Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Nilai Frekuensi Natural dan Amplifikasi Desa Olak Alen Blitar Menggunakan Metode Mikrotremor HVSR Sitorus, Nomensen; Purwanto, Singgih; Utama, Widya
Jurnal Geosaintek Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (989.232 KB) | DOI: 10.12962/j25023659.v3i2.2962

Abstract

Mikrotremor merupakan vibrasi atau getaran tanah yang dapat disebabkan oleh sumber alam seperti angin dan gelombang laut yang berperioda panjang ataupun gangguan buatan seperti aktivitas lalu lintas, mesin pabrik, dan sebagainya. Dalam mikrotremor dikenal metode HVSR (Horizontal to Vertical Spectral Ratio). Metode HVSR biasanya digunakan pada seismik pasif (mikrotremor) tiga komponen. Metode HVSR dilakukan dengan cara estimasi rasio spektrum Fourier komponen vertikal terhadap komponen horisontal. Parameter penting yang dihasilkan dari metode HVSR adalah frekuensi natural dan amplifikasi. Kedua paramater ini dapat digunakan untuk karakterisasi geologi setempat karena parameter ini berkaitan erat dengan parameter fisik bawah permukaan. diperoleh nilai frekuensi natural Desa Olak Alen antara 1,70 – 10,39. Sementara itu nilai amplifikasi berkisar antara 1,3 – 6,2. Kemudian berdasarkan persebaran nilainya dapat dilihat bahwa hubungan antara nilai frekuensi natural dan amplifikasi adalah saling independen atau tidak berkaitan. Hal ini dikarenakan dalam nilai amplifikasi pengaruh ketebalan lapisan sedimen tidak membemberikan efek yang signifikan.
ANALISIS KUAT TEKAN DAN DENSITAS BETON NON-PASIR DENGAN CAMPURAN VARIAN ABU TERBANG MENGGUNAKAN MATLAB Nahari Rasif; Indri Silvia Dewi; Nisya Aviani; Widya Utama
Prokons: Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 1 February 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/prokons.v14i1.227

Abstract

This study aims to determine how the properties of non-sand concrete with variations in the amount of mixing fly ash. This property was analyzed by compressive strength test. We also do calculations using the MATLAB application with interactive script methods. There are 16 numbers of test objects conducted in this study. The specimen is cylindrical with a size of 7.5 cm and a height of 15 cm. Flying ash variations used ranged from 0%, 25%, 50%, and 75%. In this research, we use 1: 6 between cement and gravel. The results of the average compressive strength obtained in the mixture of 0% fly ash are 1,172 MPa, 25% 0.871 MPa, 50% 2,367 MPa and 1,465 MPa for mixture of 75% fly ash. The best compressive strength results on the 50% fly ash mixture. The density is also affected by the mixing of this fly ash. The greater the mixing of the fly ash, the smaller the density value. Keywords: compressive strength, density, fly ash, MATLAB
PEMODELAN DINDING CANTILEVER PENAHAN TANAH MENGGUNAKAN SAP 2000 DENGAN MENGANALISA KUAT TEKAN TERHADAP VARIASI BEBAN (STUDI KASUS DI RUAS JALAN BALEROJO KALEGEN) Jefrizal Sihombing; Yoga Satria I; Amelia Rosana Putri; Widya Utama
Prokons: Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 1 February 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/prokons.v14i1.228

Abstract

The modeling of retaining wall is adapted to the real conditions on Balerejo Kalegen Street. This wall modeling uses a Cantilever type wall which has a height of 550 cm and a width of 385 cm which is useful for calculating the minimum strength of a cantilever wall for retaining the soil on the Balerejo Kalegen road. In addition, this wall is modeled to have a width of 55 cm, a heel width of 130 cm, a foot width of 130 cm, the width of the next leg is 100 cm, with a wall that enters it is 50 cm and using evenly distributed load variations has been adjusted where the load used is the burden amounting to 11,138, 5.5, 0.3869 tons. When inputting data into SAP 2000 beforehand, calculations must be made related to the force that will affect the wall, then modeling the walls according to the Cantilever shape. After that, Cantilever wall that has been made can be calculated compressive strength and shear strength where the compressive strength of the front wall with an average of 175,154 tons m, the back with an average of 62,666 tons m, the average front heel 866,054 tons m , and the back heel averages 910,463 tons m. Keywords: Cantilever, Retaining Walls, SAP 2000.
MODELLING 2-D PONDASI JEMBATAN BERDASARKAN PEMBEBANAN DAN LETAK POSISI BATUAN ‘X’ Risal Ardiansyah Putra; Fachri Almawali A F; Widya Utama
Prokons: Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 1 February 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/prokons.v14i1.226

