Claim Missing Document
Check
Articles

Perpu ke Undang-undang: Meneliti Implikasinya dalam Pembentukan Regulasi Hukum Falah, M. Fajrul; Supriyadi, Supriyadi; Susianto, Susianto
The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51675/ijil and cil.v6i1.1041

Abstract

One of the topics that legal scholars discuss most often is the discussion of Government Regulation in Lieu of Law (Perppu) using the language of compelling urgency. It is important to stress once more that we detect the absence of a clear and present element in the issue of a Perppu in more than one instance. This becomes problematic because our legislation does not provide a precise definition of compelling urgency, which leaves room for the President to interpret it in a variety of ways when issuing a Perppu. Using a statute method and a conceptual approach based on cases that have emerged throughout the establishment of Perppu, normative legal research will be used to evaluate this issue. With an emphasis on the requirements for compelling urgency as the ratio legis (legal rationale) underlying their formation, the study examines the paradigm behind the issue of numerous Perppu across various governmental periods. According to the study's findings, the President's power to issue a Perppu is based on the constitutional criterion of compelling urgency. There are two general requirements for compelling urgency: urgency and the existence of a catastrophe. A disruption that results in an abrupt and serious emergency is considered a crisis (a terrible and sudden disturbance). Additionally, it states that three material elements must be met in order to issue a Perppu: beyond a reasonable doubt, limited time, and reasonable necessity. A number of the President's Perppu show a propensity to read compelling urgency as a pressing matter requiring legislation-level regulation. But the President's subjective perception still plays a significant role in Perppu's creation, especially when it comes to identifying the element of compelling urgency.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian wasting pada balita usia 6-59 bulan Sofyan, Sofyan; Susianto, Susianto; Mamlukah , Mamlukah
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 02 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1686

Abstract

Latar Belakang: Wasting adalah kondisi ketika berat badan anak rendah dibandingkan dengan tinggi badannya. Tingginya Prevalensi wasting dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti penyakit infeksi, jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan, status ekonomi, jumlah anggota keluarga, pola asuh, riwayat imunisasi, dan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian wasting pada balita usia 6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kaliwedi Kabupaten Cirebon 2024.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik pengambilan sampel random sampling. Sampel berjumlah 200 responden. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square dan regresi logistik.Hasil: Uji chi-square menunjukkan p-value <0,05 untuk variabel jenis kelamin, status penyakit diare, ISPA, imunisasi, riwayat pemberian ASI eksklusif, pendidikan ibu, dan pekerjaan ibu. Uji regresi logistik  menunjukkan riwayat pemberian ASI eksklusif sebagai faktor dominan dengan nilai Odds Ratio (OR) 71,869.Kesimpulan: Ada hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan kejadian wasting pada balita. Riwayat pemberian ASI eksklusif merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian wasting.
Faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif oleh ibu pekerja Masriti, Masriti; Mamlukah, Mamlukah; Susianto, Susianto; Wahyuniar, Lely
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i2.1671

Abstract

Latar Belakang: Pemberian ASI secara eksklusif enam bulan pertama kehidupan bayi, dapat mencegah sekitar 30.000 kematian bayi di Indonesia serta menyelamatkan 10 juta anak balita setiap tahunnya di seluruh dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi faktor yang mempengaruhi praktek pemberian ASI eksklusif oleh ibu pekerja di wilayah Puskesmas Pangkalan Cirebon Tahun 2025.Metode: Kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. Jumlah sampel 125 menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner.Hasil: Pendapatan diatas UMK (68%), pengetahuan baik (64,8%), sikap positif (50,4%), ketersediaan fasilitas yang kurang mendukung (55,2%), durasi bekerja > 8 jam/hari (72,8%), dukungan suami yang mendukung (57,6%), pemberian asi tidak eksklusif (64,8%). Terdapat hubungan antara pendapatan nilai P-value 0,000, OR = 0,032, pengetahuan nilai P-value 0,000, OR = 14,008, sikap nilai P-value 0,000, OR = 5,100, ketersediaan fasilitas nilai P-value 0,018, OR = 2,456, durasi kerja nilai P-value 0,000, OR = 0,117 dan dukungan suami nilai P-value 0,004, OR = 3,231 dengan pemberian asi eksklusif oleh ibu pekerja.Kesimpulan: Faktor pengetahuan menjadi determinan paling kuat dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif oleh ibu pekerja dengan nilai OR 14,008. Diharapkan ibu pekerja yang menyusui dapat meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya asi eksklusif.
Hubungan mutu pelayanan kesehatan pasca salin dengan kepuasan pelayanan Nurani, Nurani; Febriani, Esty; Susianto, Susianto
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i2.1705

