Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH SINAR ULTRAVIOLET DAN KOMPOSISI FLY ASH PADA BAHAN ISOLASI RESIN EPOKSI SILANE TERHADAP NILAI ARUS BOCOR DENGAN KONTAMINAN NH4Cl DAN AIR HUJAN Hidayat, Adhitya Fauzan; Hermawan, Hermawan; Syakur, Abdul
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.562 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.308-315

Abstract

Riset terhadap bahan isolator polimer yang lebih ringan dan dapat ditambahkan pengisi untuk memperbaiki kekuatan isolator masih menjadi sebuah riset, namun kondisi lingkungan akan mempengaruhi kinerja pada isolator polimer di luar ruangan. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran arus bocor kondisi basah terhadap permukaan bahan isolator dengan metode pengukuran Inclaned-Planed Tracking (IEC 587:1984) dengan kontaminan NH4Cl dan air hujan. Sampel pengukuran menggunakan bahan isolasi resin epoksi yang terbuat dari campuran DGEBA dan MPDA dengan campuran bahan pengisi silicone rubber dan fly ash. Penuaan dipercepat dilakukan dalam kotak pengukuran yang terdapat paparan radiasi ultraviolet. Parameter yang dianalisa adalah sudut kontak, arus bocor lucutan pertama dan arus puncak. Hasil pengukuran menunjukkan semakin lama radiasi ultraviolet menyebabkan penurunan hidrofobik permukaan dan meningkatnya nilai arus bocor. Penggunaan polutan dengan nilai konduktivitas tinggi menyebabkan semakin tingginya arus bocor lucutan pertama dan arus puncak pada permukaan isolator. Didapatkan penggunaan komposisi pengisi terbaik terdapat pada sampel uji RTV23 dibandingkan RTV22 dan RTV24 dengan daya tahan sudut hidrofobik paling stabil sebesar 48.56% dan rata-rata kenaikan nilai arus bocor lucutan awal sebesar 31.16% dan arus puncak 10.76% terhadap penuaan radiasi ultraviolet.
ANALISIS PENGARUH JENIS KONTAMINAN TERHADAP ARUS BOCOR DAN THD (Total Harmonic Distortion) PADA ISOLATOR POLIMER RESIN EPOKSI 20 KV DENGAN VARIASI TEGANGAN UJI Darmawan, Eddy; Hermawan, Hermawan; Syakur, Abdul
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.854 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.532-541

