p-Index From 2021 - 2026
7.862
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Bahasa, Sastra, Pembelajaran Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Bahasa dan Sastra Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Gramatika JURNAL KONFIKS IJLECR (International Journal of Language Education and Cultural Review) Al Ishlah Jurnal Pendidikan BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Global Conference Index Al-Ta'lim Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran Jurnal Sastra Indonesia Perspektif Pendidikan dan Keguruan Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Journal Of World Science Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Dialektika Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Jurnal Basicedu YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Educaniora: Journal of Education and Humanities Persona: Kajian Bahasa dan Sastra Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris Journal of Education Language and Innovation JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Abdi Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora PAEDAGOGIE SUJANA: Education and Learning Review
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah 6 Padang Nabila Amalia Azkia; Tressyalina, Tressyalina
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i1.59

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah 6 Padang dengan fokus pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru dan pimpinan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menyusun perangkat ajar utama seperti Capaian Pembelajaran (CP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), dan modul ajar. Namun, masih terdapat kendala dalam menganalisis CP dan menyusun ATP secara sistematis. Dalam praktiknya, pembelajaran berbasis proyek telah diterapkan, khususnya pada materi teks berita, meskipun metode konvensional seperti ceramah dan diskusi masih mendominasi. Pembelajaran berdiferensiasi mulai diperkenalkan, tetapi penerapannya masih terbatas akibat keterbatasan sarana dan pemahaman guru. Pada aspek penilaian, asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif telah dilaksanakan. Namun, hasil asesmen formatif belum dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan proses pembelajaran. Secara keseluruhan, implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah ini berada pada tahap berkembang. Kemajuan sudah terlihat, tetapi masih terdapat tantangan, terutama dalam penerapan strategi pembelajaran yang bervariasi dan penguatan kapasitas guru. Upaya lanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan proses pembelajaran dan memastikan tercapainya tujuan kurikulum secara efektif.
Tindak Tutur Direktif dalam Ceramah Ustadz Abdul Somad: “Menciptakan Generasi Emas” di Aplikasi Youtube Etri, Gia Juli; Ramadhan, Syahrul; Tressyalina, Tressyalina; Afnita, Afnita; Simanjuntak, Nensy Megawati
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 8, No 2 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v8i2.5332

Abstract

This article is to discribe the types of directive speech acts in Ustadz Abdul Somad's lecture with the theme "Menciptakan Generasi Emas" uploaded on YouTube. This study uses a descriptive qualitative approach, with data in the form of lecture transcripts containing directive speech acts, such as commands, advice, prohibitions, requests, questions, and agreements. The results of the study show that this lecture contains all six forms of directive speech acts, with commands (8 sentences), advice (5 sentences), prohibitions (2 sentences), requests (4 sentences), questions (5 sentences), and agreements (1 sentence). The speaker uses a persuasive and polite language style to convey moral and religious messages, creating effective interactions with the audience. This study highlights the importance of directive speech acts in building collective awareness and encouraging actions that are in accordance with religious values, especially in the context of digital preaching through the YouTube platform. Keywords: directive speech acts; lectures; YouTube ABSTRAK Artikel ini akan mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur direktif dalam ceramah Ustadz Abdul Somad bertema "Menciptakan Generasi Emas" yang diunggah di YouTube. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data berupa transkrip ceramah yang mengandung tindak tutur direktif, seperti perintah, nasihat, larangan, permintaan, pertanyaan, dan persetujuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ceramah ini mengandung keenam bentuk tindak tutur direktif, dengan perintah (8 kalimat), nasihat (5 kalimat), larangan (2 kalimat), permintaan (4 kalimat), pertanyaan (5 kalimat), dan menyetujui (1 kalimat). Penutur menggunakan gaya bahasa persuasif dan santun untuk menyampaikan pesan moral dan religius, menciptakan interaksi yang efektif dengan audiens. Penelitian ini menyoroti pentingnya tindak tutur direktif dalam membangun kesadaran kolektif dan mendorong tindakan yang sesuai dengan nilai-nilai agama, khususnya dalam konteks dakwah digital melalui platform ini YouTube. Kata Kunci: tindak tutur direktif; ceramah; Youtube
Tindak Tutur Direktif dalam Pidato Perdana Presiden Prabowo Subianto di Kanal Youtube Gusti, Nila; Ramadhan, Syahrul; Tressyalina, Tressyalina; Afnita, Afnita; Simanjuntak, Nensy Megawati
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 8, No 2 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v8i2.5321