Abstract

This paper contains an analysis of the loading and the position of rock in the bridge foundation based on the rock's response to the force that will be tested with "Graphic User Interface (GUI)" program using MATLAB. This paper also explains the preparation of bridge foundation modeling based on the forces tested on the rock named ‘x’. The response forces discussed in this paper are normal force, latitude force and moment force.                 The data is processed using MATLAB software and then presented in the form of tables, graphs and 2D modeling that shows the loading and the position of rocks correspondence to the bridge foundation. After obtaining the rock’s ‘x’ data, the data is then processed using Graphic User Interface program, through the program moment force graphs, normal force graphs, latitude graphs can be obtained which later these results can be considered for modeling the loading and the position of the rock’s ‘x’.                 Through the data processing that has been done, zero normal force is obtained, and the latitude has a value of about (0 to 8) N and the moment force of about (-60 to 0) N. Based on these calculations it was found that the rock’s 'x' can be modeled by arranging it rectangle with center of gravity evenly distributed at the center. And the model that are used is the placement pinch model because it does not have translational and rotational values so that the rock ‘x’ is suitable to be the bridge's foundation.Keywords: Shear forces, Bending Moment, Normal Forces, GUI, Modelling
Kajian Eksperimental Permodelan Numerik Resistivitas-Korosivitas Hamzah Abdullah Mubarak; Anik Hilyah; Widya Utama
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.712 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25661

Abstract

Metode Resistivitas merupakan metode yang dapat memberikan informasi mengenai tahanan jenis sebuah media, salah satunya media seperti tanah. Tahanan jenis yang rendah pada tanah tersaturasi fluida dapat mengindikasikan kondisi lingkungan yang konduktif. Lingkungan yang konduktif berpotensi menciptakan korosi pada logam umumnya dan khususnya besi. Permodelan numerik resistivitas-korosivitas digunakan untuk mengkorelasikan parameter resistivitas dengan parameter korosivitas seperti laju korosi. Sehingga dari permodelan numerik tersebut dihasilkan persamaan numerik yang dapat mencitrakan laju korosi yang berpotensi terjadi dari hasil penampang resistivitas. Permodelan numerik resistivitas untuk menganalisis laju korosi ini dapat digunakan untuk melakukan kontroling pipa yang ditanam di bawah tanah. Pada tugas akhir ini dilakukan permodelan resistivitas terhadap laju korosi dari data uji labolatorium terhadap sampel besi AISI 1045 dengan memberikan variasi konsentrasi larutan NaCl terhadap media, dan variasi waktu pengukuran laju korosi. Hasil akhir dari penelitian ini berupa persamaan numerik yang merepresentasikan hubungan antara resistivitas terhadap laju korosi. Persamaan numerik tersebut adalah CR=0,1844.rho^(-0,187).
Analisis Petrofisika dan Penentuan Zona Potensi Hidrokarbon Lapangan "Kaprasida" Formasi Baturaja Cekungan Sumatera Selatan Muhammad Iqbal Maulana; Widya Utama; Anik Hilyah
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.981 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18238

Abstract

Abstrak--Analisis petrofisika pada sumur MI-1, MI-2, MI-3, dan MI-6dilakukan untuk evaluasi parameter petrofisika pada Formasi Baturaja. Identifikasi porositas, kandungan serpih, saturasi air dan permeabilitas dilakukan pada empat sumur. Estimasi kandungan serpih dilakukan dengan menggunakan log Gamma ray, estimasi porositas efektif dilakukan dengan menggunakan gabungan log densitas dan log neutron, Saturasi air dihitung dengan menggunakan persamaan Indonesia, dan permeabilitas dihitung dengan menggunakan persamaan Timur. Setelah parameter petrofisika didapat, pembungkalan (lumping) dilakukan untuk mengetahui ketebalan reservoir bersih dan ditentukan wilayah yang memiliki potensi keterdapatan hidrokarbon. Melalui analisis petrofisika dan pembungkalan didapatkan bahwa ketebalan reservoir bersih (net reservoir thickness) pada sumur MI-1 adalah sebesar 18,44 meter, sumur MI-2 sebesar 9,6 meter, sumur MI-3 sebesar 12,192 meter, dan sumur MI-6 sebesar 7,35 meter.
Penentuan Potensi Batuan Induk Menggunakan Model Log Toc Pada Formasi Ngimbang, Lapangan “Arrazi”, Cekungan Jawa Timur Utara Yosar Fatahillah; Anik Hilyah; Widya Utama
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.759 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18240