Abstract

Abstrak Isolasi memiliki peranan yang sangat penting dalam sistem tenaga listrik. Isolasi sangat diperlukan untuk memisahkan dua atau lebih penghantar listrik yang bertegangan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian kontaminasi pada isolator polimer dengan material resin epoksi mengenai arus bocor. Pada tugas akhir ini, penelitian mengenai arus bocor dilakukan pada isolator polimer resin epoksi pengisi silica dalam kondisi tidak baru atau bekas. Penelitian ini difokuskan pada besar sudut kontak, arus bocor, tipe sirip isolator, pengaruh kontaminan terhadap timbulnya arus bocor, nilai konduktivitas dari kontaminan terhadap arus bocor, dan karakterisitik harmonik permukaan isolator pada kondisi kering dan basah.  Hasil pengujian menunjukkan bahwa sudut kontak permukaan isolator tipe sirip BKB diperoleh nilai rata – rata yaitu Polutan Pantai 90,79o, Polutan AquadesDM 87,510, Polutan Industri 90,580 dan Polutan Air Hujan 86,520 yang dapat dikategorikan bersifat basah sebagian. Nilai arus bocor tipe sirip BBB dan BKB keduanya saat kondisi kering hasilnya lebih rendah dibandingkan saat kondisi terkontaminasi. Pada hasil THD, untuk tipe sirip BBB dan BKB saat kondisi kering maupun basah nilai presentase cenderung tidak konstan atau simetris dengan meningkatnya nilai tegangan uji. Kata Kunci : isolator, arus bocor, kontaminasi, sudut kontak, resin epoksi, distorsi harmonik total Abstract Isolation has a very important role in the power system. Isolation is necessary to separate two or more electrically conductive the voltage .Therefore, it is necessary to study contamination of the polymer insulator with an epoxy resin material regarding the leakage current. In this thesis, conducted research on the leakage current on polymer insulator epoxy resin filler silica in new or used condition. This study focused on large contact angle, leakage current, fin-type insulators, the effect of contaminants on the incidence of leakage current, conductivity values of contaminants to the leakage current, and harmonic characteristics insulator surface in dry and wet conditions. The test results that the contact angle of the surface of the fin-type insulators BKB obtained value - average is Pollutants Beach 90,790, pollutants AquadesDM 87.510, Industrial Pollutants 90.580 and Pollutants Rain 86.520 which can be categorized is partially wetted. Fin-type leakage current value BBB and BKB both current dry conditions yields are lower than when contaminated conditions. On the results of THD, for the type of fin BBB and BKB when wet or dry conditions tend to be constant percentage value or symmetric with the rising value of the test voltage, the surface of the insulator. Keywords: insulators, leakage, contamination, contact angle, epoxy resin, total harmonic distortion
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN GARAM DAN ARANG SEBAGAI SOIL TREATMENT DALAM MENURUNKAN RESISTANSI PENTANAHAN VARIASI KEDALAMAN ELEKTRODA Setiawan, Deni; Syakur, Abdul; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.52 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.416-423

Abstract

Sistem pentahanan adalah faktor penting dalam pengamanan sistem tenaga listrik. Sistem pentanahan memiliki fungsi yaitu membuang arus lebih ke dalam  tanah atau bumi, sehingga dapat mengamankan manusia dari gangguan listrik. Faktor yang mempengaruhi nilai tahanan pentanahan antara lain jenis tanah, ukuran dan jenis elektroda yang digunakan, kedalaman penanaman batang elektroda. Tahanan jenis tanah dipengaruhi oleh komposisi tanah, temperatur,  kandungan air (kelembaban), dan kandungan kimia dalam tanah. Untuk menurunkan nilai tahanan dan tahanan jenis tanah  yang lebih kecil dilakukan dengan perlakuan kimia tanah (soil treatment) berupa penambahan zat aditif dan penambahan kedalaman penanaman elektroda. Dalam penelitian ini zat aditif yaang digunakan adalah  arang kayu dan garam (NaCL). Metode pengukuran yang digunakan adalah metode tiga titik dan elektroda batang tunggal berdiameter 0,015 m dan panjang 1 m dan alat ukur Digital Earth Resistance Tester 4105 A dengan lokasi pengujian di halaman Laboratorium Konversi Energi Listrik Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang dengan jenis tanah adalah tanah  liat. Hasil pengujian dan perhitungan dengan kedalaman 0,8 m dihasilkan nilai tahanan pentanahan tanpa perlakuan sebesar 16,70 Ω, setelah penambahan arang kayu dan garam (NaCL) sebesar 5,31 Ω. Nilai tahanan jenis tanah tanpa perlakuan sebesar 17,57 Ω-m, setelah penambahan arang kayu dan garam (NaCl) sebesar 5,53 Ω-m.
PERANCANGAN PEMBANGKIT TEGANGAN TINGGI IMPULS EKSPONENSIAL GANDA RANGKAIAN R-C Bernad, Dwaldes; Syakur, Abdul; Warsito, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (994.342 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.1062-1068

