Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penguatan Jaringan Distribusi dalam Penyelenggaraan Event Internasional di Wilayah Kerja ULP Manahan-Surakarta Arianto, Mufid; Isnanto, R Rizal; Syakur, Abdul
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24573

Abstract

Keandalan kelistrikan adalah hal yang wajib dipenuhi oleh PLN bagi kenyamanan konsumennya sesuai dengan service level agreement yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah. Selain pelanggan VIP, VVIP dan pelanggan penting yang memerlukan perhatian khusus, ada juga event dengan skala nasional dan internasional seperti FIFA World Cup U-17 di Indonesia yang memerlukan tingkat keandalan yang sangat baik. Pada penyelenggaraan event tersebut seluruh petugas PLN disiagakan untuk memastikan pasokan listrik ke lokasi venue utama dengan kualitas baik. Venue utama yang memerlukan pengamanan ekstra adalah Jakarta International Stadium, Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Manahan dan Stadion Gelora Bung Tomo. Seluruh venue utama telah dilakukan assessment dan penguatan jaringan kelistrikan. Pada pembahasan ini penulis akan fokus pada satu venue utama yang berada di wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Manahan yaitu di Stadion Manahan Solo. Saat penyelenggaraan  tidak ditolerir terjadinya kedip dan dipastikan generator set (genset) dalam keadaan stanby dingin. Potensi gangguan distribusi perlu menjadi perhatian seperti penyebab internal (kegagalan relay proteksi, gangguan jointing dan terminating saluran kabel tegangan menengah) dan penyebab eksternal (cuaca ekstrim dan pekerjaan pihak lain). Untuk meningkatkan keandalan jaringan distribusi maka dilakukan penguatan seperti rekonfigurasi jaringan tegangan menengah (TM), penambahan backup suplai dan assessment peralatan dan instalasi milik langganan. Dengan penguatan jaringan distribusi diperoleh SAIDI sebesar 316,8 menit/pelanggan menjadi 172,8 menit/pelanggan, SAIFI sebesar 3,26 kali/pelanggan menjadi 2,2 kali/pelanggan dan diperoleh keandalan jaringan distribusi menjadi suplai layanan tanpa kedip disuplai melalui jaringan kelistrikan PLN. Kata kunci: Kedip Tegangan, SAIDI, SAIFI
Kelayakan Pembelian Tenaga Listrik PLTBm Senoni sebagai Upaya Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan serta Perbaikan Tegangan di Daerah Sebulu Kutai Kartanegara Fadli, Muhammad Chaliq; Sumardi, Sumardi; Syakur, Abdul
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 5 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24590

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Biomass (PLTBm) Senoni merupakan salah satu sumber penyediaan tenaga listrik yang berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) di daerah Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Di wilayah tersebut terdapat permasalahan tegangan drop, akibat jauhnya jarak dari Gardu Induk terdekat yaitu hingga 107 km. Dalam kajian ini akan dilakukan simulasi aliran daya untuk mengetahui dampak beroperasinya PLTBm Senoni untuk mengatasi permasalahan tegangan drop di daerah Sebulu dan sekitarnya. Selain dampak terhadap tegangan, juga dilakukan evaluasi dampaknya terhadap susut jaringan untuk memastikan bahwa pengoperasian PLTBm Senoni juga berkontribusi untuk meningkatkan efisiensi dalam penyediaan listrik. Untuk memastikan kemampuan dalam melayani pertumbuhan pemakaian listrik di masa depan, juga disimulasikan penambahan potensi pelanggan baru di daerah tersebut serta dampaknya terhadap tegangan pelayanan dan susut jaringan. Berdasarkan simulasi yang dilakukan, PLTBm Senoni dapat memperbaiki kualitas tegangan di Sebulu hingga 8,9% serta menurunkan susut jaringan hingga 2,5%. Hal ini tentunya akan memperbaiki efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada pelanggan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan EBT untuk mendukung pencapaian target pemanfaatan EBT dalam Kebijakan Energi Nasional Indonesia. Kata kunci: biomass, energi terbarukan, tegangan drop, susut jaringan, simulasi aliran daya
Analisis Fikih Muamalah Terhadap Sistem Bagi Hasil Lahan Parkir Objek Wisata Pantai di Kecamatan Marangkayu Rahman, Sulviani; Iskandar, Iskandar; Syakur, Abdul
Ghaly: Journal of Islamic Economic Law Vol 3 No 1 (2025): Ghaly: Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Islamic Economic Law Study Program, Faculty of Sharia Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Islamic State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/ghaly.v3i1.9549