Abstract

This article aims to describe the types of directive speech acts delivered by President Prabowo Subianto in his first speech via the Youtube channel. This study uses a descriptive qualitative method. The data analysis technique uses the Miles and Huberman data model technique, namely, data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study found the types of directive speech acts, First, request speech acts with a total of 12 utterances with a percentage of 40%. Second, question speech acts with a total of 4 utterances with a percentage of 13.33%. Third, requirement speech acts with a total of 2 utterances with a percentage of 6.66%. Fourth, prohibition speech acts with a total of 4 utterances with a percentage of 13.33%. Fifth, permission speech acts with a total of 0 utterances with a percentage of 0%. Sixth, advice speech acts with a total of 8 utterances with a percentage of 26.66%. Keywords: directive speech acts, speech, youtube ABSTRAK Artikel ini akan mendeskripsikan jenis tindak tutur direktif yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato perdananya melalui kanal Youtube. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif. Teknik analisis data menggunakan teknik data model Miles dan Huberman yakni, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan jenis tindak tutur direktif, Pertama, tindak tutur permintaan dengan jumlah tuturan 12 tuturan dengan persentase 40%. Kedua, tindak tutur pertanyaan dengan jumlah 4 tuturan dengan persentase 13,33%. Ketiga, tindak tutur persyaratan dengan jumlah 2 tuturan dengan persentase 6,66%. Keempat, tindak tutur larangan dengan jumlah 4 tuturan dengan persentase 13,33%. Kelima, tindak tutur pengizinan dengan jumlah 0 tuturan dengan persentase 0%. Keenam, tindak tutur nasihat dengan jumlah 8 tuturan dengan persentase 26,66%. Kata kunci: tindak tutur direktif, pidato, youtube
EXPRESSIVE SPEECH ACTS OF INSTAGRAM INFLUENCERS IN PROMOTING GOODS AND SERVICES AND THEIR IMPLICATIONS FOR ADVERTISEMENT TEXT MATERIALS Nurmadiah, Ira; Tressyalina, Tressyalina
JURNAL KONFIKS Vol 12 No 2 (2025): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/1hyp9h43

Abstract

This research is motivated by the use of language by influencers (selebgram) in promoting products and services, which is considered to help students in writing advertisement texts. This study aims to explain the expressive speech acts of influencers in promoting products and services and their implications in advertisement text materials, focusing on: (1) the forms of expressive speech acts, (2) the strategies of speech, and (3) the implications of their use in advertisement text materials. This research uses a qualitative descriptive method, with data derived from the speech acts of influencers on the personal Instagram accounts of DA, MI, and RV from July to November 2024. Data collection was done through media review techniques by downloading promotional post recordings, which were then identified and classified according to the research objectives. Data validation used triangulation techniques, while data analysis was carried out in three stages: analysis, discussion, and conclusion. The results of the study revealed three main findings. First, four types of expressive speech acts were found: praising, thanking, apologizing, and congratulating. Second, two speech strategies were used: positive politeness and negative politeness strategies. These findings indicate that expressive speech acts of praising and the direct speech strategy with positive politeness were more dominant, creating polite and effective utterances for advertisement texts. Third, these forms and strategies of expressive speech acts can be used as teaching materials for writing advertisement texts.
Model Pembelajaran PECARA (Peta Cerita Rakyat) Berbasis Literasi Digital dan Budaya untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa SMA Nurrahmah, Faiza; R, Syahrul; Tressyalina, Tressyalina; Afnita, Afnita
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025): May-August 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i2.3142