Abstract

Abstrak - Analisa laboratorium telah membuktikan Formasi Ngimbang sebagai batuan induk yang relatif kaya kandungan organik, ketersediaan data laboratorium terbatas untuk mengukur distribusi kematangan dan kuantitas material organik dalam skala luas cekungan regional. Hal inilah yang menjadi tujuan utama dalam penelitian ini. Dengan demikian dibutuhkan suatu metode sederhana yang terbukti dan akurat mengukur TOC (kandungan karbon organik) pada seluruh kedalaman lubang bor. Penelitian ini mengamati perilaku TOC Model berdasarkan data log sumur. Dengan demikian, akan menghemat banyak waktu dan menekan biaya observasi. Dalam penelitian ini, digunakan metode Passey untuk menentukan besar kandungan karbon organik pada formasi (TOC) dan model Mallick-Raju sebagai indikator kematangan formasi.. Tersedia satu data sumur dan data batuan inti yang digunakan untuk menentukan potensi batuan induk di formasi Ngimbang, Nilai LOM (Tingkat Metamorfisme) diperlukan untuk digunakan pada Passey Model dengan menggunakan crossplot antara DlogR dan TOC dari data inti. Hasil memperlihatkan formasi Ngimbang merupakan formasi dengan rerata kandungan TOC berada pada tingkat buruk – cukup baik dengan tingkat kematangan immature hingga post mature Kata kunci— TOC, Vitrinite Reflectance, Vshale, ΔLogR
Vp/Vs Hasil Independent Inversion Gelombang PP dan PS Untuk Menentukan Litologi Reservoir Gigih Prakoso Wigantiyoko; Widya Utama; Firman Syaifuddin
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.625 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18441

Abstract

Abstrak—Gelombang seismik terkonversi (converted wave) digunakan untuk menunjang gelombang seismik konvensional (gelombang PP) dalam hal interpretasi jika kondisi bawah permukaan memliki kondisi yang kompleks (gas chimney). Gelombang PP, kurang mampu untuk mendeskripsikan kondisi bawah permukan yang tersaturasi fluida karena sifat dari gelombang P yang dapat merambat disegala medium. Oleh karena itu, diperlukan gelombang S, dikarenakan sifat dari gelombang S yang tidak dapat merambat pada medium fluida, sehingga kontras bawah permukan yang tersaturasi fluida dapat secara jelas terpetakan. Dalam penenlitian ini, converted wave yang dimaksud adalah gelombang seismik PS. Gelombang PS (converted wave) didapatkan dari konversi pantulan gelombang P. Dengan menggabungkan kedua gelombang antara gelombang PP dan gelombang PS, maka akan didapatkan interpretasi bawah permukaan yang baik. Hasil dari penggabungan antara gelombang PP dan PS dalam penelitian ini adalah berupa perbandingan Vp/Vs. Perbandingan Vp/Vs didapatkan dari trace math antara impedansi akustik (Zp) dengan impedansi shear (Zs) hasil inversi secara terpisah (independent inversion) gelombang PP dan PS. Dengan melakukan analisis Vp/Vs hasil independent inversion, maka litologi reservoir dapat teridentifikasi dengan baik sehingga dapat diketahui jenis litologi reservoir pada daerah penelitian.
Aplikasi Metode Join Inversi Seismik Gravity Untuk Imaging Dan Koreksi Statik Pada Daerah Geologi Kompleks Triswan Mardani Ade Surya; Widya Utama; Firman Syaifuddin
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.894 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22178

Abstract

Kondisi dekat permukaan kompleks terjadi ketika tubuh batuan beku atau karbonat terbawa dekat dengan permukaan. Keberadaan tubuh batuan tersebut dapat mengakibatkan perubahan kecepatan yang sangat signifikan. Permasalahan tersebut sangatlah sulit untuk diselesaikan dengan metode rekonstruksi kecepatan konvensional seperti tomografi waktu tempuh refraksi. Join inversi dari dua metode merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mendapatkan model kecepatan dekat permukaan. Pada penelitian ini digunakan metode join inversi travel time dan gravity untuk rekonstruksi model kecepatan dekat permukaan. Setelah itu dilakukan koreksi tomografi statik untuk mendapatkan posisi datum dan kecepatan lapisan lapuk. Penelitian ini menggunakan data sintetik gravitasi dan seismik. Data tersebut disintetik dengan metode talwani untuk data gravity dan elemen hingg untuk data seismik. Data seismik yang telah di forward kemudian dilakukan pemilihan first break untuk input tomografi travel time dan join inversi seismik gravity. Hasil dari metode join inversi seismik dan gravity memberikan model yang lebih baik daripada metode travel time tomografi. Perbedaan yang signifikan ialah adanya lapisan dengan kecepatan rendah yang terlihat pada model yang dihasilkan oleh metode join inversi dan tidak terlihat pada metode travel time tomografi. Selain koreksi statik dari model join inversi lebih baik dari segi kemenerusan dan kemiringan reflektornya.
Identifikasi Zona Alterasi Hidrotermal Songgoriti Batu Menggunakan Metode Time Domain Induced Polarization (TDIP) Tricahyo Agung Budi Harjo; Ayi Syaeful Bahri; Widya Utama
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.132 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25614

