Claim Missing Document
Check
Articles

Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ny. L, Ny. U, Ny. LT di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Purniawati di Desa Pujorahayu Fauziah, Nur Alfi; Primadevi, Inggit; Qurniasih, Nila; Mayasari, Ade Tyas
Ners Akademika Vol. 2 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/nersakademika.v2i1.3274

Abstract

Purpose: provide midwifery care on an ongoing basis to Mrs. L, Mrs. U and Mrs. LT from pregnancy, childbirth, BBL (new born), postpartum and family planning at the Purniawati Midwife Independent Practice in 2022. Method: subjects started from the third trimester of pregnancy, and family planning (KB) and babies. The place used in taking cases at PMB Purniawati and the residence of Ny. L, Mrs. U and Mrs. LT in Pujorahayu Village. The time for the study starts in March – April 2022. The method used in taking this case is descriptive observational. Result: When pregnant women feel anxious about labor and pain, yoga can help maintain the elasticity and strength of the pelvic muscles, so that pain will decrease and create calm so that anxiety can be reduced. The yoga intervention given also showed a correlation with Ny. L where in the process of giving birth Mrs. L was not worried when facing labor.
Factors associated with the completeness of K6 antenatal care examinations among pregnant women Primadevi, Inggit; Fauziah, Nur Alfi; Veronica, Septika Yani; Setiowati, Tri Lusi
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 10 (2026): January Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i10.2166

Abstract

Background: The Maternal Mortality Rate (MMR) in Pringsewu Regency increased from 16 per 100.000 live births in 2023 to 194 per 100,000 live births in 2024. One of the key efforts to reduce MMR is ensuring comprehensive Antenatal Care (ANC) visits, including the minimum standard of six visits (K6). However, the K6 coverage at Adiluwih Health Center in 2024 remained relatively low at 66.8%. Purpose: To identify the factors associated with the completeness of K6 examinations among pregnant women. Method: This research is a quantitative study with a cross-sectional approach. The population consisted of postpartum mothers at Adiluwih Health Center from January to April 2025, and the sample included 81 respondents, representing the total population. The data used were secondary data obtained from maternal and child health (MCH) books. The statistical test employed was the Chi-Square test. Results: The results showed that most respondents had good knowledge (48 respondents; 59.3%), a positive attitude (60 respondents; 74.1%), supportive family support (71 respondents; 87.7%), supportive health worker assistance (70 respondents; 86.4%), and complete K6 examinations (57 respondents; 70.4%). Conclusion: Statistical analysis indicated significant relationships between knowledge, attitude, family support, and health worker support and the completeness of K6 examinations among pregnant women (p-value < 0.05). Suggestion: is expected that pregnant women undergo at least six antenatal visits according to standards during pregnancy, with at least two of these visits conducted by a doctor during the first and third trimesters.
Peningkatan pengetahuan wanita usia subur tentang SADARI Atriana Yuri Saputri; Nur Alfi Fauziah; Ayu Vera Fabella; Chindi Ardila; Dalina Dalina; Derina Arisyah; Fitri Ratna Kusuma; Mareta Kurnia D.; Hellen Febriyanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22207

Abstract

AbstrakKanker payudara merupakan penyakit tidak menular (PTM) yang merupakan suatu tumor ganas yang terbentuk dari sel-sel payudara yang tumbuh dan berkembang tanpa terkendali. Kanker Payudara dapat dideteksi secara dini dengan SADARI atau pemeriksaan payudara sendiri. Program deteksi dini kanker payudara yang dapat dilakukan oleh masyarakat dengan melakukan SADARI.  SADARI merupakan sebuah metode deteksi dini yang sederhana karena dapat dilakukan secara mandiri. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan wanita usia subur (WUS) dan memberikan edukasi mengenai SADARI dengan menitikberatkan pada usaha preventif dan promotif dalam mencegah dan mengatasi gejala kanker payudara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan melalui ceramah, dan diskusi serta tanya jawab, dimana sebelum dan sesudah kegiatan ibu diberikan pretest dan posttest. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pelaksaan kegiatan yang dilakukan pada tanggal 12 Januari 2024 dengan jumlah peserta 14 wanita usia subur dapat meningkatkan pengetahuan peserta dari nilai rata-rata 5 menjadi 13. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan peserta mengenai SADARI dan memberikan kesadaran kepada peserta untuk mencegah adanya tanda dan gejala kanker payudara. Kata kunci: Wanita Usia Subur (WUS); SADARI AbstractBreast cancer is a non-communicable disease (NCD) which is a malignant tumor formed from breast cells that grow and develop uncontrollably. Breast cancer can be detected early by BSE or breast self-examination. An early breast cancer detection program that can be carried out by the community by doing BSE. BSE is a simple early detection method because it can be done independently. The aim of this activity is to increase knowledge of women of childbearing age (WUS) and provide education about BSE with an emphasis on preventive and promotive efforts in preventing and treating the symptoms of breast cancer. The method used in this activity is through lectures, discussions and questions and answers, where before and after the activity the mother is given a pretest and posttest. The results of this service show that carrying out activities carried out on January 12 2024 with 14 women of childbearing age as participants can increase participants' knowledge from an average score of 5 to 13. This activity increases participants' knowledge about BSE and provides awareness to participants to prevent signs of -signs and symptoms of breast cancer. Keywords: woman of reproductive age; breast self-examination
Upaya peningkatan pengetahuan tentang inspeksi visual asam asetat pada wanita usia subur Nur Alfi Fauziah; Anggri Melian Sari; Dwi Rosita; Eva Agustia; Ferri Yani; Resti Selvia; Rini Hastuti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22223

