Articles
Design and implementation of high voltage DC generation system based on push-pull inverter integrated with Cockcroft-Walton
Mardiyah, Luthfiyyatun;
Syakur, Abdul;
Setiawan, Iwan
International Journal of Power Electronics and Drive Systems (IJPEDS) Vol 15, No 4: December 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.11591/ijpeds.v15.i4.pp2388-2396
High-voltage DC generation is essential for industrial, medical, and scientific applications, such as X-ray machines, particle accelerators, and electrostatic precipitators. Existing high-voltage DC generators face challenges such as high cost, complexity, and inefficiency. A simplified and cost-effective solution that can reliably generate high-voltage DC from a low DC power supply is needed. This paper discusses the design and implementation of a high-voltage DC generator with a low-voltage DC power supply input. The generator employs a push-pull inverter to transform the DC 12 V voltage into AC 400 V at a frequency of 20 kHz. A Cockcroft-Walton circuit, comprising a positive and a negative Cockcroft-Walton circuit, then steps up this voltage. The Arduino Nano microcontroller uses pulse width modulation (PWM) signals to control the system. This research aims to provide a reliable and economical high-voltage DC voltage generation system for various applications. We discuss the design process and hardware implementation in detail. We set the target output voltage of this hardware at 10 kV DC. MATLAB/Simulink simulation software verifies the performance of the proposed high-voltage generator, and hardware implementation validates its effectiveness. The proposed high-voltage DC generator's hardware tests successfully produced an output voltage of 14.12 kV DC.
Analisis Risiko Gangguan Penyulang pada Sistem Distribusi dengan Metode Kuantitatif
Fitri, Rahmiza;
Sumardi, Sumardi;
Syakur, Abdul
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 5 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jpii.2024.24588
Keandalan penyulang dalam sistem distribusi sangat berperan dalam kontinuitas pasokan listrik kepada konsumen. Namun, gangguan penyulang merupakan risiko yang sering dihadapi dan dapat menyebabkan pemadaman listrik bagi masyarakat serta berpotensi menimbulkan energi yang tidak tersalur, sehingga mengakibatkan hilangnya pendapatan bagi perusahaan. Oleh karena itu, analisis dan evaluasi terhadap risiko-risiko yang mungkin terjadi sangat diperlukan sebelum dilakukan strategi mitigasi. PT PLN (Persero) Divisi Operasi Distribusi Jawa, Madura dan Bali mengelola 6 Unit Induk Distribusi dengan 9.137 penyulang dengan panjang 81.192 kms. Dengan jumlah aset yang cukup besar dan tersebar luas, risiko gangguan sangat rentan terjadi. Berdasarkan data monitoring laporan Aplikasi Pengaduan dan Keluhan terpadu (APKT) SE.004 tahun 2023 di PT PLN (Persero), jumlah kejadian gangguan penyulang tercatat sebanyak 54.785 kali dengan potensi Energi Tak Tersalur (Energy Not Sales/ENS) sebesar 79,22%. Dengan menggunakan metode analisis kuantitatif statistik hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan pada konduktor merupakan komponen yang paling berdampak terhadap ENS. Uji normalitas data menunjukkan bahwa distribusi probabilitas gangguan konduktor dan ENS yang terdampak adalah normal, dengan probabilitas gangguan sebesar 48% dan nilai dampak risiko sebesar 1.722 MWh. Dengan menggunakan peta risko maka hasil penilaian risiko gangguan penyulang yang disebabkan oleh konduktor berada pada tingkat risiko moderat dan berada di bawah batas toleransi, namun tetap diperlukan pengendalian yang efektif untuk mempertahankan level risiko tersebut dan memastikan pasokan listrik tetap andal. Kata kunci: konduktor, ENS, analisis risiko kuantitatif, level risiko
Analisis Perubahan Response Time dan Recovery Time pada Penanganan Gangguan kWh Meter Prabayar 1 Phasa Melalui Penerapan Virtual Command Center (VCC) di PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB
Prawira, Komang Yehuda;
Syakur, Abdul;
Habibi, Muhammad
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jpii.2024.24595
Gangguan di sisi instalasi listrik pelanggan, kesalahan wiring atau penyalahgunaan energi listrik dapat menyebabkan meter prabayar mengalami gangguan, salah satunya adalah munculnya tulisan PERIKSA/CALL yang berakibat kWh meter tidak dapat dilakukan pengisian token listrik. Kondisi ini dapat diatasi menggunakan Clear Temper Token (CTT). Sebelumnya Clear Temper Token (CTT) dikeluarkan dengan permohonan secara manual melalui serangkaian proses approval manual. Seiring dengan implementasi Outage Management dan implementasi PLN Mobile dan Virtual Command Center (VCC) yang mampu mengkonsolidasi semua elemen untuk mengatasi gangguan kWh meter periksa. Melalui implementasi Virtual Command Center penanganan gangguan kWh meter periksa dapat memangkas waktu layanan ke pelanggan. Hal ini terbukti dari perbaikan angka Response Time (RPT) dan Recovery Time (RCT). Angka rata-rata Response Time (RPT) gangguan penurunan sebesar 30,44% dan angka rata-rata Recovery Time (RCT) mengalami penurunan sebsar 9,39%. Kata kunci: Clear Temper Token, prabayar, Virtual Command Center