Abstract

Penelitian ini membahas sistem bagi hasil dalam pengelolaan lahan parkir objek wisata di Kecamatan Marangkayu yang belum memiliki kejelasan akad dan perjanjian tertulis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis praktik bagi hasil tersebut serta menilainya dari perspektif fikih muamalah. Penelitian ini menggunakan metode normatif-empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan sosiologis. Studi pustaka dilakukan untuk mengkaji teori fikih muamalah, sementara observasi dan wawancara digunakan untuk memahami praktik di lapangan. Data dianalisis secara deskriptif-analitis guna menilai kesesuaian sistem bagi hasil dengan prinsip syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bagi hasil yang diterapkan belum sesuai dengan fikih muamalah. Akad yang digunakan tidak jelas apakah berbasis mudharabah, musyarakah, atau ijarah. Pembagian keuntungan telah disepakati sebesar 50:50, tetapi tidak ada ketentuan mengenai pembagian kerugian. Ketiadaan perjanjian tertulis meningkatkan risiko sengketa di kemudian hari. Sebagai solusi, sistem ini perlu diperbaiki dengan menentukan akad yang sesuai, menetapkan mekanisme pembagian keuntungan dan kerugian secara transparan, serta membuat perjanjian tertulis untuk menjamin keadilan bagi kedua belah pihak. Dengan perbaikan tersebut, sistem bagi hasil dalam pengelolaan lahan parkir dapat lebih sesuai dengan prinsip syariah dan memberikan manfaat yang lebih adil bagi semua pihak.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) PADA PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR SISTEM HIDROPONIK Irwansya, Irwansya; Syakur, Abdul
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 3 (2025): JUNI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i3.2581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian pupuk organik cair NASA serta konsentrasi yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman sawi dengan menggunakan sistem hidroponik rakit apung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai november 2020 di Green House (rumah kaca), Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang diulang sebanyak 5 kali, sehingga terdapat 25 petak penelitian dengan perlakuan pemberian POC Nasa (P) yang terdiri dari 5 taraf yaitu :P0 = Tanpa perlakuan, P1 = POC Nasa 2 cc/l air pemberian (7 HST sebanyak 40% dan 21 HST sebanyak 60%), P2 = POC Nasa 4 cc/l air pemberian (7 HST sebanyak 40% dan 21 HST sebanyak 60%), P3 = POC Nasa 6 cc/ l air pemberian (7 HST sebanyak 40% dan 21 HST sebanyak 60%), P4 = POC Nasa 8 cc/ l air pemberian (7 HST sebanyak 40% dan 21 HST sebanyak 60%). Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemberian konsentrasi pupuk organik cair NASA perlakuan P4 (8 cc/l air) memberikan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik dibanding perlakuan lainnya yaitu, tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat basah dan berat kering tanaman sawi.
Analysis of Incoming Switchgear 3 KV 23-PSW-01B In Substation 23 at PT Kilang Pertamina Refinery Unit VI Balongan Susatyo Handoko; Abdul Syakur
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i54
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Switchgear is a set of distribution panel systems that enable the process of switching or disconnecting and connecting loads, both individual and group loads. At PT Kilang Pertamina International Refinery Unit VI Balongan in Substation 23, the operational mechanism of the 3 kV Incoming Switchgear 23-PSW-01B breaker is equipped with a tripping coil to open the circuit during a fault and a closing coil to reconnect the power flow when conditions are safe. The tripping coil mechanism is activated by a lockout relay (F6) that receives signals from the protection relay during a fault, cutting off the power flow to protect the equipment. Conversely, the closing coil reconnects the power flow when all normal conditions are met. This switchgear is equipped with various types of Current Transformers (CT) for current measurement and protection relays such as Over Current Relay (OCR), Neutral Over Current Relay, Ground Over Current Relay, and Under Voltage Relay. The entire system is designed to maintain the reliability of power distribution and protect industrial equipment at the refinery.
Kesadaran Hukum Pelaku Usaha Masker Komedo di Kota Samarinda terhadap Pemilihan Gelatin yang Bersertifikasi Halal Pramesti, Eka Wahyu; Syakur, Abdul
Ghaly: Journal of Islamic Economic Law Vol 1 No 1 (2023): Ghaly: Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Islamic Economic Law Study Program, Faculty of Sharia Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Islamic State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/ghaly.v1i1.5855