Abstract

Rendahnya keterampilan literasi membaca dan pengetahuan budaya di kalangan siswa SMA Indonesia menjadi masalah serius yang berimplikasi pada prestasi akademik sekaligus pemahaman terhadap identitas nasional, ditambah dengan penggunaan gawai yang lebih dominan untuk hiburan daripada edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain model pembelajaran Pecara (Peta Cerita Rakyat) serta manfaatnya sebagai model literasi digital dan budaya dalam meningkatkan minat baca siswa SMA. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan narrative review terhadap 30 artikel ilmiah terbitan 2020–2025 yang relevan dengan literasi digital, literasi budaya, dan gerakan literasi sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa model Pecara terdiri atas tiga tahap (pendahuluan, inti, dan penutup) yang melibatkan kegiatan membaca cerita rakyat, menceritakan kembali, mendiskusikan nilai budaya, serta menempelkan hasil pembelajaran pada mosaik peta Indonesia. Temuan penelitian mengindikasikan potensi manfaat model ini dalam meningkatkan kemampuan literasi digital siswa, memperkuat pemahaman budaya dan identitas nasional, membangun kedekatan antara guru dan siswa, serta menghadirkan representasi visual cinta tanah air melalui mosaik peta. Meskipun bersifat konseptual dan belum diuji empiris, model ini memberikan kontribusi teoritis berupa kerangka pembelajaran integratif antara literasi digital dan budaya yang relevan untuk mendukung Gerakan Literasi Sekolah. Penelitian selanjutnya disarankan menguji efektivitas implementasi model Pecara secara langsung di sekolah guna mengevaluasi dampaknya terhadap literasi, berpikir kritis, dan penguatan identitas budaya siswa.
Pelatihan Peningkatan Literasi Membaca Kritis untuk Penguatan Kompetensi Profesional Guru Sekolah Menengah Atas Fitrawati, Fitrawati; Zainil, Yetti; Ratmanida, Ratmanida; Tressyalina, Tressyalina
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v6i2.133538

Abstract

The aim of this community service activity is to develop the professional competence of teachers from the critical reading literacy aspect of high school language teachers in Koto Tangah Padang sub-district (SMA Negeri 7, SMA Negeri 8, and SMA Negeri 13 Padang). The main problems that inspired this activity were 1) lack of teacher professional skills in teaching critical reading literacy, 2) lack of teacher understanding of strategies for teaching critical reading literacy, and 3) lack of media and critical literacy space in schools. To increase teacher literacy, the service team uses four stages of training, namely: a) planning stage, b) implementing stage, c) mentoring stage, and d) monitoring and evaluation stage. This activity involved 15 English and Indonesian teachers who took part in four face-to-face training sessions. The results obtained from this training were an increase in teachers' critical reading literacy skills based on a perception questionnaire distributed to teachers of 91.7% (very positive). It is hoped that later teachers will be able to design critical reading literacy teaching modules by applying good critical reading strategies and approaches to students.
Tindak Tutur Asertif Sujiwo Tejo dan Habib Husein Ja’far Dalam Kanal Youtube Sujiwo Tejo dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Teks Diskusi Diana Kusuma, Anita; Tressyalina, Tressyalina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Tindak Tutur Asertif Sujiwo Tejo dan Habib Husein Ja’far dalam Kanal Youtube Sujiwo Tejo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa data kalimat tuturan dalam video yang diunggah pada kanal Youtube Sujiwo Tejo bersama Habib Husein Ja’far dengan topik nilai-nilai relijius di mata budayawan. Berdasarkan hasil analisis data penelitian kualitatif yang dilakukan, tindak tutur asertif dalam video Sujiwo Tejo dan Habib Husein Ja’far edisi Juli 2021, Desember 2022, dan Januari 2023 dengan topik nilai relijius di mata budayawan Sujiwo Tejo ditemukan 699 data tindak tutur yang diperoleh dari lima video yang menjadi sumber data.
Tindak Tutur Ekspresif Guru Bahasa Indonesia dalam Pembelajaran di SMP Negeri 11 Padang Citra Putri Amanda; Tressyalina, Tressyalina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12894

