Articles
YOUNG WORKERS HEALTH AND SAFETY : A SUMMARY OF LITERATURE REVIEW
Yahya Thamrin
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 1 No. 1: Januari 2018
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30597/jkmm.v1i1.8702
Aims: The purpose paper aims to report a vulnerability of young workers regarding their health and safety.Design/methodology/approach: A systematic search was conducted through PubMed, Scopus, Web of Science, Science Direct and Google Scholar using terms of interest in a logic grid with key words “young workers” and “health and safety”. The articles in this search were limited to those published between 2002 and 2012. Nine studies ( 9 papers) met the inclusion criteria and were independently reviewed.Findings :Majority of the studies in this synopsis indicate education is a key to reduce young workers injury. In the other hands, the current safety education and training for young workers apparently are not effective due to the training uses similar method that is applied to adult workers, which is not suited to youths’ developmental levels or interest. Furthermore, the safety training alsoshould focus not only on providing information for identifying reasons for workplace injuries and young workers’ rights but should be also embedded into workplace safety education programs. The safety training should become a priority in health education programs applied in schools. Research limitations/implications: Due to the necessary Australia focus and time constraints, only studies from Canada, USA, New Zealand and Denmark were included. Originality/value: The paper shows that there is a evidence base that education and knowledge about hazards interventions can positively reduce young workers injury.
A Literature Review of Migrant Workers’ Health and Safety
Yahya Thamrin
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 1 No. 2: Maret 2018
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30597/jkmm.v1i2.8721
Aims: To explore information regarding health and safety issues among migrant workers thatrepresent substantial fraction of workforce in developed countriesDesign/methodology/approach: A systematic search was conducted through PubMed, Scopus, Webof Science, Science Direct and Google Scholar using terms of interest in a logic grid from 1994 to2018.Findings: Many studies have found that numerous factors contribute to high number of work relatedaccidents and injuries among this group. Lack of language, educational background and culture,exploitation, racism, discrimination and harassments and duration of residence are the main importantfactors that associated with accidents and injuries of this working population group.Research limitations/implications: Number of publications might be not captured in this literaturereview. However, the findings range of studies have been analyzed and highlight the important todevelop intervention among migrant workers to improve their health and safety conditions.Originality/value: This paper supports the argument that migrant workers are in highly risk toexperience accidents, injuries and fatalities in the workplace.Keywords: Migrant Workers, Health and Safety, Accidents and Injuries
METODE EDUKASI & PENDAMPINGAN TERHADAP PENINGKATAN KESADARAN TERKAIT PENGGUNAAN APT PENGRAJIN PANDAI BESI
Atjo Wahyu;
Furqaan Naiem;
Tahir Abdullah;
Yahya Thamrin
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 2 No. 2: Desember 2019
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30597/jkmm.v2i1.8722
Kesadaran akan kebisingan di sektor industri khsusnya pengrajin pandai besi umumnya belum diketahui secara luas, sehingga pekerja tidak memperhatikan risiko gangguan kesehatan berupa ketulian akibat paparan kebisingan yang melebihi standar terlebih jika mereka tidak menggunakan penutup telinga (earplug/earmuff). Studi ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi experiment dengan jumlah sampel 30 orang pekerja pengrajin pandai besi di Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidrap Tahun 2018. Data yang terkumpul kemudian dianalisa yang membandingkan antara pengetahuan, sikap, dan praktik sebelum dan setelah dilakukan metode edukasi serta pendampingan. Hasil diperoleh bahwa melalui metode edukasi serta pendampingan efektif meningkatkan pemahaman pekerja atas kaidah keselamatan dan kesehatan kerja, diperoleh responden berpengetahuan cukup sebelum edukasi dan pendampingan sebesar 66.7% meningkat menjadi 96.7%. Faktor sikap, responden dengan kategori sikap cukup sebesar 43.3% meningkat menjadi 100%. Penilaian atas praktek, sebelum pendampingan kategori dengan praktek cukup sebesar 33.3% dan setelah pendampingan signifikan meningkat menjadi 90%. Olehnya disarankan bagi pemilik usaha dan instansi terkait mempromosikan dan mengsosialisasikan pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja pada pengrajin besi khususnya perlindungan diri atas sumber bising yang dapat menyebabkan ketulian.