Abstract

Latar Belakang: Kematian ibu pasca persalinan masih menjadi masalah global yang memerlukan perhatian, meskipun berbagai upaya telah dilakukan. Di Indonesia, AKI sebesar 189 dan di Jawa Barat 96,89. Di Kota Cirebon, kasus kematian ibu meningkat, termasuk satu kasus di wilayah kerja Puskesmas Drajat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan pasca salin dengan kepuasan pelayanan wilayah kerja UPT Puskesmas Drajat Kota Cirebon tahun 2024.Metode: Penelitian menggunakan metode mix methods dengan desain eksplanatori sekuensial pada 40 ibu nifas yang datang pada bulan Agustus–Desember 2024. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat (chi-square), multivariat (regresi logistik), serta kualitatif.Hasil: Terdapat hubungan bermakna antara kepuasan pelayanan dengan dimensi responsiveness nilai p-value 0,007, assurance nilai p-value 0,003, tangible nilai p-value 0,000, empathy nilai p-value 0,000, dan reliability nilai p-value 0,001.Kesimpulan: Adanya peningkatan kualitas layanan secara assurance dan reliability guna meningkatkan tingkat kepercayaan pasien serta memberikan pelayanan sesuai dengan keinginan pasien.
Community-based education using tempeh nugget modules to increase plant-based protein consumption in preventing stunting Susianto, Susianto; Mamlukah, Mamlukah
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1129900

Abstract

Stunting remains a serious public health issue in Indonesia, including in Karangmuncang Village, Cigandamekar District, Kuningan Regency. One potential solution to this nutritional problem is increasing the consumption of plant-based foods, such as tempeh. This study aims to evaluate the effectiveness of an educational module based on tempeh nuggets in increasing plant-based protein consumption among housewives with children under five in Karangmuncang. The research used a quasi-experimental design with pre-test and post-test, involving 60 randomly selected respondents. The research instrument consisted of a questionnaire with five main sections: demographic data (age, education, employment, number of children, family income), knowledge about plant-based foods (definition, sources, benefits, and their role in preventing stunting), attitudes toward plant-based consumption (confidence, willingness to try tempeh, and perception of food variety), plant-based consumption behavior (frequency, processing method, and frequency of cooking tempeh), and acceptance of tempeh nuggets (interest, taste assessment, routine consumption plan, and perception of benefits). After four weeks of educational intervention, data were analyzed using the paired T-test for knowledge, the Wilcoxon Signed-Rank test for attitudes and acceptance, and the Chi-Square test for tempeh consumption behavior. The results showed a significant increase in knowledge, attitudes, consumption behavior, and acceptance of tempeh nuggets (p < 0.05). These findings suggest that the educational module effectively increases awareness and adoption of plant-based protein foods in the community. Future research should involve larger sample sizes, extended intervention periods, and explore other factors influencing behavior change.
Effect of Diethanolamine (DEA) Solvent Flow Rate on the CO2 Absorption-Desorption Process Using a Hollow Fiber Membrane Contactor Pamungkas, Raditya; Nurkhamidah, Siti; Taufany, Fadlilatul; Altway, Ali; Susianto, Susianto; Rahmawati, Yeni
Eksergi Vol 22 No 3 (2025)
Publisher : Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknik Industri, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/eksergi.v22i3.14951

Abstract

One of the primary objectives in decarbonization is the separation of CO₂ from industrial gas mixtures, particularly in application such as biogas purification and flue gas treatment. A dual-layer crossflow membrane module was utilized under both circulation and batch operating modes with a 30% DEA solution. This study investigates the influence of solvent flow velocity on CO₂ separation performance using a hollow fiber membrane contactor with a 30% DEA solvent. the process was evaluated under two operating modes: batch and solvent circulation. Key variables measured include the solvent flow rate (40–160 mL/min), operating temperature (30–50°C), and sweep gas flow rate (100–300 mL/min). The results indicate that under continuous operation with a solvent flow rate of 160 mL/min, a temperature of 30°C, and a sweep gas flow rate of 100 mL/min, 50.42% of the CO₂ was successfully removed. In contrast, the batch system, under identical conditions achieved only a 27.8% removal rate. The superior performance in circulation mode is attributed to the continuous renewal of the solvent, which sustains a stable concentration gradient and minimizes mass transfer resistance. These findings underscore the potential of membrane-based systems with optimized solvent circulation for efficient and stable CO₂ capture in industrial applications.
Analisis Hubungan Antara Posisi duduk dengan Keluhan Low Back Pain Pada Penjahit Konfeksi di PT Vinex-D di Desa Sukamukti Kecamatan Cikijing Kabupaten Kuningan Ropii, Ahmad; Susianto, Susianto; Suparman, Rossi; Nugraha, Agah; Hermansyah, Asep Nandang; Assegaf, Hapidz Hilal
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik12214