Analisis Manajemen Risiko untuk Pencapaian Kinerja Proyek Pada Sub Bidang Pertanahan dan Aset PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah
Saputra, Leo;
Syakur, Abdul;
Sumardi, Sumardi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 5 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jpii.2024.24589
Risiko adalah potensi terjadinya kejadian/kerentanan yang dapat menyebabkan tidak tercapainya tujuan, kejadian suatu peristiwa yang memengaruhi tercapainya tujuan. Proyek yang melibatkan pembangunan aset listrik, gardu induk dan transmisi dapat berisiko tidak memenuhi target penyelesaian atau target kinerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana manajemen risiko dapat meningkatkan kinerja proyek pada subsektor tanah dan aset PT Unit Utama Kemajuan PLN (Persero) Focal Sumatra mencakup ruang lingkup, pengaturan, model dan penilaian bahaya termasuk bukti pembedaan risiko, pemeriksaan risiko, penilaian risiko melalui bantuan penanganan risiko melalui observasi. Terjadi penurunan tingkat risiko pada bulan Mei dengan tercapainya target kinerja pada bulan Mei 2024 pada subsektor pertanahan dan aset PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Tengah dengan telah diterbitkannya sertifikat aset kelistrikan legal sebanyak 98 unit dari target 40 sertifikat aset legal. Sertifikat aset pada bulan April 2024 dan lahan bebas seluas 36.179 m2 dari target luas lahan bebas sebesar 16.227 m2 pada bulan April 2024, berdasarkan hasil pemantauan perlakuan risiko dari hasil probabilitas. Kata kunci: manajemen risiko,target kinerja, pertanahan dan aset
Analisis Penguatan Jaringan Distribusi dalam Penyelenggaraan Event Internasional di Wilayah Kerja ULP Manahan-Surakarta
Arianto, Mufid;
Isnanto, R Rizal;
Syakur, Abdul
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 4 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jpii.2024.24573
Keandalan kelistrikan adalah hal yang wajib dipenuhi oleh PLN bagi kenyamanan konsumennya sesuai dengan service level agreement yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah. Selain pelanggan VIP, VVIP dan pelanggan penting yang memerlukan perhatian khusus, ada juga event dengan skala nasional dan internasional seperti FIFA World Cup U-17 di Indonesia yang memerlukan tingkat keandalan yang sangat baik. Pada penyelenggaraan event tersebut seluruh petugas PLN disiagakan untuk memastikan pasokan listrik ke lokasi venue utama dengan kualitas baik. Venue utama yang memerlukan pengamanan ekstra adalah Jakarta International Stadium, Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Manahan dan Stadion Gelora Bung Tomo. Seluruh venue utama telah dilakukan assessment dan penguatan jaringan kelistrikan. Pada pembahasan ini penulis akan fokus pada satu venue utama yang berada di wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Manahan yaitu di Stadion Manahan Solo. Saat penyelenggaraan tidak ditolerir terjadinya kedip dan dipastikan generator set (genset) dalam keadaan stanby dingin. Potensi gangguan distribusi perlu menjadi perhatian seperti penyebab internal (kegagalan relay proteksi, gangguan jointing dan terminating saluran kabel tegangan menengah) dan penyebab eksternal (cuaca ekstrim dan pekerjaan pihak lain). Untuk meningkatkan keandalan jaringan distribusi maka dilakukan penguatan seperti rekonfigurasi jaringan tegangan menengah (TM), penambahan backup suplai dan assessment peralatan dan instalasi milik langganan. Dengan penguatan jaringan distribusi diperoleh SAIDI sebesar 316,8 menit/pelanggan menjadi 172,8 menit/pelanggan, SAIFI sebesar 3,26 kali/pelanggan menjadi 2,2 kali/pelanggan dan diperoleh keandalan jaringan distribusi menjadi suplai layanan tanpa kedip disuplai melalui jaringan kelistrikan PLN. Kata kunci: Kedip Tegangan, SAIDI, SAIFI
Kelayakan Pembelian Tenaga Listrik PLTBm Senoni sebagai Upaya Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan serta Perbaikan Tegangan di Daerah Sebulu Kutai Kartanegara
Fadli, Muhammad Chaliq;
Sumardi, Sumardi;
Syakur, Abdul
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 5 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jpii.2024.24590