Abstract

Artikel ini ditulis untuk mendeskripsikan tindak tutur ekspresif guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran di SMP Negeri 11 Padang. Tindak tutur ekspresif merupakan salah satu bagian penting yang digunakan selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, tindak tutur yang disampaikan guru kepada siswa perlu dicermati. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah guru. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat yang dikomunikasikan oleh guru bahasa Indonesia dalam proses pembelajaran di SMPN 11 Padang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan 2 teknik yaitu teknik catat dan teknik catat. Dari uraian hasil analisis penelitian tindak tutur ekspresif guru dalam pembelajaran di SMP Negeri 11 Padang ditemukan data sebagai berikut. (1) Tindak tutur ekspresif terima kasih terdapat pada 20 tuturan. (2) Terdapat 45 tindak tutur ekspresif memuji. (3) Tindak tutur ekspresif kritis terdapat pada 44 ujaran. (4) Tindak tutur ekspresif ucapan selamat ditemukan pada 8 tuturan. (5) Tindak tutur ekspresif permintaan maaf terdapat pada 5 tuturan. (6) Tindak tutur menyalahkan ditemukan pada 6 tuturan. Maka dari enam bentuk tindak tutur ekspresif yang ditemukan, tindak tutur yang paling sering digunakan adalah tindak tutur ekspresif pujian dan tindak tutur yang paling sedikit digunakan adalah tindak tutur ekspresif permintaan maaf.
Strategi Bertutur Dalam Tindak Tutur Direktif Guru Laki-Laki Dan Perempuan Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Padang Ganting Nainggolan, Lolyta; Tressyalina, Tressyalina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif, strategi bertutur dan perbedaan bertutur yang digunakan guru laki-laki dan perempuan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Padang Ganting. Jenis penelitian ini kualitatif dengan metode deskriptif Hasil penelitian ini, yaitu bentuk tindak tutur direktif dan strategi bertutur yang digunakan oleh guru laki-laki dan perempuan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Padang Ganting, yaitu menyuruh, memohon, menyarankan, menuntut, dan menantang. Tindak tutur direktif yang paling dominan pada guru laki-laki adalah tindak tutur direktif menuntut dan yang paling sedikit tindak tutur memohon. Tindak tutur yang paling dominan pada guru perempuan adalah tindak tutur menyuruh dan yang paling sedikit adalah tindak tutur memohon. Strategi bertutur yang paling dominan digunakan guru laki-laki adalah strategi BTTB dan yang paling sedikit adalah strategi BTDKN. Strategi bertutur yang paling dominan digunakan guru perempuan adalah strategi BTTB dan strategi yang paling sedikit adalah strategi BSS.
Tindak Tutur Ekspresif Guru Dalam Pembelajaran Teks Laporan Hasil Observasi Pada Kurikulum Merdeka Kelas X SMK Negeri 1 Painan Julia Putri, Vioni; Tressyalina, Tressyalina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur ekspresif guru dalam pembelajaran teks laporan hasil observasi pada kurikulum merdeka kelas X SMK Negeri 1 Painan dan mendeskripsikan strategi bertutur dalam pembelajaran teks laporan hasil observasi pada kurikulum merdeka kelas X SMK Negeri 1 Painan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif karena digunakan untuk