235 orang. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara langsung kepada ibu yang mempunyai balita dengan menggunakan kuesioner yang telah disediakan. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis dengan menggunakan program komputer SPSS dengan menggunakan uji Chi Square, sedangkan penyajian data dalam bentuk tabel disertai penjelasan.Hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan ibu tentang posyandu maka semakin tinggi pula frekuensi kunjungan posyandu, semakin ramah kader dalam memberikan  pelayanan di posyandu maka semakin tinggi pula frekuensi kunjungan posyandu, dukungan yang diberikan oleh suami terhadap ibu dan jumlah anak balita dalam keluarga tidak mempunyai hubungan dengan frekuensi kunjungan ibu ke posyandu.
The effectiveness of adaptive learning media based on realistic mathematics education on cube and block materials in Madrasah Ibtidaiyah Syaripudin, Ahmad; Sulistyowati, Endang; Narfi, Muhammad Afif; Bintang, Rahma Sahanum
Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Vol. 9 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Science and Mathematics Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijsme.v9i1.30332

Abstract

The low conceptual understanding of elementary school students towards geometry, especially cube and block materials, remains a challenge for learning basic mathematics. This condition is exacerbated by predominantly conventional learning practices, a lack of context, and a lack of responsiveness to the diversity of student characteristics, including in inclusive classes. This study aims to develop and evaluate the effectiveness of adaptive learning media grounded in  (RME) in improving students’ mathematics learning outcomes. The research used a Research and Development (R and D) approach, employing the ADDIE model, combined with a quasi-experimental design with a non-peer control group. The study involved grade V students of Madrasah Ibtidaiyah (MI) in rural and urban areas, including students with disabilities. Data were collected through learning outcome tests and analyzed using descriptive and inferential statistics (t-tests). The results of the study show that RME-based adaptive learning media are declared valid and practical, and significantly more effective than conventional learning. These findings suggest that integrating adaptive media can strengthen the implementation of RME and support contextual, inclusive, and evidence-based geometry learning.
Web-Based Counseling Problem-Solving Model for Improving Mental Health in Students During the Covid-19 Pandemic Khadijah, Siti; Widodo, Widodo; Sulistyowati, Endang
IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol. 7 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijnp.v7i1.18356

Abstract

Background: There was an increase of mental health problems during the Covid-19 Outbreak caused by fears of contracting COVID-19, Increasing mental health problems in college students due to the Covid-19 outbreak caused by fears of contracting COVID-19, difficulty understanding online learning materials, decreased academic achievement, limited activities, finances, and boredom during the stay at home. Objective: To analyze a web-based problem-solving counseling model to improve mental health in students during the Covid-19 pandemic.Method: Quasi-experimental design using a pre-post test with a control group. The population was all first-year students at Surakarta College of Health, who were sampled with a purposive sampling technique. Inclusion criteria:  students who were experiencing anxiety, stress, depression, and suicide risk. There were a total of 60 respondents in the control group and 60 respondents in the intervention group. Data was collected using thequestionnaires Suicide Behavior Questioner-Revisi (SBQ-R) and Depression Anxiety Stress Scales (DASS). The web application intervention consisted of up-to-date testimonials, questionnaires, inspirational videos, and counseling options. The tests used were the dependent test and the independent test.Result: There was a significant improvement of participant mental health with and results found a reduction to the the risk of suicide, depression, stress, and anxiety.Conclusion: The Web-Based Problem-Solving Counseling Model is  effective in improving students' mental health during the COVID-19 pandemic( p<0.05), and can be used as an alternative strategyfor students to address  their mental health problems while maintaining privacy and low levels of stigma.