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Kebutuhan gelatin dari tahun ke tahun cenderung semakin meningkat. Meningkatnya kebutuhan gelatin di Indonesia ternyata tidak banyak direspon oleh industri di dalam negeri untuk diproduksi secara komersial sehingga masih impor. Gelatin yang dihasilkan dari tulang ikan memiliki kualitas yang lebih rendah dibandingkan dengan gelatin dari sapi dan babi. Salah satu sebab utamanya adalah gelatin ikan memiliki nilai kekuatan gel yang rendah, sifat fisika-kimia gelatin yang dihasilkan masih lebih rendah dibandingkan dengan gelatin yang diproduksi dari tulang dan kulit babi maupun sapi. Kekuatan gel gelatin didefinisikan sebagai besarnya kekuatan yang diperlukan untuk menekan gel setinggi empat mm sampai gel pecah. Selama ini sumber bahan baku utama gelatin yang banyak dimanfaatkan oleh industri berasal dari tulang dan kulit sapi maupun babi. Di Indonesia sampai saat ini belum dapat memenuhi kebutuhan gelatin bagi industri dalam negeri, sehingga harus mengimpor gelatin dari luar negeri, dimana mayoritas penduduk Indonesia merupakan muslim yang diwajibkan mengkonsumsi yang halal sementara tidak semua gelatin yang diekspor sudah mendapatkan sertifikat halal dari negara nya masing-masing sehingga menjadi hal yang kompleks bagi negara ini. Di zaman sekarang sedang marak perawatan kulit, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Namun kebanyakan dari mereka tidak mengetahui asal usul produk yang digunakan, apakah produk tersebut halal atau tidak. Hampir semua perempuan menginginkan paras yang cantik. Bagian tubuh yang paling diperhatikan adalah wajah. Semua perempuan percaya bahwa wajah merupakan cermin dari kecantikan. Banyak perempuan ingin memiliki kulit wajah yang bebas dari masalah kulit seperti jerawat, komedo dan kulit kering. Belakangan ini ada produk yang sangat mencuri perhatian masyarakat yaitu masker komedo yang terbuat dari gelatin, bahkan gelatin yang sudah diolah menjadi masker komedo memiliki berbagai varian rasa. Sebagai seorang muslim segala usaha yang dilakukan hendaknya sesuai dengan apa yang telah digariskan Allah, yang tertuang dalam peraturan syari’at Islam. Dengan mengikuti petunjuk-petunjuk tersebut, hasil usaha yang diperoleh merupakan hasil yang halal, bersih dan diridhai Allah SWT. Permasalahan masker komedo terhadap pemilihan gelatin yang bersertifikasi halal menjadi sangat penting karena memiliki dampak yang sangat signifikan, dampak-dampaknya yaitu terhadap agama dan kesehatan.
TINJAUAN ISTIHSAN TERHADAP WANITA KARIER TENAGA PENDIDIK SAAT MASA IDDAH WAFAT DI KELURAHAN AIR PUTIH Mahdiah, Farah; Syakur, Abdul
Mitsaq: Islamic Family Law Journal Vol 2 No 1 (2024): MITSAQ VOLUME 2, NOMOR 1, 2024
Publisher : Fasya UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jm.v2i1.7511