Abstract

Alterasi hidrotermal terjadi sebagai akibat dari interaksi aliran hidrotermal dan batuan disekitarnya. Aliran hidrotermal ini melewati batuan disekitarnya dan mengakibatkan terjadinya ubahan, baik kandungan kimia batuan ataupun tekstur batuan tersebut. Zona alterasi hidrotermal dapat diketahui melalui metode induced polarization dalam domain waktu. Area penelitian adalah manifestasi hidrotermal yang terletak di Songgoriti, Batu. Oleh karena itu pada penelitian tugas akhir ini dilakukan akuisisi data menggunakan metode induced polarization domain waktu dengan data pendukung vertical electrical sounding. Hasil yang didapat berupa adanya indikasi zona alterasi hidrotermal pada lintasan SONGGORITI 1dan SONGGORITI-2. Zona alterasi hidrotermal diindikasikan bertipe argilic dengan mineral penciri berupa clay mineral seperti montmorilonit dan halloycyte. Hal tersebut didukung dari nilai pengukuran PH pada manifestasi hidrotermal yang mendekati netral yaitu antara 6.31 - 6.51. Indikasi adanya zona alterasi hidrotermal ditandai dengan adanya zona konduktif yang berada di kedalaman dangkal mulai dari 9 meter sampai dengan 20 meter dengan nilai chargeability >22 msec.
Co-Authors A F, Fachri Almawali Abigail, Nathasya Adhitama Rachman Adi Gunawan, Adi Adib Banuboro Agung Dimas Prabowo Darmawan Agung T. Nugroho Agung, B Harjo Agustin, Arin Dwi Ahdi Awaludin Sholeh Ahmad Widodo Aisyah, Maulidah Akbar, Firman Syaifuddin Al Viandari, Nourma Aldi, Radem Alifiansyah Faizal Amalia, Masruro Amelia Rosana Putri Amelia Rosana Putri Amien Widodo Amir, Moh Faisal Andriyan Yulikasari Andriyan Yulikasari Anggi, Arwin Anicetus Wihardjaka Anis Berry Annisa R. Varhana Anwar, Muhammad Khayrul ARDHYA GARINI, SHERLY Arif Darmawan Arif Darmawan Ariffiyanto, Wahyu Arin Dwi Agustin Arin Dwi Agustin Aripin, Pegri Rohmat Ariyanti, Nita Arphan, Frankstein Arphan, Frankstein Arwin Anggi Ayi Saeful Bahri Ayi Syaeful B. Aziz, Siti Kamilia B Harjo Agung Bagus Wibisono Bahri, Ayi Syaeful Bakruddin, Bakruddin Billy Dovan Yuspancana Bowo, Erstelle Budi Budi - Budiraharjo, Satrio Budy Wiryawan Bulkis Kanata Chemistra, Paul Cipta Ramadani Deni Irawan Dewi, Kiki Kartika Dewi, Kiki Kartika Dezulfakar, Hafidz Dhea Pratama Novian Putra Dinda Maulina Dwa Desa Warnana Dwa Desa Warnana Eki Komara Fachri Almawali A F Fadlillah Nur R Faizal, Alifiansyah Fajar, M. Haris Miftakhul Falah, Hanif Fajrul Fatahillah, Yosar fatimah Fatimah Fikriyah, Vareyna Tsamrotul Firdaus , Hana Sugiastu Firmansyah Saifuddin Frasiska, Rindi Ayu Fuadur K Garini, Sherly A. Garini, Sherly Ardhya Gigih Prakoso W Gigih Prakoso Wigantiyoko Gilang Reyhan Gilang Reyhan Gunawan, Adi Hafidz Dezulfakar Halim, Gian Ricardo Halim, Gian Ricardo Hamzah Abdullah Mubarak Hamzah Abdullah Mubarak Hana Sugiastu Firdaus Hari Purnomo Haris Purna W Harto, Moch. Fauzan Dwi Hartono, Karim Rahman Hasibatul Farida R Hasibatul Farida Rismayanti Heru Mirmanto Hibatullah, Ahmad Irfaan Hilyah, Anik Hutapea, Merry C. I Putu Khrisna Wijaya Ikmal Amrin