Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengembangan Media Diorama Minikultur pada Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar Nuraini Nuraini; Candra Cuga; Reska Putri Ismail; Muhammad Sarlin; Nurainun Nurainun
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8588

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan akan media pembelajaran inovatif, interaktif, dan kontekstual untuk mendukung keterlibatan aktif siswa sekolah dasar dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), khususnya pada materi keberagaman budaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep keberagaman yang bersifat abstrak, serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang konkret dan interaktif dalam proses pembelajaran PKn di kelas II sekolah dasar, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran PKn belum sepenuhnya mengakomodasi karakteristik siswa yang berada pada tahap operasional konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Diorama Minikultur pada materi “Kita Beragam Tetapi Tetap Satu” serta menguji tingkat kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam mendukung pembelajaran PKn yang lebih aktif dan bermakna. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SDN 2 Tabongo dengan subjek penelitian siswa kelas II. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan ahli pengguna, serta tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test. Teknik analisis data menggunakan skala Likert untuk mengukur kelayakan dan kepraktisan, serta analisis N-Gain untuk mengukur keefektifan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Diorama Minikultur memperoleh tingkat kelayakan sebesar 94,5% dengan kategori sangat layak, serta tingkat kepraktisan sebesar 100% dengan kategori sangat praktis. Media Diorama Minikultur juga terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa, ditunjukkan oleh peningkatan hasil belajar sebesar 69,38% dengan skor N-Gain sebesar 0,92 berkategori tinggi dan tafsiran efektivitas 91,74% berkategori efektif. Dengan demikian, media Diorama Minikultur layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif dan interaktif dalam pembelajaran PKn di sekolah dasar.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN PAKEM BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN EDUKASI MONOPOLI PADA PEMBELAJARAN IPS DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Fandaria Abdurrahman; Muhammad Sarlin; Nurainun; Candra Cuga; Samsi Pomalingo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i2.47795

Abstract

The research problem addressed in this study is: “Can the implementation of the PAKEM approach assisted by Monopoly-based educational game media improve students’ learning outcomes in Social Studies for fourth-grade students at SDN No. 11 Kota Barat, Gorontalo City?” This study employed a Classroom Action Research (CAR) design using data collection techniques consisting of observation, interviews, tests, and documentation. The research subjects were fourth-grade students of SDN No. 11 Kota Barat, Gorontalo City. The findings revealed that students’ learning outcomes improved in each cycle of the study. In the first meeting of Cycle I, out of 11 students, only 5 students achieved the minimum mastery criterion (KKM), representing 45% of the class. In the second meeting of Cycle I, the number of students who achieved mastery increased to 7 students, or 64%. However, the performance indicators and achievement targets had not yet been fulfilled; therefore, the research was continued to Cycle II to further examine the effectiveness of the PAKEM approach and the educational game media employed. In the first meeting of Cycle II, 9 students achieved mastery learning with a percentage of 82%, exceeding the predetermined performance indicator target of 80%. These results indicate a significant improvement in students’ learning outcomes. Therefore, it can be concluded that the implementation of the PAKEM approach assisted by Monopoly-based educational game media effectively improved the Social Studies learning outcomes of fourth-grade students at SDN No. 11 Kota Barat, Gorontalo City.