Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Gerakan Literasi Sekolah Pada Pembelajaran Tematik El Frisa Yunita Anindya; Sri Suneki; Veryliana Purnamasari
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 3 No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v3i2.18053

Abstract

Kemampuan berliterasi siswa berkaitan erat dengan tuntutan keterampilan membaca yang berujung pada kemampuan memahami informasi secara analitis dan kritis serta diperlukannya penguasaan keterampilan yang berupa literasi dasar. Penelitian deskripsi kualitatif menggunakan metode observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Penelitian mengambil subyek 4 kelas dengan sampel yang diambil dari siswa kelas tinggi beserta guru kelas tinggi SD N Kandang Panjang 10 Pekalongan diolah dengan secara triangulasi data. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolak (GLS) diketahui dari hasil pengisi angket oleh seluruh siswa kelas tinggi di SD N Kandang Panjang 10 Pekalongan pada tahap pembiasaan (55,8%) pada kategori baik. Kriteria tahapan pembelajaran pada kategori baik (72,92%). Sarana dan prasarana yang cukup memadai dengan adaya pojok baca disetiap ruang kelas dengan koleksi buku yang bervariasi, koridor sekolah terdapat poster, serta tersedia mading untuk meletakkan hasil karya tulis siswa.
Membentuk Karakter Masyarakat Madani Indonesia di Era Industri 4.0 Sri Suneki; Haryono Haryono; Mahmud Yunus
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/citizenship.v5i2.24564

Abstract

Masyarakat Madani tidak lepas dari sejarah islam yang berkembang pada zaman kenabian di suatu kota dengan masyarakat di Madinah yang pernah diterapkan oleh Rasulullah SAW lebih jelasnya pada abad 14. Masyarakat Madani merupakan masyarakat yang mencerminkan adanya demokrasi, kesetaraan, transparansi, kemajemukan, perbedaan, intelektualistik. Dalam masyarakat madani juga dapat diartikan sebagai masyrakat yang memiliki pola hidup yang ideal. Masyarakat madani juga memiliki konsep diantaranya, hak asasi manusia,supremasi hokum, free public sphere, demokratis, pluralism atau menghargai dan menerima kemajemukan dalam konteks kehidupan sehari – hari, toleransi,demokratis,keadilan social (social justice). Keterkaitan antara masyarakat madani dengan era industry 4.0 sangatlah erat, karena sama sama menjunjung tinggi nilai modernisasi pada sebuah negara pemikiran tentang masyarakat madani sebenarnya bukanlah suatu konsep yang baru. Pada awal pengertian masyarakat madani dan Negara dianggap sama. Dimana dipakai istilah – istilah seperti koinonia politike, societies civilizes, burgerliche geselchaft, civil society dipakai secara bergantian dengan polis, civitas, etat, staat, stato, dan state. Dalam hal ini pasti tidak akan mudah dalam mewujudkan konsep dan karakteristik masyarakat yang ideal. Maka dari itu diperlukannya upaya – upaya yang tepat dan konsisten dari berbagai aspek, diantaranya dalam civic education.
Implementation of Religious Pluralism Tolerance in the Village of Penyangkringan, Kendal Regency Haryono Haryono; Sri Suneki; Mahmud Yunus
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 8, No 1 (2023): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v8i1.8362

Abstract

The pluralism of each region is different, both from ethnic variants, culture, language, and other supporting aspects. The purpose of this study was to analyze the pluralism of the community of Penyangkringan Village, Weleri District, Kendal Regency. This study uses a qualitative method with an ethnographic approach. Data collection tools using observation, interviews (in-depth interview and FGD), and documents. The data validity technique uses data triangulation, the analysis technique uses Spreadley qualitative analysis. The results of the study show that the implementation of tolerance for pluralism that exists in the community of Penyangkringan Village, one which is mutual respect for religious diversity. The positive impact of pluralism in Penyangkringan Village is the creation of a harmonious relationship between its residents as evidenced in cooperation activities (building gates, painting names of places of worship), road repairs, and community service. The community looks harmonious in various activities of religious and social life.
Penguatan Sikap Percaya Diri Melalui Proses Pembelajaran Tema 4 Kewajiban Dan Hakku Kelas III Sekolah Dasar Pandeanlamper 01 Semarang Fatinatuz Zahro; Endang Wuryandini; Sri Suneki; Diyah Rahayu Tunjungsari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13153