mendeskripsikan tuturan ekspresif dan strategi bertutur guru dalam pembelajaran teks laporan hasil observasi pada kurikulum merdeka kelas X SMK Negeri 1 Painan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan sebagai berikut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur ekspresif guru dalam pembelajaran teks laporan hasil observasi pada kurikulum merdeka kelas X SMK Negeri 1 Painan ada enam bentuk tindak tutur ekspresif. Strategi bertutur yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran teks laporan hasil observasi pada kurikulum merdeka kelas X SMK Negeri 1 Painan ada empat yaitu strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi, strategi bertutur terus terang dengan basa-basi kesantunan positif, strategi bertutur terus terang dengan basa-basi kesantunan negatif, dan strategi bertutur samar-samar.
Co-Authors Abdurahman . Abdurahman Abdurrahman Ade Darma Putra Ade Darma Putra Adliza Adliza Afnita Afnita Afrino, Afrino Afriyanti, Atika Ali Djamhuri Amatul Rahmah Amir, Novira Amril Amir Andriana, Mella Anita Anggraini Aprilia Ariesti Miona Aprilia, Lara Apriyenti, Lisa Atika Zikri Atmazaki Atmazaki Bima Mhd Ghaluh Citra Putri Amanda Dewi, Triwina Santi Diana Kusuma, Anita Dirce Soares Babo Ella Wulandari Ella Wulandari Elsya Rahmi Ena Noveria Erizal Gani Ermawati Arief Etri, Gia Juli Fadila Amanda Meriska Falia, Kaka Yuni Rizky Fauzi, Rian Azmul Febrianti, Mega Fitrawati Fitrawati Fitria, Ardina Gia Juli Etri Gusti, Nila Hafrison, Mohammad Haniya annisa Haris Effendi Thahar Harris Effendi Thahar Herlin Triana Ikhwatul khairiyah Ingvi Asri Vilayati Iqbal Jefiza Julia Putri, Vioni Khairiah, Citra Yaumil Kurniati, Wahyu Kurniati, Wahyu Lailatul Mutia Alda Latifa Zahra Leona, Nindy Lestari, Devi Eva Riana Puji Mahmudah, Salsabilla Manaf , Ngusman Abdul Marta Zohana, Rini Maryunis Maryunis Marzni Mohamed Mega Sari, Putri Mertiza Fitri Mulyani Miftahul Putri Deya Miona, Aprilia Ariesti Mohamed Mokhtar, Marzni Muliani, Mertiza Fitri Musfiroh Wajeeismai Nabila Amalia Azkia Nainggolan, Lolyta Nensy Megawati Simanjuntak Nguman Abdul Manaf Ngusman Manaf Ngusman Ngusman Ngusman Ngusman Nila Gusti Nila Malda Rintina Nofrahadi, Nofrahadi Noprilia Noprilia Novela Otri Novia Juita Novia Tri Ramadani Novira Amir Nurhamida, Nurhamida Nurifa, Nurifa Nurizzati Nurizzati Nurmadiah, Ira Nurrahmah, Faiza Nursaid Ogi Maya Sari Perta, Jaya Nasa Pramita, Candra Pratiwi, Ririn Purwitasari, Tiara Putri, Adinda Muthiara Putri, Sri Yola Qurrata Ayuni, Qurrata Radi Sukma Rahmi, Ulva Ramadan, Syahrul Ramadani, Novia Tri Ratmanida, Ratmanida Ria Wati Rian Azmul Fauzi ridho sandra putra Ridwan, Sakura Rifa Indriani Sabiqah Sri Anani Sadilla, Fenny Gina Sakti, Tahta Lawna Sari, Anggun Permata Sarmis, Miftahul Jannati Sayhrul R. Setiawan, Muhammad Ichsan Sevri Ivo Simanjuntak, Nensy Megawati Siti Ainim Liusti Sri Julma Yulita Sukma, Lidia Suryani, Tifa Syafani, Shania Ramadhani Syafruddin Syafruddin Syahrul R, Syahrul Syahrul Ramadhan Tiara Tri Dewi Titi Istighfara Tri Wahyuni Putri Utami, Resti Riyanda Vera Yudi Aditama Vivi Indriyani Wida Anggina Yosi Jannatul Firdaus Yulia Iska Yulia Marizal Yulianti Rasyid Yulianti Yulianti Yuridha, Merli Zainil, Yetti Zaura, Tarisa