Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Implementing the Merdeka Curriculum through a Deep Learning Approach in Primary Education: A Case Study of SD Negeri 1 Cintarasa, Garut Regency Fitri Eka Silviani; Ayu Puji Rahayu; Nurul Aziza; Ika Sartika
Journal of Asian Primary Education (JoAPE) Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Asian Primary Education (JOAPE)(in progress)
Publisher : CV Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/joape.v2i2.2353

Abstract

Curriculum reforms are continually implemented in Indonesia to improve the quality of national education and foster student-centered learning. One breakthrough is the implementation of the Merdeka Curriculum with a deep learning approach, which emphasizes meaningful, mindful, and joyful learning, thereby encouraging students to actively understand, apply, and reflect on their knowledge in ways that are relevant to their lives. This study aims to determine the understanding of school administrators and teachers regarding the concept of the Merdeka Curriculum based on deep learning and its implementation at SDN 1 Cintarasa. This study uses a descriptive qualitative approach to understand in depth the process of implementing the Merdeka Curriculum with a deep learning approach in the real context of school learning. Data collection was conducted using several techniques, namely observation, semi-structured interviews, and document analysis. These three techniques were used to strengthen the data through triangulation.
Pengembangan Media Digital Interaktif Berbasis Addie Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas Atas Sekolah Dasar Masrini, Imas; Tanjung, Ramdani; Rahmalia, Rika; Rahayu, Ayu Puji
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media digital interaktif berbasis model ADDIE guna meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas atas sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengikuti lima tahapan dalam model ADDIE, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas V SD, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, serta ahli materi dan ahli media sebagai validator. Instrumen pengumpulan data meliputi wawancara, angket, observasi, dan tes kemampuan membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital interaktif yang dikembangkan dinilai sangat layak oleh para ahli dengan kategori “sangat baik”. Implementasi media menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca siswa, ditunjukkan oleh perbandingan hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, media digital interaktif berbasis ADDIE ini efektif digunakan sebagai alat bantu pembelajaran membaca bagi siswa sekolah dasar.
School Website Development for Parental Information Access: Pengembangan Website Sekolah untuk Akses Informasi Orang Tua Fauziyyah, Ayu Faza; Wahyudin, Wahyudin; Rahayu, Ayu Puji
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 27 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v27i1.1876

Abstract

General Background: The rapid advancement of information technology has reshaped information management and communication practices within educational institutions, including primary schools. Specific Background: At SDIT Persis 99 Rancabango, school information for parents has been disseminated through fragmented and conventional channels, resulting in unstructured data and limited traceability. Knowledge Gap: Previous studies predominantly positioned school websites as promotional or one-way communication tools, leaving limited empirical evidence on their role as centralized information systems tailored to sustained parental access. Aims: This study aimed to develop a school information system based on a website using Google Sites to provide structured, integrated, and continuously accessible information for parents. Results: Using the ADDIE development model, the website was validated by media and content experts with feasibility scores exceeding 90%, received highly positive parental responses, and demonstrated a statistically significant increase in parental information access based on pretest–posttest analysis. Novelty: This study positions Google Sites as a practical platform for developing a centralized school information system specifically oriented toward parental information needs in primary education contexts. Implications: The findings provide empirical and practical contributions for elementary schools with limited resources in adopting centralized, user-friendly digital information services to support transparent and structured school–parent communication. Highlights • Centralized School Information Reduced Fragmented Communication Channels• Google Sites Supported Structured Parental Information Access• ADDIE-Based Development Achieved High Expert Validation Scores Keywords School Information System; School Website; Google Sites; Parental Information Access; ADDIE Model
Strategi Growth Mindset Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning: Perbandingan SD Negeri & Swasta di Kabupaten Garut : Penelitian Siti Maemunah, Imas; Rahayu, Ayu Puji; Lindawati, Cucu; Maharani, Syahna Mega Agitha Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan growth mindset dalam implementasi Kurikulum Merdeka berbasis pendekatan Deep Learning melalui studi komparatif di SDN 2 Malangbong dan SD Muhammadiyah 2 Garut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sekolah menerapkan strategi Deep Learning yang berfokus pada pilar Mindfull, Meaningfull, dan Joyfull untuk menumbuhkan pola pikir bertumbuh pada siswa. Strategi di sekolah negeri menekankan pada kemitraan eksternal dan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar, sementara sekolah swasta mengunggulkan program kolaborasi internal guru melalui "Sharing Ilmu Antar Teman Guru" (SYARIAH) dan "Kelas Inspirasi". Persamaan kedua sekolah terletak pada penggunaan sistem penilaian progresif (Introduce, Working on, Master) yang menghargai proses belajar siswa dibandingkan sekadar hasil akhir. Hambatan utama yang ditemukan adalah keterbatasan pemahaman guru dalam mendesain materi yang mendalam, yang diatasi melalui pelatihan kolaboratif. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa integrasi strategi growth mindset dalam Kurikulum Merdeka berbasis Deep Learning terbukti efektif meningkatkan keterlibatan aktif dan pemahaman bermakna siswa di kedua satuan pendidikan tersebut.
Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Deep Learning di SDN 1 Pameungpeuk Garut : Penelitian Dwi Rivana; Ayu Puji Rahayu; Linda Herlinda; Asep Nurul Aripin; Ely Susanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5400