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh wanita karier tenaga pendidik di Kelurahan Air Putih yang tidak melaksanakan ihdad dan tetap keluar rumah selama masa iddah wafat dikarenakan tuntutan dari pekerjaan. Zaman sekarang sudah banyak wanita yang bekerja di luar rumah dan untuk menunjang kariernya mereka dituntut harus berpenampilan menarik. Di saat seorang wanita ditinggal meninggal oleh suaminya maka dia diwajibkan untuk melaksanakan masa iddah wafat dan ihdad. Dimana selama 4 bulan 10 hari mereka tidak diperbolehkan untuk bersolek, keluar rumah, serta menikah. Hal tersebut yang membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini, untuk mengetahui bagaimana problematika wanita karier tenaga pendidik saat masa iddah wafat serta bagaimana menjaga kemaslahatan mereka dalam menjalani masa iddah wafat tersebut dengan meninjau melalui istihsan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif, yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan empris normatif. Subjek dalam penelitian ini adalah wanita karier tenaga pendidik di Kelurahan Air Putih. Objek penelitian ini mengenai masa iddah wafat yang dialami oleh wanita karier tenaga pendidik di Kelurahan Air Putih. Teknik analisis data dilakukan dengan cara deskriptif kulitatif yaitu menggambarkan, memaparkan dan menganalisis hasil dari penelitian dengan tinjauan istihsan. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa problematika wanita karier tenaga pendidik saat masa iddah wafat yaitu ekonomi, beban moral, terikatnya dengan lembaga, serta tuntutan penampilan. Melihat kondisi wanita karier tenaga pendidik di Kelurahan Air Putih melalui metode istishan peneliti menyimpulkan bahwa kondisi tersebut masuk ke dalam istihsan istisnai (perpindahan hukum yang bersifat umum ke hukum khusus) yang disandarkan kepada dalil kemaslahatan. Sehingga hukum bagi mereka adalah boleh untuk tidak melaksanakan ihdad dan keluar rumah selama masa iddah namun tetap dalam ketentuan syariat. Seperti ketika kondisi mereka dalam keadaan terpaksa dan sangat membutuhkan untuk keluar rumah, apabila tidak keluar rumah dikhawatirkan akan terjadi kemudharatan yang lebih besar, diperbolehkan bagi mereka untuk berdandan namun tidak berlebihan, boleh keluar rumah dengan niat dan tujuan yang jelas serta baik. Serta menjamin dan memastikan diri mereka dapat terhindar dari maksiat dan fitnah. Namun meskipun diperbolehkan untuk tidak melaksanakan ihdad dan keluar rumah mereka tetap dilarang untuk menikah hingga masa iddah wafatnya selesai yaitu selama 4 bulan 10 hari.
TINJAUAN HUKUM KELUARGA ISLAM TENTANG CAMPUR TANGAN ORANG TUA TERHADAP RUMAH TANGGA ANAK Hafidin, Hafidin; Pancasilawati, Abnan; Syakur, Abdul
Mitsaq: Islamic Family Law Journal Vol 3 No 1 (2025): MITSAQ, VOLUME 3 NOMOR 1, 2025
Publisher : Fasya UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jm.v3i1.9514

Abstract

Hafidin, 2024. Dengan judul penelitian “Tinjauan Hukum Keluarga Islam Tentang Campur Tangan Terhadap Rumah Tangga Anak (Studi Dampak di Rt.1 Desa Tanjung Batu Kecamatan Tenggarong Seberang)”. Skripsi Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syari’ah Universitas Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Ibu Dr. Hj. Abnan Pancasilawati, M.Ag., dan Bapak Abd Syakur, L.c.,M.H. Dalam kehidupan rumah tangga selalu ada yang namanya permasalahan-permasalahan keluarga. Adapun salah satu penyebab dari permasalahan rumah tangga yaitu campur tangan orang tua. Seperti yang terjadi pada delapan keluarga yang ada di Rt.1 Desa Tanjung Batu Kecamatan Tenggarong Seberang. Delapan keluarga ini mendapat campur tangan orang tua dalam hal keuangan dan tempat tinggal sehingga berdampak pada ketidak harmonisan rumah tangga. Dari permasalahan yang ada pada lokasi penelitian ini maka timbullah pertanyaan, hal apa saja yang menjadi campur tangan orang tua di Rt.1 Desa Tanjung Batu Kecamatan Tenggarong Seberang? dan bagaimana tinjauan hukum keluarga Islam tentang campur tangan orang tua terhadap rumah tangga anak di Rt.1 Desa Tanjung Batu Kecamatan Tenggarong Seberang?. Jenis penelitian ini adalah Normatif Empiris, Pendekatan penelitian sosiologis. Lokasi penelitian Rt.1 Desa Tanjung Batu Kecamatan Tenggarong Seberang. Dengan menggunakan snowball sampling. Subjek penelitian kepada anak yang menjadi istri atau suami, orang tua atau mertua dan tokoh masyarakat. Sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik deduktif. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Adapun hasil dari penelitian ini berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, ditemukan bahwa hal yang menjadi campur tangan orang tua di Rt.1 Desa Tanjung Batu yaitu mengenai keuangan dan tempat tinggal. Sedangkan meninjau dari pandangan hukum keluarga Islam tentang kasus campur tangan di Rt.1 Desa Tanjung Batu tidak benar karena tidak sesuai dengan tuntunan hukum keluarga Islam. Sehingga dampak yang ditimbulkan menyebabkan keluarga anak menjadi tidak harmonis.
UPAYA PENGEMBANGAN INVESTASI IKM BORDIR DALAM MENINGKATKAN PAD KABUPATEN DEMAK Caroline, Caroline; Pamudji, Teguh; Syakur, Abdul
Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan (JIMAT) Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan (JIMAT)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.747 KB) | DOI: 10.36694/jimat.v9i2.161