Abstract

AbstrakKanker serviks atau kanker leher rahim adalah kanker yang berasal dari mulut rahim.  Kanker serviks masih banyak ditemukan di negara berkembang, seperti Indonesia. Berbeda dengan negara maju, cakupan program skrining di Indonesia baru sekitar 5%. Kanker serviks stadium awal bisa didiagnosa dengan melakukan pemeriksaan IVA atau Pap Smear. Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) merupakan tahapan deteksi dini untuk mengetahui atau mencegah adanya kanker serviks. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi atau meningkatkan pengetahuan kepada wanita usia subur (WUS) mengenai deteksi dini kanker serviks. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan melalui penyuluhan, dan diskusi serta tanya jawab, dimana sebelum dan sesudah kegiatan ibu diberikan pretest dan posttest. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pelaksaan kegiatan yang dilakukan pada tanggal 12 Januari 2024 dengan jumlah peserta 14 wanita usia subur dapat meningkatkan pengetahuan peserta dari nilai rata-rata 4,6 menjadi 11. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pemeriksaan IVA dan memberikan kesadaran kepada peserta untuk mencegah adanya tanda dan gejala kanker serviks. Kata kunci: IVA; kanker serviks; wanita usia subur AbstractCervical cancer or cervical cancer is cancer that originates from the cervix. Cervical cancer is still often found in developing countries, such as Indonesia. In contrast to developed countries, screening program coverage in Indonesia is only around 5%. Early stage cervical cancer can be diagnosed by doing an IVA or Pap Smear examination. Acetic Acid Visual Inspection (IVA) is an early detection stage to detect or prevent cervical cancer. The aim of this community service activity is to provide education or increase knowledge to women of childbearing age (WUS) regarding early detection of cervical cancer. The method used in this activity is through counseling, discussion and question and answer, where before and after the activity the mother is given a pretest and posttest. The results of this service show that carrying out activities carried out on January 12 2024 with 14 women of childbearing age as participants can increase participants' knowledge from an average score of 4.6 to 11. This activity increases participants' knowledge regarding VIA examinations and provides awareness to participants about Prevent signs and symptoms of cervical cancer. Keyword: IVA; cervical cancer; woman of reproductive age
Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong Tahun 2025 Eva Meri Yanti; Rini Wahyuni; Nur Alfi Fauziah; Sukarni Sukarni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6829

Abstract

Pada kehamilan terjadi perubahan hormonal yang dapat menimbulkan perasaan sedih kecemasan. Upaya yang bisa dilakukan salah satunya adalah yoga. Yoga pada ibu hamil sangat efektif dilakukan, karena gerakan-gerakan yang ada pada yoga mampu melenturkan otot-otot yang membantu menurunkan kecemasan. WHO menunjukkan sekitar 8-10% mengalami kecemasan. Di Indonesia mencapai 57,5%. Mengalami kescemasan Di Puskesmas Keondong Kec. Kedondong Kab. Pesawaran diketahui sebanyak 47 wanita hamil Trimester III. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Pre-Eksperiment, pendekatan pada penelitian ini menggunakan One Group Pre Test Post Test. Sampel pada penelitian sebanyak 20 responden. Teknik sampling mnggunakan Purposive Sampling. intervensi yang diberikan sebanyak 3x selama satu minggu lamanya 30 menit. Analisis penelitian ini menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian ini Tingkat sebelum dilakukan Prenatal Yoga tingkat Kecemasan sedang dengan nilai rata-rata 32,05. Sedangkan setelah dilakukan Prenatal tingkat Kecemasan sedang dengan nilai rata-rata 22,15. Ada Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong dengan nilai P value 0.000. Diharapkan ibu hamil dapat melakukan senam yoga prenatal sebagai pengobatan non farmakologis yang dapat mengurangi kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan.
Pemberian Edukasi "LILA" (Langkah Ibu, Lindungi Anak) dengan Rencana KB Pasca Salin untuk Kesehatan Ibu dan Bayi di Puskesmas Sekincau, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat: Penelitian Anggriani, Yunita; Yetty Dwi Fara; Nur Alfi Fauziah; Desi Anggraini; Fitriyanti; Nurul Zakiyyah; Sutini; Wiwit Yuliana; Zahra Syifa Amanda; Refi Yuniar; Nurhasanah; Riana Mustika Ahyan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5492