Abstract

Pembangkitan tegangan tinggi saat ini sudah sangat berkembang di Indonesia. Sudah banyak sekali peralatan-peralatan yang menggunakan spesifikasi tegangan tinggi. Dengan adanya peralatan tegangan tinggi ini maka diperlukan juga isolasi tegangan tinggi dalam setiap perangkatnya. Salah satu metode pengujian isolasi tegangan tinggi adalah dengan menggunakan tegangan tinggi impuls. Pada Tugas Akhir ini dirancang pembangkit tegangan tinggi impuls exponensial ganda rangkaian R-C sehingga dapat menghasilkan tegangan impuls petir yang sesuai standar. Standar yang berisi tentang gelombang keluaran impuls adalah IEC 60060-1. Purwarupa yang dibuat semakin sederhana dan lebih mudah dalam pengoperasiannya. Sehingga dalam pengujian, seorang penguji dapat melakukannya dengan lebih aman dan efisien. Diharapkan gelombang keluaran dari rancangan ini sudah sesuai dengan standar tersebut. Gelombang impuls yang memenuhi standar adalah gelombang yang memiliki waktu muka sebesar 1,2 μs dengan toleransi sebesar ± 30 %. Lalu yang diharapkan dari waktu ekornya adalah sebesar 50 μs dengan toleransi yaitu ± 20%. Dari hasil pengujian yang dilakukan nilai waktu ekor yang diperoleh hanya sekitar 23 μs hingga 29 μs. Nilai ini belum sesuai dengan standarnya. Oleh karena itu pengujian ini masih bisa diperbaiki kedepannya untuk memperbaiki waktu ekor agar dapat sesuai dengan standar yang diharapkan.
Analisis Dialek Lokal Sebagai Penanda Identitas Lokal Individu ( Studiinterlanguage Mahasiswa Di Ilmu Administrasi Negara Stisospol “Waskita Dharma” Malang) Syakur, Abdul
JAMAK Vol. 1 No. 1 (2014): JAMAK 2014
Publisher : STISOSPOL WASKITA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An analysis of Dialect is the symbol of individual an identity From the dialect, every individual did not understand but they have undrestood, in another hands the presence of glowing present dialect phenomena in the stu dent circles, the identity of every individual becomes disguised. The students would rather feel more comfortable to use the present dialect than local dialect. They do this to mak e the process of social adaptation and adjustment easily. This reserach has an objective in observing communication experience and understanding of students in using interlanguage for social and comunication directly in Stisospol “Wask ita Dharma” Malang The result of this research shows that the students would rather choose to use the present dialect to be able to adapt and communicate with the surroundings and another student in Stisospol “Wask ita Dharma” Malang the present dialect which is used by the students constituties the adaptation process with new surroundings. They can jo in into a new group if they use the same dialect which is considered as superior dialect. Although the informan would rather choose to use the present dialect than their own local dialect, they still have an understanding about the existence of local dialect. Dialect is one of our own national culture, so if we do not perpetuate that our local dialect can be extinct. Key word:Interlanguange, present dialect, local dialect, students Style in accent.
An Ozone Reactor Design with Various Electrod Configurations Agung Warsito; Abdul Syakur; Galuh Susilowati
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 1, No 2: December 2011
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.004 KB)

Abstract

Environmental pollution is increasing, including water pollution due to industrial and household. To overcome this, there are three main concerns, namely the policy and environmental management, environmental awareness of society, and utilization of appropriate technologies to overcome pollution. This study is an attempt to overcome the problems of environmental pollution by designing, creating, and applying appropriate technology to make Ozone reactor with high-voltage corona discharge plasma technology. There are some methods of electrod configuration, namely wire-cylinder, spiral-cylinder, wire-cylinder with Dielectric Barrier Discharge (DBD), and spiral-cylinder with DBD. Corona discharge occurs between high-voltage electrod of each configuration ionize Oxygen flowed in the reactor, thus generating plasma and forming Ozone. The test of four Ozone reactors have been done by wastewater treatment in the form of soft drink samples, obtain the fading colors of wastewater, which is increasingly fade over many cycles of waste treatment process conducted in Ozon reactor. Based on comparison of four of Ozone reactor, it is obtained waste water treatment more maximal on reactor Ozone configuration of spiral-cylinder electrod with DBD. Keywords: Ozone reactor, electrods configuration, corona discharge, wastewaterDOI:http://dx.doi.org/10.11591/ijece.v1i2.79
PEMANFAATAN MESIN PEMANAS INDUKSI UNTUK PENGERASAN PERMUKAAN RODA GIGI PRODUK UKM Rifky Ismail; M. Tauviqirrahman; Sugiyanto Sugiyanto Sugiyanto; Jamari Jamari Jamari; Agung Warsito; Abdul Syakur
Semantik Vol 1, No 1 (2011): Prosiding Semantik 2011
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.139 KB)