Pembangkit Listrik Tenaga Biomass (PLTBm) Senoni merupakan salah satu sumber penyediaan tenaga listrik yang berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) di daerah Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Di wilayah tersebut terdapat permasalahan tegangan drop, akibat jauhnya jarak dari Gardu Induk terdekat yaitu hingga 107 km. Dalam kajian ini akan dilakukan simulasi aliran daya untuk mengetahui dampak beroperasinya PLTBm Senoni untuk mengatasi permasalahan tegangan drop di daerah Sebulu dan sekitarnya. Selain dampak terhadap tegangan, juga dilakukan evaluasi dampaknya terhadap susut jaringan untuk memastikan bahwa pengoperasian PLTBm Senoni juga berkontribusi untuk meningkatkan efisiensi dalam penyediaan listrik. Untuk memastikan kemampuan dalam melayani pertumbuhan pemakaian listrik di masa depan, juga disimulasikan penambahan potensi pelanggan baru di daerah tersebut serta dampaknya terhadap tegangan pelayanan dan susut jaringan. Berdasarkan simulasi yang dilakukan, PLTBm Senoni dapat memperbaiki kualitas tegangan di Sebulu hingga 8,9% serta menurunkan susut jaringan hingga 2,5%. Hal ini tentunya akan memperbaiki efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada pelanggan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan EBT untuk mendukung pencapaian target pemanfaatan EBT dalam Kebijakan Energi Nasional Indonesia. Kata kunci: biomass, energi terbarukan, tegangan drop, susut jaringan, simulasi aliran daya
Analisis Fikih Muamalah Terhadap Sistem Bagi Hasil Lahan Parkir Objek Wisata Pantai di Kecamatan Marangkayu
Rahman, Sulviani;
Iskandar, Iskandar;
Syakur, Abdul
Ghaly: Journal of Islamic Economic Law Vol 3 No 1 (2025): Ghaly: Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Islamic Economic Law Study Program, Faculty of Sharia Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Islamic State University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21093/ghaly.v3i1.9549
Penelitian ini membahas sistem bagi hasil dalam pengelolaan lahan parkir objek wisata di Kecamatan Marangkayu yang belum memiliki kejelasan akad dan perjanjian tertulis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis praktik bagi hasil tersebut serta menilainya dari perspektif fikih muamalah. Penelitian ini menggunakan metode normatif-empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan sosiologis. Studi pustaka dilakukan untuk mengkaji teori fikih muamalah, sementara observasi dan wawancara digunakan untuk memahami praktik di lapangan. Data dianalisis secara deskriptif-analitis guna menilai kesesuaian sistem bagi hasil dengan prinsip syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bagi hasil yang diterapkan belum sesuai dengan fikih muamalah. Akad yang digunakan tidak jelas apakah berbasis mudharabah, musyarakah, atau ijarah. Pembagian keuntungan telah disepakati sebesar 50:50, tetapi tidak ada ketentuan mengenai pembagian kerugian. Ketiadaan perjanjian tertulis meningkatkan risiko sengketa di kemudian hari. Sebagai solusi, sistem ini perlu diperbaiki dengan menentukan akad yang sesuai, menetapkan mekanisme pembagian keuntungan dan kerugian secara transparan, serta membuat perjanjian tertulis untuk menjamin keadilan bagi kedua belah pihak. Dengan perbaikan tersebut, sistem bagi hasil dalam pengelolaan lahan parkir dapat lebih sesuai dengan prinsip syariah dan memberikan manfaat yang lebih adil bagi semua pihak.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) PADA PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR SISTEM HIDROPONIK
Irwansya, Irwansya;
Syakur, Abdul
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 3 (2025): JUNI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i3.2581
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian pupuk organik cair NASA serta konsentrasi yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman sawi dengan menggunakan sistem hidroponik rakit apung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai november 2020 di Green House (rumah kaca), Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang diulang sebanyak 5 kali, sehingga terdapat 25 petak penelitian dengan perlakuan pemberian POC Nasa (P) yang terdiri dari 5 taraf yaitu :P0 = Tanpa perlakuan, P1 = POC Nasa 2 cc/l air pemberian (7 HST sebanyak 40% dan 21 HST sebanyak 60%), P2 = POC Nasa 4 cc/l air pemberian (7 HST sebanyak 40% dan 21 HST sebanyak 60%), P3 = POC Nasa 6 cc/ l air pemberian (7 HST sebanyak 40% dan 21 HST sebanyak 60%), P4 = POC Nasa 8 cc/ l air pemberian (7 HST sebanyak 40% dan 21 HST sebanyak 60%). Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemberian konsentrasi pupuk organik cair NASA perlakuan P4 (8 cc/l air) memberikan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik dibanding perlakuan lainnya yaitu, tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat basah dan berat kering tanaman sawi.