Abstract

Diseases that most often occur in confectionery workers are diseases related to the muscles and skeleton or known as musculoskeletal disorders (MSDs). Especially for sewing machine operators, work factors that can cause MSDs are repetitive movements, duration of work and physical factors that require muscle stretching. The purpose of this study was to analyze the relationship between sitting position and complaints of low back pain (LBP) in sewing tailors. This research is an analytic observational research with a cross-sectional design. The research subjects were tailors at PT Vinex-D, Cikijing District, Majalengka Regency. The subjects in this study were 50 people who worked as convection tailors at PT Vinex-D, which were selected using purposive sampling technique. The research instruments were questionnaires and observation sheets. Data collection techniques were carried out by conducting interviews at PT Vinex-D. The statistical test used is the Chi square test. The results of the analysis showed the value of p = 0.001. Furthermore, it was concluded that the relationship between sitting position and complaints of low back pain.Keywords: low back pain; sitting position; seamstress ABSTRAK Penyakit yang paling banyak terjadi pada pekerja konfeksi adalah penyakit yang berhubungan dengan otot dan rangka atau yang dikenal dengan sebutan musculoskeletal disorders (MSDs). Khusus pada operator mesin jahit, faktor pekerjaan yang dapat menyebabkan terjadinya MSDs adalah gerakan yang berulang-ulang, durasi kerja dan faktor fisik yang membutuhkan peregangan otot. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara posisi duduk dengan keluhan low back pain (LBP) pada penjahit konfeksi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian adalah penjahit di PT Vinex-D Kecamatan Cikijing Kabupaten Majalengka. Subyek dalam penelitian ini 50 orang yang bekerja sebagai penjahit konveksi di PT Vinex-D, yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner dan lembar observasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara di PT Vinex-D. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi square. Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,001. Selanjutnya disimpulkan bahwa hubungan antara antara posisi duduk keluhan low back pain.Kata kunci: low back pain; posisi duduk; penjahit
PENGARUH TERAPI DZIKIR TERHADAP KECEMASAN DAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL DI DESA PASANGGRAHAN BARU WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMEDANG SELATAN KABUPATEN SUMEDANG PADA ERA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2020 Sonjati, Evi; Mamlukah, Mamlukah; Susianto, Susianto; Supratman, Rossi
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik12207

Abstract

In 2019 there was still mortality and mobility, especially during this pandemic, it was recorded in Sumedang Regency that many pregnant women were exposed to the Covid-19 virus. This study aims to determine the effect of dhikr therapy on anxiety and blood pressure in pregnant women in Pasanggrahan Baru Village, South Sumedang Health Center Work area during the Covid-19 pandemic. The design of this study was pretest-posttest with control group, which involved 30 pregnant women who were selected by total sampling technique. Differences in anxiety levels and blood pressure were analyzed using t-test and Mann-Whitney. The results of the analysis showed that there were differences in anxiety scores after the intervention, in the intervention group and the control group (p = 0.004); there was no difference in systolic blood pressure after the intervention, in the intervention group and the control group (p = 0.059); and there was no difference in diastolic blood pressure after the intervention, in the intervention group and the control group (p = 0.147). Furthermore, it was concluded that there was an effect of dhikr therapy on decreasing anxiety levels.Keywords: anxiety; dhikr therapyABSTRAK Pada tahun 2019 masih terjadi mortalitas dan mobilitas apalagi di masa pandemi ini tercatat di Kabupaten Sumedang banyak ibu hamil yang terpapar virus Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi dzikir terhadap kecemasan dan tekanan darah pada ibu hamil di Desa Pasanggrahan Baru, wilayah Kerja Puskesmas Sumedang Selatan pada masa pandemi Covid-19. Rancangan penelitian ini adalah pretest-posttest with control group, yang melibatkan 30 ibu hamil yang dipilih dengan teknik total sampling. Perbedaan tingkat kecemasan dan tekanan darah dianalisis menggunakan uji-t dan Mann-Whitney. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan skor kecemasan setelah intervensi, pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p = 0,004); tidak ada perbedaan tekanan darah sistolik setelah intervensi, pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p = 0,059); dan tidak ada perbedaan tekanan darah diastolik setelah intervensi, pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p = 0,147). Selanjutnya disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi dzikir terhadap penurunan tingkat kecemasan.Kata kunci: kecemasan; terapi dzikir
Implementation of English Vocabulary Learning Develop Through Association Word Games at Junior High School Utamy, Sri Nur; Asnawi; Harianto II; Fadlan, Muhammad Noer; Sabariah, Sabariah; Siregar, Asrul; Susianto, Susianto; Hasanah, Hasanah; Napitupulu, Safrida; Husna, Faisal; Yusuf, Muhammad
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 3 No. 1 (2024): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v3i1.765