Abstract

In exercising regional autonomy as mandated by Law No 32 Year 2004 on Regional Government and Law No 33 of 2004 on revenue sharing and central and local government Act No 28 of 2009 on local taxes and levies Third Law implies that a region vying to dig and search for sources of local revenue. Embroidery Demak needed short-term investment plans, medium and long consequences of regional autonomy is not easy, considering an area diuntut must find alternative sources of financing region One source of financing in Demak is the presence of developing SMEs Embroidery located in several districts in Demak, however, there are three centers of IKM is District Bonang, Wedung, and Wonosalam IKM development Short-term investment plans annual 5 USD 5.715 billion; 10-year medium-term IDR 38.432 billion; Long-Term IDR 15 years Rp 258.461 billion and 20 years 1,738,204,000,000. There are 5 dimensions HPI Embroidery Demak need to be developed, namely: Finance, Accounting, Review HR, Production and Marketing Process. By positioning strategy: Rapid Growth for Financial Dimension; Stable Growth for Dimension Bookkeeping; Selective Maintenance for Human Dimension; Turn around for Dimensional Marketing; Concentric Diversification of Production Process dimension.
UPAYA PEMBINAAN ANAK DIDIK OLEH LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK PERSPEKTIF MAQĀṢID AL-SYARĪ’AH (STUDI DI LPKA KELAS II TENGGARONG) Wati, Widya; Iswanto, Bambang; Syakur, Abdul
Mitsaq: Islamic Family Law Journal Vol 3 No 2 (2025): MITSAQ, VOLUME 3 NOMOR 2, 2025
Publisher : Fasya UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jm.v3i2.10034

