Claim Missing Document
Check
Articles

Interaction quality or time quantity? A systematic literature review on the role of working parents in early childhood vocabulary outcomes Puspitasari, Th Atta Sekar; Syamsudin, Amir; Maryatun, Ika Budi
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2025): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-athfaal.v82.29141

Abstract

Background: Early childhood language development is strongly influenced by the quality of verbal interaction within the family environment. This includes families in which parents are working and daily communication patterns may shift due to time constraints. Variations in interaction quality such as responsiveness, turn-taking, and exposure to vocabulary are understood to play a significant role in children’s vocabulary growth. Objective: This study aims to analyze the role of working parents in the vocabulary development of early childhood and to identify communication strategies used in conditions of limited shared time. Method: This study employed a systematic literature review approach. Articles published between 2015 and 2024 were collected from the Scopus, Web of Science, Google Scholar, and DOAJ databases. A structured screening process was conducted based on predefined inclusion and exclusion criteria, resulting in 42 eligible articles that were reviewed and synthesized thematically. Results: The analysis shows that most studies report a positive association between the quality of parent–child verbal interaction particularly responsiveness, conversational turn-taking, and lexical richness and children’s vocabulary growth. More than half of the reviewed articles also identified effective communication strategies, including dialogic reading, open-ended questioning, and consistent labeling of objects and actions. These strategies were found to remain effective even when parental time with children was limited. Conclusion: The findings indicate that language stimulation can still occur optimally through brief yet intentional interactions, even among working parents. This review provides a comprehensive understanding of communication patterns in working families and highlights important directions for future research in early childhood language development.
Teaching The Impact of Online Learning and Early Art Practice on Emergent Writing Skills in Egyptian Preschoolers Syamsudin, Amir; Mustafa, Amira
JURNAL PENDIDIKAN USIA DINI Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 19 Number 2 November 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpud.v19i2.50629

Abstract

This study investigates the emergent writing skills of Egyptian preschoolers within an online learning environment and explores parents' perceptions of early art practices' influence on these skills. While foundational fine motor and pre-writing activities are crucial for literacy development, specific research examining their impact in online contexts and parental views, particularly in Egypt, remains limited. This research addresses three primary questions: What is the level of emergent writing skills (including letter formation, word attempts, and drawing of pictures) among Egyptian preschoolers in an online learning environment? What are Egyptian parents' perceptions regarding their children's engagement in early art practices (such as drawing and colouring) and its influence on their emergent writing skills within the context of online learning? And what is the observed relationship between parents reported early art practices (drawing and colouring) and the demonstrated emergent writing skills in Egyptian preschoolers' writing samples within an online learning environment? A qualitative descriptive approach was adopted, utilizing a parental survey and analysis of children's writing samples from ten Egyptian preschoolers (P01-P10) engaged in online learning. The parental survey assessed home environment, art practice engagement, and parental perceptions. Children's writing samples were analyzed for various emergent writing indicators, including pre-writing strokes, letter attempts, word formation, and drawing quality. Findings reveal a varied but generally developing level of emergent writing skills among the preschoolers, with a strong correlation observed between consistent early art engagement reported by parents and more advanced emergent writing indicators in children's samples. Parents largely perceive early art practices as highly beneficial for fine motor development and emergent literacy, emphasizing improved pencil grip, hand-eye coordination, and confidence. This study highlights the critical role of early art practices and parental involvement in supporting emergent writing skills, even within online learning settings. Recommendations include integrating structured art activities into online curricula and empowering parents with resources to facilitate pre-writing development at home. Further research is needed to explore longitudinal impacts and diverse online learning models.
Mengintegrasikan Pembelajaran Berbasis Bermain dari Masyarakat Adat untuk Meningkatkan Keterampilan Berhitung Anak Usia Dini Dewi Gemasih; Amir Syamsudin; Prayitno Prayitno
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas permainan tradisional “Serimbang Gayo” sebagai alat untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak -anak prasekolah dalam konteks pengetahuan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain Quasi Eksperimental yang mencakup uji pra pasca satu kelompok. Subyek penelitian berjumlah 10 anak kelompok usia 5 hingga 6 tahun pada salah satu lembaga pendidikan anak usia dini. Data dikumpulkan melalui tes matematika dan pengamatan, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji t berpasangan, serta N-Gain. Hasil penelitian menunjukan peningkatakan nilai rata-rata dari 63,4 menjadi 82,7 sebagaimna dibuktikan oleh hasil uji t, teredapat perbedaan yang signifikan dengan nilai t (9)=12,31, p<0,05 dan ukuran efek (Cohen’d). Sebesar 1,85 yang dikategorikan sebagai “sangat besar” dengan nilai N-Gain sebesar 0,53, hasil ini masuk dalam kategori “sedang”. Hasil ini menunjukan bahwa permainan tradisional “Serimbang Gayo” berkontribusi secara efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak -anak usia dini. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap integrasi pengetahuan lokal ke dalam pembelajaran sebagai inovasi dalam pendidikan anak usia dini.
Pengaruh Literasi Keluarga dan Paparan Gadget terhadap Kesiapan Membaca Anak Usia Dini Octavi Jannatin Aliyah; Amir Syamsudin
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2046

