p-Index From 2021 - 2026
5.208
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Bahasa, Sastra, Pembelajaran Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Bahasa dan Sastra Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Gramatika JURNAL KONFIKS IJLECR (International Journal of Language Education and Cultural Review) AL ISHLAH Jurnal Pendidikan BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Al-Ta'lim Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran Jurnal Sastra Indonesia Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Dialektika Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Jurnal Basicedu YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Educaniora: Journal of Education and Humanities Persona: Kajian Bahasa dan Sastra Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris Journal of Education Language and Innovation Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Abdi Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Gim Edukasi dalam Pembelajaran Teks Eksposisi Berbasis Discovery Learning dan HOTS Ella Wulandari; Tressyalina Tressyalina; Bima Mhd Ghaluh
Persona: Kajian Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 4 (2022)
Publisher : Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpers.v1i4.112

Abstract

Text exposition learning is one way to improve students' ability to present ideas and opinions in a structured and clear manner. In text exposition learning, Discovery Learning and HOTS (Higher Order Thinking Skills) are expected to enhance students' ability to present ideas and opinions independently and creatively. Additionally, educational games are also expected to increase students' interest and motivation in learning. Therefore, this research aims to evaluate the implementation of educational games in text exposition learning based on Discovery Learning and HOTS. This research uses qualitative method with case study approach. Data is collected through observation, interview, and document analysis. The results show that the implementation of educational games in text exposition learning based on Discovery Learning and HOTS can increase students' interest and motivation in learning. Students also become more active in learning and are more able to present ideas and opinions independently and creatively. From the results, it can be concluded that the implementation of educational games in text exposition learning based on Discovery Learning and HOTS can enhance the effectiveness of learning.
Tindak Tutur Direktif Guru dalam Proses Pembelajaran di SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping Aprilia Ariesti Miona; Tressyalina Tressyalina
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 11, No 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v11i1.21424

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tindak tutur guru bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang menggunakan metode deskriptif. Data yang digunakan adalah tuturan guru pada saat pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping. Sumber datanya adalah Gusnita Roza Putri, S.Pd, Gr. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik SLBC, teknik catat dan teknik rekam. Hasil penelitian ini mengungkapkan lima bentuk tindak tutur direktif, yaitu perintah, permintaan, saran, tuntutan dan larangan. Dalam penelitian ini tuturan yang paling dominan adalah tuturan menyuruh yang ditandai dengan penggunaan kata “Tolong” dan “Coba”. Selain itu, ditemukan pula tindak tutur meemohon yang ditandai dengan kata “tolong”, tuturan menyarankan yang ditandai dengan kata “seharusnya”, tuturan permintaan yang ditandai dengan kata “jangan lakukan”, dan tuturan. melarang yang ditandai dengan kalimat “Tidak ada cerita”, artinya penutur mengingkari lawan bicaranya.
Gender Representation in Directive Speech Acts of Teachers: A Study on Indonesian Language Learning in Automotive Vocational High Schools in Pasaman District Ade Darma Putra; Tressyalina Tressyalina
Journal of Languages and Language Teaching Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v12i2.9762

