p-Index From 2021 - 2026
5.463
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keuangan dan Perbankan Trikonomika: Jurnal Ekonomi JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen Jurnal Orasi Indonesian Journal of Sustainability Accounting and Management International Journal of Artificial Intelligence Research Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) Jurnal Ilmu Dakwah Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Jurnal Riset Akuntansi Kontemporer Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi Jurnal Indonesia Mengabdi Jurnal Disrupsi Bisnis Kontigensi: Jurnal Ilmiah Manajemen Jurnal Ekonomi Mimbar Agama Budaya Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Journal of Educational Management Research Indonesian Journal of Sustainability Accounting and Management Research Horizon Transforma: Jurnal Manajemen International Journal of Economics, Management and Accounting IIJSE Multifinance Jabdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat International Journal Multidisciplinary Science Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Green Inflation: International Journal of Management And Strategic Business Leadership Jurnal Indonesia Mengabdi IJSS: International Journal of Social Journal of Management COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

The Effectiveness of Self-Regulation Counseling Approach to Reduce Ego Depletion in College Students Setiawan, Bambang; Suteja , Jaja; Novianti, Herny; Fikri, Abdul
COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy & Indonesian Counselor Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/00202601152010

Abstract

The transition to higher education increases the demands of self-regulation of students, which has the potential to cause ego depletion. This research aims to test the effectiveness of the Self-Regulation Counseling Approach (SRCA) in reducing the ego depletion of students. The research uses a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group pattern. The participants in this study consisted of 729 people who were selected through systematic random sampling and divided into an experimental group of 15 people and a control group of 15 people The population of this study comprised 729 individuals. A total of 30 participants were selected through systematic random sampling and subsequently assigned to an experimental group (n = 15) and a control group (n = 15). The measurement of ego depletion uses a questionnaire developed by the researcher with 58 items, which has met the content validity (CVI = 0.80), construct validity through the Pearson Product Moment correlation test, and high reliability (Cronbach's Alpha = 0,955). Data analysis uses ANCOVA to control for differences in the initial score. The results of the study showed that there was a significant difference between the experimental group and the control group on the post-test score after controlling for the pre-test (p < 0.05), where the experimental group showed a greater decrease in ego depletion. This finding indicates that SRCA has the potential to contribute to reducing student ego depletion, although further research with a stricter design is still needed.
Analysis of Customer Value and Student Loyalty Mediated by Student Satisfaction in an Accredited Private University's Faculty of Economics: An SEM-PLS Approach Ezra Karamang; Umi Narimawati; Popo Suryana; Jaja Suteja
Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Vol. 7 No. 2 (2025): Dinasti International Journal of Education Management And Social Science (Decem
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i2.5643

Abstract

Changes in the landscape of higher education in Indonesia in the last decade have created new challenges for private universities, especially in the Bandung Metropolitan area. Increasingly fierce competition requires educational institutions to be able to provide valuable services to students in order to not only attract prospective students, but also retain them through continuous satisfaction and loyalty. In this context, this study examines the influence of customer value on student loyalty with satisfaction as a mediating variable. The study was conducted at the Faculty of Economics and Business of an Accredited Private University in the Bandung Metropolitan area, involving 400 students as respondents. The sampling technique used cluster proportional random sampling to ensure representation from each university studied. The research instrument was a five-point Likert scale questionnaire, and data analysis was performed using the Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) approach using SmartPLS version 4.0. The results showed that customer value was significant and positively impacted student satisfaction and directly induced student loyalty. In addition, satisfaction among students was also found to mediate between customer value and loyalty, implying that the experience and value learned through the institution play an important part in solidifying their emotional bond with the campus. High customer value not only increases momentary satisfaction but also has effects on students' commitment to complete their studies, provide positive word-of-mouth, and continue their education at the same university. These findings reinforce empirical evidence that the creation of customer value is the main foundation in building student satisfaction and loyalty. For higher education administrators, the results of this study have practical implications in the form of the need for innovative academic and non-academic service strategies, improved support facilities, and the development of meaningful learning experiences. Thus, private universities are not only able to retain students, but also increase institutional competitiveness amid increasingly dynamic higher education competition.
Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Jaja Suteja; Muzaki Muzaki; Bambang Setiawan; Riyan Budiantoro
Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/prophetic.v7i2.19434