Abstract

Pemanasan induksi, yang selama ini telah digunakan dalam proses peleburan logam, merupakan sistem pemanasan yang sangat cepat dan efisien karena rugi-rugi radiasi dapat dikurangi. Pengerasan permukaan roda gigi menggunakan mesin pemanas induksi dilakukan dengan meletakkan roda gigi di dalam kumparan/coil yang dialiri arus listrik sehingga timbul medan magnet yang menghasilkan panas. Pemanasan secara kontinyu pada roda gigi hingga temperaturnya mencapai fase transformasi dan disertai dengan proses pendinginan cepat dapat menghasilkan pengerasan pada permukaan roda gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan alat pemanas induksi untuk proses pengerasan roda gigi UKM.Sistem rangkaian berbasis Metal-Oxide Semiconductor Field-Effect Transistor (MOSFET) dirancang untuk menghasilkan arus AC pada kumparan dengan frekuensi tinggi. Frekuensi kerja yang berkisar antara 30- 80 KHz akan memberikan pemanasan yang terkonsentrasi pada permukaan roda gigi sehingga bagiandalam roda gigi tetap bersifat ulet sehingga mampu menahan beban puntir yang besar. Perubahan proses pemanasan yang dilakukan oleh UKM produsen roda gigi dari dapur peleburan atau dapur pemanas beralih pada mesin pemanas induksi dapat meningkatkan keseragaman dan ketepatan proses pemanasan roda gigi. Proses pemantauan dan pengukuran pemanasan menggunakan mesin pemanas induksi lebihmudah sehingga dapat membantu UKM membuat produk roda gigi yang lebih berkualitas dan seragam.Kata Kunci: Pemanas induksi, Pengerasan roda gigi, UKM, Teknologi tepat guna
PEMANFAATAN MESIN PEMANAS INDUKSI UNTUK PENGERASAN PERMUKAAN RODA GIGI PRODUK UKM Rifky Ismail; M. Tauviqirrahman; Sugiyanto Sugiyanto Sugiyanto; Jamari Jamari Jamari; Agung Warsito; Abdul Syakur
Semantik Vol 1, No 1 (2011): Prosiding Semantik 2011
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.165 KB)