Abstract

This study aims to examine gender representation in directive speech acts of Indonesian language teachers in Pasaman Regency Automotive Department Vocational Schools. Included in the type of qualitative research, this research applies descriptive analysis method. The research data is in the form of directive speech of male teachers and female teachers in Indonesian language learning at SMK Department of Automotive Pasaman Regency. It can be concluded that Indonesian teachers use various forms of directive speech acts, such as directions, orders, and instructions to students. Variants of the use of directive speech acts also show variations between male and female teachers, with three dominant variants commonly used by male teachers and five variants commonly used by female teachers. The results also reveal that female teachers tend to use the speech act of ordering or commanding as the dominant form, although they also show a sense of solidarity by using the speech acts of suggesting and advising. On the other hand, male teachers are more inclined to the direct approach and commanding without preamble. This difference reflects the complexity of the relationship between men's and women's language and thinking in the learning context.
Kesantunan Berbahasa dalam Tindak Tutur Menyuruh Guru Bahasa Indonesia Berdasarkan Perspektif Gender dalam Proses Pembelajaran di SMP Negeri 3 Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar Andriana, Mella; Tressyalina, Tressyalina
Jurnal Sastra Indonesia Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jsi.v11i2.55941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prinsip kesantunan berbahasa dalam tindak tutur menyuruh oleh guru laki-laki dan guru perempuan dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 3 Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah teknik simak bebas libat cakap. Berdasarkan penelitian kesantunan berbahasa dalam tindak tutur menyuruh oleh guru laki-laki dan guru perempuan disimpulkan bahwa terdapat pelanggaran maksim dan pematuhan maksim yang digunakan oleh guru laki-laki dan guru perempuan dalam proses pembelajaran. Prinsip kesantunan berbahasa dalam tindak tutur menyuruh yang digunakan oleh guru laki-laki ditemukan tiga pematuhan maksim, yaitu maksim kearifan 3 data, maksim kesepakatan 3 data, dan maksim pujian 1 data. Pelanggaran maksim yang dilakukan oleh guru laki-laki sebanyak empat maksim, yaitu maksim kearifan 3 data, maksim kesepakatan 3 data, maksim pujian 3 data, dan maksim kedermawanan 3 data. Prinsip kesantunan berbahasa dalam tindak tutur menyuruh yang digunakan oleh guru perempuan ditemukan empat pematuhan maksim, yaitu maksim kearifan 3 data, maksim kesepakatan 3 data, maksim kerendahan hati 3 data, dan maksim pujian 2 data. Pelanggaran maksim yang dilakukan oleh guru perempuan sebanyak tiga maksim, yaitu maksim kearifan 1 data, maksim pujian 3 data, dan maksim kedermawanan 1 data. Tuturan laki-laki dan perempuan sebanyak 34 data.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah (MPBM) terhadap Keterampilan Menulis Teks Berita ”Bencana Alam” Siswa Madrasah Perta, Jaya Nasa; Tressyalina, Tressyalina; Thahar, Harris Effendi; Abdurrahman, Abdurrahman
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah (MPBM) dan minat baca terhadap keterampilan menulis teks berita “bencana alam” siswa kelas VIII MTsN 1 Pasaman. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 1 Pasaman yang berjumlah 235 orang siswa.  Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, kelas VIII.5 sebagai kelas eksperimen berjumlah 34 siswa dan kelas VIII.7 sebagai kelas kontrol berjumlah 32 orang siswa. Pengumpulan data minat baca dilakukan dengan angket dan pengumpulan data menulis teks berita “bencana alam” digunakan tes unjuk kerja. Analisis dan pembahasan data dilakukan secara deskriptif-analisis. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan empat hal sebagai berikut. Keterampilan menulis teks berita “bencana alam” siswa yang diajar dengan menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (MPBM) lebih baik daripada siswa yang diajarkan dengan menggunakan model konvensional, dengan perbandingan rata-rata kedua kelas, yaitu 82,85 dan 75,59
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbantuan Video Lomba Debat terhadap Keterampilan Menulis Teks Debat Mahmudah, Salsabilla; Tressyalina, Tressyalina
YASIN Vol 3 No 3 (2023): JUNI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v3i3.1138

Abstract

This study has three objectives. First, to describe the skill level of writing debate texts of experimental class students using video-assisted learning media as text teaching materials for class X MAN 3 Padang City. Second, it describes the skill level of writing debate texts of control class students without using video-assisted learning media as a medium for learning debate texts for class X MAN 3 Padang City students. This type of research is quantitative, the method used is the experimental method. The data in this study are students' debate text writing skills based on the structure and language rules of the debate text. The data source used was the debate text of class X MAN 3 Padang City students with a total sample of 27 texts. The data collection technique used in this study was giving treatment to students in the control and experimental classes, giving performance tests to the control and experimental classes. There are three data analysis techniques in this study, namely (1) giving scores to the debate texts that have been written by students (2) recording the scores obtained by students (3) converting scores into values using formulas. Based on the analysis that has been done, it can be concluded that the video-assisted learning media of the debate competition has an effect on the debate writing skills of class X MAN 3 Padang City students.
Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Kolom Komentar Kanal Youtube Metrotvnews dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Teks Persuasi Amir, Novira; Tressyalina, Tressyalina
ALSYS Vol 3 No 2 (2023): MARET
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v3i2.910