Abstract

Abstract: One of the factors, such as the lack of attention and parental involvement in educating, nurturing, and providing the rights of children, can result in the child committing criminal acts and eventually coming into contact with the law. Therefore, during their sentence, the Juvenile Correctional Institution, hereinafter referred to as the institution, plays a role in providing guidance to children who are in conflict with the law. This research is a qualitative study with a normative-empirical legal method, descriptive in nature, using a statutory approach. The data sources come from primary and secondary data. The data collection techniques used include observation, interviews, and documentation, with three procedures for data analysis: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the research findings, the efforts made by the Juvenile Correctional Institution Class II Tenggarong consist of religious guidance, education, skills/interests & talents, each manifested in several activities, providing the children's rights, fulfilling their needs, and offering healthcare services that encompass both physical and mental health. Secondly, from the perspective of Maqāṣid Al-Syarī’ah, there are three points of guidance by the Juvenile Correctional Institution Class II Tenggarong that are categorized as Dharuriyyat (essential needs), namely religious activities under the category of Hifdz al-din (preservation of religion), such as mandatory and voluntary communal prayers, BTQ (Qur'an reading), study of religious gatherings, and the Bible study. Then, healthcare services under the category of Hifdz nafs (preservation of life), which include providing nutritious food, rest periods, health check-ups, exercise, and counseling with psychologists. Lastly, education under the category of Hifdz aql’ (preservation of intellect), which includes formal education, package programs, and religious classes. Furthermore, activities related to skill development, interests, and talents fall under the category of Hajiyyat (complementary needs). Abstrak: Salah satu faktor seperti kurangnya perhatian dan peran orang tua dalam hal mendidik, mengasuh, dan pemberian hak-hak anak dapat mengakibatkan anak melakukan tindak pidana dan akhirnya berurusan dengan hukum. Sehingga selama menjalani masa pidananya, Lembaga Pembinaan Khusus Anak yang selanjutnya memiliki peran dalam memberikan pembinaan terhadap anak yang berkonflik dengan hukum tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode hukum normatif-empiris yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (Statue Approach). Sumber data berasal dari data primer & sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta menggunakan tiga prosedur dalam menganalisis data, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, upaya yang diberikan oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Tenggarong yaitu terdiri dari pembinaan keagamaan, pendidikan, keterampilan/minat & bakat yang masing-masing pembinaan diwujudkan dalam beberapa kegiatan, pemberian hak-hak anak binaan, pemenuhan kebutuhan yang dibutuhkan, serta layanan kesehatan yang melingkupi kesehatan fisik maupun kesehatan mental. Yang kedua, dalam perspektif Maqāṣid Al-Syarī’ah, terdapat tiga poin pembinaan oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Tenggarong yang bersifat Dharuriyyat, yaitu kegiatan keagamaan sebagai kategori Hifdz al-din yaitu shalat fardhu dan sunnah berjamaah, BTQ, kajian majlis ta’lim dan kajian alkitab. Kemudian layanan kesehatan sebagai kategori Hifdz nafs yang meliputi pemberian makanan yang bergizi, pemberian waktu istirahat, periksa kesehatan, olahraga konseling dengan psikolog. Kemudian pendidikan sebagai kategori Hifdz aql’, meliputi pendidikan formal, kejar paket, dan kelas keagamaan. Selanjutnya ialah yang bersifat Hajiyyat mencakup kegiatan pengembangan keterampilan, minat dan bakat.
Co-Authors . Karnoto A.I.W. Nugroho Abda Abda Abdul Hadid abdulah, Rahman Abnan Pancasilawati Achruh, Andi Adhitya Sukma W Agung Warsito Aji Suryo Alam Alfiandy, Solih Ali, Dzulfikar Andhika Ilham Wahyu Nugroho Anggit Suko Pandu, Anggit Suko Anrasiyana, Anrasiyana apri dwi anggo Arfan, M. Arianto, Mufid Arif Dermawan Arifuddin Lamusa Bagas Risky Abdilah Bambang Iswanto Bambang Winardi Bangun, Daniel C. Bayu Seno A.N Bernad, Dwaldes Budiatno Budiatno Burhanuddin Haji Nasir Burhanudin Latarang Caroline Caroline Chitra Anggriani Salingkat Dance Tangkesalu DENI SETIAWAN Devy Martoni Diana Melantina Dina Merris Dwi Aji Sulistyanto Eddy Darmawan Fadli, Muhammad Chaliq Faris Cahya Priambada Fitri, Rahmiza Flora Pasaru Fronthea Swastawati Galuh Susilowati Hadayani Hadayani Hafidin, Hafidin Hamzah Berahim Hamzah Berahim Hamzah Berahim Hamzah Berahim Hasthi, Saputra Hasyim Haddade Hermawan Hermawan Hermawan Hermawan Hermawan, Hermawan Hidayat, Adhitya Fauzan Hidayati Mas'ud Ika Novia Ika Novia A Ilham Muttaqin, Ilham Irwan Iryanto Irwansya, Irwansya Iskandar Iskandar Iwan Setiawan J. Jamari Juningtyastuti Juningtyastuti Leo Saputra Lilin Budiati Liliyana N.S. M. Adam Syifaul Huda Mahdiah, Farah Mardiyah, Luthfiyyatun Mas'ud, Hidayati Mochammad Facta Mohammad Tauviqirrahman Muhammad Habibi Napitupulu, Anastasia Br Naufhal Najib Nirwan Sahiri NUGRAHA, OKRISAL REKA Nugroho, Rizki A. Nur Taat Sayekti Nurhadi Bashit Nurlailati - Palitta, Yeni B Pamudji, Teguh Pramesti, Eka Wahyu Prawira, Komang Yehuda PUTRA, RAFIF DAFFA ARIBAWA R Rizal Isnanto Rahman, Sulviani Ramal Yusuf Ratih Wahyu Wijayanti Reifeldi, Haikal Alfaro Rifky Ismail Rini Hidayati RIYANTO, FADILLA DWI PUTRI Rizky Adi Nugraha Rochmadi Rochmadi Rochmadi Rochmadi Rochmadi Rochmadi Saragih, Christian Sarjiya Savitri, Fanny Rizka Septian Palma Ariany Siti Nurjanah Siti Susanti Sitti Mania, Sitti Slamet Suharto, Slamet Solih Alfiandy Sugiyanto Sugiyanto Sugiyanto Sulistyaningsih Sulistyaningsih Sumardi . Supriyadi, Guntur Susatyo Handoko Syamsul Syukur Taryo, Taryo Tumiran Utami, Pertiwi Nurul Valentino Valentino Vivit Fitriyanti Widya wati Winarko AP Yohanis Tambing Yonny Koesmaryono Yosua Alvin Yosua Alvin Yosua Alvin Soetrisno Yudy Prasetyo Yuningtyastuti Yuningtyastuti Yunita NURMALIAKASIH, Dias ZAMAN, Badrus Zulfaidah Ariany