Abstract

Pemanasan induksi, yang selama ini telah digunakan dalam proses peleburan logam, merupakan sistem pemanasan yang sangat cepat dan efisien karena rugi-rugi radiasi dapat dikurangi. Pengerasan permukaan roda gigi menggunakan mesin pemanas induksi dilakukan dengan meletakkan roda gigi di dalam kumparan/coil yang dialiri arus listrik sehingga timbul medan magnet yang menghasilkan panas. Pemanasan secara kontinyu pada roda gigi hingga temperaturnya mencapai fase transformasi dan disertai dengan proses pendinginan cepat dapat menghasilkan pengerasan pada permukaan roda gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan alat pemanas induksi untuk proses pengerasan roda gigi UKM.Sistem rangkaian berbasis Metal-Oxide Semiconductor Field-Effect Transistor (MOSFET) dirancang untuk menghasilkan arus AC pada kumparan dengan frekuensi tinggi. Frekuensi kerja yang berkisar antara 30- 80 KHz akan memberikan pemanasan yang terkonsentrasi pada permukaan roda gigi sehingga bagiandalam roda gigi tetap bersifat ulet sehingga mampu menahan beban puntir yang besar. Perubahan proses pemanasan yang dilakukan oleh UKM produsen roda gigi dari dapur peleburan atau dapur pemanas beralih pada mesin pemanas induksi dapat meningkatkan keseragaman dan ketepatan proses pemanasan roda gigi. Proses pemantauan dan pengukuran pemanasan menggunakan mesin pemanas induksi lebihmudah sehingga dapat membantu UKM membuat produk roda gigi yang lebih berkualitas dan seragam.Kata Kunci: Pemanas induksi, Pengerasan roda gigi, UKM, Teknologi tepat guna
PEMANFAATAN MESIN PEMANAS INDUKSI UNTUK PENGERASAN PERMUKAAN RODA GIGI PRODUK UKM Rifky Ismail; M. Tauviqirrahman; Sugiyanto Sugiyanto Sugiyanto; Jamari Jamari Jamari; Agung Warsito; Abdul Syakur
Semantik Vol 1, No 1 (2011): Prosiding Semantik 2011
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.139 KB)

Abstract

Pemanasan induksi, yang selama ini telah digunakan dalam proses peleburan logam, merupakan sistem pemanasan yang sangat cepat dan efisien karena rugi-rugi radiasi dapat dikurangi. Pengerasan permukaan roda gigi menggunakan mesin pemanas induksi dilakukan dengan meletakkan roda gigi di dalam kumparan/coil yang dialiri arus listrik sehingga timbul medan magnet yang menghasilkan panas. Pemanasan secara kontinyu pada roda gigi hingga temperaturnya mencapai fase transformasi dan disertai dengan proses pendinginan cepat dapat menghasilkan pengerasan pada permukaan roda gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan alat pemanas induksi untuk proses pengerasan roda gigi UKM.Sistem rangkaian berbasis Metal-Oxide Semiconductor Field-Effect Transistor (MOSFET) dirancang untuk menghasilkan arus AC pada kumparan dengan frekuensi tinggi. Frekuensi kerja yang berkisar antara 30- 80 KHz akan memberikan pemanasan yang terkonsentrasi pada permukaan roda gigi sehingga bagiandalam roda gigi tetap bersifat ulet sehingga mampu menahan beban puntir yang besar. Perubahan proses pemanasan yang dilakukan oleh UKM produsen roda gigi dari dapur peleburan atau dapur pemanas beralih pada mesin pemanas induksi dapat meningkatkan keseragaman dan ketepatan proses pemanasan roda gigi. Proses pemantauan dan pengukuran pemanasan menggunakan mesin pemanas induksi lebihmudah sehingga dapat membantu UKM membuat produk roda gigi yang lebih berkualitas dan seragam.Kata Kunci: Pemanas induksi, Pengerasan roda gigi, UKM, Teknologi tepat guna
ANALISIS SIFAT HIDROFOBIK PERMUKAAN HDPE BERDASARKAN NILAI TOTAL HARMONIC DISTORTION Abdul Syakur; Hermawan Hermawan; Sarjiya Sarjiya; Hamzah Berahim
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 7, No 2: August 2009
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v7i2.583