Abstract

Kesiapan membaca merupakan fondasi penting dalam perkembangan literasi awal anak. Literasi keluarga dan paparan gadget menjadi dua faktor lingkungan yang diduga berperan dalam pembentukan kesiapan tersebut. Namun, kajian yang menganalisis pengaruh keduanya secara simultan pada anak usia dini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keluarga dan paparan gadget terhadap kesiapan membaca anak usia 5-6 tahun. Literasi keluarga dioperasionalkan melalui kebiasaan orang tua membacakan cerita, sedangkan paparan gadget diukur berdasarkan intensitas penggunaan gadget oleh anak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto terhadap 296 anak kelompok B Taman Kanak-kanak di Kecamatan Gedangan Tahun Ajaran 2025/2026 yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner orang tua dan lembar observasi guru, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan membaca, sedangkan paparan gadget berpengaruh negatif dan signifikan. Kedua variabel secara simultan memberikan kontribusi sebesar 8,4%. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan praktik literasi keluarga dan pengelolaan penggunaan gadget secara proporsional untuk mendukung kesiapan membaca anak usia dini.
Persepsi Guru PAUD terhadap Pelaksanaaan Pembelajaran Al-Qur’an dengan Metode Talaqqi dan Iqra’ Dini Fitriyanti; Amir Syamsudin; Prayitno Prayitno
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.1163

Abstract

Metode talaqqi dan metode iqra’ merupakan metode yang umum digunakan dalam pembelajaran Al-Qur’an di lembaga PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap pelaksanaan pembelajaran Al-Qur’an dengan metode talaqqi dan iqra’ di lembaga PAUD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data berupa wawancara. Subjek penelitian yang digunakan ialah empat orang guru dari empat lembaga PAUD yang ada di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memaknai metode talaqqi sebagai cara yang efektif dalam membentuk pelafalan dan hafalan bacaan Al-Qur’an anak secara lisan, sedangkan metode iqra’ dipersepsikan sebagai cara sistematis dalam menstimulasi kemampuan teknis membaca secara bertahap. Persepsi tersebut tercermin dalam praktik pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing metode. Respon anak terhadap pelaksanaan metode umumnya positif, meskipun masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh guru. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap metode yang digunakan berkontribusi pada efektivitas pembelajaran Al-Qur'an di PAUD serta memberikan dasar dalam membentuk kemampuan baca Al-Qur’an sejak usia dini.  
Pengaruh Pendampingan, Motivasi, dan Penyaluran Pengetahuan Orang Tua terhadap Kesuksesan PAUD Sri Widayati; Amir Syamsudin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5940

Abstract

Orang tua adalah orang pertama yang paling berperan dalam mendidik dan membesarkan anak sejak bayi hingga dewasa, orang tua harus memahami dan meyakini bahwa memperhatikan anak terutama dalam pertumbuhan dan perkembangan anak sangat penting. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh pendampingan, motivasi, dan penyaluran pengetahuan terhadap kesuksesan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kelompok Bermain (KB). Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode. Hasil menunjukkan bahwa penelitian yang diikuti oleh 55 orang tua KB (X) dengan karakteristik separuh responden berumur lebih dari 21 tahun, dengan jenjang pendidikan tinggi dan bekerja. Hasil diperoleh persentase yang baik yakni 40 persen yang dipengaruhi oleh faktor kesuksesan orang tua dalam pendampingan belajar di rumah, dorongan motivasi belajar, dan penyaluran pengetahuan kepada anak.  Tindak lanjut dari hasil tersebut yakni lebih mendorong orang tua dalam mencapai kesuksesan Pendidikan anak usia dini. 
Analisis Pengembangan Instrumen Kecanduan Gadget pada Anak Usia 5-6 Tahun Alfina Nur Khoirani; Amir Syamsudin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7159