Abstract

Masa sekolah dasar adalah masa tenang di mana apa yang terjadi dan dibangun pada periode sebelumnya akan terjadi di masa depan. Dalam Pendidikan Sekolah Dasar, anak-anak dibina dalam suatu lembaga untuk mengembangkan semua aspek perkembangan anak. Salah satu aspek penting untuk dikembangkan adalah aspek percaya diri. Kepercayaan diri adalah sikap yang akan membangun dirinya untuk berinteraksi dalam kehidupan sosial. Anak-anak perlu belajar dari lingkungan sekitar, seperti lingkungan di rumah, sekolah dasar dan di masyarakat. Berdebat, menjawab pertanyaan, mengajukan pertanyaan dan memimpin doa sangat penting untuk diterapkan pada anak SD, oleh karena itu melalui pemberian apresiasi seperti tepuk tangan, syukur, memuji hal-hal yang telah dilakukan, tidak mengkritisi penampilan siswa, membuat kesalahan sebagai bahan pembelajaran, dapat memperkuat sikap percaya diri siswa.
Strategi Guru dalam Menghadapi Gaya Belajar Visual Siswa Kelas IV di SDN Pedurungan Kidul 01 Fazal Muna; Sri Suneki; Joko Siswanto; Elis Dwi Purbiyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.765 KB)

Abstract

Guru harus menggunakan strategi pembelajaran yang tepat untuk menanamkan pengetahuan serta untuk mengembangkan keterampilan belajar secara efektif sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan strategi guru dalam menghadapi anak dengan gaya belajar visual siswa kelas IV SDN Pedurungan kidul 01.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 25 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan obeservasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya belajar visual siswa Kelas IV SDN Pedurungan Kidul 01 manyoritas memiliki kecenderungan gaya belajar visual yang memiliki kecendrungan menyukai pembelajaran yang berisikan gambar, diagram, peta, poster, dan grafik. Strategi guru dalam menghadapi gaya belajar visul siswa kelas IV di SD Pedurungan Kidul 01 yaitu dengan menggunakan media Power Point, video, media kongkret yang dapat menumbuhkan semangat belajar siswa.
Analisis Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Kreativitas Siswa SDN Pandeanlamper 03 Semarang Rizky Wulandari; Sri Suneki; Titik Haryati; Maryati Maryati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14158

Abstract

Pendidikan merupakan hak dasar yang berhak dimiliki oleh setiap individu. Di dalam pendidikan, Proses pembelajaran merupakan inti dari pendidikan yang diselenggarakan oleh suatu lembaga. Semakin efektif proses pembelajaran berlangsung, semakin baik pula hasilnya. Pendidikan abad 21 menuntut siswa untuk lebih aktif lagi sehingga siswa memiliki kecapakan 4C yang diperlukan. Salah satu upaya yang dilakukan oleh guru untuk memenuhi hal tersebut adalah menggunakan model pembelajaran yang interaktif dan berpusat pada siswa. Penelian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Project Based Learning (PjBL) terhadap kreativitas siswa. Penelitian dilaksanakan di SDN Pandeanlamper 03 Semarang dengan subyek penelitian guru kelas VI. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tiga tahap yakni reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Proyek dilaksanakan selama satu minggu. Indikator kreativitas siswa pada penelitian menggunakan teori milik Hamzah dan Masri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Project Based Learning (PjBL) menumbuhkan dua dari enam indikator kreativitas siswa yaitu indikator mampu menumbuhkan rasa ingin tahu serta indikator dapat memberikan banyak gagasan terhadap suatu masalah.
Analisis Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Budaya Di Sekolah Dasar Noor Amalia; Sri Suneki; Titik Haryati; Susilo Adi Saputro
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.291