Abstract

Polymer material has been developed to replace the porcelain insulator material and glass. When it is used as outdoor insulator, environmental conditions have a significant influence to the value of surface discharge current, especially for the coastal area and industry. Salt, dust and chemicals contaminant are suspected as the causes of initial current of surface discharge and the insulator surface degradation which lead to a flashover. To analyze the performance of the insulator surface when the leakage current occurs, the Total Harmonic Distortion (THD) is needed to be determined. The value of THD leakage current indicates the hydrophobic characteristic of surface material. This paper analyzes the results of leakage current measurement in laboratory-scale based on IEC 587:1986 with Inclined-Plane Tracking (IPT) method to the High Density Polyethylene (HDPE) polymer material which is provided in smooth and rough surface. The testing voltage is 50 Hz AC. Data of leakage current magnitude values cover its maximum average as a function of time and the result of FFT to the wave form of the leakage current. As the result, the value of percentage THD decrease as the function of time. The smooth surface material has THD value 43.42% and the rough surface has 15.89%.
Co-Authors . Karnoto A.I.W. Nugroho Abda Abda Abdul Hadid abdulah, Rahman Abnan Pancasilawati Achruh, Andi Adhitya Sukma W Agung Warsito Aji Suryo Alam Alfiandy, Solih Ali, Dzulfikar Andhika Ilham Wahyu Nugroho Anggit Suko Pandu, Anggit Suko Anrasiyana, Anrasiyana apri dwi anggo Arfan, M. Arianto, Mufid Arif Dermawan Arifuddin Lamusa Bagas Risky Abdilah Bambang Iswanto Bambang Winardi Bangun, Daniel C. Bayu Seno A.N Bernad, Dwaldes Budiatno Budiatno Burhanuddin Haji Nasir Burhanudin Latarang Caroline Caroline Chitra Anggriani Salingkat Dance Tangkesalu DENI SETIAWAN Devy Martoni Diana Melantina Dina Merris Dwi Aji Sulistyanto Eddy Darmawan Fadli, Muhammad Chaliq Faris Cahya Priambada Fitri, Rahmiza Flora Pasaru Fronthea Swastawati Galuh Susilowati Hadayani Hadayani Hafidin, Hafidin Hamzah Berahim Hamzah Berahim Hamzah Berahim Hamzah Berahim Hasthi, Saputra Hasyim Haddade Hermawan Hermawan Hermawan Hermawan Hermawan, Hermawan Hidayat, Adhitya Fauzan Hidayati Mas'ud Ika Novia Ika Novia A Ilham Muttaqin, Ilham Irwan Iryanto Irwansya, Irwansya Iskandar Iskandar Iwan Setiawan J. Jamari Juningtyastuti Juningtyastuti Leo Saputra Lilin Budiati Liliyana N.S. M. Adam Syifaul Huda Mahdiah, Farah Mardiyah, Luthfiyyatun Mas'ud, Hidayati Mochammad Facta Mohammad Tauviqirrahman Muhammad Habibi Napitupulu, Anastasia Br Naufhal Najib Nirwan Sahiri NUGRAHA, OKRISAL REKA Nugroho, Rizki A. Nur Taat Sayekti Nurhadi Bashit Nurlailati - Palitta, Yeni B Pamudji, Teguh Pramesti, Eka Wahyu Prawira, Komang Yehuda PUTRA, RAFIF DAFFA ARIBAWA R Rizal Isnanto Rahman, Sulviani Ramal Yusuf Ratih Wahyu Wijayanti Reifeldi, Haikal Alfaro Rifky Ismail Rini Hidayati RIYANTO, FADILLA DWI PUTRI Rizky Adi Nugraha Rochmadi Rochmadi Rochmadi Rochmadi Rochmadi Rochmadi Saragih, Christian Sarjiya Savitri, Fanny Rizka Septian Palma Ariany Siti Nurjanah Siti Susanti Sitti Mania, Sitti Slamet Suharto, Slamet Solih Alfiandy Sugiyanto Sugiyanto Sugiyanto Sulistyaningsih Sulistyaningsih Sumardi . Supriyadi, Guntur Susatyo Handoko Syamsul Syukur Taryo, Taryo Tumiran Utami, Pertiwi Nurul Valentino Valentino Vivit Fitriyanti Widya wati Winarko AP Yohanis Tambing Yonny Koesmaryono Yosua Alvin Yosua Alvin Yosua Alvin Soetrisno Yudy Prasetyo Yuningtyastuti Yuningtyastuti Yunita NURMALIAKASIH, Dias ZAMAN, Badrus Zulfaidah Ariany