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan di sepanjang tahun 2020 sebanyak 299.111 kasus. Pada tahun ini pula kasus kekerasan seksual di lembaga pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan berbasis agama masih terus terjadi. Tujuan dalam penelitian ini untuk memperoleh gambaran respon mahasiswa tentang maraknya kekerasan seksual di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), serta mengidentifikasi peran dan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, IAI Bunga Bangsa Cirebon dan STAI Brebes. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu mixed method dengan metode convergent mixed method, yang mana pengumpulan data dalam penelitian ini baik data kualitatif maupun data kuantitatif dilakukan pada waktu yang hampir bersamaan, untuk kemudian data digabungkan dan diinterpretasi sebagai hasil penelitian yang komprehensif. Sumber data dalam penelitian ini sebanyak 110 orang mahasiswa, dan 6 orang responden dari unsur dosen dan pimpinan lembaga dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon, IAI Bunga Bangsa Cirebon dan STAI Brebes. Analisis data dalam convergent mixed method atau one-phases design melalui 1) collection and analysis quantitative data; 2) collection and analysis qualitative data; 3) merge results; dan 4) interpret result to compare. Hasil penelitian ini memberikan gambaran terkait urgensi peran PTKI dan pelaksanaan langkah-langkah strategis dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual melalui pembentukan lembaga PSGA (Pusat Studi Gender dan Anak) sebagai leading sector yang bersentuhan langsung terhadap penanganan kekerasan seksual di kampus. Selain itu, respon positif mahasiswa sebagai upaya kolaboratif antara lembaga dan mahasiswa untuk memberikan dorongan dan keberanian khususnya bagi korban untuk speak up, sehingga kasus kekerasan seksual di PTKI dapat diminimalisir dan pelaku mendapatkan sanksi yang sesuai baik sanksi etis maupun sanksi hukum.
BENTUK DAN MODEL TERAPI TERHADAP ANAK-ANAK PENYANDANG AUTISME (KETERBELAKANGAN MENTAL) Jaja Suteja; Ruwanti Wulandari
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v2i1.530

Abstract

Autis adalah gangguan perkembangan perpasif pada anak yang ditandai dengan adanya gangguan dan keterlambatan dalam bidang kognitif, bahasa, perilaku, dan interaksi sosial. Jumlah anak yang terkena autis semakin hari semakin meningkat pesat. Dengan adanya metode diagnosis yang kian berkembang hampir dipastikan jumlah anak yang terkena autisme akan semakin besar. Bahkan jumlah penderita autis semakin hari semakin menghawatirkan, baik bagi orang tua, masyarakat maupun pemerintah.Autisme adalah gangguan perkembangan pada anak yang gejalanya sudah timbul sebelum anak itu mencapai usia tiga tahun. Penyebab autisme adalah gangguan neurobiologis berat yang mempengaruhi fungsi otak sedemikian rupa sehingga anak tidak mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan dunia luar secara efektif. Penderita autis diharapkan mendapatkan diagnosis lebih awal sehingga mendapatkan terapi lebih dini dan mampu mengobati dan menyembuhkan terhadap anak-anak yang memiliki keterbelakangan mental tersebut. Upaya deteksi dini yang optimal memerlukan kerjasama dari semua pihak dari mulai orang tua, tim ahli dalam hal ini dokter maupun dari instansi pemerintah itu sendiri. Key words: autis, penyebab, terapi
BENTUK DAN METODE TERAPI TERHADAP ANAK AUTISME AKIBAT BENTUKAN PERILAKU SOSIAL Jaja Suteja
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v3i1.325