Abstract

Abstrak ditulis dalam Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta yang ada di lapangan dimana menunjukkan budaya dan kebiasaan yang ada di sekolah SDN Pandeanlamper 03. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil pelajar Pancasila yang terdapat di dalam kurikulum merdeka, melalui budaya di sekolah mampu mewujudkan profil pelajar pancasila. Metode yang digunakan dalam kegiatan penelitian ini adalah kualitatif deseskripsi dengan menggunakan observasi dan wawancara. Tujuan utama profil pelajar Pancasila yaitu terjaganya nilai luhur serta moral bangsa, kesiapan menjadi masyarakat dunia, perwujudan keadilan sosial, dan tercapainya kompetensi Abad 21. Budaya diintegrasikan dengan kurikulum merdeka unutk mewujudkan profil pelajar Pancasila. Profil pelajar pelanjar Pancasila sudah dilakukan di sekolah negeri pandean lamper 03 melalui pembiasaan budaya yang dilakukan di sekolah tersebut dengan pembiassan pembiasaan pembacaan asma’ul husna dan pembacaan surat pendek.
Implementasi Model Pembelajaran Bamboo Dancing Untuk Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa Kelas 1 SDN Panggung LOR Tri Wahyu Praharjo; Sri Suneki; Muhammad Prayito; Deny Susilowati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.787

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu yang mempengaruhi keberhasilan siswa. Seseorang akan mendapakan hasil yang maksimal jika ada keinginan untuk belajar, Berdasarkan observasi di kelas 1 SDN Panggung Lor rasa keinginan untuk belajar kurang, siswa tidak fokus pada pembelajaran, bermain sendiri, kurang aktif dan mudah merasa bosan dalam pembelajaran. Maka dari itu guru harus menggunakan model pembelajaran yang menarik dan menyenangkan untuk menarik perhatian siswa agar motivasi siswa tumbuh. Salah satunya adalah model pembelajaran bamboo dancing. Tujuan penelitian ini adalah mengimplementasikan model pembelajaran bamboo dancing untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa kelas 1 SDN Panggung Lor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan di SDN Panggung Lor dengan subyek siswa kelas 1. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi,angket, dan wawancara
Analysis of Students' Learning Style Profiles in 5th Grade Differentiate Learning in Elementary School Fiky Herdianto; Mudzanatun Mudzanatun; Sri Suneki; Diyah Rahayu Tunjungsari
Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v4i2.417

Abstract

Students have characteristics in understanding the ability to understand and obtain different information. The purpose of this study was to find out the results of the description of the learning style profile of fifth-grade students at SD Negeri Pandeanlamper 01 Semarang City. This method uses a qualitative descriptive approach. The research strategy used was observation sheets by distributing questionnaires based on learning styles, visual, auditory, and kinesthetic. Based on the results of the study, it was shown that fifth-grade students at SD Negeri Pandeanlamper 01 were more dominant with a visual learning style, obtaining a percentage of 46.63%. This indicates that most students better understand information with their sense of sight, such as seeing pictures and learning video animations. Next is the kinesthetic learning style of 28.67% by processing physical and mental information to move, and the auditory learning style of 25.00% by gaining understanding by listening. This learning style facilitates the needs of diverse students in differentiated learning. Learning style profiles in differentiated learning provide learning readiness, interests, and things each student likes. With differentiated learning, all the needs of students can be accommodated according to each student's interests and learning profile.
ANALISIS KEGIATAN LITERASI DALAM MENUMBUHKAN SEMANGAT PESERTA DIDIK Dewi Retno Iswarii; Sri Suneki; Sukamto; Maslinda
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.881