PENINGKATAN PENGETAHUAN ORANG TUA SISWA SEKOLAH DASAR DENGAN WORKSHOP CYBER SAFETY
Yahya Thamrin;
Atjo Wahyu;
Furqaan Naeim;
Iin Karmila Yusri;
Andi Hardianti
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 2 No. 2: Desember 2019
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30597/jkmm.v2i1.8723
Saat ini gadget dan internet awalnya digunakan sebagai alat dan media komunikasi untuk mempermudah dan membantu manusia pada berbagai jenis sektor kehidupan seperti ekonomi, hiburan dan pendidikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah kegiatan workshop dilakukan. Kegiatan dilakukan di dua sekolah dasar di Kota Makassar, SD Darussalam dan SDN PAI Kota Makassar. Sampel berjumlah 60 orang tua siswa pada dua sekolah dasar dengan masing-masing 30 orang tua siswa di tiap sekolah dasar. Data dianalisis menggunakan uji T. Hasil analisis menunjukkan ada perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah workshop di dapatkan hasil p=0,000. Pemberian edukasi melalui workshop menurut hasil analisis berpengaruh pada peningkatan pengetahuan orang ttua siswa. diharapkan agar orang tua, sekolah dan pemerintah setempat dapat bekerja sama dalam meningkatakan awareness cyber safety ini dan mengurangi risiko-risiko yang membahayakan kesehatan dan keselamatan.
PENGARUH LEADER MEMBER EXCHANGE (LMX) TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PERAWAT SUKU BUGIS-MAKASSAR INSTALASI RAWAT INAP RSUD LABUANG BAJI
Rifa'ah Mahmudah;
Andi Indahwaty;
Yahya Thamrin
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 3 No. 1: Maret 2020
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30597/jkmm.v3i1.10297
Nilai budaya diperoleh seseorang dari awal kehidupan yang mempengaruhi perilaku di tempat kerja. Leader Member Exchange yang tinggi telah diketahui dapat memotivasi karyawan sehingga dapat menunjukkan perilaku Organizational Citizenship Behavior yang dipercaya menjadi penyebab meiningkatnya produktifitas di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leader member exchange terhadap organizational citizenship behavior Perawat Suku Bugis-Makassar di Instalasi Rawat Inap RSUD Labuang Baji. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Rancangan yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Sampel sebanyak 98 orang perawat dipilih dengan teknik purposive sampling dengan kriteria suku Bugis-Makassar. Data dianalisis dengan menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian responden dengan karakter Bugis-makassar yang erat dengan nilai budaya siri’ na pacce dengan kriteria sipakatau (kemanusiaan); deceng (baik); asseddingeng (kesatuan) dan marenreng perru (setia) menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan proffesional respect (p<0,05), contribution (p<0,05), dan affect (p<0,05) terhadap organizational citizenship behavior. Sebaliknya, tidak ada pengaruh loyalty (p>0,05) terhadap organizatioonal citizenship behavior perawat Suku Bugis Makassar
HUBUNGAN MOTIVASI DAN KETERSEDIAAN APD TERHADAP PERILAKU PENGGUNAAN APD PADA SEBUAH PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI TELEKOMUNIKASI
Furqaan Naiem;
Yahya Thamrin;
Lalu M Saleh;
Indra Dwinata;
Fajaruddin Natsir;
Nurul Muflisha
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 2 No. 1: Maret 2019
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30597/jkmm.v2i1.10698
Bekerja di bidang jasa konstruksi telekomunikasi harus memiliki sistem pencegahan dan pengendalian yaitu APD. Penggunaan alat pelindung diri merupakan tahap akhir dalam hirarki pengendalian kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Tingkat penggunaan APD sangat berpengaruh pada tingkat keselamatan dan kesehatan kerja, dimana semakin rendah frekuensi penggunaan APD, semakin besar kesempatan terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan motivasi dan ketersediaan APD terhadap perilaku penggunaan APD. Metode yang dilakukan dalam penelitian menggunakan metode observasional dengan pendekatan cross sectional study dengan analisis bivariat menggunakan uji koefisien kontingensi c pada sebuah perusahaan jasa konstruksi telekomunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi dengan perilaku penggunaan APD p-value = 0,000 (p<0,05) ketersediaan APD dengan perilaku penggunaan APD p-value = 0,000 (p<0,05). Kesimpulan penelitian adalah menemukan hubungan antara motivasi, ketersediaan APD dengan perilaku penggunaan APD. Disarankan agar perusahaan meberikan reward kepada pekerja yang patuh menggunakan APD sehinggan pekerja termotivasi untuk menggunakan APD selain itu diharapkan agar APD disediakan sesuai dengan jumlah pekerja.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN SIKAP KERJA DENGAN KELUHAN LOW BACK PAIN PADA PEKERJA RUMAH JAHIT AKHWAT MAKASSAR
Awaluddin Awaluddin;
Nurul Mawaddah Syafitri;
Muhammad Rum Rahim;
Yahya Thamrin;
Muhammad Rachmat;
Jumriani Ansar;
Lalu Muhammad
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 2 No. 1: Maret 2019
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30597/jkmm.v2i1.10704
Keluhan Low Back Pain (LBP) dapat menyerang semua orang, jenis kelamin, usia, dan profesi. Banyaknya produksijahitan di setiap minggunya berkorelasi dengan lama kerja menjahit di setiap harinya, sehingga menuntut penjahitduduk selama berjam-jam. Posisi kerja yang tidak ergonomis juga memberikan efek adanya keluhan LBP pada pekerja.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dan sikap kerja terhadap keluhan LBP pada penjahitdi Rumah Jahit Akhwat (RJA) Makassar. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan crosssectional study. Pengumpulan data dilakukan pada Desember 2018 – Januari 2019 terhadap 33 pekerja sebagai sampelyang diambil dengan teknik purposive sampling. Data beban kerja diperoleh menggunakan kuesioner, sikap kerjamenggunakan REBA, keluhan LBP menggunakan NBM. Analisis data yang dilakukan adalah univariat dan bivariatdengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada 39,4% yang memiliki keluhan LBP dan 60,0% tidakmemiliki keluhan LBP. Adapun ada hubungan antara beban kerja (p= 0,005) dan sikap kerja (p= 0,000) dengan keluhanLow Back Pain. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara beban kerja dan sikap kerja dengan keluhanlow back pain pada penjahit Rumah Jahit Akhwat Makassar. Saran penulis terhadap pekerja ialah memodifikasi stasiunkerja pekerja agar lebih nyaman dan mencegah keparahan keluhan low back pain.
GAMBARAN KECELAKAAN DAN PENYAKIT AKIBAT KERJA PADA PETANI RUMPUT LAUT KABUPATEN TAKALAR TAHUN 2018
Yahya Thamrin;
Dian Fitri Ayu Ramadhani;
Andi Rezki Nadillah;
Indah Aqvirah Dewi Ramadhani Ediwan
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 2 No. 1: Maret 2019
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30597/jkmm.v2i1.10710
Pekerja rumput laut adalah bagian dari sektor informal yang belum mendapatkan pelayanan kesehatan kerjayang memadai dan hanya mendapat pelayanan kesehatan secara umum namun belum dikaitkan denganpekerjaannya. Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan adalah salah satu kabupaten yang menjadi sentrapengembangan industri rumput laut yang dapat menghasilkan 474.346 ton rumput laut basah per tahun.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecelakaan dan penyakit akibat kerja pada petani rumputlaut Kabupaten Takalar tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasionalanalitik dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan denganteknik purposive sampling pada petani rumput laut yang berada di Kabupaten Takalar, yaitu 105orang. Datadiambil dari responden dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian memperoleh hasil yaitu 80,9% orangkurang lelah, 19,1% orang lelah, 42,85% orang mengalami LBP, 57,15% orang tidak mengalami LBP, 77,14%orang mengalami kecelakaan dan 22,86% orang tidak mengalami kecelakaan.
Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran berinternet Sehat dan Aman bagi Siswa SMP Negeri 12 Makassar
Thamrin, Yahya;
Russeng, Syamsiar;
Wahyuni, Andi;
Yusri, Iin Karmila
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 4 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Siswa SMP Negeri 12 Kota Makassar diperbolehkan untuk membawa perangkat seluler yang dapat mengakses internet ke sekolah. Penggunaan perangkat internet seperti handphone, personal komputer, laptop dan tablet dalam rentang waktu yang lama dapat menimbulkan masalah pada kesehatan fisik dan mental penggunanya. Selain itu, internet juga berpengaruh pada keselamatan penggunanya. Bully di media sosial, kecanduan pornografi, dan pelecahan seksual akibat menjamurnya konten-konten yang berbau pornografi dan kekerasan yang mempengaruhi tingkah laku mereka. Dampak negatif penggunaan internet juga terjadi di kota Makassar. Pelajar SMP Negeri di Makassar menggunakan wifi sekolah untuk bermain game online, bukan untuk mengerjakan tugas sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa akan pengaruh internet pada keselamatan dan kesehatan mereka. Dalam program ini, siswa diberikan pelatihan dan penyuluhan tentang berinternet yang aman dan sehat. Sebelum dan sesudah penyuluhan, dilakukan pre-test dan post-test. Uji T-test digunakan untuk menganalisis hasil pre-test dan post-test dan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan internet aman dan sehat di kalangan siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa akan pengaruh internet pada keselamatan serta kesehatan fisik dan mental mereka. Implementasi pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini dapat membawa siswa untuk beraktifitas menggunakan internet secara sehat dan aman.
Persepsi dan Dampak Penggunaan Alat Bantu Ergonomis terhadap Kesehatan dan Produktivitas Petani Rumput Laut di Kabupaten Maros
Thamrin, Yahya;
Muis, Masyitha;
Sudarmin, Ria Rezki
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Petani rumput laut di wilayah pesisir Kabupaten Maros umumnya melakukan proses pengikatan bibit dan penjemuran hasil panen dengan posisi kerja jongkok atau duduk di lantai dalam waktu lama. Kondisi kerja tersebut berpotensi menimbulkan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) dan menurunkan produktivitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan alat bantu kerja ergonomis berupa meja dan kursi yang dirancang sesuai dengan karakteristik pekerjaan petani rumput laut, serta untuk menilai persepsi dan dampaknya terhadap kesehatan dan produktivitas kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap 12 petani dari satu kelompok tani pengguna tiga set meja dan kursi ergonomis yang dikembangkan dalam kegiatan pengabdian. Hasil wawancara menunjukkan bahwa seluruh partisipan merasakan perubahan positif setelah menggunakan alat bantu ergonomis. Tema utama yang muncul meliputi: peningkatan kenyamanan dan perubahan postur kerja, penurunan rasa pegal dan nyeri tubuh, efisiensi waktu kerja yang lebih baik, dan peningkatan kualitas hasil rumput laut karena lebih bersih dari pasir. Petani juga menunjukkan penerimaan dan persepsi positif terhadap inovasi ini karena dirasakan mempermudah pekerjaan harian mereka. Secara keseluruhan, penggunaan alat bantu ergonomis memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan kerja dan produktivitas petani rumput laut. Inovasi sederhana berbasis ergonomi ini berpotensi diterapkan secara lebih luas pada sektor informal pesisir sebagai upaya pencegahan gangguan kesehatan kerja dan peningkatan efisiensi produksi.