Abstract

Abstrak Autis adalah gangguan perkembangan perpasif pada anak yang ditandai dengan adanya gangguan dan keterlambatan dalam bidang kognitif, bahasa, perilaku, dan interaksi sosial. Jumlah anak yang terkena autis semakin hari semakin meningkat pesat. Dengan adanya metode diagnosis yang kian berkembang hampir dipastikan jumlah anak yang terkena autisme akan semakin besar. Bahkan jumlah penderita autis semakin hari semakin menghawatirkan, baik bagi orang tua, masyarakat maupun pemerintah. Autisme adalah gangguan perkembangan pada anak yang gejalanya sudah timbul sebelum anak itu mencapai usia tiga tahun. Penyebab autisme adalah gangguan neurobiologis berat yang mempengaruhi fungsi otak sedemikian rupa sehingga anak tidak mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan dunia luar secara efektif. Penderita autis diharapkan mendapatkan diagnosis lebih awal sehingga mendapatkan terapi lebih dini dan mampu mengobati dan menyembuhkan terhadap anak-anak yang memiliki keterbelakangan mental tersebut. Upaya deteksi dini yang optimal memerlukan kerjasama dari semua pihak dari mulai orang tua, tim ahli dalam hal ini dokter maupun dari instansi pemerintah itu sendiri. Kata kunci: metode, autisme, perilaku sosial
PENDEKATAN BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGATASI MASALAH DAN MEMAKSIMALKAN POTENSI SISWA DI SEKOLAH Jaja Suteja
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v2i1.638

Abstract

Di sekolah, upaya untuk menangani siswa yang bermasalah, khususnya yang terkait dengan pelanggaran disiplin sekolah dapat dilakukan melalui dua pendekatan yaitu (1) pendekatan disiplin dan (2) pendekatan bimbingan dan konseling.Penanganan siswa bermasalah melalui pendekatan disiplin merujuk pada aturan dan ketentuan (tata tertib) yang berlaku di sekolah beserta sanksinya.Tetapi yang harus diingat, bahwa sekolah bukan “lembaga hukum” yang harus mengobral sanksi kepada siswa yang mengalami penyimpangan perilaku sosial.Sebagai lembaga pendidikan, justru kepentingan utamanya adalah bagaimana berusaha menyembuhkan segala penyimpangan perilaku sosial yang terjadi pada para siswanya.Oleh karena itu, pendekatan yang kedua perlu digunakan yaitu pendekatan melalui Bimbingan dan Konseling.Pendekatan ini, berbeda dengan pendekatan disiplin yang memungkinkan pemberian sanksi untuk menghasilkan efek jera, penanganan siswa bermasalah melalui Bimbingan dan Konseling justru lebih mengutamakan pada upaya penyembuhan dengan menggunakan berbagai layanan dan teknik yang ada. Penanganan siswa bermasalah melalui Bimbingan dan Konseling sama sekali tidak menggunakan bentuk sanksi apa pun, tetapi lebih mengandalkan pada terjadinya kualitas hubungan interpersonal yang saling percaya di antara konselor dan siswa yang bermasalah, sehingga setahap demi setahap siswa tersebut dapat menyadari kesalahannya, serta dapat mengarahkan dirinya untuk memaksimalkan potensi yang dimilikinya guna tercapainya penyesuaian diri yang lebih baik. Kata kunci : bimbingan konseling, masalah siswa, potensi siswa 
MODEL TERAPI TERHADAP PERILAKU PENYIMPANGAN TRANSEKSUAL DALAM TINJAUAN ISLAM DAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN Jaja Suteja
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v4i1.650

Abstract

Abstrak Transeksual merupakan para pelaku transgender yang memutuskan untuk berganti jenis kelamin. Kebiasaan pelaku transeksual ini, selain berperilaku dan berpenampilan seperti lawan jenis karena faktor ketidaknyamanan, biasanya  mengubah dan mengganti dirinya secara keseluruhan termasuk alat kelaminnya sehingga mereka seutuhnya diidentifikasikan seperti laki-laki atau wanita yang diinginkan.Dalam ajaran Islam, jika seorang berjenis kelamin laki-laki secara sempurna, tetapi perilakunya seperti perempuan atau berperilaku banci atau waria maka dengan alasan apapun tidak boleh melaksanakan operasi jenis kelamin menjadi perempuan.Mereka harus melakukan penyembuhan melalui psikoterapi meskipun pengobatan ini membutuhkan waktu yang cukup lama karena meliputi perilaku jender, orientasi, dan perilaku seksual.Penyebab tingkah laku transeksual ini lebih banyak disebabkan oleh faktor kejiwaan (psikologis).Pendidikan yang salah ketika kecil, yakni dengan membiarkan anak berkembang pada pola hidup yang bertentangan dengan jenis kelamin juga dapat menjadi penyebabnya. Kata Kunci:   model terapi, penyimpangan seksual, Islam, psikologi pendidikan
MODEL-MODEL PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI KKNI DI PERGURUAN TINGGI (Perubahan dari Teacher Centered Learning ke Arah Student Centered Learning) jaja suteja
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 6 No. 1 (2017): Motivasi dalam Pembelajaran
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v6i1.1412