Abstract

Literacy culture is not just an individual's hobby or preference in terms of reading, but rather an effort to meet the needs and challenges of the times. Literacy culture is important in creating an intelligent society, so that it will form a superior and quality nation. Through literacy activities, a person has the provision to face the challenges that exist today and the challenges that will come in the future. This is because literacy activities will affect one's mindset in reading existing situations and opportunities, so that a person will be more careful in making future decisions. Literacy culture needs to be carried out wherever and whenever. Schools in fostering students' enthusiasm for learning can be seen from how the literacy culture is carried out. This research was conducted at SD Sampang 02 using a descriptive qualitative approach with teachers and students as subjects. Data collection techniques used in this study were interviews, observation, and documentation. Techniques to test the validity of the data using triangulation techniques. SDN Sampangan 02 implements a literacy culture with new innovations, literacy activities at SDN Sampangan 02 are called Acikamen which means I Read You Listen. Acikamen activities are carried out in the school yard by all students. This activity not only guides students to read books, but also channel their interests and talents. Through this Acikamen literacy activity it is hoped that students will be more enthusiastic about learning.
Co-Authors Afita Sari, Dwy Agnita Siska Pramasdyahsari, Agnita Siska Agus Sutono Ahmad Rizqul Baqi Ainaya Hanum Lutfia Alfiyah, Siska Nur AMAR SETIADI, AMAR Aminuyati Anggaeningati, Melisa Selly Anindya, Erlen Intan Arin Herawati Aulia, Nahdiana Rizqi Ayuning Tias, Devika Azziyah, Azimatun Nor Berliana Putri, Sabila Choirul Huda Deny Susilowati Dewi Ayu Wulandari Dewi Retno Iswarii Diyah Rahayu Tunjungsari Diyah Rahayu Tunjungsari Diyah Rahayu Tunjungsari Dwi Destriani Dwi Prasetiyo Hadi Dwy Afita Sari El Frisa Yunita Anindya Elis Dwi Purbiyanti Eliyani Nur Khofifah Elma Restyana Elma Emi Yulifa Endang Larasati Endang Wuryandini Erlina Bela Ayu Diana Erlina Farhan Zulhilmi Farhan Zulhilmi Fatinatuz Zahro Fazal Muna Febriana, Tantri Fika Erlina Nofitasari Fiky Herdianto Fitriyah Fitriyah Futura, Zakki Hajir, Said Moch Haryono Haryono Haryono Haryono Haryono, Setyo Henry Januar Hikmah, Iklimatul Husni Wakhyudin Ida Dwijayanti Indi Depi Trisnowati Intan Cahaya Kurniyawati Intan Indiati Istiqomah, Lina Nuril Jannatul Firdaussyiyah Joko Siswanto Joko Sulianto . . Joko Suliyanto Juwita Abadiyah, Nurul Karyanti Karyanti Karyanti Karyanti, Karyanti Kikit Anggreany Novitasari Lestari, Alberta Budi Lilik Poncowati Mahmud Yunus Mahmud Yunus Mardarena, Claudia Apriliana Maryanto - Maryanto Maryanto Maryanto Maryanto Maryati Maryati Maslinda Mastroianni, Chiara Prima Maysiska Ruci Meda Muhammad Anggulian Melintika, Putri Mira Azizah Moch Hajir, Said Muchamad Priyo Utomo Mudzanatun Mudzanatun Muhammad Prayito Muhammad Prayito Mulyadi Mulyadi Mulyana, Ernika Sri Ngurah Ayu Nyoman Murniati Ninik Sijamtini Ninik Sijamtini Nofia, Chotimatul Noor Amalia Nurwijayanti Prasetiawati, Catur Prayitno, Muhammad PS, Supriono Puput Tri Hartanti, Puput Tri Purwanti, Yuli Purwosapuro, Supriyono Rahmat Sudrajat, Rahmat Ratna Puspitasari, Ratna Rima Rizkianida Ririn Ambarini Riski Anggita Rizky Wulandari Rochajati, Siti Saputro, Supriyono Purwo Sari Setyorini, Diyah Setyowati, Eko Siti Helmyati Sofi’atun, Sofi’atun Sukamto Sumiati Sumiati Supriyono Purwosaputro Supriyono Supriyono Susilo Adi Saputro Suwarno Widodo Titik Haryati Titik Haryati Tri Antika Indah Listiana Tri Wahyu Praharjo Trisnowati, Indi Depi Ulya Aflahah Veryliana Purnamasari Veryliana Purnamasari, Veryliana WIDIATMOKO, KUKUH AJI Widya Kusumaningsih Wiratama, Rizki Yeyen Nurtanto Yunita Anindya, El Frisa Yunita, Evi Isna Yuwanto Yuwanto