Abstract

Kecanduan gadget pada anak usia dini menjadi isu penting karena berdampak pada aspek sosial, emosional, fisik, dan psikologis anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis instrumen kecanduan gadget pada anak usia 5–6 tahun. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan/research and development dengan pendekatan deskriptif kuantitatif berbasis teori. Penyusunan instrumen dilakukan berdasarkan teori kecanduan gadget yang telah ada. Validasi isi menggunakan analisis Aiken dengan 3 expert judges sedangkan uji empiris dilakukan pada 30 responden menggunakan analisis korelasi item-total dan reliabilitas Cronbach’s Alpha. Maka, sebanyak 5 butir dinyatakan valid secara isi dimana nilai Aiken’s V ? 0,92. Hasil uji empiris menunjukkan semua item valid dengan nilai r > 0,374 dan reliabel dengan nilai ? = 0,869. Sebanyak 49 orang tua yang memiliki anak berusia 5–6 tahun menjadi responden dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen ini valid, reliabel, dan layak digunakan sebagai alat ukur untuk mendeteksi kecanduan gadget pada anak usia 5-6 tahun.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kompetensi Pedagogik Guru TK: Survei Kuantitatif Herlinda Purnama; Amir Syamsudin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kompetensi pedagogik guru Taman Kanak-kanak di Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Instrumen kuesioner dikembangkan melalui validasi pakar dan uji reliabilitas Cronbach’s Alpha (> 0,70). Dari 298 guru, diperoleh 181 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis dengan regresi linear berganda setelah uji asumsi klasik. Hasil menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kompetensi pedagogik (? = 0,310; p < 0,001) dan motivasi kerja juga berpengaruh positif signifikan (? = 0,505; p < 0,001). Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 60,2% variasi kompetensi pedagogik (R² = 0,602), sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pedagogik guru tidak cukup hanya melalui pelatihan teknis, melainkan perlu strategi terpadu berupa penciptaan lingkungan kerja yang kondusif dan penguatan motivasi intrinsik maupun ekstrinsik.
Developing a Pancasila students' character instrument: Proof of construct validity and estimation of construct reliability Wiwin Mistiani; Edi Istiyono; Amir Syamsudin; Nor Hasnida Md. Ghazali
REID (Research and Evaluation in Education) Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta & Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/reid.v10i2.44920

Abstract

This study aims to prove construct validity and estimate construct reliability of the character scale of Pancasila students by using confirmatory factor analysis. The research approach used is quantitative with a sample of 200 high school students selected at random. This study measured the variables by six aspects, 15 indicators, and 20 questions. The six aspects include faith and piety to God Almighty, global nationality, cooperation, independence, critical reasoning, and creativity. The data analysis technique used is confirmatory factor analysis. The study results concluded that the instrument for assessing the character of Pancasila students in high school had a loading factor of more than 0.4 and a value of more than 0.96 which was declared valid and significant. Likewise, the instrument has been declared fit in testing the goodness of fit model. Thus, this finding indicates that the observed and performance covariance matrices are not significantly different. This study recommends a scale to measure the character of Pancasila students in senior high school.
Inovasi Permainan Tradisional ‘’Manthung’’ : Media untuk Menstimulasi Kemampuan Membilang Anak Usia Dini Septika Cahya Rahmawati; Amir Syamsudin; Joko Jamungkas
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1046

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis permainan tradisional manthung untuk menstimulasi kemampuan membilang anak usia dini. media ini merupakan inovasi dari permainan jutikan khas Yogyakarta yang dimodifikasi menjadi alat bantu hitung yang konkret, menarik, dan bermakna. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model penemabngan ADDIE, yang terdiri dari tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Tahapan pengembangan disusun berdasarkan kebutuhan lapangan yang telah dianalisis sebelumnya. Subjek penelitian ini adalah anak-anak taman kanak-kanak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis  untuk mengukur validasi efektivitas media dengan menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media manthung tergolong valid sebagai alat bantu pembelajaran membilang,  Uji keefektifan menunjukkan hasil sebesar 87, 21,yang termasuk dalam kategori  kategori sangat efektif untuk mesntimulasi kemampuan membilang anak usia dini. kedepannya, media ini di harapkan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mestimulasi aspek kognitif lainnya, sekaligus contoh media pembelajaran yang mengangkat nilai budaya local dalam proses belajar yang menyenangkan.