Analysis of Incoming Switchgear 3 KV 23-PSW-01B In Substation 23 at PT Kilang Pertamina Refinery Unit VI Balongan
Susatyo Handoko;
Abdul Syakur
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i54
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Switchgear is a set of distribution panel systems that enable the process of switching or disconnecting and connecting loads, both individual and group loads. At PT Kilang Pertamina International Refinery Unit VI Balongan in Substation 23, the operational mechanism of the 3 kV Incoming Switchgear 23-PSW-01B breaker is equipped with a tripping coil to open the circuit during a fault and a closing coil to reconnect the power flow when conditions are safe. The tripping coil mechanism is activated by a lockout relay (F6) that receives signals from the protection relay during a fault, cutting off the power flow to protect the equipment. Conversely, the closing coil reconnects the power flow when all normal conditions are met. This switchgear is equipped with various types of Current Transformers (CT) for current measurement and protection relays such as Over Current Relay (OCR), Neutral Over Current Relay, Ground Over Current Relay, and Under Voltage Relay. The entire system is designed to maintain the reliability of power distribution and protect industrial equipment at the refinery.
Kesadaran Hukum Pelaku Usaha Masker Komedo di Kota Samarinda terhadap Pemilihan Gelatin yang Bersertifikasi Halal
Pramesti, Eka Wahyu;
Syakur, Abdul
Ghaly: Journal of Islamic Economic Law Vol 1 No 1 (2023): Ghaly: Journal of Islamic Economic Law
Publisher : Islamic Economic Law Study Program, Faculty of Sharia Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Islamic State University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21093/ghaly.v1i1.5855
Penelitian ini membahas tentang Kebutuhan gelatin dari tahun ke tahun cenderung semakin meningkat. Meningkatnya kebutuhan gelatin di Indonesia ternyata tidak banyak direspon oleh industri di dalam negeri untuk diproduksi secara komersial sehingga masih impor. Gelatin yang dihasilkan dari tulang ikan memiliki kualitas yang lebih rendah dibandingkan dengan gelatin dari sapi dan babi. Salah satu sebab utamanya adalah gelatin ikan memiliki nilai kekuatan gel yang rendah, sifat fisika-kimia gelatin yang dihasilkan masih lebih rendah dibandingkan dengan gelatin yang diproduksi dari tulang dan kulit babi maupun sapi. Kekuatan gel gelatin didefinisikan sebagai besarnya kekuatan yang diperlukan untuk menekan gel setinggi empat mm sampai gel pecah. Selama ini sumber bahan baku utama gelatin yang banyak dimanfaatkan oleh industri berasal dari tulang dan kulit sapi maupun babi. Di Indonesia sampai saat ini belum dapat memenuhi kebutuhan gelatin bagi industri dalam negeri, sehingga harus mengimpor gelatin dari luar negeri, dimana mayoritas penduduk Indonesia merupakan muslim yang diwajibkan mengkonsumsi yang halal sementara tidak semua gelatin yang diekspor sudah mendapatkan sertifikat halal dari negara nya masing-masing sehingga menjadi hal yang kompleks bagi negara ini. Di zaman sekarang sedang marak perawatan kulit, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Namun kebanyakan dari mereka tidak mengetahui asal usul produk yang digunakan, apakah produk tersebut halal atau tidak. Hampir semua perempuan menginginkan paras yang cantik. Bagian tubuh yang paling diperhatikan adalah wajah. Semua perempuan percaya bahwa wajah merupakan cermin dari kecantikan. Banyak perempuan ingin memiliki kulit wajah yang bebas dari masalah kulit seperti jerawat, komedo dan kulit kering. Belakangan ini ada produk yang sangat mencuri perhatian masyarakat yaitu masker komedo yang terbuat dari gelatin, bahkan gelatin yang sudah diolah menjadi masker komedo memiliki berbagai varian rasa. Sebagai seorang muslim segala usaha yang dilakukan hendaknya sesuai dengan apa yang telah digariskan Allah, yang tertuang dalam peraturan syari’at Islam. Dengan mengikuti petunjuk-petunjuk tersebut, hasil usaha yang diperoleh merupakan hasil yang halal, bersih dan diridhai Allah SWT. Permasalahan masker komedo terhadap pemilihan gelatin yang bersertifikasi halal menjadi sangat penting karena memiliki dampak yang sangat signifikan, dampak-dampaknya yaitu terhadap agama dan kesehatan.