Abstract

Basically, language is a means of oral and written communication. People use language to express their ideas and desires to others such as when they ask for help from others. According to Danzalan (2016), language allows people to recognize and express their emotions and thoughts. Language is used by humans to recognize and understand each other. As we know, God created humans in various conditions and personalities, so they must interact with each other. As Nursyamsi (2006) states that one way to communicate is through speaking
Mahkamah Konstitusi: Etika Kehakiman dan Kendaraan Politik Penguasa Susianto, Susianto
Binamulia Hukum Vol. 12 No. 2 (2023): Binamulia Hukum
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37893/jbh.v12i2.695

Abstract

Eksistensi dari lembaga yudisial tertinggi yang bertugas sebagai penegak konstitusi lahir sejak adanya amandemen pasca reformasi yang menentang semua tidak perilaku korupsi, nepotisme dan kolusi di antara para penyelenggara negara yang telah membenamkan negara ke titik nol demokrasi. Mahkamah Konstitusi semestinya tidak boleh dijadikan sebagai kendaraan penguasa. Tujuan artikel untuk mengetahui etika dan kewenangan hakim konstitusi yang bebas dan mandiri. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan serta pendekatan konsep. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sebagai lembaga yudikatif yang bertugas menjunjung tegaknya supremasi hukum tidak boleh dipengaruhi oleh kepentingan kekuasaan dan pribadi. Bagi, mereka ancaman arus balik itu bisa terjadi sekalipun mereka memiliki prosedur formal untuk membatasi kekuasaan pemerintah. Caranya membuat para hakim menjadi tidak lagi independen terutama ketika mengadili perkara-perkara yang menyangkut kepentingan pemerintah. Poros keadilan sejatinya bertumpu pada Mahkamah Konstitusi sebagai the guardian of constitution, artinya segala produk yang dibuat oleh pembuat undang-undang dan apabila produk tersebut pertentang dengan nilai-nilai keadilan maka Mahkamah Konstitusi hadir untuk mengoreksi produk tersebut. Namun, apabila Mahkamah Konstitusi dijadikan sebagai kendaraan penguasa maka semakin tampak ketidakadilan di negeri ini.
Co-Authors Aditya Akhmad Sony Afan Hamzah, Afan Afri Dwijatmiko Agung Budi Laksono, Agung Budi Ali Altway Altway, Saidah ASNAWI Assegaf, Hapidz Hilal Atlway, Ali Azka Afuza Carolina, Citra Yunita Dwi Arimbi Wardaningrum Dwi Nastiti Iswarawanti Dwiningrum, Wiki Eldira Nindri Wena Endah Prasetyo Rini Esty Febriani Evi Sonjati Fadlilatul Taufany Fadlilatul Taufany Falah, M. Fajrul Faradisa Ayu Rahmatika Ferdiansyah, Dita Ahmeta Firsta Hardiyanto Gissa Navira Sevie Handoko, Erwin Harianto II Hasanah Hasanah Hastuti, Anita Widi Hendi Riesta Mulya Hermansyah, Asep Nandang Husna, Faisal K Kusnaryo K Kuswandi Khaerudin, Muhamad Wildan Kusnarjo Kusnarjo Kuswandi Kuswandi Kuswandi Kuswandi La Ifa Larasati, Wahyu Adinda Lili Tanti, Lili Luwis, Kevin Mahendra, Dimas Mahfud Mahfud Mamlukah , Mamlukah Mamlukah, Mamlukah Margono Margono Masriti, Masriti Medya Ayunda Fitri Muhammad Iqbal Muhammad Noer Fadlan Muhammad Rifa&#039;i Muhammad Yusuf Napitupulu, Safrida Nonot Soewarno Nora Amelia Novitrie Novitrie, Nora Amelia Nugraha, Agah Nur Aini Nadhifah Nur Ihda Farihatin Nisa Nurani Nurani Nurkhamidah, Siti Pamungkas, Raditya Pradana, Richo Surya Prasetyo, Ivan Pratama, Riski Indra Bayu Raditya Feda Rifandhana, Raditya Feda Ratih Permatasari Riski Febria Nurita, Riski Febria Ropii, Ahmad Rossi Suparman Ruben Leonardo Panjaitan Sabariah Sabariah Safrizal Safrizal Salasa Ariq Sungkono Samuel Sembiring Sanoesi, Vindelin Siregar, Asrul Siti Nurkamidah Siti Nurkhamidah Sofyan Sofyan Suandy, Suandy Suhadi Suhadi Suhadi Sulthon Miladiyanto, Sulthon Sumarno Sumarno Sunarjo Sunarjo Suprapto Suprapto Supratman, Rossi Supriyadi Supriyadi Susi Susanti Toto Iswanto Utamy, Sri Nur Wahyuniar, Lely Yeni Rahmawati, Yeni Yosita Dyah Anindita Yulian Naufal Ariq Zulfahmi Hawali