Abstract

Keluarga Berencana (KB) pasca salin merupakan intervensi penting untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta mencegah kehamilan dengan jarak terlalu dekat setelah persalinan. Namun, secara global sekitar 40% perempuan pasca persalinan di negara berkembang masih memiliki kebutuhan KB yang belum terpenuhi. Di Indonesia, cakupan KB pasca salin pada tahun 2021 baru mencapai 40,4%, yang salah satunya dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan ibu nifas. Hasil pra-survei di wilayah kerja Puskesmas Sekincau menunjukkan bahwa sebagian besar ibu nifas belum menggunakan KB pasca salin secara optimal dan belum pernah mendapatkan edukasi KB pasca salin secara terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas serta ibu yang memiliki bayi dan balita mengenai KB pasca salin melalui Edukasi “LILA” (Langkah Ibu, Lindungi Anak). Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 21 Januari 2025 di Posyandu Melati 1, Desa Pampangan, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Metode kegiatan meliputi pretest, penyampaian materi edukasi, diskusi dan tanya jawab, serta posttest. Materi edukasi mencakup konsep dasar KB, tujuan dan manfaat KB bagi kesehatan ibu dan bayi, konsep KB pasca salin, waktu pemberian KB pasca persalinan, serta jenis metode kontrasepsi yang aman dan efektif pada masa nifas dan menyusui. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 46,40 pada pretest menjadi 86,40 pada posttest (p-value = 0,000). Edukasi “LILA” terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai KB pasca salin dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan dalam kegiatan Posyandu sebagai upaya meningkatkan partisipasi ibu dalam penggunaan KB pasca persalinan.
Co-Authors Ade Tyas Mayasari Ade Tyas Mayasari Amali Rica Pratiwi Anggri Melian Sari Anggriani, Yunita Ani Kristianingsih Ani Safitri Anita Noviana Annisak Meisuri Atik Farokah Atmasari, Yeti Atriana Yuri Saputri Ayu Vera Fabella Beniqna Maharani Besmaya Chindi Ardila Dalina Dalina Darwatik Derina Arisyah Desi Anggraini Desi Kumalasari Dian Nirmala Sari Diana Diana Dwi Rosita Endah Sri Wahyuni erna wati Eva Agustia Eva Meri Yanti Fajri, Umi Nur Fara, Yetty Dwi Ferri Yani Fitri Ana, Elsa Fitri Ratna Kusuma Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriyanti Hellen Febrianti Hellen Febrianti Hellen Febriyanti Hellen Febriyanti Heni Suryani Hidajati, Kamilah Hikmah Ifayanti Husna, Zulfa Lailatul Idawati Iis Tri Utami Juni Ekawati Komalasari Komalasari Komalasari Komalasari Kurniawati, Erna Yovi laila kurniawati Lilis Ariani Lilis Ayuningsih Mareta Kurnia D. Marjayanti, Antik Maryati Masnon Maulia Isnaini Mayang Widiyanti Mayasari, Ade Tyas Meichiko Indah Melinda, Novia Meta Andriyani Nikmah Nita Arena Putri Nopi Anggista Putri Nopi Anggista Putri, Nopi Anggista Novita Maulany Nur Kholidahzia Nurhasanah Nurjanah Nurniyanti Nurul Zakiyyah Nyimas Evi SMS Nylida Sari Okdiah Betty Nurmawati Okta Mawarni Ovie Praselia Praselia, Ovie Primadevi, Inggit Psiari Kusuma Wardani Qurniasih, Nila Rahmayani, Riana Rapih Mijayanti Refi Yuniar Refriyanti devi Resti Selvia Riana Mustika Ahyan Rianasari, Dewi Rika Agustina, Rika Riki Lutfhi Utari Rini Hastuti Rini Wahyuni Riona Sanjaya Ririn Martina Riska Novianasari Riska Nur Suci Ayu Rizka Handayani Robbayani Robbayani, Robbayani Sanjaya, Riona Sari, Nawang Septika Yani Veronica Setiowati, Tri Lusi Siti Rohimah Siti Wasirah Soejoenoes, Ariawan Soeresmi, Soeresmi Sri windarti Sukarni Sukarni Sulistiawati, Yuni Sunarsih Sunarsih Supatmi Supatmi Suryani, Heni Sutini Tri Widayanti Turlastri, Ike Tuti Mayati Uswatun Khasanah Utami, Iis Tri Wiwit Yuliana Wulandari, Lusia Asih Yana Novita Yanti, Linda Timor Yeti Atmasari Yeti Yulistyawati Yetty Dwi Fara Yety Dwifara Yona Desni Sagita Yona Desni Sagita Yuli Handayani Yuliasari, Riting Yuni Sulistiawati Yunita Anggriani Yurnalis Yurnalis Zahra Syifa Amanda