Imaaduddiin, Muhammad Hafiizh Imaaduddiin, Muhammad Hafiizh Indri Silvia Dewi Indriani, Rista F. Indriani, Rista Fitri Insani, Alif N. F. Ira M. Anjasmara, Ira M. Jaka Rahadiansyah Jefrizal Sihombing Jefrizal Sihombing Jobit Parapat Jobit Parapat Juan Pandu Juan Pandu Gya Nur Rochman K, Fuadur Zakki Karim Rahman Hartono Kevin Daniel Munthe Kevin Daniel Munthe Kiki Kartika Dewi Komara, Eki Krishna Wijaya Kukuh Suprayogi Kukuh Suprayogi, Kukuh L, Putri Rida Lestari, Wien Lestyowati, Titis Linda Silvia, Linda Lita Novitasari Lubis, Azwani M Haris Miftakhul Fajar M Singgih Purwanto M Singgih Purwanto M Singgih Purwanto M, Mariyanto M. Iqbal Maulana M. Singgih Purwanto M. Singgih Purwanto M. Singgih Purwanto Mahardianti , Melisa Amalia Makky S. Jaya Makky S. Jaya, Makky S. Mariyanto Mariyanto Mariyono, M. Masruro Amalia Maulana Hutama Rahma Putra Maulana, M. Iqbal Maulidah Aisyah Maulidah Aisyah Maulidah Aisyah Maulina, Dinda Mei Devi Bun Mei Devi Bun Meidi YT, Nagari Melisa Amalia Mahardianti Moch. Fauzan Dwi Harto Muhammad Iqbal Muhammad Taufik MUHAMMAD TAUFIK Mustika Bohal, Yolanda Nahari Rasif Nathasya Abigail Nisya Aviani Nisya Aviani Nomensen M. H. Sitorus Nourma Al Viandari Novitasari, Lita Nur Isnaini Rahmaningtyas Palgunadi, Kadek H. Parapat, Jobit Paul Chemistra Paul Chemistra Pegri Aripin Pegri Rohmat Aripin Pratama, Dandi S. Purba, Theresia Purwanto, M. Singgih Purwanto, Mohammad Singgih Purwanto, Singgih Putra, Dhea P. N. Putra, Dhea Pratama Novian Putra, Risal Ardiansyah Putri Rida L Putri, Umi Muti'ah R, Fadlillah Nur Rachman, Adhitama Raden Aldi Rahadiansyah, Jaka Rahadinata, Tony Rahmaningtyas, Nur Isnaini Ramadhani, Annisa V. Rayhan Farisi Ramadhan Regian Erstelle Bowo Reksa Ikmaluhakim, Dihein Risal Ardiansyah Putra Rismayanti, Hasibatul Farida Rista Fitri Indriani Rista Fitri Indriani Robi Alfaq Abdillah SA, Yusroni Satrio Budiraharjo Sayyidatul Khoiridah Sere Lansa, Fradana Setiawan, Irfan Adiputra Sherly Ardhya Garini Sherly Ardhya Garini Sholeh, Ahdi Awaludin Sidi, Amor K. Simon Sadok Siregar, Simon Sadok Singgih Purwanto Sitorus, Nomensen Sitorus, Nomensen Sri Cahyo Wahyono Suminar Pratapa Supeno Surya, Triswan Madani Ade Surya, Triswan Madani Ade Surya, Triswan Mardani Ade Suto Suto - Syaeful Bahri Syaifuddin, Firman Syaifuddin, Firman Syifaurrohman, Yusuf Syifaurrohman, Yusuf Taufik , Muhammad Teti Zubaidah Theresia Romauli Purba Titah Anggraeni Putri Kinasih Tony Rahadinata Totok Parafianto Totok Wianto Tri Martha Kusuma Putra Tri Martha Kusuma Putra, Tri Martha Kusuma Tricahyo Agung Budi Harjo Triswan Mardani Ade Surya Triswan Mardani Ade Surya Tsaniyah, Zahrotuts Vahira Tri Kemalasari Vareyna Tsamrotul Fikriyah Varhana, Annisa R. Viandari, Nourma Al W, Haris Purna Wibisono, Bagus Widodo, Ahmad Wigantiyoko, Gigih Prakoso Wihardjaka , Anicetus Wihardjaka, Anicetus Wijaya, Krishna Yoga Satria I Yoga Satria Iswandaru Yosar Fatahillah Yosar Fatahillah Fatahillah Yulikasari, Andriyan Yuri Syahwirawan Yusri Prayitna Zulqaisi Zulqaisi