Abstract

The purpose of this research is. First, describe compliance with the politeness principle in the comment column on the metrotvnews YouTube channel. Second, describe violation of the principle of politeness in language in the comment column on the metrotvnews YouTube channel. Third, describing the language context in the comment column on the metrotvnews YouTube channel. This research used qualitative with a descriptive method. The data are speech that contain compliance to politeness principles, violations of politeness principles from the comment column on the metrotvnews YouTube channel. The research instrument is the researcher himself. The data collection techniques used in this study were the simak bebas libat cakap technique, the documentation technique and the note-taking technique. Data analysis techniques are carried out by organizing data, describing it into units, synthesizing, compiling into patterns, and making conclusions. The research results show three things. First, found 59 data on compliance with the politeness principle. Second, there were 41 violations of the politeness principle. Third, the language context is polite, and impolite. It can be concluded that. First, the most dominant form of compliance politeness principle is approbation maxim. Second, the most dominant form of violation politeness is a approbation maxim. Third, the most dominant language context in the comment column on the metrotvnews YouTube channel is polite. This research can be implicated in persuasion text learning.
Tindak Tutur Direktif Guru Bahasa Indonesia dalam Proses Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP Persatuan Siswa Minangkabau (PSM) Bukittinggi Suryani, Tifa; Tressyalina, Tressyalina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur direktif guru bahasa indonesia dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah tuturan guru bahasa Indonesia SMP PSM Bukittinggi. Instrumen penelitian ini adalah diri sendiri. Teknik dalam penelitia ini adalah teknik simak bebas libat cakap (SBLC). Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik pengabsahan data yaitu teknik triangulasi. Berdasarkan hasil dan pembahasan diatas dapat dijelaskan bahwa bentuk tindak tutur direktif dan strategi bertutur guru bahasa Indonesia dalam proses pembelajaran teks laporan hasil observasi di kelas VIII SMP PSM Bukittinggi dapat disimpulkan sebagai berikut Pertama, Tindak tutur direktif yang digunakan dalam proses pembelajaran teks laporan hasil observasi di SMP S PSM Bukittinggi berjumlah 248 tuturan
Analisis Implikatur Percakapan Pada Podcast “Jangan Takut Buat Coba Public Speaking” di RRI Bukittinggi Sukma, Lidia; Tressyalina, Tressyalina; Mohamed Mokhtar, Marzni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11838

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan (1) Sumber implikatur percakapan yang terdapat pada kalimat podcast jangan takut buat coba public speaking di RRI Bukittinggi. (2) Bentuk implikatur percakapan yang terdapat pada kalimat podcast jangan takut buat coba public speakingdi RRI Bukittinggi. (3)Metode yang digunakan adalah observasi, sedangkan teknik yang digunakan adalah teknik catat dalam pengumpulan data. Informasi yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan pragmatis dan pendekatan deskriptif kualitatif. (4) Hasil penelitian podcast RRI Bukittinggi “Jangan Takut buat coba Public Speaking” menunjukkan bahwa terdapat empat implikatur dalam percakapan, yakni satu dalam bidal kuantitas,satu dalam bidal pengambangan relevansi,satu pada kalimat deklaratif yang menyatakan ketidaksukaan dan ketidaknyamanan,satu dalam kalimat interogatif yang menyatakan maksud protes.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan dan referensi bagi penelitian serupa.
Perbandingan Psikoanalisis Novel Sunyi Adalah Minuman Keras dengan Novel Convenience Store Woman Tiara Tri Dewi; Syahrul Ramadhan; Tressyalina Tressyalina; Afnita Afnita
Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris Vol. 2 No. 2 (2024): June: Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/fonologi.v2i2.667