Abstract

ABSTRAKSI Perkembangan ilmu pengetahuan,  teknologi informasi dan komunikasi yang sedemikian pesat, menyebabkan berubahnya berbagai kebutuhan SDM di berbagai bidang keilmuan, termasuk di dalamnya pengembangan program studi di perguruan tinggi. Pada saat suatu program studi mengembangkan tujuan pembelajaran yang merupakan titik akhir proses, didasarkan pada standar isi, maka prodi tersebut akan cepat tertinggal oleh pasar kerja. Hal ini disebabkan bahwa peran SDM di suatu perkerjaan pun mengalami perubahan, teknologi dan cara pengerjaannya mengalami perubahan yang sangat drastis. Hal inilah yang memperpanjang kesenjangan antara penyedia SDM dalam hal ini perguruan tinggi dengan pasar kerja yang memerlukan SDM.  Untuk menyiapkan SDM yang profesional dan dapat diserap oleh dunia kerja dibutuhkan pengembangan kurikulum yang dinamis dan kekinian, dengan tidak menyimpang dari tujuan pendidikan itu sendiri yaitu dalam rangka memanusiakan manusia yang diwujudkan dalam pendidikan sepanjang hayat (long live education). Salah satu pengembangan kurikulum yang dapat dilakukan diperguruan tinggi adalah menerapkan kurikulum berbasis kompetensi, yaitu suatu konsep kurikulum yang menekankan pada aspek pengembangan kemampuan kompetensi tugas-tugas dengan standar tertentu sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh peserta kuliah berupa penguasaan terhadap seperangkat kompetensi antara lain pengetahuan, kemampuan, sikap dan minat peserta kuliah agar dapat melakukan sesuatu  dalam bentuk kemahiran dalam belajar dengan penuh tanggung jawab. Kata Kunci : Model, Pembelajaran, KKNI
The Influence Of Social Media Marketing Activities And Social Media Marketing Systems On Market Performance Through Social Media Strategy Success And Brand Awareness (A Study Of Small-Medium Online Culinary Business In The Greater Bandung Area) Andry Mochamad Ramdan; Jaja Suteja; Undang Juju
Journal of Management Vol. 5 No. 1 (2026): January - June
Publisher : Yayasan Pendidikan Belajar Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzed the influence of Social Media Marketing Activities (SMMA) and Social Media Marketing Systems (SMMS) on Market Performance through the mediating variables of Social Media Strategy Success and Brand Awareness. The study focused on online culinary Small and Medium Enterprises (SMEs) in the Greater Bandung area (Bandung Raya), Indonesia. The research background was driven by the shift in the creative economy paradigm and the digitalization challenges faced by business actors following the COVID-19 pandemic. The methodology employed was quantitative with descriptive and verificative approaches. Data were collected via surveys of 400 respondents, consisting of owners or managers of online culinary SMEs, using Multistage Cluster Sampling. Data analysis was performed using Structural Equation Modeling (SEM) through LISREL 8.8 software.The results indicated that simultaneously, SMMA and SMMS had a significant influence on Market Performance through mediating variables, with an value of . Partially, SMMA had a positive and significant effect on market performance, whereas SMMS did not show a significant direct effect.However, SMMS had a strong influence on market performance through the mediation of Social Media Strategy Success. These findings emphasized that strategic success and brand awareness are crucial bridges in transforming internal management systems and digital activities into sustainable financial performance.
MODEL PENDIDIKAN SEKS ISLAMI DALAM PERSFEKTIF PSIKOLOGI PENDIDIKAN ISLAM jaja suteja
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2017): July 2017
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v8i1.1411