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut satuan pendidikan untuk menghadirkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, kontekstual, dan bermakna. Salah satu pendekatan yang relevan untuk mendukung tujuan tersebut adalah pendekatan deep learning, yang menekankan pada pemahaman mendalam, berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan refleksi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan deep learning di SD Negeri 1 Pameungpeuk Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan guru dan kepala sekolah, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan deep learning dalam Kurikulum Merdeka dilaksanakan melalui pembelajaran berbasis proyek, pemanfaatan konteks nyata di lingkungan sekitar peserta didik, serta penggunaan asesmen diagnostik dan formatif, menunjukkan bahwa penerapan kurikulum Deep Learning memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif, memfasilitasi pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif pada siswa. Implementasi ini mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, kemampuan berfikir kritis, serta pemahaman konsep secara lebih mendalam. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa kesiapan guru dan keterbatasan sarana pendukung. Secara keseluruhan Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Deep Learning di SDN 1 Pameungpeuk menunjukan potensi positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar.
Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Pendekatan Deep Learning Di SMK Pasundan 2 Garut Muhamad Agus Nur Rohman; Ayu Puji Rahayu; Kohar Kushendar; Nina Nurwahidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan cara penerapan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning di SMK Pasundan 2 Garut, serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan wakil kepala sekolah bagian kurikulum dan guru sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah memiliki pemahaman yang cukup baik tentang Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning sebagai langkah baru untuk meningkatkan kemampuan kreatif dan mandiri siswa. Penerapan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning di SMK Pasundan 2 Garut menunjukkan bahwa proses belajar lebih efektif karena didukung oleh fasilitas yang memadai, seperti teknologi pembelajaran dan media untuk proyek-proyek inovatif. Evaluasi penerapan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning dilakukan melalui pengawasan rutin, survei, dan portofolio siswa. Dari hasil evaluasi, terlihat adanya peningkatan kreativitas, minat belajar, dan kemampuan bekerja sama pada siswa. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan fasilitas serta pengembangan kompetensi guru agar dapat memaksimalkan fasilitas yang ada di sekolah untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek. Dengan demikian, implementasi Kurikulum Merdeka yang terhubung dengan Deep Learning membawa efek baik untuk memperbaiki partisipasi belajar, kemandirian, dan persiapan kerja siswa.
Deep Learning Practices in the Merdeka Curriculum in Elementary Schools: A Field Study at SDIT Najaahan Susanti; Ayu Puji Rahayu; Hesti; Desya Candra Dewi
International Journal on Education Issues Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARY
Publisher : CV Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jknjzz57

