Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Edukasi Literasi Fisik Di Kalangan Orang Tua Siswa Hadyansah, Diky; Ahmad Kharisman, Vicki; Gita Febria Friskawati; Dedi Kurnia; Heru Sulistyadinata; Rama Adha Septiana; Andy Supriyadi; Ali Budiman; Agus Santosa; Nancy Trisari Schiff; Aji Danur Wenda; Shalsa Juwita; Reyhan Dhika Hermawan
aksararaga Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v5i2.88

Abstract

Kurangnya aktivitas fisik dikalangan remaja sudah menjadi fenomena global di seluruh belahan dunia. Berbagai factor yang mempengaruhi tingkat aktivitas fisik remaja, salah satunya literasi fisik yang dimiliki orang tua. Tujuan pengabdian ini diharapkan para orang tua memiliki pengetahuan tentang literasi fisik sebagai cara untuk mengoptimalkan aktivitas fisik remaja. Adapun metode pelaksanaan program PKM ini menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab berupa edukasi dengan memberikan materi tentang literasi fisik serta urgensi aktivitas fisik bagi anak-anak kepada orang tua siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 70 Bandung sebanyak dua kelas. Hasil pengabdian ini menunjukan bahwa antusias orang tua mengenai materi literasi fisik cukup tinggi. Kesimpulan dalam pengabdian ini adalah perlu adanya kolaborasi antara sekolah, orang tua dan siswa untuk meningkatkan literasi fisik.
Sosialisasi Penerapan Aplikasi Physical Literacy (Fit-Lit) Berbasis Android dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas (SDG’s) Nur, Lutfi; Hidayat, Teten; Purwati, Purwati; Kusdinar, Yopi; Hamidi, Ahmad; Guntara, Rangga Gelar; Nugraha, Muhammad Rizki; Friskawati, Gita Febria; Ardha, Muchamad Arif Al; Chaeroni, Ahmad; Nilan, Fariha; Malik, Arief Abdul; Bakhri, Rafdlal Saeful; Arhesa, Sandra; Annamayra, Ajeng
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i5.1228

Abstract

Sosialisasi penerapan aplikasi Physical Literacy (Fit-Lit) berbasis Android dilaksanakan sebagai upaya inovatif dalam mendukung implementasi pembelajaran Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan serta pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) khususnya poin ke-4, yaitu Quality Education. Aplikasi Fit-Lit dirancang untuk membantu guru dalam menilai dan memantau perkembangan literasi fisik peserta didik secara digital, interaktif, dan terukur. Melalui penerapan aplikasi ini, diharapkan guru dapat melaksanakan pembelajaran Penjas yang lebih adaptif terhadap teknologi, kontekstual, serta mampu menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya aktivitas fisik dan gaya hidup sehat. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep literasi fisik berbasis teknologi dan memberikan pelatihan teknis kepada guru olahraga Sekolah Dasar agar mampu mengintegrasikan aplikasi Fit-Lit dalam proses pembelajaran. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi/seminar dan praktek simulasi penggunaan aplikasi. Sasaran kegiatan ini meliputi guru olahraga SD. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep literasi fisik serta kemampuan mereka dalam menggunakan aplikasi Fit-Lit sebagai alat bantu dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara UPI Kampus Tasikmalaya dengan IGORNAS Kota Tasikmalaya dalam pengembangan inovasi pembelajaran olahraga berbasis teknologi. Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan jasmani yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan sesuai semangat SDG’s.
PHYSICAL LITERACY LEVEL IN EARLY CHILDHOOD: USING THE PL-C QUEST INSTRUMENT Friskawati, Gita Febria
JUARA : Jurnal Olahraga Vol 9 No 1 (2024): JUARA: Jurnal Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/juara.v9i1.3755

Abstract

The physical literacy level of early childhood must be known to determine appropriate intervention in the future. This research will reveal the level of physical literacy of young children using a survey method. A total of 105 children were involved in this research from various types of formal and non-formal early childhood education services. Sampling used convenience sampling to maintain the code of ethics for research in early childhood. The PL-C Quest instrument is used to measure the physical literacy level of early childhood. The data is processed descriptively, then categorization is made for the measurement results. The results reveal that the physical literacy level of boys is the highest compared to girls. The level of physical literacy in all domains for boys is in the medium category, while in the physical and psychological domains for girls is in the low category and the social and cognitive domains are in the medium category. These results can be used as a basis for creating intervention programs to increase physical literacy in early childhood education.
Self-confidence using technology, understanding of TPACK and teaching quality of physical education’s teacher candidate while online learning Friskawati, Gita Febria
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 7 No 2 (2021): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2065.949 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v7i2.15948

Abstract

This study aims to reveal the relationship between self-confidence, understanding of TPACK and the teaching quality of prospective physical education teachers when conducting online learning. The correlational research method was used in a population of 132 students practicing STKIP Pasundan who were following the PPL program. A total of 96 samples were involved in this study by means of convenience sampling. The instrument used to measure teaching confidence is a questionnaire with a Likert scale questionnaire (1-5 scale) which has been tested for validity and reliability with the results of r = 0.791. Meanwhile, to measure the quality of teaching, the Teaching Quality Scale (TQS) and TPACK Questioners. The results showed that the contribution of all independent variables (confidence and understanding of TPACK) to the dependent variable (quality of teaching physical education) simultaneously was 72.1%. Research shows that the psychological factor of self-confidence can determine the goals to be achieved (quality of teaching physical education) even though it is weak by being influenced by experience, knowledge and other skills, including understanding of TPACK. Therefore, further research is recommended to discuss forms of intervention for prospective physical education teachers to increase confidence in using technology when teaching online and increase understanding of TPACK in order to make students interested in learning when learning online so as to maintain teaching quality.
Gender dan kebugaran jasmani siswa: analisis perbedaan hasil Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) fase D Rizal Ahmad Maulana; Gita Febria Friskawati; Vicki Ahmad Karisman
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v4i1.364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa SMP Plus Al-Musthafa berdasarkan gender. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi pada penelitian ini berjumlah 54 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan sampel berjumlah 54 orang terdiri dari 27 siswa laki-laki dan 27 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan yaitu Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) fase D. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil pada penelitian ini menyatakan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa laki-laki dikategorikan Kurang (14,81%), Sedang (55,56%), dan Baik (29,63%). Adapun tingkat kebugaran jasmani siswa perempuan dikategorikan Kurang Sekali (18,52%), Kurang (70,37%) dan Sedang (11,11%). Hasil menunjukan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa laki-laki lebih tinggi dibandingkan siswa perempuan. Diharapkan, proses pembelajaran pendidikan jasmani mampu untuk memfasilitasi ketercapaian kebugaran jasmani siswa yang diukur secara berkala melalui instrumen ini tanpa melihat perbedaan gender antara laki-laki dan perempuan. diharpakan penelitian selanjutnya dapat mengungkap lebih jauh variabel moderator pada aspek psikologi seperti motivasi atau persepsi positif dari para siswa terhadap aktivitas fisik yang mereka lakukan pada proses pembelajaran penjas ataupun di kehidupan sehari-hari siswa di lingkungannya.