Abstract

ABSTRAKSMaraknya penyimpangan-penyimpangan seksual di kalangan remaja yang terjadi di masyarakat merupakan suatu fenomena alamiah yang tidak bisa dihindari baik bagi orang tua, guru, kepala sekolah, tokoh agama  maupun masyarakat. Hal ini disebabkan, karena kurangnya pembinaan dan bimbingan secara khusus oleh pihak-pihak terkait terutama bimbingan dari kedua orang tuanya. Pendidikan seks yang benar perlu diajarkan oleh setiap orang tua kepada anak-anaknya sejak anak mengenal lingkungan, sampai menginjak dewasa. Pendidikan seks bagi anak dan remaja tidak harus merasa ditabukan lagi sepanjang pada garis yang telah ditentukan oleh kaidah-kaidah Islam dan norma yang berlaku di masyarakat.Pendidikan seks banyak dikaji oleh berbagai tokoh intelektual muslim. Sebagian besar, berpendapat bahwa penerapan pendidikan seks bagi remaja penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, karena pendidikan seks merupakan salah satu solusi alternatif dalam mengurangi perilaku penyimpangan-penyimpangan seksual khususnya di kalangan remaja. Kesimpulan atau hasil yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan seks bagi remaja dalam tinjauan psikologi pendidikan Islam sangat penting untuk diterapkan dan dilaksanakan oleh para orang tua, guru, dan para pendidik lainnya baik di rumah maupun di sekolah. Karena dengan adanya pendidikan seks, bagi remaja akan mampu mengurangi terjadinya penyimpangan-penyimpagan seksual yang sering terjadi di kalangan remaja. Pendidikan seks ini tidak mengajarkan tentang bagaimana caranya berhubungan intim antar lawan jenis khususnya kepada para remaja, melainkan merupakan bagian dari upaya preventif dalam mencegah penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di kalangan remaja, termasuk di dalamnya penyimpangan seksualitas.Kata Kunci : Model, Pendidikan Seks, Psikologi Pendidikan 
Co-Authors Abdullah Aji, Yunita Ahmad Nurhadi Andre Suryaningprang Andry Mochamad Ramdan Angel, Mary Annisa Nur Mayasari Ardi Gunardi Arthur Simanjuntak Atang Hermawan Atty Tri Juniarti Azhar Affandi Bambang Setiawan Bambang Setiawan Basuki, Teguh Iman Cartono Cartono Dadang Suwanda Darta, Darta Darta, Darta Dede Yusuf Dewi Aprilia Ningrum Dheni Harmaen Dwi Iin Kahinah EDDY JUSUF Ellen Rusliati Erik Syawal Alghifari Erika Erika Erna Herlinawati Ezra Karamang Faroh, Wahyu Nurul Fatma Lestari Fenny Damayanti Rusmana Fikri, Abdul Fricilia, Frisca Gerinata Ginting Gerinata Ginting Gita Anggia Goh, Thomas Sumarsan Hamsinah Hamsinah Helmi, M. Nurman Herdian Wibawa Heru Setiawan Heru Setiawan Herwani, Aldrin Ida Yayu Nurul Hizqiyah Imam Santoso Jamaludin, Maun Juanim Juanim Karsa, Aldo Hermaya Aditiya Nur Khoiriyah Khoiriyah Khoiriyah Masseni, Masseni Moh. Sidik Priadana Mohammad Sofyan Mokhamad Anwar Mokhamad Anwar, Mokhamad Muhammad Rida Abas Mulyaningrum Mulyaningrum Munawar Asikin Muzaki Muzaki Nanda, Nabila Neni Sumarni Ningrum, Dewi Aprilia Novianti, Herny Nurul Siti Jahidah Patrisius Seran Patrisius Seran, Patrisius Pery Sutisna Popo Suryana Popo Suryana Rachmat Gunawan Rachmawaty Rachmawaty, Rachmawaty Rahmat Heryat Furqon Rani Janisa Auristi Ratna Rintaningrum, Ratna Ratu Hedy Syahidah Budiarti Riani, Dini Riyan Budiantoro Ruwanti Wulandari Sarman, Rohmat Sudirman, M. Iman Sugiyanto Sugiyanto Sugiyanto Sugiyanto Susan Sintia Ramdhani Susanti, Peni Sutiman Sutiman, Sutiman Suyatin Suyatin Sy. Nurul Syobah Syailendra Reza Irwansyah Rezeki Tahmat Tahmat Tedi Setiawan Umi Narimawati Umi Narimawati Undang Juju Uus Toharudin Vicky Dwi Putra Widya Intan Sari Winston Manihuruk Yahya, Adibah Yeti Rosita Yusuf Arifin Yusuf Ibrahim Zaenal Aripin Zulkarnaen, Wandy