Abstract

Purpose – This study aims to investigate the practice of immersive learning in the implementation of Merdeka Curriculum in elementary schools, highlighting the learning process, assessment, and documentation as key aspects that still leave gaps in curriculum implementation. This study seeks to provide a deeper understanding of the dynamics of implementing immersive learning as a pedagogical practice in the context of elementary education. Design/Methodology/Approach – This study employed a descriptive qualitative approach with a field study design. Data were collected through triangulation of methods, including observation of the learning process, semi-structured interviews, and analysis of learning documents, including teaching modules, assessment instruments, and student project results. Data were analyzed using an analytical model encompassing data reduction, data presentation, and the drawing and verification of conclusions. Findings – The results indicate that the practice of immersive learning in the Merdeka Curriculum has been implemented effectively across aspects of the learning process and student learning outcomes, characterized by active student engagement, the use of tasks oriented towards higher-order thinking skills, collaboration, and the role of teachers as learning facilitators. However, this study also identified challenges with the consistency of portfolio documentation and the governance of learning projects, particularly in the upper grades, with implications for the ongoing monitoring of student learning progress. Originality/Value – This study offers an empirical perspective on deep learning as a pedagogical practice in the implementation of the Merdeka Curriculum in elementary schools. The findings broaden understanding of the importance of integrating learning processes, authentic assessments, and portfolio documentation in supporting meaningful and sustainable learning, and provide practical implications for schools and teachers in strengthening the implementation of the Merdeka Curriculum.
Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Deep Learning sebagai Transformasi Literasi Digital Nurfaizi, Muhammad Fitra; Rahayu, Ayu Puji; Nuroni, Roni; Sopyan, Riyanti Astriani
Digital Transformation Technology Vol. 6 No. 1 (2026): Periode Maret 2026
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v6i1.7941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka berbasis deep learning serta kontribusinya terhadap penguatan literasi digital siswa, yaitu kemampuan mengakses, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi digital secara kritis dan bertanggungjawab di jenjang Sekolah Menengah Atas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus di SMAN 20 Garut. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran berbasis proyek dan pemanfaatan teknologi digital mampu meningkatkan keterlibatan siswa, kemampuan berpikir kritis, serta literasi digital. Literasi digital tercermin dari kemampuan siswa dalam mengakses, mengolah, dan menyajikan informasi menggunakan media digital secara bertanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi deep learning dalam Kurikulum Merdeka relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.
Co-Authors Aaz Muhammad Hafidz Azis Ade Herdiana Ahmad Andy Setiady Ahmad Saepurohman, Aam ALAWIYAH, RIZKA Aldy Rialdy Atmadja Ana Amalia, Ana Angga Surya Purnama Aris Somantri Asep Nurul Aripin Azis, Aaz Muhammad Hafidz Baari, Rosmalati Muthiatil Bambang Ruby Sugiarto Dedeh Rohayati, Dedeh Deden Suparman, Deden Deni Darmawan Deni Darmawan Desya Candra Dewi Dewi Nuraini, Dewi Dian Rahadian, Dian Diena Rauda Ramdania Dindin Sofyan Abdullah Dwi Rivana Dzulfikar, Wildan Budiawan Ely Susanti Enjang Aris Somantri Fauziyyah, Ayu Faza Fikri Rizkia Muhammad Fitri Eka Silviani Ginanjar, Egi Gumilar, Ramdan Hamdani, Nizar Alam Hesti Hevie Setia G Hevie Setia Gunawan Ibupoto, Mukhtiar Hussain Ika Sartika Imam Abdul R Imas Kurniasih Indra Budiman Jamilah, Jam Jam Jujun Junaedi, Jujun Kohar Kushendar Linda Herlinda Lindawati, Cucu Maharani, Syahna Mega Agitha Putri Masrini, Imas Mega Nurhayati Mia Ira Antika Mimin Mintarsih Mintarsih, Mimin Mohammad Sabarudin Muhamad Agus Nur Rohman Mulyani, Agustina Murharyana Mustopa, Endang nasrulah, iman Nasrulloh, iman Nina Nurwahidah Nurfaizi, Muhammad Fitra Nurjamil, Asep Nuroni, Roni Nurul Aziza Padilah, Ai Fitri Permana, Ajeng Ratna Permana, Fadilah Rahardian, Dian Rahmalia, Rika Rahmawati, Ine Riska Apriyanti Rismawati, Irma Rizka Alawiyah Robby, Asa Saepulloh, Saepulloh Saepurrohman, Saepurrohman Siti Asiah Siti Latifah Siti Maemunah, Imas Sobarudin, Refia Mustikaati Somantri, E. Aris Sonari, Heny Sopyan, Riyanti Astriani SUSANTI Tanjung, Ramdani Undang Syaripudin Undang Syaripudin, Undang Wahyudin Wahyudin Wahyudin, Din Wildan Budiawan Zulfikar Yana Aditia Gerhana Yana Aditia Gerhana Yana Aditia Gerhana, Yana Aditia Yeni Juarsih, Neng Yinshi Dong Yulia, Rini Yusup, Ade Zakia Arafat, Litsa