Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Media Digital Whiteboard Animation pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar Emy Ferani; Asep Sukenda Egok; Tio Gusti Satria
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Digital Whiteboard Animation pada pembelajaran tematik Kelas IV SD Negeri Sukorejo yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini yaitu research and development (R & D) dengan model pengembangan yang digunakan yaitu 4D (four-D). Sampel penelitian atau subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 6 orang siswa. teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dan angket. Teknik analisis data menggunakan nilai persentase dari skor yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kualitas media Digital Whiteboard Animation dilihat dari aspek kevalidan termasuk dalam kategori valid dengan persentase skor 87%; 2) Kualitas media Digital Whiteboard Animation dilihat dari aspek kepraktisan dikategorikan praktis dengan persentase skor 89%. Sehingga dapat disimpulkan Media Digital Whiteboard Animation Pada Pembelajaran Tematik Kelas IV SD Negeri Sukorejo bahwa memenuhi kriteria valid dan praktis sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran.
PENGEMBANGAN ETNOSAINS MULTIMEDIA LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KOGNITIF SKILL SISWA SD DI KOTA LUBUKLINGGAU Satria, Tio Gusti; Egok, Asep Sukenda
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i1.382

Abstract

Pembelajaran sains yang mampu menjembatani perpaduan antara budaya siswa atau pengetahuan asli dengan budaya ilmiah di sekolah atau pengetahuan khas dari suatu komunitas atau etnosains dapat mengefektifkan proses belajar siswa. Siswa belajar secara formal untuk memahami lingkungannya dengan berbagai permasalahan yang ada di sekitarnya. cara mengajar guru yang sering menggunakan metode ceramah, text book centered dan jarang menggunakan media pembelajaran. Sedangkan, siswa membutuhkan penjelasan dari guru dalam bentuk nyata, akan tetapi karena guru tidak menggunakan media pembelajaran yang dapat menarik minat siswa dalam belajar. media pembelajaran mencakup manusia, materi atau kajian yang membangun suatu kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap. Media pembelajaran diharapkan untuk menyampaikan atau menyalurkan pesan dari suatu sumber secara terencana kepada siswa, sehingga terjadi lingkungan belajar yang kondusif dimana peserta didik dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif. Multimedia Learning diharapkan mampu meningkatkan kognitif skill siswa dan pembelajaran menjadi lebih bermakna
Analisis Tingkat Kesulitan Soal PAS (Penilaian Akhir Semester) Mata Pelajaran IPS di Sekolah Dasar Valen, Andri; Satria, Tio Gusti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1149

Abstract

Praktik dilapangan masih banyak sekolah dalam melaksanakan evaluasi hanya sekedar menyediakan seperangkat tes saja, sedangkan guru dalam praktik evaluasi seringkali acuh tak acuh dengan kualitas tes itu sendiri baik aspek materi, aspek kontruksi maupun aspek bahasa. tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Tingkat Kesulitan Soal dan level kognitif soal PAS Mata Pelajaran IPS Kelas IV Sekolah Dasar Gugus 8 Kota Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kuantitatif karena penelitian menggambarkan atau melukiskan fakta-fakta atau keadaan mengenai tingkat kesukaran dan level kognitif butir soal PAS Mata Pelajaran IPS Tahun Ajaran 2020/2021. Secara keseluruhan kualitas soal berdasarkan tingkat kesukaran adalah kategori baik, karena butir soal yang berinterpretasi mudah lebih sedikit dari butir soal yang yang berinterpretasi sedang. Adapun kualitas soal berdasarkan level kognitif adalah kategori baik, karena butir soal yang berinterpretasi LOTS lebih sedikit dari butir soal yang yang berinterpretasi Middle Order Thinking and Skills
Media Digital Whiteboard Animation pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar Ferani, Emy; Egok, Asep Sukenda; Satria, Tio Gusti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Digital Whiteboard Animation pada pembelajaran tematik Kelas IV SD Negeri Sukorejo yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini yaitu research and development (R & D) dengan model pengembangan yang digunakan yaitu 4D (four-D). Sampel penelitian atau subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 6 orang siswa. teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dan angket. Teknik analisis data menggunakan nilai persentase dari skor yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kualitas media Digital Whiteboard Animation dilihat dari aspek kevalidan termasuk dalam kategori valid dengan persentase skor 87%; 2) Kualitas media Digital Whiteboard Animation dilihat dari aspek kepraktisan dikategorikan praktis dengan persentase skor 89%. Sehingga dapat disimpulkan Media Digital Whiteboard Animation Pada Pembelajaran Tematik Kelas IV SD Negeri Sukorejo bahwa memenuhi kriteria valid dan praktis sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran.