Claim Missing Document
Check
Articles

Electrical Tracking Formation on Silane Epoxy Resin under Various Contaminants Abdul Syakur; Hamzah Berahim; Tumiran Tumiran; Rochmadi Rochmadi
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 11, No 1: March 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v11i1.878

Abstract

Contamination at the surface of the insulator becomes a serious problem. Especially for the tropical area, humidity and rainfall play an important role in wetness by the water at the insulator surface, which result in the presence of contaminant and leakage current flowing at the surface. This leakage current will generate heat which occurs at the surface of an insulator. This ultimately leads to flashover. This paper presents the influence of contaminants to leakage current and formation of electrical tracking at the surface of epoxy resin compound wit silicon rubber. The test was based on IPT method with NH4Cl as contaminants. The industrial and coastal contaminants are used to explain the effect of contaminant at surface tracking process. The flow rate of contaminant was 0.3 ml/min. The 3.5 kV AC high voltage 50 Hz was applied to the top electrodes. It is found that industrial contamination resulting in the smallest surface leakage current is 327.6 mA. Also it is found that coastal contaminant showed the severest damage at surface of test sample. Therefore, special treatment of the sample is needed under these conditions so that the material performance can be improved, especially against the electrical tracking.
RESPON TANAMAN TOMAT TERHADAP RADIASI SURYA DAN SUHU UDARA PADA PENGGUNAAN PLASTIK BERPROTEKSI UVRESPONSE OF TOMATO ON RADIATION AND TEMPERATURE BY USING UV PROTECTED PLASTIC Abdul Syakur; Yonny Koesmaryono; Rini Hidayati
Agromet Vol. 17 No. 1 & 2 (2003): June 2003
Publisher : PERHIMPI (Indonesian Association of Agricultural Meteorology)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.88 KB) | DOI: 10.29244/j.agromet.17.1 & 2.12-20

Abstract

Abstract is available in the full text (pdf format)
Peningkatan Kualitas Air Pantai Menjadi Air Bersih dengan Penerapan Teknologi Plasma Non-Thermal dan Multi-Step Filter Adhitya Sukma W; Bayu Seno A.N; Siti Nurjanah; Abdul Syakur
DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip DIPOIPTEKS Vol. 1, No. 1 (2013)
Publisher : DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.636 KB)

Abstract

Penelitian mengenai peningkatan kualitas air pantai menjadi air bersih dengan merapkan teknologi plasma non-thermal dan multi-step filter ini diharapkan bisa mengolah air pantai menjadi air bersih. Pengolahan air pantai saat ini kebanyakan menggunakan teknologi reverse osmosis yang memiliki biaya investasi awal dan biaya operasi yang besar. Dengan adanya teknologi plasma non-thermal ini kebutuhan air bersih masyarakat di sekitar pantai dan pulau – pulau kecil dapat dipenuhi. Metode yang digunakan adalah dengan menyaring sampel air dengan multi-step filter. Kemudian sampel air diberi paparan plasma lucutan korona pada reaktor jarum bidang selama waktu yang ditentukan. Dipilihnya teknologi plasma non-thermal dalam penelitian ini adalah karena teknologi plasma non-thermal dapat digunakan untuk menghancurkan kuman, bakteri, virus, jamur, spora, kista, lumut dan zat organik lainnya. Selain itu, teknologi ini juga dapat menambah kadar oksigen dalam air serta menetralisir zat inorganik / mineral yang berlebihan / beracun. Hasil pengujian menunjukkan perubahan lama waktu paparan plasma mempengaruhi nilai penurunan kadar pH, COD, dan TDS serta peningkatan nilai ORP air pantai. Nilai terendah kadar pH, COD, TDS air pantai diperoleh pada variasi 20 menit. Nilainya secara berturut – turut adalah 7,26, 623,33 ppm dan 563 ppm. Sedangkan peningkatan nilai ORP terbesar diperoleh pada variasi 30 menit dengan nilai 187 mV.Kata kunci: plasma non-thermal, multi-step filter, pengolahan air, air pantai
The Electrical Performance of Epoxy Resin Insulator under Rain Contaminants Abdul Syakur; Hermawan .
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 1: EECSI 2014
Publisher : IAES Indonesia Section

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.358 KB) | DOI: 10.11591/eecsi.v1.427

Abstract

A polymeric insulating material as outdoor insulatorhas been developed and used on transmission lines and powerdistribution network. Each material has its own advantages anddisadvantages. Generally, polymeric materials have dielectricproperties better than the ceramic, glass and porcelain material.Factors affecting performance of outdoor insulators are like rain,humidity, ultraviolet rays, condensation and contaminant. When rainwater flow at the insulator surface, they will be easily contaminatedand flow current. These events can cause damage to the surface of theinsulator and finally cause flashover. To improve the surfaceproperties of materials, silicon rubber material that has the ability torepel water were added. Silica sand was mixed with silicon rubber toimprove the mechanical properties.This paper presents the electrical performance of epoxyresin insulator under rain contaminants. The tests were conducted athigh voltage laboratory with AC high voltage 50 Hz. Leakage currentcharacteristic of 20 kV outdoor insulators with silane epoxy resin hasbeen investigated under dry and wet condition. The chamber wasused to placing the insulator.The research results showed that the leakage currents oninsulator surface were affected rain contaminant and magnitude ofapplied voltage. A minimum leakage current achieved at outdoorinsulator without contaminant. For outdoor Insulator under raincontaminant, leakage current tends to increase. Shape of insulatorinfluence the leakage current also was analyzed.
PELATIHAN PENGGUNAAN SOFTWARE QUANTUMGIS UNTUK PENINGKATAN KUALITAS DATA GEOSPASIAL DESA KARANGANYAR Nurhadi Bashit; Siti Susanti; Zulfaidah Ariany; Abdul Syakur
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 2, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informasi geospasial merupakan aspek keruangan yang dapat menunjukan, lokasi, bentuk, letak dan lokasi suatu obyek yang berada dipermukaan bumi dalam suatu sistem koordinat referensi tertentu.. Informasi geospasial merupakan suatu data yang dapat digunakan berbagai keperluaan seperti perencanaan, pengambilan keputusan, penanganan bencana dan pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan ruang kebumian. Data geospasial yang disajikan secara digital dapat menghindari permasalahan mengenai ketidaksinkronan antar data spasial dan atribut. Data geospasial yang akurat dan terbarukan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan desa. Oleh karena itu, pentingnya data geospasial dalam pembangunan di berbagai sektor sehingga IG harus ada jaminan mengenai kemutakhiran dan keakuratan untuk menghindari adanya kekeliruan, kesalahan dan tumpeng tindih informasi yang dapat berakibat pada ketidakpastian hukum dan tidak efektif informasi yang ada. Berdasarkan hal tersebut, pengabdian masyarakat dilakukan dengan tujuan meningkatkan kualitas informasi geospasial yang terdapat di Desa Karanganyar. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi, pelatihan dan diskusi. Peserta pelatihan adalah perangkat Desa Karanganyar. Peserta sangat antusias dalam pelatihan karena memberikan pemahaman informasi geospasial untuk menunjang pembangunan desa. Berbagai manfaat dapat dirasakan masyarakat secara umum dengan adanya data geospasial yang terbaru dan akurat meliputi informasi dapat mudah diperoleh dan akses perolehan data mudah diperoleh. Desa Karanganyar diharapkan menjadi contoh untuk desa lain di Kecamatan Pagerbarang untuk meningkatkan kualitas data geospasial.Kata kunci : Desa Karanganyar, Informasi Geospasial dan Perangkat Desa
PERANCANGAN WEB MONITORING TEGANGAN UJUNG FEEDER BERBASIS ARDUINO M. Adam Syifaul Huda; Abdul Syakur; Yosua Alvin
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i1.54-61

Abstract

Hingga saat ini  pengukuran tegangan ujung  Feeder dilakukan petugas PLN  secara manual dengan data di waktu tertentu saja, sehingga pengukuran tidak berjalan dengan efektif karena memerlukan banyak waktu dan biaya yang tidak murah. Pada penelitian ini dibuat suatu sistem untuk mempermudah proses pengukuran dan pengawasan tegangan pada ujung feeder menggunakan konsep berbasis IoT,yang dapat menampilkan data secara real-time sehingga memudahkan petugas PLN dalam mengawasi tegangan yang ada di ujung feeder dan dapat secara terus menerus menilai kualitas tenaga listrik yang disalurkan. Prototype alat ukur tegangan ujung  feeder berbasis Web  dengan output berupa tegangan  pada ujung feeder yang terhubung dengan modul ESP8266-01 , data dari modul ESP8266-01 tersebut akan dikirimkan ke ThingSpeak dan ditampilkan di Web yang nantinya dapat diakses melalui internet.
ANALISIS UNJUK KERJA ISOLATOR POLIMER 20 kV RESIN EPOKSI BAHAN PENGISI TiO2 (TITANIUM DIOXIDE) DENGAN SIRIP SERAGAM PADA KONDISI KONDUKTIVITAS YANG BERVARIASI Andhika Ilham Wahyu Nugroho; Abdul Syakur; Hermawan Hermawan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i2.306-311

Abstract

Meningkatnya pertumbuhan penduduk dan industri harus disertai dengan suplai energi listrik yang memadai dan sistem distribusi energi listrik yang handal. Salah satu komponen penting untuk menunjang kehandalan sistem adalah isolator. Isolator berfungsi untuk mengisolir suatu konduktor bertegangan dengan kerangka penyangga yang dikembumikan sehingga tidak ada arus listrik mengalir dari konduktor tersebut ke tanah. Berbagai jenis bahan untuk isolator telah dikembangkan. Salah satunya adalah isolator dengan bahan resin epoksi. Isolator dengan bahan resin epoksi memiliki kelebihan dibandingkan dengan isolator porselen dan gelas, salah satunya memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan bahan porselen dan gelas. Namun isolator jenis ini masih tergolong baru, sehingga untuk meningkatkan performa dari isolator ini, salah satu caranya adalah dengan menambahkan bahan pengisi. Pada penelitian ini, dipaparkan pengaruh variasi tegangan pada kondisi kering dan basah serta penambahan TiO2 (Titanium Dioksida). Hasil pengujian menunjukkan bahwa perubahan tegangan dan konduktivitas mempengaruhi nilai arus bocor dan tahanan isolasi. Pada variasi konduktivitas, nilai arus bocor dan tahanan isolasi meningkat seiring dengan kenaikan nilai konduktivitas.
PERANCANGAN PROTOTIPE ALAT UKUR TEGANGAN UJUNG FEEDER MENGGUNAKAN METODE PEMBAGI TEGANGAN Bagas Risky Abdilah; Abdul Syakur; Yosua Alvin
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i1.48-53

Abstract

Salah satu parameter yang menentukan kualitas energi listrik yang dikirimkan adalah besarnya tegangan jatuh di ujung penyulang. Menurut SPLN 72 :1987 jatuh tegangan yang diperbolehkan di saluran distribusi 20kV adalah 5%.. Salah satu metode pengukuran tegangan tinggi AC adalah dengan pembagi tegangan, pengukuran dilakukan dengan mengukur tegangan di resistor tegangan rendah yang dihubung seri dengan resistor tegangan tinggi. Pada penelitian tugas akhir ini dibuat sebuah alat ukur tegangan tinggi AC satu fasa tanpa beban dengan menggunakan metode pembagi tegangan resistif menggunakan sensor tegangan ZMPT101b dan mikrokontroler Arduino Mega 2560. Tegangan tinggi AC dihasilkan oleh trensformator neon yang diukur menggunakan multimeter yang tersambung probe tegangan tinggi. Pengujian pertama dilakukan untuk mengukur tegangan keluaran dari rangkaian pembagi tegangan. Keluaran memiliki hasil yang linear dengan masukan dan memiliki rasio tegangan masukan terhadap tegangan keluaran 97.002 hingga 105.37. Pengujian kedua dilakukan untuk mengetahui hasil kalibrasi sensor dan mikrokontroler. Hasil pengukuran yang akurat dengan error maksimal 4.7% namun alat belum mampu mengukur tegangan di atas 10kV dikarenakan medan listrik yang membuat komponen menjadi short.
PERANCANGAN SISTEM CHARGING BATERAI PADA PROTOTIPE ALAT UKUR TEGANGAN UJUNG FEEDER BERBASIS IOT Naufhal Najib; Abdul Syakur; Yosua Alvin Soetrisno
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i1.42-47

Abstract

Baterai merupakan kebutuhan terpenting bagi manusia. Rechargeable battery membantu kebutuhan manusia. Pengisian baterai perlu memperhatikan nilai arus dan tegangan yang mengalir ke baterai. Pengisian baterai isi ulang dilakukan dengan mengalirkan arus terus-menerus hingga tegangan baterai bertambah sampai nilai tertentu karena pengisian berlebihan dapat merusak baterai sehingga baterai tak bertahan lama. Waktu pengisian dan usia baterai sangat bergantung pada sifat rangkaian pengisi akumulator. Arus dan tegangan yang tidak sesuai dapat merusak baterai dan mengurangi umur baterai. Masalah tersebut dapat diatasi menggunakan rangkaian pemutus tegangan dan arus. Metode pengisian yang digunakan yaitu constant voltage, pemilihan rangkaian Cut off menggunakan transistor sebagai alat pemutus tegangan dan arus memiliki kelebihan yaitu mampu memutus tegangan dan arus sesuai yang dibatasi tanpa mengganti komponen. Berdasarkan pengujian, rangkaian cut off dapat memutus tegangan dan arus keluaran sesuai yang dibatasi. Berdasarkan hasil pengukuran, rangkaian cut off mampu memutus tegangan dan arus pada tegangan 13.80V pada baterai 7Ah.
ANALISIS UNJUK KERJA ISOLATOR POLIMER 20 kV RESIN EPOKSI BAHAN PENGISI SiO2 (SILICONE DIOXIDE) DENGAN SIRIP SERAGAM PADA KONDISI KONDUKTIVITAS YANG BERVARIASI Faris Cahya Priambada; Abdul Syakur; Hermawan Hermawan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i2.300-305

Abstract

Meningkatnya pertumbuhan penduduk dan industri harus disertai dengan suplai energi listrik yang memadai dan sistem distribusi energi listrik yang handal. Salah satu komponen penting untuk menunjang kehandalan sistem adalah isolator. Isolator berfungsi untuk mengisolir suatu konduktor bertegangan dengan kerangka penyangga yang dikembumikan sehingga tidak ada arus listrik mengalir dari konduktor tersebut ke tanah. Berbagai jenis bahan untuk isolator telah dikembangkan. Salah satunya adalah isolator dengan bahan resin epoksi. Isolator dengan bahan resin epoksi memiliki kelebihan dibandingkan dengan isolator porselen dan gelas, salah satunya memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan bahan porselen dan gelas. Namun isolator jenis ini masih tergolong baru, sehingga untuk meningkatkan performa dari isolator ini, salah satu caranya adalah dengan menambahkan bahan pengisi. Pada penelitian ini, dipaparkan pengaruh variasi tegangan pada kondisi kering dan basah serta penambahan SiO2 (Silikon Dioksida). Hasil pengujian menunjukkan bahwa perubahan tegangan dan konduktivitas mempengaruhi nilai arus bocor dan tahanan isolasi. Pada variasi konduktivitas, nilai arus bocor dan tahanan isolasi meningkat seiring dengan kenaikan nilai konduktivitas.
Co-Authors . Karnoto A.I.W. Nugroho Abda Abda Abdul Hadid abdulah, Rahman Abnan Pancasilawati Achruh, Andi Adhitya Sukma W Agung Warsito Aji Suryo Alam Alfiandy, Solih Ali, Dzulfikar Andhika Ilham Wahyu Nugroho Anggit Suko Pandu, Anggit Suko Anrasiyana, Anrasiyana apri dwi anggo Arfan, M. Arianto, Mufid Arif Dermawan Arifuddin Lamusa Bagas Risky Abdilah Bambang Iswanto Bambang Winardi Bangun, Daniel C. Bayu Seno A.N Bernad, Dwaldes Budiatno Budiatno Burhanuddin Haji Nasir Burhanudin Latarang Caroline Caroline Chitra Anggriani Salingkat Dance Tangkesalu DENI SETIAWAN Devy Martoni Diana Melantina Dina Merris Dwi Aji Sulistyanto Eddy Darmawan Fadli, Muhammad Chaliq Faris Cahya Priambada Fitri, Rahmiza Flora Pasaru Fronthea Swastawati Galuh Susilowati Hadayani Hadayani Hafidin, Hafidin Hamzah Berahim Hamzah Berahim Hamzah Berahim Hamzah Berahim Hasthi, Saputra Hasyim Haddade Hermawan Hermawan Hermawan Hermawan Hermawan, Hermawan Hidayat, Adhitya Fauzan Hidayati Mas'ud Ika Novia Ika Novia A Ilham Muttaqin, Ilham Irwan Iryanto Irwansya, Irwansya Iskandar Iskandar Iwan Setiawan J. Jamari Juningtyastuti Juningtyastuti Leo Saputra Lilin Budiati Liliyana N.S. M. Adam Syifaul Huda Mahdiah, Farah Mardiyah, Luthfiyyatun Mas'ud, Hidayati Mochammad Facta Mohammad Tauviqirrahman Muhammad Habibi Napitupulu, Anastasia Br Naufhal Najib Nirwan Sahiri NUGRAHA, OKRISAL REKA Nugroho, Rizki A. Nur Taat Sayekti Nurhadi Bashit Nurlailati - Palitta, Yeni B Pamudji, Teguh Pramesti, Eka Wahyu Prawira, Komang Yehuda PUTRA, RAFIF DAFFA ARIBAWA R Rizal Isnanto Rahman, Sulviani Ramal Yusuf Ratih Wahyu Wijayanti Reifeldi, Haikal Alfaro Rifky Ismail Rini Hidayati RIYANTO, FADILLA DWI PUTRI Rizky Adi Nugraha Rochmadi Rochmadi Rochmadi Rochmadi Rochmadi Rochmadi Saragih, Christian Sarjiya Savitri, Fanny Rizka Septian Palma Ariany Siti Nurjanah Siti Susanti Sitti Mania, Sitti Slamet Suharto, Slamet Solih Alfiandy Sugiyanto Sugiyanto Sugiyanto Sulistyaningsih Sulistyaningsih Sumardi . Supriyadi, Guntur Susatyo Handoko Syamsul Syukur Taryo, Taryo Tumiran Utami, Pertiwi Nurul Valentino Valentino Vivit Fitriyanti Widya wati Winarko AP Yohanis Tambing Yonny Koesmaryono Yosua Alvin Yosua Alvin Yosua Alvin Soetrisno Yudy Prasetyo Yuningtyastuti Yuningtyastuti Yunita NURMALIAKASIH, Dias ZAMAN, Badrus Zulfaidah Ariany