Abstract

This paper examines the comparison between two literary works in the form of novels originating from Indonesia and Japan. The novels under study are "Sunyi Adalah Minuman Keras" by Sapardi Djoko Damono and "Convenience Store Woman" by Sayaka Murata. The issue discussed revolves around the personality system proposed by Sigmund Freud, namely id, ego, and superego, present in the two main characters of the novels. This research employs a qualitative research method with a comparative literary approach. The data in this study consist of words or sentences found in the novel "Sunyi Adalah Minuman Keras" and "Convenience Store Woman" involving the characters and related to Sigmund Freud's psychoanalytic theory. The data collection technique used was reading and note-taking. The research findings indicate that "Sunyi Adalah Minuman Keras" by Sapardi Djoko Damono and "Convenience Store Woman" by Sayaka Murata share many similarities in behavior between the two characters when viewed through Sigmund Freud's psychoanalytic theory, consisting of id, ego, and superego. The character Rara is more dominated by the id system, while Keiko is more dominated by the ego system.
Co-Authors Abdurahman Abdurrahman Ade Darma Putra Ade Darma Putra Afnita Afnita Afrino, Afrino Afriyanti, Atika Ali Djamhuri Amatul Rahmah Amir, Novira Amril Amir Andriana, Mella Anita Anggraini Aprilia Ariesti Miona Aprilia, Lara Apriyenti, Lisa Ardina Fitria Atmazaki Atmazaki Bima Mhd Ghaluh Citra Putri Amanda Dewi, Triwina Santi Diana Kusuma, Anita Ella Wulandari Ella Wulandari Elsya Rahmi Ena Noveria Erizal Gani Ermawati Arief Etri, Gia Juli Falia, Kaka Yuni Rizky Fauzi, Rian Azmul Febrianti, Mega Fitrawati Fitrawati Gusti, Nila Hafrison, Mohammad Haniya annisa Haris Effendi Thahar Harris Effendi Thahar Herlin Triana Ingvi Asri Vilayati Iqbal Jefiza Julia Putri, Vioni Khairiah, Citra Yaumil Kurniati, Wahyu Kurniati, Wahyu Leona, Nindy Lestari, Devi Eva Riana Puji Mahmudah, Salsabilla Maryunis Maryunis Mega Sari, Putri Miftahul Putri Deya Miona, Aprilia Ariesti Mohamed Mokhtar, Marzni Musfiroh Wajeeismai Nabila Amalia Azkia Nainggolan, Lolyta Ngusman Ngusman Nila Malda Rintina Novela Otri Novia Juita Novia Tri Ramadani Novira Amir Nurhamida, Nurhamida Nurifa, Nurifa Nurizzati Nurizzati Nurmadiah, Ira Nurrahmah, Faiza Perta, Jaya Nasa Pramita, Candra Pratiwi, Ririn Putri, Sri Yola Qurrata Ayuni, Qurrata Rahmi, Ulva Ramadan, Syahrul Ramadani, Novia Tri Ratmanida, Ratmanida Rian Azmul Fauzi ridho sandra putra Ridwan, Sakura Sabiqah Sri Anani Sadilla, Fenny Gina Sakti, Tahta Lawna Sari, Anggun Permata Sarmis, Miftahul Jannati Sayhrul R. Setiawan, Muhammad Ichsan Simanjuntak, Nensy Megawati Sri Julma Yulita Sukma, Lidia Suryani, Tifa Syafruddin Syafruddin Syahrul R, Syahrul Syahrul Ramadhan Tiara Tri Dewi Titi Istighfara Tri Wahyuni Putri Utami, Resti Riyanda Vera Yudi Aditama Vivi Indriyani Wida Anggina Yosi Jannatul Firdaus Yulia Iska Yulia Marizal Yulianti Rasyid Yulianti Yulianti Yuridha, Merli Zainil, Yetti